Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Mengubah Pengalaman Menjadi Tulisan: Evaluasi Workshop Esai Berbasis Participatory Action Research di Western Australia: Pengabdian Mahmudi, Ali; Tyas, Rizki Arumning; Ariyanti, Nur Aeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3091

Abstract

Workshop kepenulisan esai ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang teknik menulis esai yang baik dan menarik sekaligus membantu peserta menuangkan pengalaman personal ke dalam tulisan yang terstruktur, beralur jelas, dan berpesan kuat. Kegiatan dilaksanakan tatap muka di The University of Western Australia pada 6 September 2025 dengan 40 peserta (mahasiswa postgraduate, anggota AIPSSA, dan keluarga). Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui siklus plan–act–observe–reflect yang mengintegrasikan pengantar konsep, praktik menulis terarah, coaching clinic, umpan balik berulang, serta kurasi profesional oleh Iqbal Aji Darjono. Evaluasi menggunakan angket Likert 1–5 mencakup aspek Materi, Narasumber & Fasilitator, Pelaksanaan, dan Manfaat. Hasil menunjukkan 35 esai layak kurasi (87,5%). Rerata kepuasan per aspek adalah Materi 4,60 (SD 0,43; %≥4: 92%), Narasumber & Fasilitator 4,60 (SD 0,65; %≥4: 92%), Pelaksanaan 4,34 (SD 0,63; %≥4: 80%), dan Manfaat 4,68 (SD 0,53; %≥4: 100%); rerata keseluruhan 4,54 dengan tingkat respons 62,5% (25/40). Temuan menegaskan efektivitas pendekatan PAR dan kurasi profesional dalam meningkatkan pengalaman belajar menulis serta kepercayaan diri peserta. Area perbaikan teridentifikasi pada alokasi waktu agar siklus revisi lebih mendalam, yang direncanakan melalui klinik tindak lanjut daring. Program ini layak direplikasi dengan penyesuaian konteks untuk memaksimalkan dampak pada kualitas tulisan dan produksi luaran buku yang diterbitkan.
Local Potential Integrated Science: New Innovation to Support Student’s Interest Nisa, Wilda Muhimmatun; Tyas, Rizki Arumning
INOVASIA Vol 1 No 2 (2023): April
Publisher : LPPM Institut Studi Islam Sunan Doe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.576 KB) | DOI: 10.58330/inovasia.v2i1.24

Abstract

Utilizing local potential in learning can make students understand the object of material in daily life, its giving a positive impact on higher learning interests. This research aimed to find out student’s interest in learning science after using local potential integrated learning. The subject of the study was a class of students in one of Yogyakarta Junior High School 7th grade, consist of 30 students. This was Pre Experimental research with One Group Pretest Postest research design. The sample choosed by purposive sampling techniques. The instrument used was learning interest questionnaires. The poll was developed by researchers, by showing indicators of learning interest with 23 questions. The data analysis using paired sample t-test and n-gain test. The result shows that the significance value in paired sample t-test is 0.000, lower than 0.05, so it can be said that local potential integrated learnig is significance in increasing students' science learning interest. The average N-gain of student's learning interest increased before and after treatment by 0.60, belong to moderate criteria.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU IPA MELALUI PELATIHAN PENYUSUNAN MODUL AJAR INOVATIF TERINTEGRASI POTENSI LOKAL UNTUK OPTIMALISASI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Tyas, Rizki Arumning; Wilujeng, Insih; Hastuti, Purwanti Widhy; Susilowati, Susilowati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37683

Abstract

Digitalisasi dan kecerdasan buatan telah membawa perubahan signifikan dalam peradaban manusia di Era Society 5.0, di mana manusia menjadi komponen utama dalam penggunaan teknologi modern. Dalam konteks pendidikan, tantangan utama muncul dalam pengembangan sumber daya manusia, terutama bagi guru yang perlu melek teknologi dan melatih keterampilan literasi siswa, termasuk numerasi, sains, dan kewarganegaraan. Peningkatan kompetensi profesional dan pedagogi guru sangat penting untuk menciptakan proses pembelajaran yang inovatif dan menarik. Salah satu pendekatan yang efektif adalah mengintegrasikan potensi lokal dalam pembelajaran IPA. Namun, banyak guru yang masih menghadapi kendala dalam penerapan metode ini. Oleh karena itu, kreativitas guru dalam merancang pembelajaran yang mendukung kurikulum merdeka serta mengintegrasikan potensi lokal menjadi sangat diperlukan untuk menjadikan proses pembelajaran lebih menyenangkan dan relevan bagi peserta didik. Program ini ditujukan untuk 25 guru IPA SMP Muhammadiyah Kabupaten Sleman, bertujuan melatih mereka dalam mendesain pembelajaran IPA yang inovatif dan terintegrasi dengan potensi lokal, mendukung implementasi kurikulum merdeka. Kegiatan dilakukan melalui tutorial, workshop, penugasan terstruktur, dan konsultasi online. Evaluasi dilakukan melalui angket, observasi, dan pendampingan. Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa guru-guru tersebut memiliki kompetensi yang baik dalam mengembangkan modul ajar IPA terintegrasi potensi lokal.
Analisis Miskonsepsi Siswa SMP Materi Sistem Reproduksi Manusia berdasarkan Jenis Kelamin Tyas, Rizki Arumning
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jwuny.v5i2.67049

