Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Praktik Pembuatan Rhizokompos Berbahan Limbah Baglog Jamur Tiram di KWT Jamur Tiram Saiyo Jawa Gadut Kota Padang Obel, Obel; Yanti, Yulmira; Putri, Afrianingsih; \Fiqri, Muhammad; Zaqi, Fahrul
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20403

Abstract

Pengembangan jamur tiram sangat besar memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Adanya peluang pasar, KWT Jamur Tiram Jawa Gadut Saiyo konsisten melakukan pembudidayaan jamur tiram. Namun, baglog menjadi salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan. Baglog yang sudah tidak produktif lagi akan menjadi masalah sebagai limbah. Oleh karena itu, perlu diolah menjadi kompos. Untuk membantu proses pengomposan dapat dibantu dengan rhizobateria. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini adala untuk melatih anggota kelompok KWT Jamur Tiram Jawa Gadut Saiyo Kota Padang dalam membuat rhizokompos dari limbah baglog jamur. Metode yang digunakan berupa metode sosialisasi dan praktik langsung. Hasil kegiatan yang diperoleh berupa praktik pembuatan rhizokompos dari limbah baglog jamur tiram merupakan suatu solusi yang diharapkan oleh anggota KWT Jamur Tiram Jawa Gadut Saiyo Kota Padang. Pada kegiatan dilakukan sosialisasi dan praktik langsung pembuatan rhizokompos. Semua peserta pengabdian ikut berpartisipasi aktif sehingga didapatkan rhizokompos yang siap untuk diikunbasi
JIWA KEWIRAUSAHAAN PELAKU AGROINDUSTRI KOPI DI KOTA BUKITTINGGI Hariance, Rica; Putri, Afrianingsih; Nofialdi, Nofialdi
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 19 NO 02 2020 (SEPTEMBER)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.867 KB) | DOI: 10.31186/jagrisep.19.2.275-288

Abstract

The growing number of coffee agro-industries, the increase of consumers’ interest in coffee, and the challenges of industrial revolution 4.0, are driving demand for improving coffee agro-industry business. It encourages entrepreneurs to develop their entreprenuerial skills. This study aims to analyze the entrepreneurial spirit of the coffee agro-industry’s entrepreneur in Bukittinggi city in encountering industrial revolution 4.0. Bukittingi was selected as the study area due to leading tourist destinations in West Sumatera and its coffee agro-industry known as "Rang Bukik Apik". This research used survey method. Thirty coffee agro-industry entreprenuers were selected by simple random sampling technique. The research found that of 15 indicators assessed, the average of all indicator’s summary is 82.49%. Coffee agro-industry actor in Bukittinggi are people who are willing to take all risks, always think about goals, confident, like a challenges, like to take full outhority over themselves, optimistic, happy to immerse themselves into a work, statisfied with their product, have a high standar for the quality of work, considers of that personal and professional development is more important than senses of calm, money and prestige, likes to work hard and can combine the power of reason and intusion. To conclude, coffee agro-industry’s entrepreneurs are characterized by their high entrepreneurial spirit and capability to develop their business through product innovation and manufacturing of value-added products. At the same time, these charactiristics would be able to support entrepreneurs in facing industrial revolution era 4.0 challenges.
STUCTURAL EQUATION MODELING-PARTIAL LEAST SQUARE-UNTUK PERMODELAN PENGARUH KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KINERJA USAHA KEDAI KOPI SKALA KECIL DI KOTA PADANG Paloma, Cindy; Yusmarni, Yusmarni; Putri, Afrianingsih; Hasnah, Hasnah
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 21 NO 02 2022 (SEPTEMBER)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.188 KB) | DOI: 10.31186/jagrisep.21.2.283-296

Abstract

During the COVID-19 pandemic, the growth of small-scale coffee shops has increased in Padang city. This condition indicates the high level of coffee consumption and the increased competition of coffee shops. A good entrepreneurship competency is needed to improve business performance. This research aims to analyze the influence of entrepreneurial competency on small-scale coffee shop business performance in Padang City. This research used an Entrepreneurial competency model influenced by psychological characteristics (indicated by motivation, achievement, socialize need) and environmental factors (characterized by social net, government policy, and supply). The business performance model is influenced by entrepreneurial competency (managerial skill, conceptual skill, social skill, decision-making skill, and time managerial skill)  and environmental factors. This research used a snowball sampling method of 100 data samples of small-scale coffee shops (owner and barista) in Padang City from April until May 2021. The data was then analyzed by SEM-PLS analysis with SMART PLS 3.3 software. The result showed that psychological characteristics and environmental factors influenced the entrepreneurial competency in small-scale coffee shops. The business performance was influenced by entrepreneurial competency and environmental factors in the small-scale model. The results also show that the model was used in this research has a Model Fit of 84%.
Branding Kopi Minang : Upaya Mengembangkan Ekonomi Kerakyatan Putri, Afrianingsih; Syahni, Rahmat; Hasnah, Hasnah; miko, alfan
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v6i1.468

