Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search
Journal : Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology

ASPEK SOSIAL EKONOMI PENANGKAPAN IKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) CELONG, KABUPATEN BATANG Chairunnisa, Sasha; Bambang, Azis Nur; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 7, No 2: April 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.8 KB)

Abstract

Pengelolaan perikanan tangkap tidak dapat terlepas dari 3 aspek yaitu ekologi, ekonomi, dan sosial. Kondisi perikanan tangkap di Indonesia, khususnya di PPI Celong, dianggap masih belum dapat menyeimbangkan ketiga aspek tersebut. Maka dari itu dibutuhkan strategi agar usaha perikanan tangkap yang efisien secara ekonomi dan dapat diterima secara sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Benefit Cost Ratio (BC Ratio) usaha perikanan tangkap, serta persepsi, partisipasi, dan aspirasi nelayan terhadap Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 71/PERMEN-KP/2016. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus mengenai penangkapan ikan yang berkelanjutan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Celong pada bulan Desember 2017 dengan wawancara dan observasi lapangan. Responden dipilih menggunakan metode snowball sampling dengan jumlah sampel 65 orang. Hasil analisis BC Rasio menghasilkan nilai 1,86 pada arad, 1,51 pada trammel net, dan 1,48 pada gill net. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah ktiga usaha perikanan tangkap di PPI Celong layak untuk dikembangkan dan sebagian besar nelayan tidak setuju terhadap Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 71/PERMEN-KP/20
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERBENTUKNYA HARGA IKAN BAWAL PUTIH (Pampus argenteus) DENGAN ALAT TANGKAP GILL NET DI TPI TEGAL KATILAYU KABUPATEN CILACAP Susanti, Ika; Bambang, Azis Nur; Asriyanto, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 3: Agustus, 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.552 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah produksi dan nilai produksi ikan Bawal putih (Pampus argenteus) serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi harga ikan Bawal Putih (Pampus argenteus). Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif yang bersifat studi kasus. Pengambilan responden menggunakan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi dan analisis korelasi dengan software SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi rata-rata ikan Bawal Putih tahun 2009 - 2013 di TPI Tegal Katilayu sebesar 572.738,28 kg/tahun dan nilai produksi rata-rata sebesar Rp 4.202.080.876,-./tahun. Faktor mutu dan berat ikan memiliki pengaruh yang kuat terhadap terbentuknya harga ikan Bawal Putih. The research aims to analyze the volume and value of fish production of Silver Pomfret (Pampus argenteus) and to determine the factors that influence to price Silver Pomfret (Pampus argenteus). The research method used by descriptive case study method. Respondens took by purposive sampling method. Data analyzed by multiple linear regression and multiple linear correlation used by software SPSS 20. Research results showed that the averages of volume Silver Pomfret at year 2009-2013 in TPI Tegal Katilayu are 572.738,28 kg/year and averages production value of Rp 4.202.080.876,-. Quality and weight factor of fish are most influence factors of Silver Pomfret price.
ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI BUBU LIPAT DAN BOTTOM SET GILLNET TERHADAP HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus Pelagicus) DI PERAIRAN ASEMDOYONG PEMALANG Novita, Heni; Bambang, Azis Nur; Asriyanto, Asriyanto
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.413 KB)

