Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesesuaian Perairan Untuk Pengembangan Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Kelurahan Sungai Geniot Kota Dumai Haris luthfi; Kukuh Nirmala; Irzal Effendi; Yuni Puji Hastuti
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v17i2.8036

Abstract

Kelurahan Sungai Geniot merupakan salah satu Kelurahan di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai yang memiliki potensi perikanan budidaya yang besar untuk dikembangkan khususnya udang vaname dengan tradisional dan semi intensif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji dan menganalisis kesesuaian lahan dan kesesuaian perairan pada pengembangan tambak udang vaname (Litopenaeus vannamei) di Kelurahan Sungai Geniot. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah scoring dalam penilaian tingkat kesesuaian perairan untuk budidaya udang vaname, Kemudian penilaian kualitas perairan menggunakan metode matching untuk membandingkan karakteristik fisika, kimia, dan biologi perairan suatu lokasi dengan kriteria kesesuaian yang diinginkan untuk budidaya udang vaname. Hasil penelitian menunjukan kondisi kualitas perairan muara sungai maupun di bibir pantai berada dalam kondisi optimal dan masih sesuai untuk budidaya udang vaname. Status kesesuaian lahan untuk pengembangan tambak udang vaname di Kelurahan Sungai Geniot, Kota Dumai sangat berpotensi untuk kegiatan budidaya udang vaname dan pemanfaatan lahan untuk tambak dapat ditingkatkan dari 110,6 Ha menjadi 627 Ha dengan mengoptimalisasi pemanfaatan lahan yang ada. Kesesuaian lahan di Kelurahan Sungai Geniot dalam kelas sesuai yaitu dengan kisaran 48 – 51 sehingga layak dalam kegiatan pengembangan kawasan tambak udang vaname dan memiliki kontur tanah lempung liat berpasir.
APLIKASI KULIT LABU Curcubitaeae sp. SEBAGAI SUMBER STIMULASI UNTUK PROSES NITRIFIKASI DAN DENITRIFIKASI DI LINGKUNGAN BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) Yuni Puji Hastuti; Muhammad Saifuddin; Eddy Supriyono; Wildan Nurussalam; Dudi Lesmana; Andri Hendriana; Ima Kusumanti
JURNAL MINA SAINS Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Mina Sains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jmss.v8i2.7018

Abstract

Aplication of pumpkin skin flour Curcubitae sp. to improve of the water quality performance and support shrimp Litopenaeus vannamei growth, it necessary to do an analysis. Pumpkin skin Curcubitae sp. as a source of stimulants needed by bacteria to survive in the nitrification denitrification processes in aquaculture as an alternative to environmental friendly with bioremediation system evaluation. Its mesophilic nature and a organic ions source for bacterial growth. Pumpkin skin can support the growth and activity of nitrifying denitrifying bacteria in the environment. This study aims to determine the best of dose of pumpkin skin as a biostimulator of nitrifying denitrifying bacteria growth. The treatments used were pumpkin doses of 0%, 2%, 4%, 6% for 20 L culture water. Giving pumpkin flour can improve the performance of abundance and activity of nitrification denitrification bacteria. The activity of nitrifying bacteria can be seen from the presence of ammonia value which is relatively more stable compared to other treatments. The best oxidation of ammonia in 6%, and reduction nitrite in the 4% treatments. The treatment of 4% was effective in maintenance for 30 days which could maintain the stability of water quality and increase the growth of vaname shrimp.
EVALUASI KINERJA PERTUMBUHAN LOBSTER AIR TAWAR Cherax quadricarinatus YANG DIPELIHARA DENGAN FEEDING RATE BERBEDA dudi lesmana; Robin; Novita MZ; Amalia Nur Milla; Mulyana; Amri Priyadi; Yuni Puji Hastuti
JURNAL MINA SAINS Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Mina Sains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jmss.v8i2.7022

Abstract

One of the obstacles faced in the cultivation of freshwater crayfish , especially in enlargement is the right feeding rate that can improve growth performance. This study aims to evaluate the growth performance of freshwater crayfish with different feeding rates. This research was conducted in Cicareuh Village, Cikidang District, Sukabumi Regency. with 3 treatments, namely feeding rate 1%, 2.5%, and 4% for 40 days. Parameters observed in this study were specific growth rate, absolute weight growth rate, absolute length growth, absolute weight growth, feed efficiency, survival and water quality. This study was analyzed by ANOVA and Tukey's further test. In general, different feeding rates have a significant effect on growth performance and FR 4% is the best feeding rate in this study.
KALSIUM KARBONAT PADA MEDIA BERSALINITAS UNTUK PERTUMBUHAN BENIH IKAN PATIN (Pangasius sp.) Yuni Puji Hastuti; Kurnia Faturrohman; Kukuh Nirmala
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 5 No 2 (2014): NOVEMBER 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3401.37 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.5.181-188

