Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis TPACK untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah pada Materi Hidrolisis Garam di SMA Eka Yuniandriyani; Muhaimin Muhaimin; M. Dwi Wiwik Ernawati
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.7990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pengembangan perangkat pembelajaran, keterkaitan antar komponen TPACK dan efektifitas e-modul pada proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R & D) model Hannafin & Peck. Hasil dari penelitian ini adalah RPP dan modul elektronik berbasis TPACK. Produk tersebut divalidasi oleh ahli media, desain dan ahli materi dan dilakukan revisi produk hingga layak diuji cobakan. Hasil respon siswa pada uji coba kelompok kecil yaitu 72,53% (Baik), kelompok besar 96% (sangat baik) dan respon guru 90,2% (sangat baik), lembar observasi pemecahan masalah 92% (Sangat Baik). Dikembangkan RPP dan modul elektronik dengan Desain Hanaffin and Peck dengan dilakukan validasi oleh tiga tim ahli untuk menguji kelayakan produk. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan memiliki keterkaitan dan saling mendukung antara komponen TPACK. perangkat pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah pada materi Hidrolisis Garam dengan dilihat nilai t hitung (27,557) lebih besar dari t tabel (2,048) pada taraf nyata 95%.
Pengembangan LKPD Larutan Penyangga Berbasis Proyek yang Terintegrasi Nilai Karakter Nurazlina Nurazlina; Rayandra Asyhar; M. Dwi Wiwik Ernawati
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 3, No 3 (2022): J-P3K DESEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v3i3.192

Abstract

Kemenristekdikti telah menetapkan nilai-nilai pendidikan karakter sebagai prioritas pengembangan Penguatan Pendidikan Karakter yang terdiri atas lima nilai utama yaitu religius, nasionalis, integritas, mandiri dan gotong royong. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD yang terintegrasi dengan pendidikan karakter yang layak menurut para ahli dan menarik menurut penilaian peserta didik. Penelitian desain dan pengembangan kependidikan ini menggunakan model ADDIE. Data bersifat kualitatif dan kuantitatif yang bersumber dari ahli, praktisi dan peserta didik dengan menggunakan instrumen validasi dan angket respon peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan desain berurutan eksploratori. Data kualitatif dianalisis dan dilakukan interprestasi data, sedangkan data kuantitatif dari angket respon peserta didik dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan media LKPD terintegrasi nilai karakter peserta didik pada materi larutan penyangga berbasis proyek memperoleh penilaian sangat baik (sangat layak) berdasarkan penilain ahli media, ahli materi dan ahli pedagogik. Hasil penilain guru juga memperoleh penilaian yang sangat baik. Respon peserta didik pada uji coba kelompok kecil memperoleh hasil yang sangat baik atau sangat menarik. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa produk LKPD terintegrasi nilai karakter peserta didik pada materi larutan penyangga berbasis proyek layak dan menarik digunakan sebagai media pembelajaran.
meningkatkan minat entrepreneurship dan pemahaman konsep siswa melalui model PBL-Networked berbasis etnosains Mela Agustia; M. Dwi Wiwik Ernawati; Pinta Murni
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 4 (2023): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i4.3299

Abstract

This study aim to determine the effect of the implementation of the ethnoscience-based PBL-Networked model on students' understanding of the concept and interest in entrepreneurship. The research was conducted using a quasi-experimental approach with nonequivalent control group design. The research subjects were class VII students of SMPN 4 Sungai penuh. Determination of the sample used purposive sampling technique. The data were obtained from the results of the pretest and posttest as well as the student interest in entrepreneurship questionnaire. The instrument is used after being validated by a team of experts. Based on data analysis, that the implementation of the ethnoscience-based Problem Based Learning learning model has an influence on students' understanding of concepts and interest in entrepreneurship. Ethnoscience-based PBL-Networked model learning tools are effective in significantly increasing students' understanding of concepts and interest in entrepreneurship. The effect on students' understanding of concepts and interest in entrepreneurship is higher in the implementation of the ethnoscience-based PBL-Networked model than in conventional classes. This is based on the results of the One way MANOVA test showing a significance value of 0.000 which is less than the significance level α= 0.005, so it can be concluded that there is an average difference in increasing understanding of concepts and students' interest in entrepreneurship that is significant between students who learn using the ethnoscience-based PBL-Networked learning model and students who use learning tools that are already available on the Merdeka Belajar Platform
Description of Teacher Responses to the Implementation of Student Process Skills Portfolio Assessment Harizon Harizon; Asrial Asrial; Haryanto Haryanto; M. Dwi Wiwik Ernawati; Dwi Agus Kurniawan; Feliza Paramitha Sinaga; Rizki Haryati
Integrated Science Education Journal Vol 4 No 3 (2023): September
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/isej.v4i3.731

