Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN TEKNOLOGI ULTRA FILTRASI SEBAGAI MEDIA FILTERISASI DAN DAUR ULANG AIR PADA MESIN PENDINGIN IKAN JENIS SLURRY ICE DI KAPAL IKAN 30 GT Kusuma, Andhi Indira; Ishardwiyanto, M.Rizky; Basuki, Minto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi palkah kapal ikan yang menggunakan metode pendinginan tradisional, tidak menjamin kualitas ikan di dalamnya. Hal ini bisa dilihat dari metode penanganan ikan dengan menggunakan es balok suhu pendinginannya tidak dapat dipertahankan. Selain itu, kondisi ikan juga mengalami penurunan kualitas akibat pengaruh adanya lendir, darah, dan kotoran di dalam palkah. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan mesin slurry ice sebagai pendinginan ikan di dalam palkah dengan penambahan sistem filterisasi dan daur ulang air laut sebagai media pendinginan. Disamping itu dilakukan analisa stabilitas kapal ikan akibat penambahan mesin pendingin dan sistem filterisasi tersebut. Perhitungan analisa stabilitas meliputi tiga kondisi yaitu, kondisi kapal tanpa muatan dengan persediaan bahan bakar mesin dan air tawar mencapai 100%; kapal dengan penambahan sistem daur ulang air dan mesin pendingin ikan dengan persediaan bahan bakar mesin dan air tawar mencapai 100%; dan kapal dengan kondisi muatan penuh serta penambahan sistem daur ulang dan mesin pendingin ikan dengan persediaan bahan bakar mesin dan air tawar mencapai 50%. Hasil analisa perhitungan stabilitas dengan bantuan software Maxsurf Stability telah memenuhi standard International Maritime Organization (IMO) tahun 1977 tentang kriteria stabilitas utuh (criteria intact stability). Dimana, nilai maksimum GZ pada sudut kemiringan kapal pada 30° atau lebih adalah 0,2 meter, sedangkan nilai ketiga kondisi di atas berturut-turut adalah 0,442 meter, 0,424 meter, 0,463 meter. Sehingga dengan nilai tersebut, aspek keamanan dan kenyamanan kapal sudah terpenuhi. Sedangkan dari hasil analisis ekonomis, estimasi keuntungan bersih diperoleh sebesar Rp 7.404.800/ trip maka break event point akan tercapai setelah kapal dioperasikan untuk menangkap ikan sebanyak 62 trip atau pada 1 tahun 7 bulan.
PENGARUH VARIASI SUDUT MASUK TRIM TAB PADA FAST PATROL BOAT 60 METER MENGGUNAKAN PENDEKATAN CFD Z. B, Maria Margareta; Rukmono, Priyagung Harda; Basuki, Minto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu inovasi pada kapal cepat adalah dengan penambahan Trim tab pada bagian belakang transom kapal. Kegunaan kali ini sebagai alat untuk memperbaiki olah gerak kapal yang terlalu berat di belakang sehingga memiliki kecenderungan trim buritan sehingga berpindahnya titik LCF (Longitudinal Center of Flotation). Pada penelitian ini dilakukan pendekatan dengan CFD (Computational Fluid Dynamic). Dengan membandingkan variasi sudut masuk trim tab dengan variasi kecepatan kapal 16 knot, 17 knot, 8 knot, 19 knot, 20 knot dan pada maksimum speed 25 knots. Sudut masuk pada bidang trim tab adalah 0o, 3 o, 5 o dan 8o,  dengan perbandingan bidang trim tab (Aspek Rasio) AR 3. Hasil penelitian diperoleh dari variasi sudut masuk trim tab dan variasi kecepatan, berpengaruh terhadap besarnya gaya lift dan momen torsi. Besaran momen Torsi berbanding lurus dengan besaran gaya lift (lift force) yang dihasilkan. Semakin besar sudut masuk trim tab, maka semakin besar gaya lift dan momen torsi yang diterima. Pada trim tab dengan sudut masuk 5o dengan kecepatan kapal 18 knot maka terjadi trim kapal sebesar 0.187o. Jika dibandingkan dengan kondisi pada saat kapal berjalan ketika seatrial pada kecepatan 18 knot dengan sudut masuk trim tab 5o, sudut trim yang terjadi adalah 0.159o dengan selisih 0.028 atau sekitar 14,97 %.
