Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pewarna Alami Kain Sasirangan Yang Ramah Lingkungan Pada Industri Rumah Tangga di Desa Sungai Gampa Kecamatan Rantau Badauh Antoni Pardede; Rr Ariessanty Alicia Kusuma Wardhani; Emilda Prasiska; Fitria Rizkiana; Herlina Apriani; Zainal Fauzi; Amalia Wahyuni; Sabariah Sabariah; Chandra Halim; Mardan Mardan
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 3 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i3.14507

Abstract

Sasirangan sudah sangat umum dikenal dikalangan masyarakat Kalimantan Selatan dan telah lekat dalam kehidupan keseharian masyarakat, karena sasirangan digunakan sebagai seragam baik pemerintahan, swasta, lembaga pendidikan hingga digunakan dalam momen spesial seperti undangan atau rapat pertemuan dan lain sebagainya. Sebagai warisan dan kearifan lokal budaya maka sasirangan dijaga dan dilestarikan masyarakat dengan beragam motif dan warna. Pewarna alami perlu dan sangat baik digunakan untuk kain sasirangan karena bersumber dari tumbuh – tumbuhan yang tidak menghasilkan limbah atau zat pencemar sehingga ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan sebagai bentuk upaya melestarikan kearifan lokal dengan memperkenalkan alternatif pewarna alami untuk kain sasirangan yang aman dan ramah lingkungan. Pengabdian dilaksanakan dengan mengikuti metode yang meliputi observasi dan pemberian materi sosialisasi beserta dengan angket respon terhadap kegiatan yang dilakukan di desa Sungai Gampa, kecamatan Rantau Badauh. Proses penyampaian materi sosialisasi mencakup uraian sumber pewarna alami kain sasirangan serta komposisi tambahan yang dapat mengatur degradasi dan jenis warna. Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan aktif. Berdasarkan rata-rata persentase angket respon peserta yang mencapai 98,75% disimpulkan bahwa khalayak sasaran dapat menambah dan meningkatkan pemahaman serta pengetahuan akan pewarna alami kain sasirangan yang aman, dan ramah lingkungan.
ANALYSIS OF LABORATORY MANAGEMENT IN SUPPORTING SCIENCE LEARNING AT SMP NEGERI 1 ANJIR MUARA Prasiska, Emilda; Rizkiana, Fitria; Apriani, Herlina
Jurnal IPA Terpadu Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v8i3.66875

Abstract

Science learning cannot only be taught in the form of concepts or theories but there needs to be practical activities in the learning process so that learning objectives can be achieved completely and comprehensively. Good science laboratory management will support the success of science learning in schools. Seeing the importance of science laboratories as a support in teaching and learning activities to achieve the expected competencies for students, science laboratories in schools need to be managed properly so that the use of science laboratory tools and functions can be achieved effectively and efficiently. This research was conducted at SMP Negeri 1 Anjir Muara with a type of research using a qualitative descriptive approach, with data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the results of the study, it is known that of the four functions of laboratory management, namely planning, organizing, implementation, and controlling in general, they run well even though of the four functions there are two laboratory management functions that are not optimal due to limited human resources available at the school. Limited skilled human resources are one of the main obstacles in optimizing laboratory functions. Therefore, there needs to be a training program and development of teacher competencies in laboratory management, operation of practical equipment, and management of consumables.
Pelatihan Pembuatan Website Pembelajaran berbasis Google Sites bagi Guru Di SMP Negeri 23 Banjarmasin Rizkiana, Fitria; Raden Roro Ariessanty Alicia Kusuma Wardhani; Okviyoandra Akhyar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13197

Abstract

This community service activity aimed to enhance teachers’ competence in developing digital learning media through a training program on creating learning websites using Google Sites at SMP Negeri 23 Banjarmasin. The training was motivated by the need for teachers to adapt to the rapid development of information and communication technology in the learning process. The program was conducted using a training and mentoring approach, which included stages of socialization, demonstration, hands-on website creation practice, and evaluation. The activity involved 27 teachers, and the evaluation was carried out using a closed-ended questionnaire covering two aspects: teachers’ enthusiasm and understanding of the training materials. The analysis revealed that, in terms of enthusiasm, 85.19% of participants were categorized as very high and 14.81% as high. In the aspect of understanding, 59.26% of participants were categorized as very high and 40.74% as high. These findings indicate that the training was highly effective in enhancing participants’ motivation and ability to develop learning websites. The program had a positive impact on improving teachers’ digital literacy and encouraging the integration of technology-based learning in schools. It is recommended that similar training programs be continued through follow-up mentoring and expanded to other schools to strengthen digital transformation in education.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PHET BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT DI KELAS X MA SITI MARIAM Riyanti, Riyanti; Rizkiana, Fitria; Wardhani, Ariessanty Alicia Kusuma
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i3.21701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media PhET berbasis inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit di kelas X MA Siti Mariam. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain post-test only control group. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen (n = 18) yang belajar menggunakan media PhET berbasis inkuiri terbimbing dan kelas kontrol (n = 15) yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen berupa 35 butir soal pilihan ganda yang telah divalidasi, dengan 26 soal dinyatakan valid (reliabilitas α = 0,800). Analisis data menggunakan uji Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok (U = 8,000; p = 0,000), di mana rata-rata nilai post-test kelas eksperimen (88,44) lebih tinggi daripada kelas kontrol (50,93). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media PhET berbasis inkuiri terbimbing berpengaruh positif dalam meningkatkan hasil belajar pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit.
Teknologi Multi Soil Layering Dalam Pengolahan Limbah Cair Sasirangan di Desa Sungai Gampa Kecamatan Rantau Badauh Pardede, Antoni; Wardhani, Raden Roro Ariessanty Alicia Kusuma; Prasiska, Emilda; Rizkiana, Fitria; Apriani, Herlina; Akhyar, Okviyoandra
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 11, No 3 (2025): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v11i3.20455

