Claim Missing Document
Check
Articles

STUDY PENERAPAN KEAMANAN INTERNATIONAL SHIP AND PORT FACILITY SECURITY (ISPS) CODE PADA PELABUHAN TENAU KUPANG Arkhilaus Obe; Minto Basuki
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penerapan International Ship And Port Facility Security (ISPS) Code yang menjadi panduan untuk mengurangi risiko-risiko terhadap keamanan dan keselamatan area pelabuhan. Data yang digunakan untuk analisis berdasarkan data data lapangan yang berkaitan dengan penerapan ISPS Code  pada pelabuhan Tenau Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Dari hasil analisis didapatkan penerapan keamanan masih minimum karena pengetahuan sumber daya manusia (SDM) yang masih kurang dalam menerapkan ISPS Code serta kekurangan tenaga dalam bidang keamanan. Oleh sebab itu perlu ditingkatkan pengetahuan sumber daya manusia dengan terus memberikan pelatihan dan menambah personil kemananan untuk benar-benar menjaga keamanan dan keselamatan para pengguna atau orang-orang maupun kapal-kapal yang berkunjung dan melakukan proses bongkar muat menggunakan fasilitas pelabuhan Tenau Kupang
PENILAIAN RISIKO K3 PADA TERMINAL NILAM-MIRAH SURABAYA MENGGUNAKAN MATRIK RISIKO DAN FMEA Dwi Yantono; Minto Basuki
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menentukan nilai peringkat risiko, dan memitigasi risiko pada proses bongkar muat pada terminal Nilam-Mirah Surabaya. Data yang digunakan adalah data lapangan dengan metode observasi yang di dapat di terminal Nilam-Mirah Surabaya yang berkaitan dengan risiko K3. Penelitian ini menggunakan metode Matriks Risiko dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menganalisis tingkat risiko dalam proses bongkar muat di terminal Nilam-Mirah. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa ada 5 potensi bahaya yang teridentifikasi, serta terdapat 2 risiko yang melebihi batas nilai kritis RPN. Dengan risiko tertinggi yaitu pada proses bongkar muat petikemas yang terguling dari chassis truk atau tumpukan lainnya dengan nilai RPN 140 dan petikemas robek atau berlubang saat proses bongkar muat dengan nilai RPN 125 dari batas nilai krisis RPN 63. Pencegahan dan perbaikan (maintanance) yang dapat dilakukan adalah melakukan pengecekan rutin sebelum kegiatan berlangsung terhadap peralatan, dan mewajibkan pekerja yang terlibat dalam proses tersebut menggunakan APD yang meliputi helm, sepatu safety, serta APD lainnya untuk mengurangi risiko yang ada dalam proses bongkar muat. Serta terdapat HSSE untuk memonitor dan memperingatkan bahaya dan risiko yang akan dihadapi pekerja di dalam proses bongkar muat agar mematuhi aturan yang sudah disediakan dan meningkatkan produktivitas kerja
ANALISIS PERBANDINGAN PENJADWALAN PROYEK DENGAN CRITICAL PATH METHODE (CPM) DAN CRITICAL CHAIN PROJECT MANAGEMENT (CCPM) PADA REPARASI KAPAL BG. KFT 8005 Arjun Muhamad Suyuti; Minto Basuki
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.486 KB)