Abstract

Purpose of the study: This research aims to describe the response of science subject teachers to the assessment of students' process skills portfolios. Methodology: The research method used in this research is mixed, namely a combination of qualitative and quantitative methods. The research design chosen was a sequential explanatory design. This design was selected because quantitative research was carried out first and followed by qualitative methods. This design ensures that the quantitative data obtained is strengthened with qualitative data. Quantitative data analysis techniques are carried out using descriptive statistics. Meanwhile, qualitative data was analyzed based on Miles and Huberman's theory. The instrument used to collect quantitative data is a questionnaire sheet to measure teacher responses in portfolio assessment. Meanwhile, qualitative data was obtained from interviews and documentation studies on relevant problems. The population of this research is schools in Jambi Luar Kota District. The research sample is science subject teachers. The sampling technique used was cluster random sampling. Main Findings: The results obtained are the teacher's response in State Junior High School 1 Muaro Jambi superior to State Junior High School 1 Atap Pematang Jering. Novelty/Originality of this study: The urgency of this research is seen from the importance of assessment in learning activities, which is a tool for measuring student abilities and evaluating the education system. The background of this research is limited by the sample involved being only science subject teachers, and the population chosen is the Jambi Luar Kota sub-district.
Analysis of Teacher Response to Problem Based Learning Model and Scaffolding Model in Science Subjects M. Dwi Wiwik Ernawati; Haryanto Haryanto; Harizon Harizon; Yusnidar Yusnidar; Nikma Nur Qoidah; Mitha Udhiyah
Integrated Science Education Journal Vol 4 No 3 (2023): September
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/isej.v4i3.733

Abstract

Purpose of the study: This study aims to evaluate teachers' responses to two learning models, namely problem-based learning and scaffolding, in the context of science subjects at Junior High School Negeri Satu Atap Pematang Jering. Methodology: The methodology used was descriptive quantitative research with a population of teachers in the school. The research sample consisted of 16 teachers selected by purposive sampling. Data were analyzed using descriptive statistics. Main Findings: The main finding of this study shows that most teachers (75%) in Junior High School Negeri Satu Atap Pematang Jering responded positively to the use of problem-based learning and scaffolding models in science learning. These results indicate that both learning models effectively improve the quality of teaching and students' understanding of science materials. Novelty/Originality of this study: The novelty of this research lies in its specific focus on analyzing teachers' responses to problem-based learning and scaffolding models. This research contributes to the existing literature in this field by providing a deeper understanding of how these two learning models can be applied in science learning in secondary schools. The results of this study can serve as a guideline for teachers and schools in selecting and implementing effective learning strategies to improve teacher competence and student learning outcomes in science subjects.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Laboratorium Materi Titrasi Asam-Basa untuk Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Kota Jambi M. Dwi Wiwik Ernawati; Yulia Yulia
Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry Vol. 6 No. 1 (2014): Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry
Publisher : Pendidikan Kimia FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jisic.v6i1.1938

Abstract

Pengembangan (lembar kerja siswa) LKS berbasis laboratorium bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013, dengan mengaplikasikan pendekatan ilmiah (Scientific Approach). Melalui metode Researh dan Develompment (R & D) model 4-D (Four D), dengan instrumen penelitian yang dikembangkan menggunakan skala Likert, maka dihasilkan produk berupa LKS berbasis laboratorium pada materi titrasi asam-basa untuk siswa kelas XI SMAN 3 Kota Jambi. Dari hasil uji coba diperoleh respon siswa dengan persentase 52% (sangat menarik) dan 48% (menarik) sedangkan berdasarkan komponen pertanyaan, untuk uji coba kelompok kecil diperoleh persentase: 90% (sangat menarik) dan 10% (menarik) dan kelompok besar: 80% (sangat menarik) dan 20% (menarik). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis laboratorium materi titrasi asam-basa ini layak, menarik dan efektif digunakan oleh guru dan siswa kelas XI IPA SMAN 3 Kota Jambi.
Analisis Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together (NHT) dan Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Struktur Atom di Kelas X SMKN 3 Kota Jambi M. Dwi Wiwik Ernawati; Haryanto Haryanto; Setia CP Nababan
Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry Vol. 9 No. 1 (2017): Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry
Publisher : Pendidikan Kimia FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jisic.v9i1.5085

