Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN PERILAKU CYBERBULLYING DI SMK N 1 BUMIJAWA Yessy Pramita Widodo; Firman Hidayat; Wiwit Anang Wiyoga
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 13 No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v13i2.403

Abstract

Keberadaan media sosial bagi remaja dimanfaatkan untuk mencari kesenangan dan tempat melampiaskan perasaan emosional yang dapat memicu munculnya cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kematangan emosi dengan perilaku cyberbullying di SMK N 1 Bumijawa. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 95 siswa SMK N 1 Bumijawa yang diambil dengan teknik stratified random sampling. Berdasarkan hasil analisis korelasi menggunakan Kendall’s tau-b didapatkan p value = 0,598 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara kematangan emosi dengan perilaku cyberbullying di SMK N 1 Bumijawa. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas tingkat kematangan emosi siswa tergolong tinggi (70,5%), dan mayoritas perilaku cyberbullying tergolong sedang (94,7%). Hasil penelitian bagi semua orang baik siswa, guru, orang tua atau siapapun tidak perlu khawatir tentang kematangan emosi karena hal tersebut tidak mempengaruhi seseorang untuk melakukan tindak cyberbullying.
PELAKSANAAN PRECEPTORSHIP BAGI TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT BUMIAYU Masturoh Masturoh; Arifin Dwi Atmaja; Natiqotul Fatkhiyah; Firman Hidayat; Ramadhan Putra Satria
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i2.435

Abstract

Peningkatan kompetensi suatu profesi harus terpenuhi, yaitu dengan cara mengaplikasikan teori yang telah didapatkan selama di pendidikan. Untuk mengaplikasi kan teori tersebut, maka harus melaksanakan praktik di lapangan. Untuk mencapai kompetensi yang diharapkan maka perlu adanya pembimbing klinik yang membimbing praktikan. Oleh karena itu pembmbing harus dibekali dengan metode pembelajaran bimbingan klinik, dalam hal ini adalah perseptorship. Preseptorship merupakan suatu model pembelajaran secara aktif dalam kurun waktu tertentu antara peserta didik dan petugas kesehatan yang berpengalaman. Pelaksanaan peengabdian masyarakat ini adalah sebagai bentuk tri darma pperguruan tinggi yang dilaksanakan selama 2 hari di RSUD Bumiayu. Dalam kegiatan ini peserta mendapatkan materi tentang standard quality and safety education, teaching learning perseptorship model, komunikasi dalam bimbingan klinik dan perilaku asertif, menyusun perencanaan pembelajaran perseptorship, supervise klinik dan dokumentasi, assessment dan evaluasi, role model dalam pendidikan klinik sesuai dengan kurikulum perseptorship bagi tenaga kesehatan. Hasil yang dicapai peserta setelah mengikuti kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan CI tentang perseptorship ditunjukan dengan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 8,75 menjadi 13,18. Hal tersebut menunjukan bahwa adanya peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan pada peserta.
The HUBUNGAN BERMAIN GAME ONLINE DENGAN KESEHATAN MENTAL SISWA SMK Pramita Widodo, Yessy; Firman Hidayat; Nabila Khaerunnisa
Jurnal Keperawatan Malang Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Malang (As You Go)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v10i1.329

Abstract

Background: Internet users have made technological development easier and can be accessed from anywhere. Internet users use it for entertainment such as playing online games. Playing online games with high intensity can disrupt health and have a negative impact on mental health. Purpose: The general objective of this study was to determine the relationship between playing online games and the mental health of students at SMK Peristek Pangkah. Methods: This study used a descriptive correlation design, with a cross sectional approach. The population in this study were grade X students and grade XI students who played violent online games with warfare themes with sampling techniques using total sampling with a total of 100 respondents. Data analysis using Pearson Product Moment with Kendalls Tau-b. Result: The results of the data analysis obtained a P value = 0.001 <0.005, it can be concluded that there is a relationship between playing online games and the mental health of students at SMK Peristek Pangkah. Implication: students give time limits in online gaming by arranging a schedule of activities every day to prevent mental health disorders. Students are encouraged to do more positive activities such as joining organizations or extracurricular activities at school or activities that are liked and more useful so as not to cause mental health problems. Keywords: Playing Online Games; Mental Health
EFEKTIVITAS PROGRAM INVESTASI PEMERINTAH DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA Firman Hidayat; Ridho Fahmi; Widya Anggraini; Anas Malik
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas program ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat diukur dari beberapa indikator, seperti pemahaman terhadap program, target, jangka waktu, pencapaian target, dan perubahan nyata. Pemerintah memiliki program-program kerja yang akan dilaksanakan selama siklus pemerintahan, di mana program tersebut merupakan kumpulan kegiatan dan tindakan nyata dan sistematis yang bertujuan untuk menciptakan suatu sistem yang menyeluruh dan terstruktur, yang dilakukan oleh satu atau lebih instansi pemerintah atau bekerja sama dengan masyarakat untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya, dengan harapan dapat dicapai secara efektif. Penelitian ini menjelaskan efektivitas program investasi pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di indonesia. Hasil dari penelitian ini ialah pemerintah dapat meningkatkan efektivitas program investasi dengan, menciptakan kebijakan yang ramah investasi, seperti menyederhanakan proses perizinan, memberikan insentif pajak, dan menjamin perlindungan hukum bagi investor. Program investasi pemerintah memberikan dampak efektif dalam bidang ekonomi juga mampu menciptakan lingkungan investasi yang kondusif, sehingga dapat memaksimalkan peluang pertumbuhan ekonomi.
Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Tanjung Lesung dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Firman Hidayat; Wahyu Widodo; Endayani Endayani
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): Januari: JURRISH: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v5i1.6838

Abstract

This research aims to analyze the Regional Government's strategy in developing the Tanjung Lesung Tourism Area and identify obstacles and efforts to improve the community's economy. As a Special Economic Zone (SEZ) and a national priority tourism destination, Tanjung Lesung has great potential in encouraging local growth, but its development still faces challenges. The research uses a descriptive qualitative method through interviews, observations, and documentation studies with informants from the Tourism Office, SEZ managers, MSME actors, and Pokdarwis. The analysis refers to the theory of Suryadana's tourism development strategy, including attractions, accessibility, amenities, and institutions. The results of the study show that the government's strategy focuses on the development of attractions through the involvement of MSMEs and cultural preservation, as well as improving facilities with training and community assistance. This strategy has a positive impact on increasing income and job creation. However, there are obstacles in the form of limited regional authority in SEZ management, lack of optimal accessibility and infrastructure, weak collaboration between stakeholders, low capacity of local human resources, and inconsistent promotion. The government's efforts include increasing human resource capacity, facilitating MSMEs in events, and cross-sector coordination. In conclusion, the Tanjung Lesung tourism development strategy has contributed to economic empowerment, but it is not optimal, so stronger synergy is needed between the government, the private sector, and the community to realize sustainable tourism.