Abstract

Multi Soil Layering (MSL) merupakan teknologi berbasis inovasi ilmiah untuk pengolahan limbah cair sasirangan (LCS) yang merupakan produk samping dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kain sasirangan khas Banjarmasin.  MSL hadir sebagai perwujudan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan. Pengolahan LCS dengan MSL efektif dan efisien dikarenakan proses pengolahan LCS yang tidak mahal namun tepat guna, mudah diimplementasikan dan dapat digunakan secara berkelanjutan tanpa membutuhkan perawatan yang banyak dan rumit. Pengabdian ini bertujuan sebagai bentuk upaya untuk memperkenalkan MSL kepada masyarakat sehingga dapat menjaga dan melestarikan lingkungan, dilaksanakan sesuai dengan metode yang telah disusun yang mencakup observasi dan pemberian materi penyuluhan MSL, diakhiri dengan evaluasi kegiatan yaitu memberikan angket respon kepada masyarakat desa Sungai Gampa, kecamatan Rantau Badauh. Penyampaian materi penyuluhan mencakup komposisi alat dan bahan yang digunakan serta efektifitas penggunaan MSL dalam reduksi LCS. Hasil penyuluhan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi, kegiatan terlaksana dengan lancar dan terjalin diskusi yang aktif dengan rata-rata persentase dari angket respon masyarakat adalah 87,50%, sehingga dapat disimpulkan bahwa khalayak sasaran pengabdian meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta kesadaran terhadap kesehatan lingkungan dengan pemanfaatan teknologi MSL.
WORKSHOP PEMBUATAN MODUL DIGITAL MULTIMODAL BERBASIS RAWA GAMBUT BAGI GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Prasiska, Emilda; Rizkiana, Fitria; Pardede, Antoni
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 12, No 1 (2026): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v12i1.20869

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran berbasis proyek yang relevan dengan lingkungan sekitar, termasuk pemanfaatan ekosistem rawa gambut sebagai sumber belajar kontekstual. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang modul digital multimodal berbasis kearifan lokal dan teknologi. Metode yang digunakan berupa workshop dengan pelatihan dan pendampingan kepada 27 guru dalam penggunaan platform Book Creator untuk mengembangkan modul interaktif digital. Data dikumpulkan melalui angket respon peserta. Hasil menunjukkan rata-rata skor keseluruhan sebesar 4,4 (sangat baik), dengan aspek antusiasme sebesar 4,6 (sangat baik) dan aspek pemahaman sebesar 4,1 (baik). Temuan ini menunjukkan bahwa peserta memberikan respon yang sangat positif serta memiliki pemahaman yang baik terhadap materi dan melakukan praktik pembuatan modul digital berbasis rawa gambut. Dengan demikian, workshop ini efektif dalam memberikan pengalaman belajar yang bermakna serta mendukung penerapan Kurikulum Merdeka yang mengintegrasikan teknologi dan kearifan lokal.
MODUL DIGITAL MULTIMODAL: INSERSI KEARIFAN LOKAL TANAMAN PURUN PADA MATERI TERMOKIMIA TERINTEGRASI NILAI RELIGIUS Fitria Rizkiana; Emilda Prasiska; Yasmine Khairunnisa
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 14, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v14i2.16789

