Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peran Orang Tua dan Teman Sebaya Terkait Perilaku Merokok Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNISKA MAB Banjarmasin Zacky Anwary, Ahmad
PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 1 (2020): PROMOTIF - JUNI
Publisher : PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.787 KB) | DOI: 10.31934/promotif.v10i1.1112

Abstract

Perilaku merokok yang saat ini sudah menjadi kebiasaan bagi banyak kalangan baik orang tua maupun remaja bahkan hingga anak-anak, merupakan suatu hal yang dapat mengancam kesehatan akibat dari pengaruh buruknya di masyarakat. Faktor terbesar dari kebiasaan merokok adalah faktor sosial atau lingkungan, terkait hal itu telah diketahui bahwa karakter seseorang banyak dibentuk oleh lingkungan sekitar, baik keluarga, tetangga, maupun teman pergaulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran orang tua dan teman sebaya dengan perilaku merokok pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB). Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dan teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah kuota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 194 mahasiswa. Hasil penelitian menggunakan Pearson Chi-Square Test diperoleh nilai p = 0,001 ≤ α (0,05) pada hubungan peran orang tua dengan perilaku merokok mahasiswa, serta nilai p = 0,000 ≤ α (0,05) pada hubungan peran teman sebaya dengan perilaku merokok mahasiswa. Melalui penelitian ini diharapkan mahasiswa dapat lebih pandai dalam berteman agar tidak mudah terpengaruh dengan lingkungan sekitar yang buruk.
Analisis Preferensi Pemanfaatan JKN-KIS dan Asuransi Kesehatan Swasta pada Karyawan PT. Altrak 1978 Cabang Banjarmasin Anwary, Ahmad Zacky; Dhewi, Siska; Hadi, Zuhrupal
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 5 (Februari, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i5.964

Abstract

Preferensi atau kecenderungan bagi masyarakat dalam pemilihan penggunaan jenis asuransi kesehatan yang dimiliki dapat ditentukan dari hasil penelahan terhadap lima tahapan pembelian (penggunaan) suatu produk seperti identifikasi masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif yang ada, keputusan membeli (menggunakan produk), dan perilaku pasca pembelian (penggunaan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran preferensi pemanfaatan/penggunaan antara JKN-KIS dan asuransi kesehatan swasta pada karyawan PT. Altrak 1978 Cabang Banjarmasin. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik wawancara mendalam untuk pengumpulan data primer kepada 3 (tiga) orang subjek penelitian yang terdiri dari satu informan inti dan dua informan utama. Preferensinya lebih banyak untuk cenderung menggunakan Asuransi Kesehatan Swasta yang difasilitasi oleh perusahaan, dengan pertimbangan utama yaitu keefektifitasan dan keefesiensian layanan yang didapatkan oleh karyawan. Direkomendasikan kepada pemerintah dan penyelenggara jaminan/asuransi kesehatan agar terus meningkatkan kualitas pelayanan dalam melaksanakan sistem penjaminan kesehatan yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.
Hubungan Kondisi Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Jawa Barat (Analisis Data Riskesdas 2013) Ahmad Zacky Anwary; Lutfan Lazuardi; Mubasysyir Hasanbasri; Faisal Mansur; Bagian Prodi Kesehatan Masyarakat, FKM UNISKA; Bagian Prodi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran UGM; Bagian PKMK, Fakultas Kedokteran UGM
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 6 No 3 (2016): Juli
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.471 KB)

Abstract

Tuberculosis (TB) is one of the pulmonary infectious diseases become a global threat, given the number of occurrences of cases, especially in Indonesia as one of the countries included in the 22 countries with major problems of tuberculosis disease (high-burden countries). Besides being the source of transmitting, one of the factors that can also affect the occurrence of pulmonary TB disease is the house physical environment (such as ventilation, natural lighting, flooring, and density of residential house) that does not qualify as a healthy home. Including the type of observational research with cross sectional study design. The target population is the population in West Java and the household members aged 15 years and above who became suspected pulmonary TB patients were successfully recorded/interviewed in Riskesdas 2013. There are some physical house environment variables significantly associated with the incidence of pulmonary TB in West Java that is the kitchen ventilation variable with an Odds Ratio (OR) of 1160, family room ventilation variable with OR 1.122, badroom natural lighting variable with OR 1148, and kitchen natural lighting variable with OR 1124. By knowing the variables that have a significant relationship to the occurrence of pulmonary tuberculosis so that people can pay more attention the efforts to improve the house physical environment into a better house.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS DURIAN GANTANG KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Ahmad Zacky Anwary
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.589 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.627