Abstract

Perencanaan dan penjadwalan dalam manajemen proyek merupakan tahap yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan sebuah proyek. Perencanaan dan penjadwalan dengan metode lama seperti Critical Path Methode (CPM) dinilai kurang efektif sehingga pada penilitian ini dilakukan untuk menerapkan metode Critical Chain Project Management (CCPM) dalam pelaksanaan proyek reparasi Kapal BG. KFT 8005. Metode ini ditempuh dengan cara mengurangi durasi dengan CPM, menghilangkan multitasking serta memberi buffer di waktu persimpangan menuju rantai kritis dan di waktu akhir proyek. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan waktu dan biaya tenaga kerja langsung pada metode CCPM tersebut dengan metode CCPM. Pada metode CPM menghasilkan durasi pengerjaan proyek selama 76 hari dengan biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp. 86.670.000,-. Pada metode CCPM menghasilkan durasi pengerjaan proyek selama 61 hari dengan biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp. 69,078,000,-. Apabila buffer time digunakan sepenuhnya maka durasi pengerjaan proyek menjadi 68 hari dengan biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp. 79,089,166.67,-. Dengan adanya metode CCPM terjadi selisih waktu pengerjaan lebih cepat 15 hari atau 19,74% dengan biaya tenaga kerja langsung lebih rendah Rp. 17,592,000,- atau 20,3% (tanpa buffer time) dan selisih waktu pengerjaan lebih cepat 8 hari atau 10,53% dengan biaya tenaga kerja langsung lebih rendah Rp. 7,580,833.33,- atau 8,75% (dengan buffer time).
PENERAPAN INTEGRASI RISIKO & AUDIT INTERNAL SISTEM MANAJEMEN UNTUK PENINGKATAN BERKELANJUTAN (STUDI KASUS : PENERAPAN ISO 9001, ISO 14001, & ISO 45001 DI INDUSTRI MANUFAKTUR) Muhammad Yasin Tuanaya; Minto Basuki
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.585 KB)

Abstract

Amanat dari sistem manajemen terintegrasi adalah untuk mengurangi duplikasi pekerjaan, risiko, meningkatkan keuntungan, menyelaraskan sasaran, tanggung jawab dan wewenang, fokus dalam penyelesaian masalah, meningkatkan efektifitas komunikasi, serta lebih mudah untuk menerapkan beberapa standar karena semua standard akan menggunakan bahasa dan persyaratan dasar yang sama. Secara kalkulasi ekonomi, perusahaan dapat mengalami efisiensi dengan adanya implementasi IMS, misalnya integrasi risiko dan integrasi audit internal untuk peningkatan berkelanjutan. Metodologi penelitian dilakukan dengan reviu literatur dan pengambilan data primer di perusahaan industri manufaktur yang menerapkan SMM, SML, dan SMK3. Terkait identifikasi risiko yang dilakukan, ditemukan 18 risiko dan 5 peluang terkait mutu, lingkungan, dan K3. Dan dari hasil audit integrasi yang dilakukan ditemukan efisiensi durasi audit yang cukup besar, serta beberapa klausul yang perlu difokuskan untuk perbaikan guna peningkatan berkelanjutan dari sistem manajemen yang ada. Risiko signifikan tertinggi terdapat pada proses Produksi, yaitu Pengolahan limbah B3 hasil produksi dengan nilai ''A'' dan Peluang signifikan tertinggi terdapat pada proses inspeksi kualitas, yaitu pemenuhan sertifikasi laboratorium dengan nilai ''B''. Perusahaan mendapatkan efisiensi durasi audit sebanyak 11,5 hari dalam 1 tahun dengan melakukan audit integrasi, serta perlu fokus pada pemenuhan klausul 10.2; 7.1.5.2; 8.5.1 SMM, dan klausul 8.1; 6.1.2; 8.2 SML dan SMK3. Kata kunci: IMS, SMM, SML, SMK3
JSA AND HAZOPS METHODS FOR RISK ASSESSMENT ON OHS AT KALIMAS PIER Bayu Setya Pratama; Minto Basuki
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.875 KB)