ANALISIS TEKNIS DAN EKONOMIS PENGARUH PEMINDAHAN RUANG PENUMPANG DARI DEPAN KEBAGIAN BELAKANG TERHADAP STABILITAS KAPAL Kustiawan, Aris; Basuki, Minto; Fariya, Siti
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengoperasian kapal crewboat yang berada pada daerah pengeboran minyak dituntut untuk bebas dari kecelakaan. Oleh sebab itu maka kemudahan pengoperasian kapal adalah hal yang utama. Posisi ruang penumpang dan ruang kontrol dibelakang pada kapal PSV dengan seri VS 493 dan crewboat produksi Chantiers Allais  dinilai dapat menambah kenyamanan ruang penumpang  serta dengan ruang kontrol yang hanya satu posisi manuver dapat memudahkan pengoperasian kapal.  Kapal crewboat KCT 1902 adalah kapal sudah beroperasi pada area pengeboran minyak dengan ruang penumpang didepan dan dek kargo dibelakang. Untuk bisa mengikuti tender lagi, kapal ini harus mempunyai ruang penumpang dibelakang dan dek kargo didepan. Tujuan paper ini adalah menganalisa pemindahan ruang penumpang dari sisi teknis dan dari sisi ekonomis.   Dari hasil analisa secara teknis terjadi penambahan berat sebesar  0.56 Ton dan pergeseran  titik berat yang cukup signifikan. Hasil ini menyebabkan perubahan stabilitas kapal, namun perubahan stabilitas masih memenuhi kriteria stabilitas menurut  peraturan. Dari hasil  analisa ekonomis  modal yang dibutuhkan Rp 26,669,803,218.01, biaya operasional per tahun Rp 3,624,750,000.00 dan pendapatan per tahun Rp 11,343,105,000.00 diperoleh Break Event Point pada tahun ke-7.
PENILAIAN RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA GALANGAN KAPAL PT. TAMBANGAN RAYA PERMAI (PERSERO) SURABAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS Tsalist, Vahmy Brata; Basuki, Minto
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peringkat risiko bahaya yang akan terjadi pada PT.Tambangan Raya Permai (Persero) Surabaya. Data yang diamati adalah kegiatan kinerja di galangan kapal PT.Tambangan Raya Permai (Persero) Surabaya. Data tersebut menggunakan metode identifikasi di lapangan serta wawancara terhadap pihak divisi K3 dan beberapa tenaga ahli. Data tersebut di analisis dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) untuk dapat menganalisis pekerjaan, bahaya, serta pengendaliannya dan di bantu dengan Risk Assessment untuk mendapatkan peringkat risiko dan memudahkan identifikasi bahayanya. Hasil dan pembahasan ditemukan data identifikasi lapangan berupa penempatan alat – alat kerja yang rawan dan dapat menimbulkan risiko kecelakaan kerja yaitu tabung gas dan crane. Dari hasil pengolahan data penulis menyimpulkan bahwa penerapan regulasi tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di PT.Tambangan Raya Permai (Persero) Surabaya berperan penting dalam menjaga kelangsungan perusahaan terutama kesehatan dan keselamatan para pekerja serta sebagai upaya pengendalian tingkat risiko kecelakaan kerja.Kemudian dilakukan proses mitigasi yang dimana antara lain : penempatan alat – alat kerja yang aman, penggunaan alat pelindung diri, mengadakan pemeriksaan rutin untuk peralatan kerja, melakuan tes kesehatan pada setiap pekerja, dan memberikan instruksi K3 sebelum bekerja.
ANALISA JALUR EVAKUASI PENUMPANG KAPAL FERRY RORO KM ATHAYA DENGAN METODE PENDEKATAN SIMULASI Saputra, Nofwan; Basuki, Minto
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1955

Abstract

Penyebab utama tingginya jumlah korban jiwa dalam sebuah kecelakaan kapal di jalur pelayaran adalah dikarenakan kurangnya informasi mengenai jalur atau rute evakuasi yang harus dilalui penumpang bila terjadi kecelakaan kapal. Oleh sebab itu kajian mengenai jalur evakuasi utama didalam sebuah kapal saat terjadinya kecelakaan perlu dilakukan dengan cermat. Terutama untuk kapal yang mengangkut banyak penumpang seperti kapal ferry. Pada Skripsi ini akan dibahas simulasi evakuasi serta kajian waktu evakuasi penumpang di kapal dengan metode pendekatan simulasi. Untuk proses simulasi menggunakan software Pathfinder 2019. Data yang digunaan untuk pemodelan dan analisa pada penulisan skripsi ini adalah Kapal KM.Athaya yang dioperasikan oleh Jemla Ferry, sehingga setelah dilakukan pemodelan dan analisa diperoleh hasil perhitungan total waktu evakuasi untuk 798 penumpang yaitu 44 menit 10 detik dan ini memenuhi peraturan SOLAS yang mensyaratkan total waktu evakuasi penumpang pada kapal tidak lebih dari 60 menit.