Abstract

IPA merupakan mata pelajaran yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari karena objek IPA adalah segala sesuatu yang bersifat nyata dan konkret di alam semesta. Tetapi, tidak dapat dipungkiri, beberapa materi dalam IPA adalah materi yang abstrak dan tidak dapat diamati secara langsung, sehingga membutuhkan konstruksi konsep yang lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa kelas 9 SMP pada materi system reproduksi manusia yang dianalisis berdasarkan jenis kelamin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP IT Al Fawwaz, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi dengan sampel 109 peserta didik kelas 9 yang terdiri dari 56 peserta didik perempuan dan 53 peserta didik laki-laki. Metode tes yang dilakukan adalah tes diagnosis dengan soal pilihan ganda sebanyak 30 nomor yang dilengkapi dengan alasan terbuka dan persentase tingkat keyakinan jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58% peserta didik perempuan dan 66% peserta didik laki-laki mengalami miskonsepsi. Konsep mengenai organ system reproduksi wanita serta upaya perlindungan diri dari penyakit system reproduksi merupakan konsep dengan rentang miskonsepsi paling tinggi.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERINTEGRASI POTENSI PANTAI TRISIK PADA TEMA KEHIDUPAN HARMONIS DALAM EKOSISTEM ALAM TERHADAP LITERASI SAINS SISWA KELAS VII SMP Asni Zuhriyanti; Rizki Arumning Tyas
Jurnal TPACK IPA Vol 9, No 2 (2025): Jurnal TPACK IPA (August, 2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan kemampuan literasi sains siswa antara model discovery learning terintegrasi potensi Pantai Trisik dengan model direct instruction; (2) Mengetahui pengaruh penerapan model discovery learning terintegrasi potensi Pantai Trisik terhadap literasi sains. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest control group design, dengan kelompok eksperimen menggunakan model discovery learning dan kelompok kontrol menggunakan model direct instruction. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes dan non tes. Instrument tes berupa soal pilihan ganda pretest-posttest domain kognitif literasi sains sedangkan instrumen non tes berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket pretest-posttest domain afektif literasi sains. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis keterlaksanaan pembelajaran; analisis deskriptif; uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji homogenitas; dan uji hipotesis meliputi uji independent sample t-test, uji effect size, serta uji korelasi terkait hubungan antara domain kognitif dan afektif literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan literasi sains peserta didik antara pembelajaran model discovery learning terintegrasi potensi Pantai Trisik dengan model direct instruction; (2) Terdapat pengaruh pembelajaran menggunakan model discovery learning terintegrasi potensi Pantai Trisik terhadap literasi sains siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Berisi STEAM untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Nesya Pramitasari; Purwanti Widhy Hastuti; Rizki Arumning Tyas; Putri Anjarsari; Ekosari Roektiningroem
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.8985

Abstract

Science process skills as an approach is very important, due to it fosters experience in science learning process. This study aims to analyze the influence of STEAM-based inquiry learning models on students' science process skills. The type of research used is experimental research. The research design used is a quasi-experiment with a nonequivalent control group design. The research data were collected using test techniques using pretest and posttest questions of science process skills, non-test techniques in the form of observation sheets of learning implementation, and observation sheets of science process skills. The data analysis technique used was percentage analysis of the learning implementation sheet and science process skills observation sheet, hypothesis prerequisite test in the form of normality test and homogeneity test, hypothesis testing with independent sample t-test, and effect size test. The results of the independent sample t-test test have a significance value of 0.013 <0.05, which shows a significant difference between the experimental and control classes. The magnitude of the treatment effect is measured by the effect size test, resulting in a value of 0.642, which is included in the strong category. Based on the analysis results, it can be concluded that the STEAM-based inquiry learning model significantly affects students' science process skills.
The 5E Learning Cycle: A Pathway to Better Science Problem-Solving Skills through Classcraft Gamification Sabar Nurohman; Makmum Makmudah; Rizki Arumning Tyas
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9344

Abstract

Problem-solving skills are essential for students to navigate both academic challenges and real-world situations effectively. However, many junior high school students struggle to develop these skills, particularly in science education. This study aims to explore the effects of gamification, using Classcraft, integrated into the 5E Learning Cycle model on the science problem-solving skills of seventh-grade students. Conducted as a quasi-experimental study with a non-equivalent control group pretest-posttest design, the research involved a cluster random sample of public junior high schools in Yogyakarta. A pretest-posttest problem-solving skills test was administered, with instruments validated using Pearson correlation and reliability measured through Cronbach's alpha. Data analysis employed independent sample t-tests and effect size to determine the impact of the intervention. The results demonstrate that Classcraft-assisted gamification within the 5E Learning Cycle significantly enhances students' problem-solving abilities. This suggests that integrating gamification into instructional models not only boosts engagement but also fosters critical thinking skills crucial for everyday decision-making and problem resolution, thereby equipping students with practical skills applicable to real-life situations.