Abstract

Pengembangan teknologi dan sistem produksi dalam bidang perikanan budidaya merupakan salah satu solusi utama bagi upaya peningkatan produksi perikanan terutama untuk mengatasi adanya kendala tentang ketersediaan benih ikan patin. Perbaikan kualitas benih patin diupayakan melalui penambahan kapur untuk ketersediaan mineral di perairan dan pengadaan media pemeliharaan bersalinitas 4 g/L yang bertujuan untuk menekan tingkat kerja osmotik sehingga mengurangi energi yang digunakan untuk osmoregulasi dan dapat dialokasikan untuk pertumbuhan ikan patin. Benih ikan patin yang digunakan berukuran 2,69±0,04 cm dengan bobot 0,08±0,01 g. Akuarium yang digunakan berukuran 30 x 15 x 25 cm sebanyak 15 unit dan diisi air bersalinitas 4 g/L sebanyak 9 liter per unit dan ditambahkan kapur CaCO3 sesuai perlakuan yaitu K (0 mg/L CaCO3) , A (150 mg/L CaCO3), B (200 mg/L CaCO3), C (250 mg/L CaCO3) dan D (300 mg/L CaCO3). Selama penelitian, ikan diberi pakan dengan kadar protein (28%) sebanyak 3 kali sehari dengan FR (5%). Perlakuan penambahan CaCO3 untuk semua perlakuan menghasilkan tingkat kelangsungan hidup sebesar 100% (P>0,05). Sedangkan laju pertumbuhan bobot harian masing-masing perlakuan secara berturut-turut yaitu (11.34%); (12.06%); (11.51%); (12.67%); dan (11.58%) (P>0,05). Panjang mutlak menghasilkan nilai berbeda nyata yaitu 2.84 cm; 3.62 cm; 3.23 cm; 3.79 cm; dan 3.28 cm (P<0,05). Selama penelitian, kualitas air berada dalam kisaran yang dapat ditoleransi oleh benih ikan patin. Penggunaan kapur CaCO3 pada salinitas 4g/L disarank sebanyak 250 mg/L CaCO3 dengan pergantian air secara berkala dan pemberian pakan yang cukup.
Efektivitas Paparan Spektrum Lampu Led Terhadap Kinerja Pertumbuhan Dan Kualitas Warna Ikan Yellow Phantom (Hyphessobrycon Roseus) Wijianto Wijianto; Kukuh Nirmala; Yuni Puji Hastuti
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 2 No 1 (2021): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.704 KB) | DOI: 10.31573/manfish.v1i03.264

Abstract

Ikan yellow phantom merupakan salah satu ikan hias introduksi yang memiliki warna tubuh kekuningan, sirip ekor berwarna kuning, dan terdapat ciri khas yaitu black spot dibagian sisi kanan dan kiri dibagian belakang insang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas warna dan pertumbuhan ikan yellow phantom dengan paparan spektrum cahaya berbeda. Ikan yellow phantom berukuran 2,73±0,13 cm dengan rataan bobot ikan yaitu 0,38±0,05 g dipelihara dalam akuarium berukuran 25×25×25 cm selama 21 hari. Pakan yang diberikan yaitu cacing sutera. Pakan diberikan tiga kali sehari secara at satiation. Pemeliharaan dilakukan dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan yaitu perlakuan K (kontrol), M (LED merah), H (LED Hijau), P (LED Putih), dan B (LED Biru). Hasil penelitian pada perlakuan LED putih memberikan pengaruh kualitas warna terbaik berdasarkan keragaan warna secara visual sebesar 33,11±0,86% untuk warna hitam dan 37,91±0,76% untuk warna kuning. LED merah memberikan pertumbuhan terbaik dengan pertumbuhan panjang total 0,40±0,09 cm, laju pertumbuhan harian 1,20±0,19%, dan efisiensi pakan sebesar 0,68±0,14%. Kadar glukosa darah berkisar antara 28,33±3,05-51,33±3,21 mg dL-1.
Potensi Pemanfaatan Limbah Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) untuk Budidaya Kerang Darah (Anadara granosa, Linneus 1758) Eva Prasetiyono; Kukuh Nirmala; Eddy Supriyono; Sukenda Sukenda; Yuni Puji Hastuti
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 21, No 2 (2023): April 2023
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.21.2.420-430