OPTIMASI PANJANG KAPAL FERI RO-RO 1500 GT DENGAN FUNGSI TUJUAN BIAYA PENGADAAN MATERIAL DAN INSTALASI PENGGERAK Sistian, Abrian; Basuki, Minto; S., Pramudya I.
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1989

Abstract

Kapal feri merupakan salah satu jenis kapal yang berlayar pada jarak dekat atau kapal yang berlayar dari pulau satu ke pulau yang lain, sehingga dikenal juga sebagai kapal penyeberangan. Optimisasi ialah suatu proses untuk mencapai atau mendapatkan suatu fungsi maksimal atau minimal dengan hasil yang optimum. Tujuan penelitian ini ialah melakukan optimasi panjang Kapal Feri Ro-Ro 1500 GT dengan fungsi tujuan biaya pengadaan material dan instalasi penggerak. Pada industri perkapalan di Indonesia, kendala yang dihadapi salah satunya ialah dalam pengadaan material. Baja merupakan komponen utama material kapal yang unrenewable dan ketersediannya saat ini semakin terbatas. Terlebih lagi persaingan pasar global yang begitu ketat, industri kapal nasional harus mempunyai strategi khusus. Salah satu contoh yang dapat dilakukan adalah dengan pengurangan biaya produksi. Dilihat dari sudut pandang desain, suatu pengurangan biaya produksi dapat dilakukan dengan mengoptimalkan bentuk badan kapal. Pengoptimalan bentuk badan kapal akan langsung terkait dengan biaya pengadaan material. Data penelitian yang digunakan sebagai objek penelitian adalah Kapal Feri Ro-Ro 1500 GT. Metode yang digunakan untuk menghitung besarnya hambatan kapal yaitu dengan metode Holtrop. Lalu metode Watson untuk menghitung estimasi berat baja. Penentuan model yang paling optimal dapat dilihat dari nilai objective function yang berasal dari hasil analisa data pada grafik. Hasil penelitian memperpanjang kapal akan berdampak pada kenaikan biaya baja yang dibutuhkan, tetapi terjadi pengurangan terhadap besarnya hambatan dan tenaga penggerak. Kapal varian tiga, merupakan kapal yang paling optimal. Selisih biaya terbesar adalah sekitar 2.206 milyar rupiah. Nilai ini ± 7% dari total biaya pengadaan yang termahal.
OPTIMALISASI PEMILIHAN MESIN LAS DALAM OPERASIONAL SEBUAH GALANGAN KAPAL BERBASIS MANAJEMEN RISIKO Wahfiuddin, Alif; Basuki, Minto; S., Pramudya I.
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.2012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai Manajemen risiko operasional adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh semua perusahaan, baik perusahaan barang dan jasa. Hal ini dilakukan perusahaan untuk mengurangi bahkan menghilangkan risiko operasional tersebut, sehingga tidak menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui risiko operasional mesin las pada tiap-tiap galangan kapal, khususnya yang mempunyai galangan di sekitar kawasan laut. Seperti yang kita ketahui, mesin las ada banyak sekali jenisnya. Mulai dari teknologi yang digunakan (baik travo maupun inverter), ataupun dari jenis mesin la situ sendiri (SMAW, FCAW, GMAW & GTAW) dan melakukan analisis data hasil survei guna mendapatkan alternatif solusi sebagai upaya optimalisasi menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil dari analisis AHP untuk perbandingan kriteria yang diwakili oleh aspek Harga Mesin, Kualitas, Kecepatan, Biaya, Purna jual dan keawetan mempunyai vektor prioritas secara berurutan adalah 0.41, 0.069, 0,68, 0,068, 0,18. Sehingga dari hasil tersebut dapat dijelaskan bahwa aspek hukum merupakan aspek terpenting terhadap implementasi dilanjutkan Harga Mesin, Kualitas, Kecepatan, Biaya, Purna jual dan keawetan . Adapun hasil dari penentuan alternatif strategi Beredsarkan penentuan harga, yang utama adalah Mesin SMAW dengan nilai vektor prioritas 0.26962. Prioritas kedua yang mempunyai nilai vektor prioritas 0.2543 adalah Mesin GMAW, Prioritaas ketiga yang mempunyai nilai vektor prioritas 0.24192 adalah Mesin FCAW, dan yang terakhir adalah Mesin GTAW yang bernilai 0,2417.
