Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

BAGAIMANA MINDSET GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP PERUBAHAN MODEL PEMBELAJARAN? Umar Umar; Arif Widodo
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan dan perkembangan dalam dunia pendidikan tidak pernah berhenti. Guru sebagai agen pembelajaran dituntut untuk terus berinovasi. Guru diharapkan dapat menyesuaikan terhadap segala bentuk perubahan, salah satunya yang berkaitan dengan model pembelajaran di kelas. Model pembelajaran selalu berkembang menyesuaikan dengan perkembangan teori pembelajaran modern terbaru. Dinas Pendidikan dan para pemerhati pendidikan selalu memberikan pelatihan kepada guru terkait dengan perkembangan model pembelajaran terkini. Tujuannya tidak lain adalah meningkatkan profesionalisme guru dalam megajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana cara berpikir guru dalam menghadapi perubahan model pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah guru sekolah dasar. Lokasi penelitian pada salah satu sekolah dasar di desa Setiling Kabupaten Lombok Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua guru mau menerima perubahan model pembelajaran yang diberikan. Sebagian besar guru masih kesulitan untuk melakukan perubahan cara mengajar di kelas. Guru merasa cukup puas dengan kinerja yang telah dilakukan. Guru tidak mau menerima perubahan yang ditawarkan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Perubahan tidak perlu dilakukan karena model pembelajaran yang diterapkan selama ini dianggap telah berhasil. Tujuan utama guru dalam mengajar masih berorientasi pada menghabiskan materi pelajaran sesuai dengan tuntutan kurikulum.
Implementasi Gerakan Literasi Nasional (GLN) Di Kabupaten Lombok Tengah: Hambatan Guru SD dalam Membelajarkan Literasi Dasar Selama Masa Pandemi Muhammad Erfan; Arif Widodo; Umar Umar; Aisa Nikmah Rahmatih
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the readiness of elementary school teachers and identify the obstacles faced by teachers in teaching basic literacy skills during the COVID-19 pandemic in 4 (four) areas in Central Lombok Regency. The areas studied are Selebung Village, Batukliang District, Setiling Village, North Batukliang District, Darek Village, Southwest Praya District, and Kuta Village, Pujut District, all of which are located in Central Lombok Regency, NTB. This study is qualitative research in which data were obtained from interviews with elementary school teachers in 4 (four) areas in Central Lombok. The data obtained were then described and analyzed descriptively. The results showed that educators or teachers experienced several obstacles in teaching basic literacy skills in elementary schools in Central Lombok during the pandemic. The obstacles faced by these educators include limited learning media and teaching materials, ineffective learning time, and a less supportive learning atmosphere, many educators are bothered by many other activities, it is difficult to motivate students to learn, as well as from the realm of evaluation, educators have limitations in providing instruments or tools for evaluating learning outcomes, especially basic literacy skills.
ANALISIS MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI METODE BLENDED LEARNING DITINJAU DARI PERINGKAT DAN GENDER Umar Umar; Andi Kaharuddin; Arif Widodo
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 5 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to analyze and describe the positive effect of the blended learning method on the learning interest of elementary school students in terms of rank and gender. The research subjects consisted of 4 students. This type of research is a mixed methods research with explorary sequential design. Data were collected using observation instruments, interviews and learning outcomes tests. The data analysis used is narrative exploration and descriptive analysis. The results showed that MA subjects with high rankings with male gender had very high interest in learning from the application of blended learning methods, high-ranking SA subjects with female gender had high learning interests from applying blended learning methods, AH subjects with low ratings with the male gender has a high interest in learning from the application of the blended learning method, the low-ranking RA subject with the female gender has a very low interest in learning from the application of the blended learning method. Keywords: Interest in Learning, Blended Learning, Ranking, Gender AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengaruh positif metode blended learning terhadap minat belajar siswa sekolah dasar ditinjau dari peringkat dan gender. Subjek penelitian terdiri dari 4 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian campuran dengan desain explorary sequential. Data dikumpulkan menggunakan instrument observasi, wawancara dan tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan adalah eksplorasi naratif dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan subjek MA yang berperingkat tinggi dengan jenis kelamin laki-laki memiliki minat belajar sangat tinggi dari penerapan metode blended learning, subjek SA yang berperingkat tinggi dengan jenis kelamin perempuan memiliki minat belajar tinggi dari penerapan metode blended learning, subjek AH yang berperingkat rendah dengan jenis kelamin laki-laki memiliki minat belajar tinggi dari penerapan metode blended learning, subjek RA yang berperingkat rendah dengan jenis kelamin perempuan memiliki minat belajar sangat kurang dari penerapan metode blended learning. Kata Kunci: Minat Belajar, Blended Learning, Peringkat, Gender