Abstract

Desa Danasari Pemalang merupakan tempat pendaratan Rajungan yang penting di Kabupaten Pemalang. Alat tangkap yang digunakan nelayan Danasari untuk penangkapan Rajungan yaitu Jaring Rajungan (Bottom set gillnet), Bubu Lipat, dan Jaring Arad. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hasil tangkapan Rajungan (Portunus pelagicus) dengan Bubu Lipat dan Bottom set gillnet, menganalisis produktivitas dan efisiensi alat tangkap Bubu Lipat dan Bottom set gillnet di perairan Asemdoyong Pemalang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus. Metode analisis data yaitu analisis produktivitas alat tangkap dan uji perbandingan alat tangkap dengan SPSS 17 yang meliputi uji normalitas dan uji independent T-test. Sedangkan metode analisis efisiensi memggunakan metode skoring dengan mengambil keputusan terhadap suatu penilaian kriteria yang mempunyai satuan berbeda. Hasil tangkapan kapal Bubu Lipat yang sedikit diperoleh sebesar 9,0 kg/trip dengan nilai Rp. 272.880,- per trip dan dengan hasil tertinggi mencapai 13,0 kg/trip dengan nilai Rp. 360.000,- per trip, sedangkan hasil tangkapan kapal Bottom set gillnet yang sedikit sebesar 5,40 kg/trip dengan nilai Rp. 162.000,- per trip dan hasil tangkapan tertinggi adalah sebesar 7,50 kg dengan nilai Rp. 225.000,- per trip. Hal ini berarti terdapat perbedaan tingkat produktivitas kapal Bottom set gillnet lebih tinggi dibanding dengan kapal Bubu Lipat dengan nilai t sebesar 2,243 dan probilitas sebesar 0,029 p >0,025, sedangkan efisiensi kapal Bubu Lipat lebih besar dengan nilai 62.2014 > 29.3291 kapal Bottom set gillnet sehingga kapal Bubu Lipat lebih efisien dibanding dengan menggunakan kapal Bottom set gillnet.
ANALISIS EFISIENSI TEMPAT PELELANGAN IKAN DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA BRONDONG, LAMONGAN Fatmawati, Hildani Yulia; Bambang, Azis Nur; Rosyid, Abdul
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 4: Oktober, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.103 KB)

