Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kompleksitas Operasi, Pengungkapan Lingkungan, dan Ukuran terhadap Risiko dan Opini Audit Yohana Natalia Cristanti; Tri Ratnawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompleksitas operasi, pengungkapan lingkungan, dan ukuran perusahaan terhadap risiko bisnis dan opini audit pada perusahaan subsektor plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022-2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Sampel mencakup 13 perusahaan dengan total 52 observasi perusahaan-tahun. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling melalui evaluasi model pengukuran, model struktural, nilai R-Square, pengaruh langsung, dan pengaruh tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompleksitas operasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko bisnis dan opini audit. Pengungkapan lingkungan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko bisnis dan opini audit. Risiko bisnis terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap opini audit. Sebaliknya, ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap risiko bisnis maupun opini audit. Nilai R-Square sebesar 0,684 pada risiko bisnis dan 0,754 pada opini audit menunjukkan kemampuan penjelasan model yang kuat. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa risiko bisnis memediasi pengaruh kompleksitas operasi dan pengungkapan lingkungan terhadap opini audit, tetapi tidak memediasi pengaruh ukuran perusahaan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian operasi, kualitas pengungkapan lingkungan, dan pengelolaan risiko sebagai dasar peningkatan transparansi serta pertimbangan auditor pada industri plastik dan kemasan. serta penguatan akuntabilitas perusahaan secara berkelanjutan.
Pengaruh Gcg, Capital, Financial Risk terhadap Earnings dan Opini Audit Perbankan Swasta Aprilia Tri Kurniawati; Tri Ratnawati; Irda Agustin Kustiwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG), capital, dan financial risk terhadap earnings serta opini audit pada perusahaan sektor perbankan swasta yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain causal explanatory research untuk menjelaskan hubungan kausal antarvariabel. Metode pengambilan sampel menggunakan sensus terhadap 38 perusahaan, sehingga diperoleh 114 observasi data panel. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap earnings, sedangkan financial risk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap earnings. Sementara itu, Good Corporate Governance tidak berpengaruh signifikan terhadap earnings maupun opini audit. Capital, financial risk, dan earnings juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap opini audit. Selain itu, earnings tidak mampu memediasi pengaruh Good Corporate Governance, capital, dan financial risk terhadap opini audit. Temuan ini mengindikasikan bahwa opini audit pada perusahaan perbankan swasta tidak semata-mata ditentukan oleh kondisi tata kelola, permodalan, risiko keuangan, atau tingkat laba, melainkan lebih dipengaruhi oleh objektivitas auditor, kecukupan dan relevansi bukti audit, penerapan prosedur pemeriksaan, serta kepatuhan auditor terhadap standar audit yang berlaku. Hasil ini memberikan implikasi bagi manajemen, auditor, investor, dan regulator dalam mengevaluasi kualitas pelaporan keuangan.