Abstract

Budidaya udang vaname di tambak dilakukan semakin intensif untuk memenuhi tingginya permintaan. Intensifitas kegiatan budidaya menyebabkan peningkatan beban limbah yang dihasilkan. Limbah tambak udang berupa dalam bentuk padatan lumpur organik dan senyawa-senyawa nutrien terutama nitrogen dan fosfor dalam jumlah yang tinggi. Tingginya kandungan limbah ini menyebabkan permasalahan bagi lingkungan perairan diantaranya yaitu pertumbuhan pesat mikroalga. Limbah yang dihasilkan dari kegiatan budidaya udang di tambak perlu diatasi diantaranya dengan memanfaatkan limbah tersebut untuk budidaya kerang darah. Kerang darah merupakan organisme filter feeder dan detritus feeder yang hidup pada substrat lumpur dengan pakan utamanya yaitu mikroalga. Kerang darah juga menyerap detritus yang mengandung senyawa nutrien untuk pertumbuhan. Limbah tambak udang yang mengandung lumpur dan senyawa nutrien berpotensi digunakan untuk budidaya kerang darah. Budidaya kerang darah dapat dlakukan dengan cara co-culture dengan udang vaname pada tambak produksi udang, pemeliharaan kerang darah pada tambak IPAL udang atau menempatkan limbah tambak udang pada tambak budidaya kerang darah. Upaya pemanfaatan limbah tambak ini selain untuk meminimalisasi dampak limbah bagi lingkungan juga meningkatkan produktivitas kerang darah.
ANTIBACTERIAL ACTIVITIES OF MANGROVE PLANT EXTRACT (Rhizophora stylosa) TO THE GROWTH OF BACTERIA Vibrio parahaemolyticus Agus Triwanda Wanda; Yuni Puji Hastuti; Sinung Rahardjo
Aurelia Journal Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v5i1.11650

Abstract

Vibrio parahaemolyticus is a gram-negative halophilic bacterium that lives in estuaries and beaches. These bacteria are agents that cause septicemia in shrimp during the larval and post larvae period. This study aims of this experiment is to determine the effect of mangrove leaf, root, stem and fruit extracts of Rhizophora stylosa growth of the V. parahaemolyticus bacteria. The experimental design used a completely randomized design (CRD) with positive control treatment (Papper disk containing chloramphenicol); Negative control (Papper disk containing methanol) P1 = mangrove extract 100 mg/L; P2 = 200 mg/L mangrove extract; P3 = 400 mg/L mangrove extract and in doing it on 3 times. The research parameter was measuring the bacterial inhibition zone. The results showed that the mangrove leaf, root, stem and fruit extracts of R. stylosa significantly affected on the inhibition zone and of high concentrations of the leaf, root, stem extract concentrations of R. stylosa mangrove fruit, the wider the bacterial inhibition zone. The concentration of 400 mg/L extracts of leaves, roots, stems and fruit heads of R. stylosa mangroves was the most effective concentration to inhibit the growth of V. parahaemolyticus bacteria, which showed an average root inhibition zone of 9.5 mm, leaves 7.7 mm, stems 6.5 mm, and fruit heads 4.8 mm.
Usul Revisi SK Gubernur Sumut Tentang Perikanan Keramba Jaring Apung di Danau Toba Sebagai Solusi Konflik Sosial Hutagaol, Manuntun Parulian; Tanjung, Tanjung; Nirmala , Kukuh; Pujihastuti, Yuni
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 4 No 3 (2022): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0403.290-295