Abstract

Pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan salah satunya dengan cara meningkatkan peran efisiensi dan optimalisasi fasilitas penunjang yaitu tempat pelelangan ikan. TPI Brondong merupakan salah satu sarana fasilitas yang dimiliki Pelabuhan Perikanan kelas II, namun sistem pemasaran hasil tangkapan tidak melakukan proses lelang, tetapi langsung menjual kepada konsumen/supplier. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi sarana dan prasarana TPI lama Brondong, mengukur presentase ikan yang dijual di luar TPI, dan menganalisis tingkat efisiensi TPI. Penelitian ini dilaksanakan di TPI Brondong bulan Februari 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif pendekatan studi kasus. Metode analisis untuk menghitung efisiensi menggunakan skoring berdasarkan KEP.01/MEN/2007 tentang Persyaratan Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Pada Proses Produksi, Pengolahan dan Distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi sarana dan prasarana di TPI Brondong lama yaitu lantai lelang masih banyak yang berlubang, fasilitas sanitasi drainase dan kebersihan kurang berfungsi dan masih banyak kendaraan masuk ke area TPI. Sistem pemasaran di TPI Brondong tidak melalui sistem lelang, akan tetapi retribusi tetap berjalan. Tidak ada ikan yang dijual diluar TPI atau 100% ikan dijual di TPI Brondong dan hasil analisis efisiensi TPI Brondong belum cukup efisien. Alur pemasaran diperbaiki agar proses lelang/jual beli berjalan cepat dan efisien. Pencapaian efisiensi yang sempurna memerlukan peningkatan fasilitas teknis dan kebijakan otoritas TPI Brondong. The development of fishing port’s facilities and infrastructure is to increase the efficiency and optimalize supporting facilities, fish auction. Brondong fish auction is one of facility which by fishing port class II, the marketing system of fish catch is not through the auction process, but selling the fishing catch to consumer/supplier directly. The purpose of this study is to identify the facilities and infrastructure, to measure the presentage of  fishing catch that selling outside the fishing auction, and analyze the efficiency of fish auction. The research method in this research is case study. The metode analysis to measure of the fish auction efficiency used by KEP.01/MEN/2007 concern to Quality and Safety of Fish Product in Production Process, Cultivation and Distribution. The research result show that existing the facilities and infrastructure in Brondong fish auction the auction floor is perforated, sanitation facility of drainage and auction clean facilities are  useless  and there are many vehicles enter the fish auction. The efficiency analysis of fish auction is  inefficiency. To achieve perfect efficient score  is repair the marketing chain, techniccal facilities and policy authority of Brondong fish auction are needed.
ANALISIS KUALITAS HASIL TANGKAPAN KAPAL PURSE SEINE DENGAN PENDINGIN FREEZER DAN PENDINGIN ES DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) PEKALONGAN Setiawati, Anggilaras; Bambang, Azis Nur; Setiyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.298 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan merupakan pelabuhan perikanan yang telah berhasil dalam pengelolaannnya, baik ditinjau dari segi fasilitas, produksi dan nilai produksi, maupun pengaturan secara lengkap mengenai fungsinya sebagai pelabuhan perikanan. Untuk menjadikan PPN Pekalongan menghasilkan ikan yang bermutu perlu dilakukan analisis kualitas/organoleptik ikan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kualitas mutu ikan segar pada hasil tangkapan kapal purse seine yang menggunakan pendingin freezer dan kapal purse seine yang menggunakan pendingin es dan mengkaji perbedaan kualitas mutu ikan, nilai produksi dan produksi ikan pada kapal purse seine yang menggunakan pendingin freezer dan kapal purse seine yang menggunakan pendingin es. