Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Karakter di SDN 1 Marong Lombok Tengah Ririn Dwi Fatmawati; Moh. Irawan Zain; Muhammad Sobri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi implementasi pendidikan nilai-nilai karakter yang lakukan di SDN 1 Marong Lombok Tengah dan kendala yang dihadapi sekolah dalam proses implementasi pendidikan nilai-nilai karakter di SDN 1 Marong Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data model dari Miles dan Hubeman yang dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini adalah dua orang guru dan dua peserta didik. Berdasarkan hasil analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses implementasi nilai-nilai pendidikan karakter yang dilaksanakan di SDN 1 Marong Lombok Tengah melalui kegiatan pengembangan diri, yaitu kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan dan pengkondisian) dan integrasi dalam pembelajaran secara tematik, yaitu melalui Silabus dan RPP serta proses pembelajaran. (2) Kendala yang dihadapi sekolah dalam proses implementasi nilai-nilai pendidikan karakter yaitu antara lain kurangnya sarana dan prasarana sekolah yang menunjang proses pengimplementasian pendidikan nilai-nilai karakter di sekolah, kurangnya kerja sama antara sekolah dan orang tua siswa terkait dengan pembiasaan baik yang dilakukan di sekolah dan di rumah guna menanamkan nilai karakter yang baik kepada siswa, dan lingkungan tempat tinggal dan lingkungan pergaulan siswa yang kurang baik.
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH UNTUK SISWA LEMAH BACA DI SD KRISTEN MARANATHA KEDUNGADEM BOJONEGORO Arif Widodo; Eko Mafrudin; Deni Sutisna; Muhammad Sobri; Muhammad Erfan
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v2i2.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan yang dilakukan oleh sekolah dalam menanggulangi siswa yang lemah baca sebagai bagian dari Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa di SD K Maranatha Kedungadem Bojonegoro. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara terbuka, wawancara tertutup dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan temuan dengan cara triangulasi sumber. Data disajikan dalam bentuk deskripsi dan diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang lemah baca serta minat bacanya juga rendah. Upaya yang dilakukan sekolah dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa adalah dengan cara mengadakan program B3 (Bacaan Buku Berjenjang) serta menambah jumlah durasi bimbingan membaca khusus untuk siswa kelas tinggi yang lemah baca. Program B3 dinyatakan berhasil dengan indikator semakin meningkatnya kemampuan membaca siswa baik kelas tinggi maupun kelas rendah. Kendala yang dihadapi pelaksanaan program B3 adalah rendahnya minat baca siswa serta terbatasnya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sekolah.
Analisis Implementasi Program Sabtu Budaya Di Sekolah Dasar Kota Mataram Terhadap Literasi Budaya Peserta Didik Muhammad Tahir; muhammad Sobri; Setiani Novitasari; Asri Fauzi
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5433

Abstract

This research aims to examine and analyze the extent to which the implementation of the Cultural Saturday Program in Mataram City Elementary Schools has affected students' cultural literacy. This research includes qualitative research with descriptive research type. Data collection in this research used observation, questionnaires and documentation. The data that has been collected is analyzed through three stages, including: reduction, data presentation/data display, and conclusion verification. The research results concluded that; 1) there are several activities that have been implemented by elementary schools in Mataram City in the Cultural Saturday program, namely: a) conversations using regional languages; b) get to know traditional foods and snacks; c) Sasak language fairy tales; d) Wearing traditional Sasak clothes; e) introduce traditional games; f) performing traditional dances; g) begibung (eating together). 2) The cultural literacy of students in Mataram city elementary schools is in the good category. Based on the results of data analysis, it can be seen that on average from 13 elementary schools in the city of Mataram, an average score of 33 was obtained with a percentage of 75%.
Aktivitas Belajar-Mengajar Pada Kelas Ramping: Efektifkah Dalam Menciptakan Profesionalitas Calon Guru Sekolah Dasar? Muhammad Syazali; Muhammad Sobri
El Midad Vol. 14 No. 2 (2022): Volume 14 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v14i2.5608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dari program tersebut dalam menciptakan profesionalitas calon guru sekolah dasar. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian menggunakan sampel kecil yang terdiri dari 13 mahasiswa (kelas VIB3) dan ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Data profesionalitas calon guru ditinjau dari 4 asepk yaitu profesional, pedagogik, kepribadian dan sosial. Data ini dikumpulkan pada saat proses belajar mengajar selama 16 kali pertemuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi yang skornya mengacu pada skala Likert. Skor yang diperoleh masing-masing mahasiswa dianalisis secara deskriptif untuk menentukan derajat penguasaan dengan nilai 0 – 100. Derajat penguasaan ini menjadi ukuran profesionalitas mahasiswa calon guru. Nilai kuantitatif tersebut kemudian dikonversi menjadi nilai kualitatif A, B+, B, C+, C, D+, D dan E, di mana masing-masing nilai tersebut diinterpretasi menjadi 5 kategori yaitu: (1) A menjadi sangat baik, (2) B+ dan B menjadi baik, (3) C+ dan C menjadi cukup, (4) D+ dan D menjadi kurang dan (5) E menjadi sangat kurang. Kami menemukan bahwa mahasiswa calon guru memiliki derajat penguasaan yang berkisar dari angka 87.76 sampai dengan nilai 97.25. Jika dikonversi, maka nilai semua mahasiswa calon guru adalah A, di mana kategorinya sudah mencapai sangat baik. Dari data ini kami menyimpulkan bahwa aktivitas belajar-mengajar pada kelas ramping efektif dalam menciptakan profesionalitas calon guru sekolah dasar.
THE ROLE OF TEACHING FOUR CAMPUS STUDENTS IN IMPROVING LITERACY AND NUMERACY AT PRIMARY SCHOOL 3 PEJANGGIK Muhammad Sobri; Umar
El Midad Vol. 15 No. 1 (2023): Volume 15 No 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jurnaljurusanpgmi.v15i1.6641