Abstract

Tren permintaan kopi yang semakin meningkat menjadi peluang bagi daerah-daerah penghasil kopi untuk membangun branding kopi mereka. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk merumuskan skema membangun branding kopi Minang dalam rangka menumbuhkan ekonomi kerakyatan. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review mengenai branding. Ulasan literatur menunjukkan bahwa dalam membangun branding kopi diperlukan skema atau rancangan yang dimulai dari survei persepsi konsumen terhadap kopi dan jenis kopi yang dikonsumsi. Dalam membangun brand kopi Minang, langkah awal yang perlu dilakukan adalah survei persepsi konsumen terhadap kopi dan jenis kopi yang dikonsumsi. Langkah selanjutnya adalah spesialisasi kopi sesuai persepsi konsumen, yang dapat dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD). Setelah itu, perlu dilakukan sosialisasi secara massif melalui promosi terhadap branding kopi Minang. Melalui pendekatan ini, branding kopi dapat dikembangkan sesuai dengan preferensi konsumen, sehingga meningkatkan nilai tambah kopi Minang di pasar. Strategi branding yang efektif tidak hanya akan meningkatkan daya saing kopi Minang tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Dengan demikian, pembangunan branding kopi Minang yang berbasis pada survei persepsi konsumen dan kegiatan promosi yang intensif dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Sumatera Barat dan Indonesia secara umum. Penelitian ini memberikan panduan strategis yang diperlukan untuk membangun dan mengembangkan branding kopi yang efektif, serta menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang preferensi konsumen dalam proses tersebut. 
Analisis Usahatani Kunyit (Curcuma Domestica Val.) di Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok amelia, Resha; Tanjung, Faidil; Putri, Afrianingsih
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 3 (2023): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v5i3.475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kultur teknis dan menganalisis pendapatan, keuntungan, dan R/C dari usahatani kunyit di Kecamatan Lubuk Sikarah. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder dengan periode musim tanam tahun 2021 dan musim panen tahun 2022. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu sampling jenuh. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian dalam membudidayakan usahatani kunyit oleh petani sampel yang menyebabkan hasil produksi tidak maksimal. Hal tersebut disebabkan karena petani tidak mempunyai panduan dalam budidaya tanaman kunyit. Total biaya yang dikeluarkan masing-masing petani kunyit sebesar Rp. 75.615.223/Ha/MT, penerimaan sebesar Rp.126.695.982/Ha/MT. Pendapatan yang diperoleh sebesar Rp.86.666.037/Ha/MT, dan keuntungan sebesar Rp. 51.080.760/Ha/MT dengan nilai R/C senilai 1,68. Kedepannya diperlukan upaya pengembangan tanaman kunyit di Kota Solok.
Persepsi Konsumen terhadap Bauran Pemasaran Selai Buah Naga Pada Usaha Parakno Farm di Kota Padang Ramadhani, Muthia; Sari, Rina; Putri, Afrianingsih
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 3 (2024): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v6i3.534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bauran pemasaran selai buah naga dan menganalisis persepsi konsumen terhadap bauran pemasaran selai buah naga pada usaha Parakno Farm di Kota Padang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan wawancara dan mengedarkan kuesioner. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Analisis kualitatif adalah menggambarkan bauran pemasaran selai buah naga yang terdiri atas empat bauran, yaitu bauran produk, harga, tempat/distribusi, dan promosi. Sedangkan analisis kuantitafif dilakukan pada perhitungan jawaban responden terkait persepsi konsumen terhadap bauran pemasaran selai buah naga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran selai buah naga usaha Parakno Farm sudah cukup baik dilihat dari produk yang ditawarkan, penetapan harga jual, pemilihan lokasi penjualan, dan promosi yang dilakukan. Persepsi konsumen terhadap bauran pemasaran selai ini dikategorikan sangat tinggi pada variabel produk dan tempat/distribusi serta dikategorikan tinggi dilihat dari variabel harga dan promosi.
IDENTIFIKASI SUMBER RISIKO PRODUKSI MANGGIS DI KAMPUNG TEMATIK PAUH KOTA PADANG Hariance, Rika; Paloma, Cindy; Raesi, Syahyana; Putri, Afrianingsih
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 7, No 2: Desember 2023
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v7i2.1217