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus, pengambilan responden serta analisis kualitas ikan/organoleptik, analisis uji normalitas, uji validitas dan uji beda nyata. Hasil uji organoleptik didapatkan selang kepercayaan untuk ikan layang beku sebesar  sedangkan untuk ikan layang segar sebesar . Dari hasil analisis uji normalitas dari data kualitas mutu ikan, nilai produksi dan produksi ikan berdistribusikan normal. Hasil uji validitas dari data kualitas mutu ikan, produksi ikan dan nilai produksi ikan dinyatakan valid dikarenakan nilai rhitung > nilai rtabel. Sedangkan hasil uji beda nyata dari data kualitas mutu ikan freezer dan es nilai sig < 0.05 bahwa H0 ditolak tidak sama (ada perbedaan) besarnya kualitas mutu ikan sangat mempengaruhi kenaikan harga jual ikan, sedangkan data produksi ikan dan nilai produksi ikan nilai sig > 0.05  bahwa H0 diterima pada freezer dan es adalah sama (tidak ada perbedaan). Nusantara Fishery Port (PPN) Pekalongan is a fishing port which has been successful in management, both in terms of facilities, production and value of production, as well as the complete setting of the function as a fishing port. To make PPN Pekalongan produce quality fish need to analyze the quality of the fish. This study analyzed the quality of quality fish in the catch of purse seiner and purse seiner freezer ice and study the differences in the quality of fish quality on purse seiner and purse seiner freezer ice. The method used the case study method with the quality difference purse seiner fishing purse seiner freezer with ice, sampling with purposive sampling and data analysis is the analysis of the quality of fish quality, normality test analysis, validity and real difference test. The result of the organoleptic test the confidence interval for  frozen fish float by while for fresh fish float by . The analysis of the data normality test of the quality of fish quality, value of production and normal is distributed fish production. The validity of test results from data on production of fish and fish production values declared invalid because the value rhitung > rtabel value. While the test results significantly different from data quality of the quality of the fish freezer and ice sig>0.05 that H0 is rejected is not the same (no difference) the amount of quality fish quality greatly affects the increase in the selling price of fish, while data on fish production and value of  production of fish sig>0.05 that H0 received in freezer and ice are the same (no difference).
PENGEMBANGAN FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) MAYANGAN DITINJAU DARI ASPEK PRODUKSI, KOTA PROBOLINGGO, JAWA TIMUR Prasetyowati, Wulan; Bambang, Azis Nur; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.532 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan yang berada di Kota Probolinggo Jawa Timur dilengkapi dengan fasilitas pokok, fungsional dan penunjang. Fasilitas yang dimiliki oleh PPP Mayangan  sudah lengkap akan tetapi perlu adanya pengembangan untuk menampung hasil tangkapan dimasa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas pelabuhan serta permasalahan yang ada di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas pelabuhan yang ada di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, pemetaan permasalahan dan pengembangan solusi bagi pengembangan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif serta menggunakan analisa data yaitu analisa tingkat pemanfaatan fasilitas, analisa estimasi dan analisis nilai Penting dan kondisi sekarang (NPKS). Hasil penelitian diperoleh bahwa kondisi fasilitas Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan cukup baik karena fasilitas-fasilitas tersebut terawat dan dalam kondisi masih bagus. Tingkat pemanfaatan fasilitas Pelabuhan Perikanan  Pantai  Mayangan  didapatkan bahwa, lahan 100%, alur pelayaran 93,75%, kolam  pelabuhan  barat 107,27%, kolam  pelabuhan timur 64,87%, TPI 21% dan pemanfaatan dermaga sudah 100% untuk tambat sejajar dengan dermaga  tegak lurus 27,18%. Strategi yang dipilih adalah strategi pada kuadran I yaitu prioritas pengembangan. Fasilitas yang berada pada kuadran I dan menjadi prioritas pengembangan yaitu IPAL, Coldstorage dan drainase.
ANALISIS EKONOMI RAWAI DASAR DENGAN J HOOK DAN CIRCLE HOOK DI PPI UJUNGBATU JEPARA JAWA TENGAH Wijayanti, Aryany Chandra Wahyu; Boesono, Herry; Bambang, Azis Nur
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 4: Oktober, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.114 KB)