PENILAIAN RISIKO K3 PADA PENYEBERANGAN KETAPANG-GILI MANUK MENGGUNAKAN BOW-TIE RISK ASSESMENT P. N., Nasrululah; Basuki, Minto; I. S., Pramudya
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1971

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan lingkungan kerja pelayaran yang aman dan terkendali bagi seluruh awak kapal dan penumpang dengan mengidentifikasi serta memitigasi risiko yang ada. Penelitian ini dilakukan dengan metode Bow-Tie Analysis (BTA), sedangkan pengumpulan data berupa peralatan keselamatan di kapal, kondisi lingkungan kapal, dan hal-hal terkait dilakukan dengan metode observasi langsung dan wawancara di salah satu kapal penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Dengan terwujudnya fasilitas dan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang baik di kapal, maka akan mengurangi risiko dan dampak dari risiko kecelakaan kapal tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KMP Nusa Makmur penyeberangan Gilimanuk-Ketapang masih belum memiliki alat-alat K3 sesuai dengan peraturan yang ada dan sesuai dengan jumlah kapasitas penumpang. Upaya serta keteraturan dalam menyediakan peralatan K3 harus dioptimalkan guna mengurangi dampak risiko K3 yang tidak pasti kapan akan terjadi.
STUDY PENERAPAN KEAMANAN INTERNATIONAL SHIP AND PORT FACILITY SECURITY (ISPS) CODE PADA PELABUHAN TENAU KUPANG Obe, Arkhilaus; Basuki, Minto
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penerapan International Ship And Port Facility Security (ISPS) Code yang menjadi panduan untuk mengurangi risiko-risiko terhadap keamanan dan keselamatan area pelabuhan. Data yang digunakan untuk analisis berdasarkan data data lapangan yang berkaitan dengan penerapan ISPS Code  pada pelabuhan Tenau Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Dari hasil analisis didapatkan penerapan keamanan masih minimum karena pengetahuan sumber daya manusia (SDM) yang masih kurang dalam menerapkan ISPS Code serta kekurangan tenaga dalam bidang keamanan. Oleh sebab itu perlu ditingkatkan pengetahuan sumber daya manusia dengan terus memberikan pelatihan dan menambah personil kemananan untuk benar-benar menjaga keamanan dan keselamatan para pengguna atau orang-orang maupun kapal-kapal yang berkunjung dan melakukan proses bongkar muat menggunakan fasilitas pelabuhan Tenau Kupang
KAJIAN PENGEMBANGAN INDUSTRI GALANGAN KAPAL DENGAN KONSEP 3E (ECONOMIES OF SCALE, ENERGI EFFICIENCY, ENVIRONMENTAL IMPROVEMENT) Muzaki, Muhamad; Basuki, Minto
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1994

Abstract

Sektor skala ekonomis, efisiensi energi dan pemberdayaan lingkungan menjadi poin penting dalam mengembangkan industri galangan kapal di Indonesia. Kajian mengenai tiga hal tersebut diyakini mampu memberikan stimulus yang baik bagi tiap-tiap galangan kapal dalam meningkatkan kualitas perusahaannya. Galangan kapal akan berdampak besar terhadap upaya pemerintah dalam memberdayakan potensi industri maritim Indonesia. Pengembangan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar proses industri dapat terus ditingkatkan. Masalah utama dan strategis dari ketiga poin penting di atas harus segera diselesaikan dengan rencana sistematis. Oleh sebab itu dibuatlah kajian mengenai pengembangan industri galangan kapal dengan konsep 3E, yang dalam hal ini merupakan kombinasi dari Economies of Scale (skala ekonomis), Energy Efficiency (efisiensi energi), dan Environmental Improvement (perbaikan lingkungan). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP), yaitu metode pengambilan keputusan guna mengetahui alteratif terbaik dari banyak elemen pilihan. Data yang diambil adalah data lapangan dengan metode observasi dan kuesioner. Berdasarkan hasil pengolahan data, didapatkan kesimpulan bahwa alternatif tertinggi dari setiap bagian di dalam konsep 3E yaitu melakukan peningkatan mutu tenaga kerja dengan bobot 0,577; pemeliharaan mesin kerja dengan bobot 0,488; serta menyediakan dan memfungsikan sanitasi lingkungan yang baik dengan bobot 0,551.