Abstract

Manggis merupakan tanaman perkebunan tropis yang dikenal sebagai queen of fruit, memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam memenuhi permintaan pasar ekspor. Penyusuan perencaan pengembangan manggis dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Kecamatan Pauh merupakan daerah yang ditunjuk oleh Walikota Padang sebagai kampung tematik manggis sejak tahun 2021. Fluktuasi produksi manggis dan penurunan jumlah eskpor manggis menjadi masalah dalam memenuhi permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik petani dan mengidentifikasi sumber risiko produksi manggis di kampung tematik Pauh. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan pengambilan sample secra purposive samping pada 40 petani. Analisis data menggunakan diagram fishbone. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik petani manggis di Kota Padang berada diantara usia 50-60 tahun sebanyak 23 orang atau 58%, petani wanita berjumlah 27 orang atau 68%, tingkat pendidikan SMA sebanyak 22 orang atau 55%. Hasil diagram fishbone dalam mengindentifikasi sumber risiko produksi manggis diantaranya, ketidakpastian lingkungan, sumberdaya manusia (tenaga kerja), modal petani dan kualitas serta jumlah produk manggis.
PERANAN MODEL PENTAHELIX DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI: STUDI KASUS PADA KAMPUNG TEMATIK MANGGIS, PAUH, KOTA PADANG Paloma, Cindy; Hariance, Rika; Putri, Afrianingsih; Raesi, Syahyana; Yusmarni, Yusmarni
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i2.1626

Abstract

Model Pentahelix menggabungkan lima sektor utama yaitu pemerintah, akademisi, bisnis (ekportir), petani manggis dan media, sebagai kerangka kerja kolaboratif untuk mengatasi permasalahan sosial ekonomi petani manggis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif yang berfokus pada metode Focus Group Discussion (FGD) dalam mengevaluasi model pentahelix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan eksportir sangat penting dalam menyediakan akses pasar global untuk petani, seperti wilayah Abu Dhabi, India, Singapura dan Malaysia, sehingga meningkatkan potensi pendapatan petani. Dukungan pemerintah melalui subsidi pupuk, penyuluhan pertanian, pengolahan hasil, dan penyediaan bibit merupakan peran penting dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian. Hasil panen manggis menyumbang 59 persen pendapatan petani manggis di masa panen, sehingga akses pasar dan pertanian yang baik berkontribusi pada ketahanan ekonomi petani manggis. Model pentahelix jika didukung oleh inisiatif pemerintah dan keterlibatan aktif eksportir, akan meningkatkan pendapatan petani dan keberlanjutan kesejahteraan petani. Akademisi juga memiliki peran penting sebagai fasilitator komunikasi antara kebutuhan petani dan program pemerintah. Rekomendasi kebijakan pada penelitian adalah mengintegrasikan aspek agroindustri pada komoditas manggis guna meningkatkan kesejahteraan petani.
Correlation of Knowledge, Attitudes, and Actions of Coffee Farmers in Implementing Good Agriculture Practice (GAP) in Solok District Putri, Afrianingsih; Rahmat, Syahni; Hasnah, Hasnah; Miko, Alfan
JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics) Vol. 16 No. 3 (2023): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (J-SEP)
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementation of Good Agriculture Practice (GAP) in coffee farming as an effort to increase productivity. However, many farmers do not apply good cultivation techniques in their farming activities. research aims to analyze the relationship between knowledge, attitudes, and actions of farmers in implementing GAP. The method used was a survey and sampling technique using non-probability sampling (saturated sampling) of 120 Arabica coffee farmers in Lembah Gumanti and Pantai Cermin Districts, Solok Regency. Data were analyzed quantitatively using descriptive statistics from the results of frequency distribution tables and correlation analysis using Spearman Rank correlation test calculations. The analysis results show that farmers' knowledge of implementing GAP is high, and farmers' attitudes are quite good, while farmers' actions in implementing GAP are in the inappropriate category. Correlation analysis shows a significant relationship (significance 0.05) between knowledge, attitudes, and attitudes towards farmer actions (p= 0.00). There is no significant relationship between knowledge and action (p=0.974). In implementing GAP, farmers need to be given continuous counseling so that their attitudes and knowledge improve and farmers have high motivation to implement GAP.