Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Kode : Jurnal Bahasa

Pematuhan dan Flouting Kesopanan Berbahasa pada Serial LAPORPAK! TRANS7 Edisi Interogasi dan Roasting Anies Baswedan Susetya, Hemas Haryas Harja; Hamdala, Safira
Kode : Jurnal Bahasa Vol 13, No 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i2.59654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan atau mendeskripsikan pematuhan dan penyimpangan prinsip kesopanan berbahasa pada serial tersebut. Maka dari itu jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diambil dari serial komedi Laporpak! edisi Interogasi dan Roasting Anies Baswedan yang tayang pada 09 Oktober 2021. Data yang digunakan yakni tuturan para aktor pada serial komedi tersebut dengan teknik simak, dokumentasi (rekam), dan catat. Setelah itu, data dianalisis teknik deskriptif dan diklasifikasi berdasarkan maksim kesopanan berbahasa menurut Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam serial tersebut mengandung pematuhan dan penyimpangan prinsip kesopanan berbahasa. Namun, banyaknya data menunjukkan bahwa pematuhan prinsip kesopanan berbahasa lebih banyak dibandingkan penyimpangannya. Itu artinya meski serial komedian ini bertujuan untuk mengundang gelak tawa penonton, tetapi tetap saja memperhatikan tindak kesopanan dalam bertutur.
Media Nearpod terhadap Kemampuan Literasi Digital Siswa dalam Penulisan Karya Ilmiah Fitriya Nanda; Babul Bahrudin; Hemas Haryas Harja Susetya
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 14 No. 2 (2025): Kode: Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Nearpod terhadap kemampuan literasi digital siswa dalam menulis karya ilmiah di kelas XI SMA Negeri 1 Maron. Literasi digital menjadi keterampilan penting dalam era global, terutama dalam mendukung kemampuan berpikir kritis dan pengelolaan informasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretestposttest nonequivalent control group, melibatkan dua kelas sebagai sampel (n=71). Instrumen yang digunakan mencakup observasi, wawancara, tes, angket, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen yang menggunakan Nearpod dibandingkan kelas kontrol. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen mencapai 91,74 dengan skor N-Gain sebesar 0,8137 (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 69,49 dengan N-Gain 0,17051 (kategori sedang). Fitur interaktif Nearpod seperti kuis, Draw It, dan integrasi PDF menujukkan potensi meningkatkan partisipasi aktif danpemahaman siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Nearpod efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa, khususnya dalam konteks penulisan karya ilmiah. Kata Kunci: Nearpod, literasi digital, karya ilmiah
Pematuhan dan Flouting Kesopanan Berbahasa pada Serial LAPORPAK! TRANS7 Edisi Interogasi dan Roasting Anies Baswedan Susetya, Hemas Haryas Harja; Hamdala, Safira
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i2.59654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan atau mendeskripsikan pematuhan dan penyimpangan prinsip kesopanan berbahasa pada serial tersebut. Maka dari itu jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diambil dari serial komedi Laporpak! edisi Interogasi dan Roasting Anies Baswedan yang tayang pada 09 Oktober 2021. Data yang digunakan yakni tuturan para aktor pada serial komedi tersebut dengan teknik simak, dokumentasi (rekam), dan catat. Setelah itu, data dianalisis teknik deskriptif dan diklasifikasi berdasarkan maksim kesopanan berbahasa menurut Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam serial tersebut mengandung pematuhan dan penyimpangan prinsip kesopanan berbahasa. Namun, banyaknya data menunjukkan bahwa pematuhan prinsip kesopanan berbahasa lebih banyak dibandingkan penyimpangannya. Itu artinya meski serial komedian ini bertujuan untuk mengundang gelak tawa penonton, tetapi tetap saja memperhatikan tindak kesopanan dalam bertutur.