Abstract

Ikan demersal merupakan target dari alat tangkap rawai dasar. Rawai dasar banyak digunakan nelayan di Kabupaten Jepara, khususnya nelayan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Ujungbatu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat tangkap rawai dasar dengan mata pancing J dan mata pancing circle. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pendapatan dari rawai dengan mata pancing J dan mata pancing circle, total biaya dan keuntungandari alat tangkap rawai dasar dengan mata pancing J dan mata pancing circle di PPI Ujungbatu, Jepara. Penelitian ini dilakukan pada 11 Oktober sampai dengan 29 November 2014 di Desa Ujungbatu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode experimental. Analisis data meliputi homogenitas, normalitas dan uji t. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan jenis mata pancing yang berbeda bisa memberikan dampak yang signifikan terhadap pendapatan dan keuntungan. Circle hook lebih menguntungkan dibanding J hook. Analisis ekonomi rawai dasar dengan J hook dan circle hook membutuhkan modal Rp. 15.000.000,- untuk J hook dan circle hook, sedangkan untuk pendapatan diperoleh rata-rata Rp 219.871,- untuk J hook dan Rp. 276.675,- untuk circle hook, rata-rata keuntungannya Rp. 158.371,- untuk J hook dan Rp 215.175,- untuk circle hook. The demersal fishes as the fish target of bottom longline. It is mostly used by the fisherman in Jepara regency, especially in Fish Leanding Center (PPI) Ujungbatu.This research was conducted by using bottom longline with j hook and circle hook. The objective of this research to analyze the different income between bottom longline of J hook and circle hook, to calculate cost and profit fishing gear of bottom longline with J hook and circle hook in PPI Ujungbatu, Jepara. This research conducted on 11 October  to 29 November 2014 in Ujungbatu village. Experimental method was used in this research. Data analyzed by homogeneity, normality and t test. The research result showed that the use of different types of hook did significantly effect the income and profit. This research show that circle hook more profit than J hook. The economic analysis with J hook and circle hook requires a capital of Rp 15 million for the J hook and  for the circle hook , the average earned income of Rp 219 871 , - for J hook and Rp 276.675 , - for circle hook , the average profit is Rp 158.371 , - for J hook and Rp 215.175 , - for the circle hook.
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN PEMILIK DAN NELAYAN BURUH PADA PERIKANAN GILL NET DI DESA KARANGSONG KABUPATEN INDRAMAYU Rinanto, Dicky; Bambang, Azis Nur; M.Pi., Pramonowibowo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 2: April, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Territorial waters of Indramayu District is part of Indonesia territorial waters, which became the basis of fishing activities for fishermen. Indramayu district had HDI score of 69.45 in 2011. This reflects low quality of people at district of Indramayu. The purposes of this research was to analyze welfare level of Gill net owners and labours at Karangsong village Indramayu district with measuring the Human Development Index (HDI) and analyzed welfare levels in terms of the income Gill net owners and labours at Karangsong village Indramayu District. Research was conducted in April-May 2012. Research method used descriptive method, data collected includes welfare indicator which measures life expectancy (e0), measure the length of the average school population, mean years of schooling (MYS) and the literacy rate (Lit), and measure the economic capacity of Gill net fishermen reflected the value of purchasing power parity index (PPP). The results showed significant differences between the welfare level of Gill net owners and labour at Karangsong village Indramayu District. Life expectancy index Gill net owners and labours 62.15; education index owners and labour, respectively for 88.32 and 75.87; owners income index 98.27 and 61.69 for the labours, and IPM for the owner at 82.69 (high category), while HDI labours were 66.35 (middle high category).
ANALISIS BIOEKONOMI PERIKANAN MENGGUNAKAN MODEL SCHAEFER DAN FOX PADA CUMI-CUMI (Loligo sp) YANG TERTANGKAP DENGAN CANTRANG DI TPI TANJUNGSARI KABUPATEN REMBANG Hutagalung, Yohan Valen; Bambang, Azis Nur; Sardiyatmo, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 1: Januari, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.698 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek bioekonomi cumi-cumi di perairan Rembang dengan menggunakan perhitungan Bioekonomi model Schaefer dan Fox, dan untuk menganalisis tingkat pemanfaatan sumber daya Cumi-cumi di perairan Rembang. Penelitian dilakukan pada bulan April 2013 sampai Mei 2013 di TPI Tanjungsari Kabupaten Rembang. Metode pengumpulan data adalah purposive sampling dengan 11 responden, dan data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata Catch Per Unit Effort (CPUE) tahun 2008-2012 adalah 4,57 kg/trip. Produksi optimum (Copt) dari Maximum Sustainable Yield (MSY) model Schaefer adalah 156,511 kg/tahun dengan Effort optimum (Eopt) 15,915 trip/tahun. Keuntungan yang diperoleh per unit cantrang pada kondisi MSY adalah Rp177.907.090,-/tahun. Maximum Economic Yield (MEY) produksi Cumi-cumi adalah 155,428 kg/tahun dan Effort optimum (Eopt) adalah 14,591 trip/tahun. Keuntungan yang diperoleh per unit cantrang pada kondisi MEY adalah Rp179.384.783,-/tahun. Sedangkan produksi optimum (Copt) pada Open Access adalah 47,758 kg/tahun dengan Effort optimum (Eopt) 29,182 trip/tahun dan nelayan tidak memperoleh keuntungan pada kondisi ini. Nilai rata-rata tingkat pemanfaatan sumberdaya Cumi-cumi di perairan Rembang dari tahun 2008 sampai 2012 adalah 63%. The objective of this research was to determine the Bioeconomic aspect of squid in Rembang waters by using Bioeconomic  Schaefer and Fox models, and to analyze the resource level of squid in Rembang waters. The research was conducted from April 2013 until Mei 2013 in Tanjungsari fish auction in Rembang Regency. Data collection was used by purposive sampling with 11 respondens, and data analyzed by descriptive analyze. The results showed that the average value of Catch Per Unit Effort (CPUE) from 2008-2012 was 4.57 kg/unit effort. Optimum production (Copt) of Maximum Sustainable Yield (MSY) Schaefer bioeconomic models was 156.511 kg/year with optimum effort (Eopt) 15.915 trips/year. The profits per cantrang on MSY conditions was Rp177.907.090,-/year. The Maximum Economic Yield (MEY) of squid production was 155.428 kg/year and optimum effort (Eopt) was 14.591 trips/year. The profits per cantrang on MEY conditions was Rp179.384.783,-/year. While the optimum production in Open Access was 47.758 kg/year with optimum effort 29.182 trips/year and fisherman didn’t benefit. The average value of squid resources utilization at Rembang seawaters from 2008 until 2012 was of 63%. 
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN ALAT TANGKAP GILL NET DESA ASINAN KECAMATAN BAWEN KABUPATEN SEMARANG Sukmawardhana, Nugroho; Bambang, Azis Nur; Rosyid, Abdul
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 4: Oktober, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.065 KB)