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien akan kualitas pelayanan dapat ditentukan dengan membandingkan persepsi antara harapan dan kenyataan pelayanan yang diterima. Jika harapan terlampaui, pelayanan tersebut dirasakan sebagai kualitas yang memuaskan, begitu juga sebaliknya. Standar kepuasan pasien pada pelayanan kesehatan ditetapkan secara nasional, menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal untuk kepuasan pasien yaitu diatas 95%.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Dimensi Kualitas Pelayanan (Keandalan, Ketanggapan, Kepastian, Empati, dan Bukti Fisik) dengan Kepuasan Pasien.Metode: penelitian survei dengan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. Populasi target adalah seluruh pasien dengan jumlah kunjungan pada bulan Januari - Maret 2019 sebanyak 2.620 orang, adapun jumlah sampel ditetapkan sebanyak 96 responden.Hasil:Berdasarkan analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan ρ α (0,05) diketahui bahwa ada hubungan antara Keandalan dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,000), ada hubungan antara Ketanggapan dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,000), terdapat hubungan antara Kepastian dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,005), terdapat hubungan antara Empati dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,006), dan terdapat hubungan antara Bukti Fisik dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,023).Simpulan : terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien yang dapat dilihat dari  variabel Keandalan dengan Kepuasan Pasien dengan nilai probabilitas 0,000, variabel Ketanggapan dengan Kepuasan Pasien dengan nilai probabilitas 0,000, variabel Kepastian dengan Kepuasan Pasien dengan nilai probabilitas 0,005. Ada hubungan yang signifikan antara variabel Empati dengan Kepuasan Pasien, p-value = 0,006. Juga terdapat hubungan yang signifikan antara Bukti Fisik dengan Kepuasan Pasien, p-value = 0,023.Kata kunci: Keandalan, Ketanggapan, Kepastian, Empati, Bukti Fisik, dan Kepuasan.
A HUBUNGAN PARITAS DAN FUNGSI PEMANFAATAN BUKU KIA DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARTAPURA 2 KABUPATEN BANJAR Siska Dhewi; Ahmad Zacky Anwary; Septi Anggraeni
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.529 KB) | DOI: 10.35747/jmr.v3i1.344

Abstract

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Angka Kematian Ibu (AKI) pada tahun 2015 masih sangat tinggi yaitu 305/100.000 kelahiran hidup. Diantara penyebabnya adalah keterlambatan mengetahui risiko atau tanda bahaya kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan fungsi pemanfaatan buku KIA dengan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 2 Kabupaten Banjar. Menggunakan metode analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional pada responden yang terdiri dari 83 ibu hamil. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara paritas dengan pengetahuan ibu hamil dengan nilai p=0,027, terdapat hubungan antara fungsi pencatatan buku KIA dengan pengetahuan ibu hamil (p=0,012) dan variabel fungsi komunikasi buku KIA berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil (p=0,038). Direkomendasikan bagi Pihak Puskesmas agar meningkatkan fungsi pemanfaatan buku KIA dengan membuat kebijakan untuk mewajibkan ibu hamil membaca buku KIA sebelum mendapatkan pelayanan ANC.
HUBUNGAN PENDIDIKANDAN PERCEIVED BENEFIT DENGAN KEPESERTAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL SEBAGAI PESERTA PBPU (MANDIRI) PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN BANJAR Asrinawaty Asrinawaty; Ahmad Zacky Anwary; Yupisa Darma
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 2 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i2.3922

