Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

analisis Konflik dan Resolusi (Studi Kasus : Rekrutmen Perangkat Desa di Kabupaten Demak Tahun 2017-2018) bahri, Saipul
Politeia: Jurnal Ilmu Politik Vol. 12 No. 1 (2020): Politeia : Jurnal Ilmu Politik
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1271.452 KB) | DOI: 10.32734/politeia.v12i1.3301

Abstract

Studi ini adalah studi tentang resolusi konflik yang terjadi pada proses rekrutmen Perangkat Desa di Kabupaten Demak dengan rentang waktu Tahun 2017-2018. Fokusnya membahas tentang bagaimana politik hukum dan implementasi kebijakan rekrutmen perangkat desa di Kabupaten Demak, kemudian pada tataran konfliknya (sumber, manivestasi, dan durasi) Rekrutmen Perangkat Desa di Kabupaten Demak, serta Resolusi konflik yang sesuai terhadap persoalan yang dimunculkan dalam studi kasus ini. Temuan studi ini antara lain terdapat upaya penyalahgunaan wewenang pada saat perumusan dan implementasi kebijakan rekrutmen perangkat desa. Kemudian pada taran konflik pasca analisis muncul jika sebabnya karena penghilangan pasal dalam perda, dalam hal manivestasi muncul berbagai demonstrasi dan gugatan di PTUN terkait seleksi perangkat desa. Resolusi yang digunakan yang sesuai adalah 6 metode, seperti yang dikemukakan oleh Forsyth. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan kualitatif lebih dominan.
Inclusive learning strategies for students with intellectual disabilities in East Kalimantan: A case study in primary education Bahri, Saipul; Mumpuniarti, Mumpuniarti
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2025): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpip.v18i1.88822

Abstract

This study investigates the implementation of inclusive learning strategies for students with intellectual disabilities at SD Negeri 009 Sangkulirang East Kalimantan, Indonesia, using a qualitative descriptive approach. Data collected through observations, interviews, and document analysis reveals that teachers' readiness for inclusive education is limited, necessitating further training and support. Key challenges include insufficient resources, professional development, and time for designing effective strategies. Multisensory and individualized instructional methods are found to be more effective compared to traditional approaches. Additionally, visual aids and educational technology enhance student participation. Although the school has made efforts to provide supportive facilities, these are not yet optimal. It is vital to strengthen parental and community involvement to create more inclusive environment. The study underscores the need for clear school policies supporting inclusive education, ongoing teacher training, and adequate resource allocation. The curriculum should be flexible to accommodate the needs of students with intellectual disabilities while upholding educational standards. Recommended strategic initiatives include developing teacher training modules, fostering collaboration with inclusive education experts, and optimizing the use of technology and adaptive learning tools.
Fiqh sebagai Landasan Pembinaan Kesadaran Hukum Islam untuk Meningkatkan Kematangan Keagamaan Mahasiswi Bahri, Saipul
Journal of Islamic Education and Law Vol. 1 No. 4 (2025): Journal of Islamic Education and Law
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66155/pjkagq35

Abstract

Fiqh sebagai salah satu disiplin utama dalam hukum Islam memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran hukum dan perilaku keagamaan umat Islam. Di lingkungan perguruan tinggi, khususnya pada kalangan mahasiswi, fiqh sering kali dipahami secara normatif dan tekstual sehingga belum sepenuhnya berfungsi sebagai sarana pembinaan kesadaran hukum Islam yang berdampak pada kematangan keagamaan. Padahal, mahasiswi berada pada fase perkembangan intelektual dan psikologis yang sangat menentukan arah pemahaman serta pengamalan nilai-nilai keagamaan. Kesenjangan inilah yang menunjukkan perlunya pengkajian fiqh sebagai landasan pembinaan kesadaran hukum Islam yang lebih kontekstual dan transformatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fiqh sebagai landasan pembinaan kesadaran hukum Islam dalam meningkatkan kematangan keagamaan mahasiswi. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur berupa kitab fiqh, buku, dan artikel ilmiah yang relevan dengan tema fiqh, kesadaran hukum Islam, dan kematangan keagamaan. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif-analitis untuk mengkaji konsep, pandangan para ahli, serta relevansinya dengan konteks pembinaan keagamaan di perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiqh memiliki potensi besar sebagai instrumen pembinaan kesadaran hukum Islam apabila dipahami dan diajarkan secara kontekstual, reflektif, dan berorientasi pada tujuan hukum Islam. Pemahaman fiqh yang komprehensif berkontribusi positif terhadap internalisasi nilai-nilai hukum Islam dan peningkatan kematangan keagamaan mahasiswi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan fungsi edukatif dan transformatif fiqh menjadi kunci dalam pembinaan kesadaran hukum Islam yang berkelanjutan. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan perspektif fiqh sebagai landasan pembinaan keagamaan, bukan sekadar disiplin hukum normatif, khususnya dalam konteks pendidikan tinggi.