Abstract

Dermaga merupakan sebuah tempat bersandarnya kapal baik itu kapal yang mengangkut penumpang maupun kapal yang mengangkut barang dengan tujuan untuk menurunkan apa yang ada di dalam kapal tersebut. Untuk barang, kita mengenalnya dengan proses bongkar muat dimana pada proses bongkar muat ini terdapat beberapa potensi bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Dalam manajemen risiko, kita harus dapat mengetahui potensi bahaya yang kemungkinana terjadi pada kegiatan tersebut dan tingkatan resiko yang ditimbulkan sehingga kita dapat melakukan tindakan pencegahan dan pengendalian yang tepat. Dari ketiga point itu, maka perlu diterapkan Job Safety Analysis(JSA) dan Hazard and Operational Study (HAZOP’s) pada Dermaga Kalimas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan identifikasi risiko, penentuan tingkat risiko dan pengendalian risiko K3 di Dermaga Kalimas, Surabaya. Jenis penlitian ini bersifat kuantitatif dengan metode Observatif melalui pengamatan dengan berpatok pada worksheet JSA, HAZOP’s dan AZ/NZS 4360:2004. Untuk penarikan sampel dibutuhkan sebanyak 100 sampel dari quisoner dengan tenaga kerja di Dermaga Kalimas. Dari penelitian ini, dihasilkan proses Stevedoring terdapat bahaya mekanik sebesar 71%, Untuk memitigasi bahaya dilakukan dengan pengendalian administratif dan Teknik.
ANALISA RISIKO PEMBANGUNAN BARGE MOUNTED POWER PLANT (BMPP) 60 MW DI PT. PAL INDONESIA (PERSERO) MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN MATRIK RISIKO Alfredo rana yosaka; Minto Basuki
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko pada kegiatan pembangunan bangunan baru ini yang berupa Barge Mounted Power Plant (BMPP) yang diproduksi di PT. PAL Indonesia. Untuk mendapatkan data dari proses identifikasi risiko ini penulis menggunakan metode observasi dan wawancara kepada eksekutor lapangan yang bertanggung jawab penuh terhadap pembangunan Barge Mounted Power Plant (BMPP) ini. Dari hasil penelitian pada pembangunan Barge Mounted Power Plant (BMPP) 60MW di PT. PAL Indonesia Persero dapat disimpulkan bahwa proses identifikasi risiko pada bagian desain memiliki 11 jenis risiko yang meliputi Bagian desain (Topside and Barge), Adanya revisi gambar, perhitungan kebutuhan material tidak sesuai, penentuan spesifikasi equipment yang kurang jelas, risiko pengadaan bahan baku, sumber daya manusia, produktivitas, fitting on sub assembly / assembly dan erection, welding on sub assembly / assembly dan erection, risiko sistem, risiko delivery, Dan mendapati 43 risiko serta sumber risikonya yang nantinya dapat dilakukan penilaian risiko melalui kuesioner untuk mendapatkan nilai Risk Priority Number (RPN).
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN WILAYAH HINTERLAND DAN TRANSPORTASI MULTIMODA DI WILAYAH MAKASAR Ade, Putut; Tanu, Yoga; Fortuna, Dhea; Sutantio, Erian; Kurniawan, Hadi; Basuki, Minto
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v20i1.284

Abstract

Untuk kepentingan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), peran pelabuhan menjadi sangat penting. Dalam skenario yang berbeda, jika MP3EI bisa digabungkan secara efektif, implikasinya barang akan dilintasi sebelum menjadi lebih intens. Inisiatif utama MP3EI adalah konsep Tol Laut, yang membentuk koordinasi logistik antara Wilayah Indonesia Barat dan Wilayah Indonesia Timur. Tujuan dari studi ini adalah untuk memahami sektor apa, jika ada, yang merupakan sektor fundamental dan non-fondasi perekonomian Kota Makassar dan sekitarnya. Masalah yang ada adalah dermaga dan fasilitas bongkar muat memerlukan penyesuaian kecuali pelabuhan khusus kontainer Makassar dan Bitung, akan membatasi pembebasan fasilitas sisi darat. Secara geometris, jalan raya hinterland dan pelabuhan belum mampu memberikan kondisi angling peti kemas. Potensi permintaan transportasi laut container akan berkembang pesat seiring dengan perkembanganpengolahanindustridalam pengembanganwilayah pada strategi regional atau koridor kkonomi dalam MasterPlan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonopmi Indonesia di Indonesia Bagian Timur. Telah terjadi perubahan fungsi pelabuhan menjadi wadah multigunamelayani dan tradisional pelabuhan. MP3EL, Pedalaman, dan Transportasi Multimoda
Kegiatan Penanaman Bibit Mangrove Secara Sinergi Untuk Melestarian Ekosistem Pantai di Wilayah pesisir Surabaya Pranatal, Erifive; Basuki, Minto; Wardhani, Norita Prasetya; HM, Gatot Basuki
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 7, No 2 (2023): November
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2023.v7i2.3309

