Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Karakter di SDN 1 Marong Lombok Tengah Ririn Dwi Fatmawati; Moh. Irawan Zain; Muhammad Sobri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi implementasi pendidikan nilai-nilai karakter yang lakukan di SDN 1 Marong Lombok Tengah dan kendala yang dihadapi sekolah dalam proses implementasi pendidikan nilai-nilai karakter di SDN 1 Marong Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data model dari Miles dan Hubeman yang dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini adalah dua orang guru dan dua peserta didik. Berdasarkan hasil analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses implementasi nilai-nilai pendidikan karakter yang dilaksanakan di SDN 1 Marong Lombok Tengah melalui kegiatan pengembangan diri, yaitu kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan dan pengkondisian) dan integrasi dalam pembelajaran secara tematik, yaitu melalui Silabus dan RPP serta proses pembelajaran. (2) Kendala yang dihadapi sekolah dalam proses implementasi nilai-nilai pendidikan karakter yaitu antara lain kurangnya sarana dan prasarana sekolah yang menunjang proses pengimplementasian pendidikan nilai-nilai karakter di sekolah, kurangnya kerja sama antara sekolah dan orang tua siswa terkait dengan pembiasaan baik yang dilakukan di sekolah dan di rumah guna menanamkan nilai karakter yang baik kepada siswa, dan lingkungan tempat tinggal dan lingkungan pergaulan siswa yang kurang baik.
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH UNTUK SISWA LEMAH BACA DI SD KRISTEN MARANATHA KEDUNGADEM BOJONEGORO Arif Widodo; Eko Mafrudin; Deni Sutisna; Muhammad Sobri; Muhammad Erfan
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v2i2.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan yang dilakukan oleh sekolah dalam menanggulangi siswa yang lemah baca sebagai bagian dari Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa di SD K Maranatha Kedungadem Bojonegoro. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara terbuka, wawancara tertutup dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan temuan dengan cara triangulasi sumber. Data disajikan dalam bentuk deskripsi dan diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang lemah baca serta minat bacanya juga rendah. Upaya yang dilakukan sekolah dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa adalah dengan cara mengadakan program B3 (Bacaan Buku Berjenjang) serta menambah jumlah durasi bimbingan membaca khusus untuk siswa kelas tinggi yang lemah baca. Program B3 dinyatakan berhasil dengan indikator semakin meningkatnya kemampuan membaca siswa baik kelas tinggi maupun kelas rendah. Kendala yang dihadapi pelaksanaan program B3 adalah rendahnya minat baca siswa serta terbatasnya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sekolah.
Analisis Implementasi Program Sabtu Budaya Di Sekolah Dasar Kota Mataram Terhadap Literasi Budaya Peserta Didik Muhammad Tahir; muhammad Sobri; Setiani Novitasari; Asri Fauzi
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5433