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang dilaksanakan di SMKN 3 Kota jambi, pembelajaran kimia di sekolah ini hanya berjalan satu arah, sehingga siswa hanya mencatat dan mendengarkan penjelasan guru. Untuk itu dibutuhkan model pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa, salah satunya yaitu model pembelajaran tipe NHT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keterlaksanaan model NHT serta pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa pada materi struktur atom di SMKN 3 Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain one shot case study. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling. Terdapat satu kelas yang digunakan sebagai sampel yaitu kelas XAV . Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterlaksanaan NHT baik dari guru maupun siswa dan hasil belajar siswa. Pengaruh keterlaksanaan model NHT dengan hasil belajar siswa dicari dengan pearson product moment. Untuk melihat signifikansi keterlaksanaan model NHT terhadap hasil belajar siswa digunakan uji-t. Keterlaksanaan model NHT oleh guru dan siswa dikategorikan baik yang terlihat dari rata-rata tiap pertemuannya. keterlaksanaan model NHT dengan hasil belajar dikategorikan sedang dengan rata-rata r 0,564 dan terdapat pengaruh keterlaksanaan model NHT dengan hasil belajar siswa pada thitung 3,965 dengan signifikansi 3,965 < 2,02. Model NHT dalam pembelajaran struktur atom di kelas X SMKN 3 Kota Jambi terlaksana dengan baik oleh guru dengan melibatkan siswa dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat. Terdapat pengaruh pelaksanaan model NHT terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran struktur atom di kelas X SMKN 3 Kota Jambi.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Berbasis Proyek pada Materi Termokimia di Kelas XI SMA Eka Yuni; M. Dwi Wiwik Ernawati; Affan Malik
Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry Vol. 10 No. 1 (2018): Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry
Publisher : Pendidikan Kimia FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jisic.v10i1.5306

Abstract

[ Development of Electronic Student Worksheets on Thermochemical Subject Matter in 11th Grade High School ] Penelitian bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Berbasis Proyek pada materi termokimia di kelas XI SMA dan mengetahui respon guru dan siswa terhadap e-LKPD berbasis proyek yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadaptasi kerangka pengembangan 4D tetapi hanya sampai tahap pengembangan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian validator (ahli media dan ahli materi) terhadap produk e-LKPD berbasis proyek sudah baik dan layak diujicobakan. Selanjutnya hasil respon guru diperoleh 91,06% dan hasil respon siswa diperoleh 81,76% dengan kategori klasifikasi “sangat baik”. Sedangkan untuk hasil belajar diperoleh nilai (gain) 0-0,3 (rendah) 3 orang, 0,3-0,6 (sedang) 19 orang dan 0,7 (tinggi) 3 orang. Berdasarkan proses pengembangan secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa e-LKPD berbasis proyek ini dikembangkan dengan menggunakan kerangka pengembangan 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran. Sedangkan penilaian validator terhadap kelayakan e-LKPD berbasis proyek yang dikembangkan dinyatakan sudah baik dan layak uji coba serta berdasarkan respon guru dan siswa, e-LKPD berbasis proyek ini sangat baik dan dapat digunakan sebagai sumber belajar di sekolah.
APPLICATION OF THE NEW TOTW LEARNING MODEL TO IMPROVE THE CREATIVE THINKING ABILITY OF HIGH SCHOOL STUDENTS ON BUFFER SOLUTION MATERIALS Haryanto Haryanto; M. Dwi Wiwik Ernawati; Intan Intan; Atri Widowati; Imam Kurniawan
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 9 No. 3 (2025): Volume 9, Nomor 3, September 2025
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v9i3.45285

Abstract

This study aims to analyze the effect of the implementation of the Think, Observe, Talk, and Write (TOTW) learning model on students' creative thinking skills on buffer solution material. The method used is a quasi-experiment with a Non-Equivalent Control Group Design, involving two sample classes, namely the experimental class and the control class at Senior High School Islam Al-Falah, Jambi. The research instruments include essay tests and observation sheets covering aspects of sensitivity, fluency, flexibility, originality, and elaboration. Data were analyzed using statistical tests to test the hypothesis. The results showed that the implementation of the TOTW model significantly improved students' creative thinking skills, with the average posttest of the experimental class being higher than the control class. In addition, the observation results indicated an increase in creative thinking skills in the experimental class in all aspects assessed. Statistical tests showed a significant effect of the implementation of the TOTW model on students' creative thinking skills. This study concludes that the TOTW model is effective in improving students' creative thinking skills, especially on materials that require conceptual understanding such as buffer solutions. The implications of this study include recommendations for the implementation of innovative learning models in various learning contexts to support the development of students' high-level thinking skills.