Abstract

This study aims to explain the role of fourth-generation campus teaching students in improving students' literacy and numeracy at Pejanggik 3 Public Elementary School. This type of research is descriptive qualitative research. The data collection technique uses observation and documentation. The data that has been collected is then analyzed using the Milles and Huberman Model with the following steps: data reduction, data presentation, verification and conclusions. Based on data analysis, the conclusions in this study are 1) there are several programs carried out during assignments by teaching 4 campus students that help improve literacy and numeracy in Pejanggik elementary school, namely: Campus Teaching Classes, Free Hours, Morning Speeches, Literature Workshops, Literacy Corner and reading clinics and Mading (wall magazines); 2) there was an increase in students' literacy skills as indicated by the results of the pre-test with the percentage of students who answered correctly by 30% and at the time of the post-test it increased to 40%. While the numeration is shown in the results of the pre test with the percentage of students who answered correctly by 18% and during the post test it increased to 40%.
REVITALIZATION DISCIPLINE AS EFFORT CREATE ENVIRONMENT LEARN WHICH CONDUCIVE FOR STUDENT PUBLIC ELEMENTARY SCHOOL 1 SUMURUP Muhammad Sobri; Dinda Nurhayati Sesariana Dewi
El Midad Vol. 15 No. 2 (2023): Volume 15 No 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jurnaljurusanpgmi.v15i2.8176

Abstract

This research has a purpose to find out discipline student low grade in SDN 1 Sumurup, factors that influence student discipline, and strategies for increase discipline student. Deep method study This using descriptive qualitative method. Data collection was carried out through interviews, observation, as well as documentation. The data analysis used is reduction data, presentation data, And conclusion drawing. The results of this study include: 1) Sumurup 1 Public Elementary School has made the right rules to create a conducive learning environment but there are still students who have not been able to apply them. 2) The factors causing the lack of discipline of low grade students at SDN 1 Sumurup consist of internal and external factors. 3) Strategies to improve student discipline include: a) using self-management strategies (self-monitoring, stimulus control, and self-reward), b) making the teacher a role model for students in applying discipline, c) the teacher takes a personal approach on a one-by-one basis with students, d) implementing a reward and punishment system, e) providing counseling and assistance to students who are experiencing problems, f) promoting socialization regarding discipline in schools to students and parents, and g) evaluating changes in student behavior.
Budaya Patriarki dan Akses Perempuan dalam Pendidikan Nursaptini Nursaptini; Muhammad Sobri; Deni Sutisna; Muhammad Syazali; Arif Widodo
AL-MAIYYAH : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Vol 12 No 2 (2019): AL-MAIYYAH
Publisher : LPPM IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to describe the patriarchal culture and women's access to education. The method used in this research is literature study from various sources such as books, journals, reports and data from the Central Statistics Agency. The results of this study are that patriarchal culture is inherent in a society that considers that the primary education should be boys. This causes women's access to education to be hampered due to cultural problems that exist in the community. This situation can be seen based on data on the percentage of literacy for women totaling 83.42 while men 91.86. This data is also supported by the data of the Human Development Index for men reaching 75.43 while the Human Development Index for women is 68.63. This data shows the level of education of women, especially in higher education is low. This reality certainly contradicts the goal of national education which does not differentiate access to education based on gender, all of whom are entitled to education.
Pengembangan Bahan Ajar IPAS Berbasis Kearifan Lokal dalam Materi Indonesiaku Kaya Budaya Kelas IV SDN 8 Cakranegara Anisa Sarifah; Siti Istiningsih; Muhammad Sobri; Setiani Novitasari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPAS berbasis kearifan lokal yang layak. Model pengembangan pada penelitian ini menggunakan ADDIE (analyze, design, devlopment, implementation, evaluation). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan dokumentasi. Angket diberikan untuk validasi ahli materi, validasi ahli media, dan respon peserta didik. Sedangkan dokumentasi diperoleh dari gambar atau foto dalam kegiatan penelitian. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, menggunakan tabel penskorran serta persentase kelayakan. Penelitian ini dikembangkan dengan membuat rancangan bahan ajar serta validasi ahli materi dan ahli media. Bahan ajar yang dibuat dilengkapi dengan petunjuk belajar, isi materi, dan soal evaluasi. Keterbaruan dari penelitian ini dapat dilihat dari cakupan materinya yang membahas kearifan lokal tentang rumah adat suku sasak, pakaian daerah suku sasak, dan kesenian daerah suku sasak. Hasil penelitian yaitu validator ahli materi mendaptkan skor rata-rata 90%, validator ahli media mendaptkan skor rata-rata 91%, dan respon peserta didik memperoleh skor rata-rata 83%. Berdasarkan hasil uji validasi ahli materi, ahli media, dan respon peserta didik dapat disimpulkan bahwa bahan ajar IPAS berbasis kearifan lokal dapat dinyatakan sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran di kelas IV.
Identifikasi Faktor Kesulitan Belajar Membaca Peserta Didik Kelas II Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Keluarga Ku Unik di SDN 1 Tempos Habiburrahman Habiburrahman; I Ketut Widiada; Muhammad Syazali; Muhammad Sobri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3357