Abstract

Desa Asinan merupakan salah satu desa yang bersebelahan langsung dengan perairan Rawapening dengan mayoritas nelayan menggunakan alat tangkap gill net dalam operasi penangkapan. Tidak menentunya pendapatan nelayan gill net dari kegiatan penangkapan tidak sebanding dengan semakin tingginya harga barang kebutuhan pokok dan jasa, sehingga membuat keluarga nelayan harus mencari pekerjaan tambahan demi memenuhi kebutuhan keluarga dan meningkatkan tingkat kesejahteraan rumah tangga. Perbedaan pekerjaan tambahan di luar aktifitas penangkapan juga turut menentukan nilai pendapatan nelayan gill net sehingga secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi perubahan tingkat kesejahteraan rumah tangga nelayan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketimpangan pendapatan antar nelayan gill net Desa Asinan dengan nilai koefisien gini (ketimpangan) 0,38. Berdasarkan indikator kesejahteraan menurut BPS dan hasil penjumlahan skoring maka diketahui bahwa nelayan gill net Desa Asinan memiliki tingkat kesejahteraan tinggi (skor 20 – 24) dengan jumlah skor 22, dan berdasarkan analisis statistik menggunakan NTN didapatkan nilai NTN nelayan gill net Desa Asinan sebesar 1,381 dimana NTN > 1 maka dapat dinyatakan bahwa semua responden nelayan gill net sejahtera. Tidak terdapat perbedaan hasil akhir dari tingkat kesejahteraan menurut BPS dengan NTN.
Co-Authors - Asriyanto - Ismail - Pramonowibowo - Sardiyatmo Abdillah, Rangga Fajar Abdul Kohar Mudzakir Abdul Rosyid Abdulaziz, Muhammad Humam Ade Sony Noverianto, Ade Sony Alfian Oktaveasmara Ambaryanto Ambaryanto Ambaryanto Ambaryanto Andi Kusumo Andini, Anisa ASti Anggilaras Setiawati, Anggilaras Anis Syahfitri Rilia Giamurti, Anis Syahfitri Rilia Antoni Arif Priadi Ardhana Nadyasari Aristi Dian Purnama Fitri Aryany Chandra Wahyu Wijayanti, Aryany Chandra Wahyu Asriyanto Asriyanto Astuti, Tia Tri Bambang Argo Wibowo Bogi Budi Jayanto Bogi Budi Jayanto Bramasto Nugroho Chairunnisa, Sasha Dersi Herka Mayu Desyandri Desyandri Dian Ayunita NN Dewi, Dian Ayunita NN Dian Ayunita Nugraheni Nurmala Dewi Dian Wijayanto Diana Nur Afifah, Diana Nur Diana Puji Lestari, Diana Puji Dicky Rinanto Dini Restumurti, Dini Faik Kurohman Faisal Riza, Faisal Faizin Faizin Firna, Aklesta Leni Frida Purwanti Handoko, Wisnu Hapsari Larasati Hartuti Purnaweni Hasan Mustofa Amirudin, Hasan Mustofa Hellen Nanlohy Hellen Nanlohy Hendrik Anggi Setyawan Heni Novita Herry Boesono Heryoso Setiyono Hildani Yulia Fatmawati, Hildani Yulia Himawan Arif Sutanto Ika Susanti Imam Triarso Indradi Setiyanto Indradi Setiyanto Indri Hastuti Ira Adiatma Ismail Fahmy Almadi Kismartini Kismartini Kristini, Florentina Kukuh Eko Prihantoko Kurniawan Kurniawan Manik, Dessyanti Melinda Puspa Sari, Melinda Puspa Mohamad Heri Hidayattuloh Mohammad Saleh Lubis Muh Yusuf Muhammad Helmi Munifatul Izzati Nugroho Sukmawardhana Pramitrasari, Sulistyani Dyah Pramonowibowo M.Pi. Prasetyowati, Wulan Prihantoko, Kukuh Eko Primawati, Lydia Prio, Rudy Al Putra, Rizal Ichsan Putri Ayu Riandani, Putri Ayu Reza Putra Amirulloh Rini, Indri Putri Sekar Rizky Damayanti Rizky Muliani Dwi Ujianti Rudhi Pribadi S Supriharyono Sahala Hutabarat Said Abdusysyahid Saputri, Deby Weviditya Sari, Arum Laela Shasa Chairunnisa Siti Meilanisa Nurul Iman Sudrajat Sitorus, Hanny Farida Slamet Budi Prayitno Sutrisno Anggoro Sutrisno Anggoro Syahputra,, Rakhmanda Dimas Taufik Yulianto Trisnani Dwi Hapsari Vivera Avrodita Chandra Sari, Vivera Avrodita Chandra Wahyuningsih, Mita Widyaningrum, Vira Oktaviani Yohan Valen Hutagalung Yolanda Manurung