Co-Authors A.A.B. Dinariyana AAB Dinariyana AAB Dinariyana Abdillah, Ikhwan Abrian Sistian Achmad Sholeh Achmad Sholeh, Achmad Ade, Putut Akhmad Miftahul Huda ALFARIZI, MUHAMMAD RIZAL Alfiatin Nuriyah Alfredo rana yosaka Alif Wahfiuddin Aningtyas, Nuris Samsi Anjasari, Putri Arjun Muhamad Suyuti Arkhilaus Obe Arul Efansyah Avellyn Shinthya Sari Bayu Setya Pratama Cesar Ivan Nugraha Dean Musa Pratama Sitompul Djauhar Manfaat Djauhar Manfaat Dwi Yantono Efansyah, Arul Egar, Gustavito Yakobus Egar Yakobus Erifive Pranatal F, Moh Syahroni Fajar, Rifki Fariya, Siti Firmansyah, Muhamad Iqbal Fortuna, Dhea Freitas, Julio de Deus Xavier Gatot Basuki HM Gerson Garcia Guterres Gustaf Wasito, Tuesdaysaka Gustavito Yakobus Egar Yakobus Egar Guteres, Mercia Pascoela Gacia Guterres, Gerson Garcia Guterres, Joao Hadi Kurniawan, Hadi Hildawan Mahendra, Oka Hildawan, Oka HM, Gatot Basuki I K, I Putu Andhi I. S., Pramudia I. S., Pramudya Ikhwan Abdillah Imawan, Pramudya Intan Baroroh Ishardwiyanto, M.Rizky Janah, Jati Ifah Julio de Deus Xavier Freitas Jumrotin Nisa Lestari Kustiawan, Aris Kusuma, Andhi Indira Kusuma, I Putu Andhi Indira Laksono, Agung Mat Syai’in Maulana, Mochamad Aldi Mei Yanarko Mercia Pascoela Gacia Guteres Muh. Adrian Ariq Maulana Muhamad Iqbal Firmansyah Muhamad Muzaki Muhammad Faris Putratama Muhammad Yasin Tuanaya Muzaki, Muhamad Nasrululah P. N. Nofwan Saputra Norita Prasetya Wardhani Nuriyah, Alfiatin Obe, Arkhilaus P, Candra Permana P. N., Nasrululah Prakaatmaja, Danny Djaya Pramudia I. S. Pramudya I. S. Pramudya Imawan Pramudya Imawan Santosa Pramudya Imawan Santosa Pranatal, Erivife prastyawan, adi putra Pratama, Andhika Rafly Pratama, Ranu Yudistira Putut Ade Irawan Ramadhan, Muhammad Rifaldo Ranu Yudistira Pratama Raushanfikr, Mohammad Rekiana Jati Kusuma Rifki Fajar Rizky Saputra Aminata Rohmatulloh, M Ravi Rozi, Muhammad Fahrur Rukmono, Priyagung Harda Rum Sulaiman, Muhammad S., Pramudya I. Saputra, Nofwan Sasongko, Sukendro Broto Satria Ambara Iriawan, Satria Ambara Setyawan, Krisna Setyo Nugroho Setyo Nugroho Sholihah, Irma Rif'atus Sistian, Abrian Sitompul, Dean Musa Pratama Soejitno Soejitno Sofia Sofia, Sofia Suejitno, Suejitno Sulthan Shalahuddin Anhar Sutantio, Erian Syai’in, Mat Taequi, Agosto Tanu, Yoga Tsalist, Vahmy Brata Vahmy Brata Tsalist Wahfiuddin, Alif Wahyuningtias, Novi WK, Mas Nabilah Yanarko, Mei Yantono, Dwi Z. B, Maria Margareta