Abstract

Luas hutan mangrove telah berkurang sebesar 40% dalam sepuluh tahun terakhir di Indonesia. Hal ini dikarenakan penggunaan lahan hutan untuk pembangunan pabrik, pelabuhan, dan pemukiman warga. Penggunaan hutan mangrove secara berlebihan juga mengakibatkan berkurangnya luasan hutan mangrove. Oleh karena itu, dilakukan penanaman bibit mangrove secara serentak dan bersinergi antara institusi pendidikan seperti perguruan tinggi, sekolah, TNI AL, dan masyarakat pesisir. Kegiatan penanaman mangrove dilakukan di dua lokasi, yaitu Gunung Anyar dan TPI Kaliromo. Penanaman di Gunung Anyar dilakukan pada tanggal 20 September 2021 dan 27 Juli 2022. Sedangkan penanaman di TPI Kaliromo dilakukan pada tanggal 19 dan 26 Juli 2022. Kegiatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran bahwa hutan mangrove harus tetap dilestarikan karena bermanfaat untuk menjaga ekosistem pesisir, mengurangi abrasi pantai, dan melindungi pantai dari gelombang laut atau tsunami.
Integration of the Porter Five Forces Model and the House of Risk from a Service Performance Perspective to Increase Competitiveness (Case Study at UNIBA Madura) Wahyuningtias, Novi; Basuki, Minto
International Journal of Science, Engineering, and Information Technology Vol 8, No 1 (2023): IJSEIT Volume 08 Issue 01 31 December 2023
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ijseit.v8i1.24380

Abstract

In managing a company, whether manufacturing or service, it will never be free from risks, including educational institutions. The increasingly fierce competition in creating a competent and quality educational institution begins with how to get new students. This certainly never escapes risk management. Bahaudin Mudhary Madura University tries to reduce the level of risk as little as possible in order to improve the quality of existing education and compete in getting new students with other universities in Madura, especially Sumenep. Registration of new students is the initial activity in higher education because it requires innovation and creative ideas in recruiting prospective students. This research uses the House of Risk method to prioritize risk agents and determine the most effective actions against risks that occur and is integrated with Porter's five forces to describe the framework as an analysis of business strategy development or the competitive environment that contributes to competitiveness and competitive advantage. The results of the analysis based on Porter's Five Forces model show that for the bargaining power of new student admissions at UNIBA Madura, there are several things that UNIBA Madura must do to attract and increase the interest of new students, namely increasing information and promotion of UNIBA Madura. The results of the first phase of HOR showed that the most dominant sources of risk at UNIBA Madura were the cost of developing a large campus, the lack of interest of doctoral lecturers in teaching, and the number of relationships was still small and based on phase 2 of HOR, it was found that risk mitigation strategy actions to minimize the risks that occurred were by collaborate with foundations/institutions related to funding so that UNIBA Madura can minimize the risk of accepting new students.
Manajemen Risiko terhadap Nilai Klaim Asuransi Rangka Kapal Berdasarkan ITC (Institute Time Clause) Hull 1.10.83 Clause 280 (All Risks Comprehensive) Pada Kapal BG. TRG 06 Muhammad Faris Putratama; Minto Basuki
Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika Vol. 2 No. 5 (2024): September : Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupiter.v2i5.543