Abstract

Provinsi kalimantan selatan menurut data dari Kantor Cabang BPJS kesehatan Banjarmasin, jumlah kepesertaan di kabupaten kabupaten wilayah kerja kantor cabang ini antara lain kabupaten Banjar 218.746 (40,46%), Kota Banjarbaru 152.837 (69,45%), Kabupaten Kotabaru 142.870 (44,94%), Kabupaten tanah bumbu 150.684 (48,71%), Kabupaten tanah laut 163.212 (47,88%), Kabupaten barito kuala 136.241 (44,12%) dan Kota Banjarmasin 471.027 (73,02%). Kabupaten yang paling rendah capaian UHC nya adalah Kabupaten banjar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pendidikan dan Perceived Benefit dengan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional sebagai PBPU (mandiri) pada masyarakat Kabupaten Banjar. Metode penelitian kuantitatif dengan rancangan observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang tinggal dan menetap di Kabupaten Banjar. Sampel menggunakan rumus menurut Stanley Lemezhow dengan teknik cluster yang dibagi menjadi 2 tipe kecamatan perkotaan  dan pedesaan  dengan total sampel 196. Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dan  perceived benefits dengan kepesertaan JKN secara mandiri (p=0,000). Kesimpulannya ada hubungan pendidikan dan perceived benefit dengan kepesertaan jaminan kesehatan nasional secara mandiri pada masyarakat di Kabupaten Banjar.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS DURIAN GANTANG KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Ahmad Zacky Anwary
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.627

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien akan kualitas pelayanan dapat ditentukan dengan membandingkan persepsi antara harapan dan kenyataan pelayanan yang diterima. Jika harapan terlampaui, pelayanan tersebut dirasakan sebagai kualitas yang memuaskan, begitu juga sebaliknya. Standar kepuasan pasien pada pelayanan kesehatan ditetapkan secara nasional, menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal untuk kepuasan pasien yaitu diatas 95%.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Dimensi Kualitas Pelayanan (Keandalan, Ketanggapan, Kepastian, Empati, dan Bukti Fisik) dengan Kepuasan Pasien.Metode: penelitian survei dengan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. Populasi target adalah seluruh pasien dengan jumlah kunjungan pada bulan Januari - Maret 2019 sebanyak 2.620 orang, adapun jumlah sampel ditetapkan sebanyak 96 responden.Hasil:Berdasarkan analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan ρ α (0,05) diketahui bahwa ada hubungan antara Keandalan dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,000), ada hubungan antara Ketanggapan dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,000), terdapat hubungan antara Kepastian dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,005), terdapat hubungan antara Empati dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,006), dan terdapat hubungan antara Bukti Fisik dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,023).Simpulan : terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien yang dapat dilihat dari  variabel Keandalan dengan Kepuasan Pasien dengan nilai probabilitas 0,000, variabel Ketanggapan dengan Kepuasan Pasien dengan nilai probabilitas 0,000, variabel Kepastian dengan Kepuasan Pasien dengan nilai probabilitas 0,005. Ada hubungan yang signifikan antara variabel Empati dengan Kepuasan Pasien, p-value = 0,006. Juga terdapat hubungan yang signifikan antara Bukti Fisik dengan Kepuasan Pasien, p-value = 0,023.Kata kunci: Keandalan, Ketanggapan, Kepastian, Empati, Bukti Fisik, dan Kepuasan.
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI UPT. PUSKESMAS PURUK CAHU TAHUN 2022 Nopitasari Nopitasari; Norfai Norfai; Ahmad Zacky Anwary; Zuhrupal Hadi
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 10, No 1 (2023): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v10i1.11049