Abstract

This research aims to examine and analyze the extent to which the implementation of the Cultural Saturday Program in Mataram City Elementary Schools has affected students' cultural literacy. This research includes qualitative research with descriptive research type. Data collection in this research used observation, questionnaires and documentation. The data that has been collected is analyzed through three stages, including: reduction, data presentation/data display, and conclusion verification. The research results concluded that; 1) there are several activities that have been implemented by elementary schools in Mataram City in the Cultural Saturday program, namely: a) conversations using regional languages; b) get to know traditional foods and snacks; c) Sasak language fairy tales; d) Wearing traditional Sasak clothes; e) introduce traditional games; f) performing traditional dances; g) begibung (eating together). 2) The cultural literacy of students in Mataram city elementary schools is in the good category. Based on the results of data analysis, it can be seen that on average from 13 elementary schools in the city of Mataram, an average score of 33 was obtained with a percentage of 75%.
Aktivitas Belajar-Mengajar Pada Kelas Ramping: Efektifkah Dalam Menciptakan Profesionalitas Calon Guru Sekolah Dasar? Muhammad Syazali; Muhammad Sobri
El Midad Vol. 14 No. 2 (2022): Volume 14 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v14i2.5608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dari program tersebut dalam menciptakan profesionalitas calon guru sekolah dasar. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian menggunakan sampel kecil yang terdiri dari 13 mahasiswa (kelas VIB3) dan ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Data profesionalitas calon guru ditinjau dari 4 asepk yaitu profesional, pedagogik, kepribadian dan sosial. Data ini dikumpulkan pada saat proses belajar mengajar selama 16 kali pertemuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi yang skornya mengacu pada skala Likert. Skor yang diperoleh masing-masing mahasiswa dianalisis secara deskriptif untuk menentukan derajat penguasaan dengan nilai 0 – 100. Derajat penguasaan ini menjadi ukuran profesionalitas mahasiswa calon guru. Nilai kuantitatif tersebut kemudian dikonversi menjadi nilai kualitatif A, B+, B, C+, C, D+, D dan E, di mana masing-masing nilai tersebut diinterpretasi menjadi 5 kategori yaitu: (1) A menjadi sangat baik, (2) B+ dan B menjadi baik, (3) C+ dan C menjadi cukup, (4) D+ dan D menjadi kurang dan (5) E menjadi sangat kurang. Kami menemukan bahwa mahasiswa calon guru memiliki derajat penguasaan yang berkisar dari angka 87.76 sampai dengan nilai 97.25. Jika dikonversi, maka nilai semua mahasiswa calon guru adalah A, di mana kategorinya sudah mencapai sangat baik. Dari data ini kami menyimpulkan bahwa aktivitas belajar-mengajar pada kelas ramping efektif dalam menciptakan profesionalitas calon guru sekolah dasar.
THE ROLE OF TEACHING FOUR CAMPUS STUDENTS IN IMPROVING LITERACY AND NUMERACY AT PRIMARY SCHOOL 3 PEJANGGIK Muhammad Sobri; Umar
El Midad Vol. 15 No. 1 (2023): Volume 15 No 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jurnaljurusanpgmi.v15i1.6641

Abstract

This study aims to explain the role of fourth-generation campus teaching students in improving students' literacy and numeracy at Pejanggik 3 Public Elementary School. This type of research is descriptive qualitative research. The data collection technique uses observation and documentation. The data that has been collected is then analyzed using the Milles and Huberman Model with the following steps: data reduction, data presentation, verification and conclusions. Based on data analysis, the conclusions in this study are 1) there are several programs carried out during assignments by teaching 4 campus students that help improve literacy and numeracy in Pejanggik elementary school, namely: Campus Teaching Classes, Free Hours, Morning Speeches, Literature Workshops, Literacy Corner and reading clinics and Mading (wall magazines); 2) there was an increase in students' literacy skills as indicated by the results of the pre-test with the percentage of students who answered correctly by 30% and at the time of the post-test it increased to 40%. While the numeration is shown in the results of the pre test with the percentage of students who answered correctly by 18% and during the post test it increased to 40%.
REVITALIZATION DISCIPLINE AS EFFORT CREATE ENVIRONMENT LEARN WHICH CONDUCIVE FOR STUDENT PUBLIC ELEMENTARY SCHOOL 1 SUMURUP Muhammad Sobri; Dinda Nurhayati Sesariana Dewi
El Midad Vol. 15 No. 2 (2023): Volume 15 No 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jurnaljurusanpgmi.v15i2.8176

Abstract

This research has a purpose to find out discipline student low grade in SDN 1 Sumurup, factors that influence student discipline, and strategies for increase discipline student. Deep method study This using descriptive qualitative method. Data collection was carried out through interviews, observation, as well as documentation. The data analysis used is reduction data, presentation data, And conclusion drawing. The results of this study include: 1) Sumurup 1 Public Elementary School has made the right rules to create a conducive learning environment but there are still students who have not been able to apply them. 2) The factors causing the lack of discipline of low grade students at SDN 1 Sumurup consist of internal and external factors. 3) Strategies to improve student discipline include: a) using self-management strategies (self-monitoring, stimulus control, and self-reward), b) making the teacher a role model for students in applying discipline, c) the teacher takes a personal approach on a one-by-one basis with students, d) implementing a reward and punishment system, e) providing counseling and assistance to students who are experiencing problems, f) promoting socialization regarding discipline in schools to students and parents, and g) evaluating changes in student behavior.