Abstract

Kesulitan belajar membaca adalah kondisi dimana peserta didik mengalami gejala kesulitan dalam mempelajari bentuk komponen kata dan kalimat, seperti kesulitan dalam menyebutkan huruf-huruf dan masalah kelancaran, mempunyai kemampuan dibawah rata-rata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab kesulitan belajar membaca kelas II pada mata pelajaran bahasa indonesia materi keluarga ku unik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis kualitatif desrkiptif. Subjek data dalam penelitian ini adalah peserta didik yang mengalami kesulitan membaca sebanyak 11 peserta didik beserta guru wali kelas dua. Teknik pengumpulan data menggunakan tes unjuk kerja, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan ciri ciri peserta didik kesulitan membaca diantaranya,1) Peserta didik masih belum bisa mengenal huruf, 2) Peserta didik masih kurang dalam membaca suku kata, 3) Peserta didik belum bisa membaca kata, 4) Peserta didik belum bisa membedakan huruf yang hampir mirip ketika membaca, 5) Peserta didik belum bisa membaca gabungan huruf diftong, 6) Peserta didik belum bisa membaca gabungan huruf konsonan. Kesimpulan dalam penlitian ini iyalah terdapaat dua factor penyebab kesulitan belajar membaca faktor internal Kurangnya minat belajar dan faktor eksternal  Keadaan lingkungan keluarga yang tidak mendukung khususnya dalam belajar membaca Upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi pesrta didik yang mengalami kesulitan belajar membaca permulaan yaitu guru mewajibkan peserta didik yang mengalami kesulitan membaca untuk membaca 10 menit sebelum dan sedudah pembelajaran, guru mengadakan jam tambahan bagi peserta didik yang masih mengalami kesulitan dalam membaca, guru memberikan perhatian khusus untuk peserta didik yang masih mengalami kesulitan dalam membaca, guru tetap memberikan bimbingan dan motivasi bagi peserta didik yang masih mengalami kesulitan dalam membaca serta sekolah juga sudah menyiapkan pojok baca disetiap kelas dengan buku yang cukup lengkap serta buku khusus bagi peserta didik yang masih mengalami kesulitan membaca.
Hubungan Kompetensi Profesional Guru dan Penggunaan Media Wordwall Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Gugus III Kecamatan Kediri Tahun Ajaran 2024/2025 Sri Adiningsih; Asrin Asrin; Muhammad Sobri; Muhammad Makki
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4058

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi capaian akademis siswa. Fokusnya adalah untuk menguji hubungan antara kompetensi profesional guru dan penggunaan media Wordwall dengan hasil belajar IPAS siswa kelas V di SD Gugus III Kecamatan Kediri Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kompetensi profesional guru dan penggunaan media wordwall terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Kediri Tahun Ajaran 2025/2026. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Kediri. Jumlah subyek dalam penelitian ini melibatkan sebanyak 140 siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui angket (kompetensi guru dan media wordwall) serta tes tulis (pre-test dan post-test). Hasil pengujian korelasi product moment yang telah dilakukan, diperoleh nilai rhitung untuk variabel kompetensi profesional guru dan hasil belajar IPAS siswa sebesar 0,526, yang lebih besar dari rtabel yang bernilai 0,1660. Selain itu, nilai signifikansi (sig. 2-tailed) yang diperoleh adalah 0,032, yang lebih kecil dari 0,05. Analisis korelasi Pearson yang dilakukan terhadap hubungan antara media wordwall dan hasil belajar, diperoleh hasil yang menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan dengan nilai r = 0,892 yang mengindikasikan hubungan positif yang sangat kuat antara kedua variabel tersebut. Hubungan antara variabel independen, yaitu media wordwall dan kompetensi profesional guru, dengan variabel dependen yang merupakan hasil belajar siswa. Nilai F sebesar 30.576 menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel independen tersebut dan variabel dependen.