Abstract

This qualitative study aims to examine the implementation of risk management in hull insurance by collecting data through interviews with the risk management staff of Asuransi Mitra Pelindung Mustika Ltd. The findings revealed that this company has applied the risk management process, including risk identification, risk analysis, risk evaluation, risk control, risk transfer through other insurance policies, monitoring, and review. The company covers losses due to fire, explosion, violent theft, piracy, accidents involving installations, collisions with aircraft or similar objects, earthquakes, volcanic eruptions, lightning strikes, accidents during loading or refuelling, boiler explosions, machinery shaft breakage, or latent defects in the machinery, hull, or frame of the insured vessel. Asuransi Mitra Pelindung Mustika Ltd. also compensates for losses due to the negligence of the captain, officers, or crew of the insured vessel, as well as the shipyard. Time to process the claim becomes a significant challenge in fulfilling the insured's rights in the claim for the BG. TRG 06 vessel because it takes up to 14 days to gather all the necessary documents. This company will cover all repair costs and labor expenses, with an estimated total value of IDR 7,611,100,000.00.
Co-Authors A.A.B. Dinariyana AAB Dinariyana AAB Dinariyana Abdillah, Ikhwan Abrian Sistian Achmad Sholeh Achmad Sholeh, Achmad Ade, Putut Akhmad Miftahul Huda ALFARIZI, MUHAMMAD RIZAL Alfiatin Nuriyah Alfredo rana yosaka Alif Wahfiuddin Aningtyas, Nuris Samsi Anjasari, Putri Arjun Muhamad Suyuti Arkhilaus Obe Arul Efansyah Avellyn Shinthya Sari Bayu Setya Pratama Cesar Ivan Nugraha Dean Musa Pratama Sitompul Djauhar Manfaat Djauhar Manfaat Dwi Yantono Efansyah, Arul Egar, Gustavito Yakobus Egar Yakobus Erifive Pranatal F, Moh Syahroni Fajar, Rifki Fariya, Siti Firmansyah, Muhamad Iqbal Fortuna, Dhea Freitas, Julio de Deus Xavier Gatot Basuki HM Gerson Garcia Guterres Gustaf Wasito, Tuesdaysaka Gustavito Yakobus Egar Yakobus Egar Guteres, Mercia Pascoela Gacia Guterres, Gerson Garcia Guterres, Joao Hadi Kurniawan, Hadi Hildawan Mahendra, Oka Hildawan, Oka HM, Gatot Basuki I K, I Putu Andhi I. S., Pramudia I. S., Pramudya Ikhwan Abdillah Imawan, Pramudya Intan Baroroh Ishardwiyanto, M.Rizky Janah, Jati Ifah Julio de Deus Xavier Freitas Jumrotin Nisa Lestari Kustiawan, Aris Kusuma, Andhi Indira Kusuma, I Putu Andhi Indira Laksono, Agung Mat Syai’in Maulana, Mochamad Aldi Mei Yanarko Mercia Pascoela Gacia Guteres Muh. Adrian Ariq Maulana Muhamad Iqbal Firmansyah Muhamad Muzaki Muhammad Faris Putratama Muhammad Yasin Tuanaya Muzaki, Muhamad Nasrululah P. N. Nofwan Saputra Norita Prasetya Wardhani Nuriyah, Alfiatin Obe, Arkhilaus P, Candra Permana P. N., Nasrululah Prakaatmaja, Danny Djaya Pramudia I. S. Pramudya I. S. Pramudya Imawan Pramudya Imawan Santosa Pramudya Imawan Santosa Pranatal, Erivife prastyawan, adi putra Pratama, Andhika Rafly Pratama, Ranu Yudistira Putut Ade Irawan Ramadhan, Muhammad Rifaldo Ranu Yudistira Pratama Raushanfikr, Mohammad Rekiana Jati Kusuma Rifki Fajar Rizky Saputra Aminata Rohmatulloh, M Ravi Rozi, Muhammad Fahrur Rukmono, Priyagung Harda Rum Sulaiman, Muhammad S., Pramudya I. Saputra, Nofwan Sasongko, Sukendro Broto Satria Ambara Iriawan, Satria Ambara Setyawan, Krisna Setyo Nugroho Setyo Nugroho Sholihah, Irma Rif'atus Sistian, Abrian Sitompul, Dean Musa Pratama Soejitno Soejitno Sofia Sofia, Sofia Suejitno, Suejitno Sulthan Shalahuddin Anhar Sutantio, Erian Syai’in, Mat Taequi, Agosto Tanu, Yoga Tsalist, Vahmy Brata Vahmy Brata Tsalist Wahfiuddin, Alif Wahyuningtias, Novi WK, Mas Nabilah Yanarko, Mei Yantono, Dwi Z. B, Maria Margareta