Abstract

AbstrakGaya kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja seseorang, penerapan gaya kepemimpinan yang tidak sesuai dengan situasi dan kondisi, motivasi yang rendah serta tidak disiplin dalam berkerja dapat menurunkan kinerja pegawai sehingga terjadi indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan motivasi dan disiplin kerja dengan kinerja pegawai UPT. Puskesmas Puruk Cahu. Variabel terkait dalam penelitian ini adalah kinerja, sedangkan varibel bebas dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja. Metode yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling dengan jumlah sampel 46 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan Chi Square. Hasil Uji statistik didapatkan ada hubungan gaya kepemimpinan dengan kinerja (p-value : 0,000), ada hubungan motivasi dengan kinerja (p-value : 0,000), ada hubungan disiplin kerja dengan kinerja (p-value : 0,000). Tidak semua gaya kepemimpinan bisa diterapkan pada setiap situasi, ada beberapa faktor yang mempengaruhi apakah gaya kepemimpinan tersebut cocok dipakai atau tidak, diantaranya faktor pemimpin itu sendiri, anggota tim atau bawahan, kultur dan tujuan organisasi, serta situasi. Pemimpin yang baik hendaknya bisa mengadopsi beberapa Gaya Kepemimpinan sesuai dengan siatuasi yang dihadapi.Kata Kunci         :     Kinerja, Gaya Kepemimpinan, Motivasi, Disiplin Kerja
Hubungan Kondisi Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Jawa Barat (Analisis Data Riskesdas 2013) Ahmad Zacky Anwary; Lutfan Lazuardi; Mubasysyir Hasanbasri; Faisal Mansur; Bagian Prodi Kesehatan Masyarakat, FKM UNISKA; Bagian Prodi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran UGM; Bagian PKMK, Fakultas Kedokteran UGM
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 6 No 3 (2016): Juli
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis (TB) is one of the pulmonary infectious diseases become a global threat, given the number of occurrences of cases, especially in Indonesia as one of the countries included in the 22 countries with major problems of tuberculosis disease (high-burden countries). Besides being the source of transmitting, one of the factors that can also affect the occurrence of pulmonary TB disease is the house physical environment (such as ventilation, natural lighting, flooring, and density of residential house) that does not qualify as a healthy home. Including the type of observational research with cross sectional study design. The target population is the population in West Java and the household members aged 15 years and above who became suspected pulmonary TB patients were successfully recorded/interviewed in Riskesdas 2013. There are some physical house environment variables significantly associated with the incidence of pulmonary TB in West Java that is the kitchen ventilation variable with an Odds Ratio (OR) of 1160, family room ventilation variable with OR 1.122, badroom natural lighting variable with OR 1148, and kitchen natural lighting variable with OR 1124. By knowing the variables that have a significant relationship to the occurrence of pulmonary tuberculosis so that people can pay more attention the efforts to improve the house physical environment into a better house.
Analisis Preferensi Pemanfaatan JKN-KIS dan Asuransi Kesehatan Swasta pada Karyawan PT. Altrak 1978 Cabang Banjarmasin Ahmad Zacky Anwary; Siska Dhewi; Zuhrupal Hadi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i1.343

Abstract

Preferensi atau kecenderungan bagi masyarakat dalam pemilihan penggunaan jenis asuransi kesehatan yang dimiliki dapat ditentukan dari hasil penelahan terhadap lima tahapan pembelian (penggunaan) suatu produk seperti identifikasi masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif yang ada, keputusan membeli (menggunakan produk), dan perilaku pasca pembelian (penggunaan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran preferensi pemanfaatan/penggunaan antara JKN-KIS dan asuransi kesehatan swasta pada karyawan PT. Altrak 1978 Cabang Banjarmasin. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik wawancara mendalam untuk pengumpulan data primer kepada 3 (tiga) orang subjek penelitian yang terdiri dari satu informan inti dan dua informan utama. Preferensinya lebih banyak untuk cenderung menggunakan Asuransi Kesehatan Swasta yang difasilitasi oleh perusahaan, dengan pertimbangan utama yaitu keefektifitasan dan keefesiensian layanan yang didapatkan oleh karyawan. Direkomendasikan kepada pemerintah dan penyelenggara jaminan/asuransi kesehatan agar terus meningkatkan kualitas pelayanan dalam melaksanakan sistem penjaminan kesehatan yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.