Abstract

Kurikulum adalah alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Dalam implementasinya, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan diantaranya peningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan, akhlakul karimah serta ragam dan potensi daerah peserta didik. Oleh sebab itu, diperlukan bahan ajar yang sesuai untuk mendukung terlaksananya kurikulum tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan validitas dan  mengukur respon peserta didik terhadap modul digital multimodal pada materi termokimia terintegrasi nilai religius dan kearifan lokal tanaman purun. Guna menjawab tujuan penelitian tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R & D) dengan model Borg & Gall termodifikasi, yang terdiri atas 6 tahapan yaitu: penelitian pendahuluan, perencanaan, pengembangan produk, validasi produk, revisi produk, dan ujicoba lapangan. Teknik pengumpulan data adalah teknik non tes berupa angket. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket validasi modul dan angket respon. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI IPA MAN 2 Barito Kuala tahun pelajaran 2021/2022 sebanyak 15 orang dan 3 ahli (1 dosen program studi kimia UPR serta 2 guru kimia dari MAS Raudhatsyuyuban dan MAN 2 Barito Kuala). Data yang diperoleh dari peserta didik diolah dengan teknik persentase dan dikategorikan sesuai kriteria respon yang telah ditentukan, sedangkan data yang diperoleh dari ahli dihitung indeks kesepakatannya menggunakan indeks Aiken, untuk kemudian dikategorikan berdasarkan indeks V yang diperoleh. Hasil studi menunjukkan bahwa indeks kesepakatan yang diberikan oleh para ahli berada pada kategori sangat valid dan mendapat respon yang sangat baik dari 15 peserta didik sebagai pengguna. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa modul ini dapat digunakan sebagai bahan ajar pada materi termokimia.
Pengaruh Integrasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Kimia Terhadap Kepedulian Lingkungan Peserta Didik Fitria Rizkiana; Herlina Apriani; Novi Rahmawanti
Chemistry Education Practice Vol. 9 No. 1 (2026): Edisi Mei
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v9i1.10477

Abstract

This study aims to determine the effect of integrating character education into chemistry learning on students’ environmental awareness at SMA Negeri 12 Banjarmasin. The research employed a quasi-experimental design using the posttest-only control group design. The sample consisted of two classes: an experimental class that received chemistry learning integrated with environmental care values through a contextual discussion approach, and a control class that received conventional instruction. Data were collected using an environmental awareness questionnaire and analyzed using descriptive and inferential statistics with the aid of JAMOVI 2.6.44 software. The results showed no significant difference between the environmental awareness scores of students in the experimental and control classes (p = 0.687 > 0.05), with an effect size of -0.103, indicating a very small influence. These findings suggest that the integration of character education into chemistry learning did not significantly improve students’ environmental awareness. However, this approach has the potential to serve as an initial step in fostering environmental consciousness when implemented consistently and contextually.
PENGEMBANGAN LKS DIGITAL INTERAKTIF BERBASIS STEM TERINTEGRASI POTENSI TUMBUHAN OBAT Emilda Prasiska; Fitria Rizkiana; Antoni Pardede
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.9340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Lembar Kerja Siswa (LKS) Digital Interaktif Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang terintegrasi dengan potensi tumbuhan obat lokal sebagai inovasi media pembelajaran sains yang kontekstual, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian mencakup validasi angket dan kepraktisan yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif (presentase). Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS digital yang dikembangkan memperoleh tingkat kevalidan sebesar 98,03% dengan kategori sangat valid, meliputi aspek kelayakan isi, penyajian, dan desain tampilan. Sementara hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase 86,60% dengan kategori sangat praktis, yang berarti LKS mudah digunakan, menarik, dan mendukung pembelajaran mandiri siswa. Integrasi pendekatan STEM dan potensi tumbuhan obat lokal menjadikan pembelajaran lebih kontekstual, aplikatif, serta menumbuhkan kesadaran terhadap kearifan lokal dan pelestarian lingkungan. Dengan demikian, LKS interaktif digital berbasis STEM terintegrasi potensi tumbuhan obat lokal dinyatakan valid dan praktis sebagai media pembelajaran inovatif yang mendukung penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merekomendasikan pengujian lanjutan terkait keefektifan produk terhadap peningkatan hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah siswa.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI KIMIA STRUKTUR ATOM DI KELAS X MAN 1 BANJARMASIN Meilia Meilia; Fitria Rizkiana; Antoni Pardede
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 9 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v9i2.23293

Abstract

Minat belajar merupakan salah satu faktor internal yang berperan penting dalam memengaruhi hasil belajar siswa. Dalam pembelajaran kimia, rendahnya minat belajar seringkali dipengaruhi oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran ular tangga terhadap minat belajar siswa pada materi struktur atom di kelas X MAN 1 Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu menggunakan non-equivalent control group design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket minat belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji statistik dengan bantuan SPSS dimana hasil sig uji independen sample t-test sebesar 0,027. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara minat belajar siswa pada kelas eksperimen dan kontrol setelah diberikan perlakuan. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa penggunaan media pembelajaran ular tangga berpengaruh terhadap minat belajar siswa pada materi struktur atom.