Abstract

Pemerintah telah menetapkan Danau Toba (DT) sebagai tujuan wisata internasional , namun pengembangannya menghadapi banyak kendala, seperti kondisi air DT yang tercemar. Salah satu faktor penyebabnya adalah usaha perikanan keramba jaring apung ( KJAKJA), sehingga Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menetapkan daya dukung DT untuk perikanan KJA sebesar 10.000 ton per tahun yang jauh lebih kecil dari rata rata-rata produksi yang dihasilkan nelayan lokal. Hal ini telah memicu t erjadinya konflik sosial. Untuk menemukan solusi ini maka dilakukan penelitian dan hasilnya menunjukkan kualitas air DT Status Mesotropik menuju Eutropik dan daya dukungnya sekitar 60.000 ton per tahun. Berdasarkan hasil tersebut, maka perlu dilakukan rev isi SK Gubernur Sumatera Utara tersebut menjadi 60.000 ton per tahun.
Status kualitas air untuk penilaian lingkungan sekitar tambak ekstensif di Balikpapan, Kalimantan Timur Melati, Aulia Firda; Supriyono, Eddy; Hastuti, Yuni Puji; Nirmala, Kukuh
Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture Vol 8, No 1 (2024): SAT edisi Maret
Publisher : Departemen Akuakultur FPIK UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sat.v8i1.22167

Abstract

The estuary of Salok Api River in Balikpapan City is geographically located right across the Makassar Strait which is a strategic area supporting the economy of the surrounding city. The aquatic environment in any watershed acts as a carrier of various pollutants and affects the water quality in the estuarine area. The main objective of this study is to assess and identify pollutants that flow into the water environment around extensive ponds in Balikpapan City for aquaculture activities. The STORET method was used in this study to determine the water quality status. Water quality data were collected at six different locations around extensive ponds in Balikpapan City in February - March of 2023. A total of 13 water quality parameters (brightness, temperature, TDS, EC, salinity, pH, DO, ammonia, nitrite, nitrate, phosphate, BOD, and COD) were analyzed at six sites to assess the STORET index at each site. The average STORET index at the six sites was (-32, -26, -26, -26, -26, and -38). The results showed that four sites were classified as moderately polluted and the other two sites were classified as heavily polluted. The STORET index at each location is high and the implication is that the area has moderate to poor water quality status due to several parameters such as EC, salinity, pH, DO, ammonia, phosphate, and COD.
Temporal Dynamics of Phytoplankton in Retention Pond as a Water Source for Striped Catfish (Pangasianodon hypophthalmus) Farming Dhuha, Orbita Roiyan; Hastuti, Yuni Puji; Malau, Albert Gamot
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v6i1.13731

Abstract

This comprehensive study investigates the temporal dynamics and ecological aspects of phytoplankton communities in water reservoirs utilized for Pangasius cultivation. Over a six-week observation period, 25 phytoplankton species, including Bacillariophyceae, Chlorophyceae, Cyanophyceae, Euglenophyceae, and Cryptophyceae, were identified. Chlorophyceae displayed the highest species richness, emphasizing the dominance of this group, particularly Chlorella, which remained stable throughout weekly observations. Other taxa, such as Euglenophyceae, exhibited delayed increases in density. The study revealed two crucial groups in the water reservoir: the first, composed of Actinastrum sp., Closterium sp., Staurastrum sp. (Chlorophyceae), Navicula sp., Pleurosigma sp., Schroedaria sp., Surirella sp. (Bacillariophyceae), and the second, more diverse group consisting of Nitzschia sp. (Bacillariophyceae), Cryptomonas sp. (Cryptophyceae), Trachelomonas sp. (Euglenophyceae), Anabaena sp., Merismopedia sp., Phormidium sp. (Cyanophyceae), Ankistrodesmus sp., Chlorella sp., and Crucigenia sp. (Chlorophyceae). Chlorella was consistently present which was observed to interact with various species, fostering a balanced environment for growth and reproduction within its family and across others based on network analysis. Contradictory dynamics emerge in the initial weeks, where the highest species richness (N = 19 species) coincides with a high dominance index (1/D = 0.54). Conversely, the peak diversity index (H’ = 2.04) occurs during the second observation, aligning with a comparable evenness index (J = 0.89). The saprobic index indicates a shift in pollution levels from β-mesosaprobic to α/β-mesosaprobic between the initial and final weeks of observation. Simultaneously, trophic-saprobic index alterations signify an environmental quality transition from polysaprobic to oligosaprobic. This presents contradictory trends, where, based on species richness, the environment is ecologically classified as polluted. However, considering the contribution of non-indicator groups in the formula, the pond conditions shift towards nutrient impoverishment, suggesting potential suitability for aquaculture practices.
Co-Authors Adianto, Asep Agus Oman Sudrajat Agus Triwanda Wanda Agus Waluyo Ahmad Nashrullah Albert Gamot Malau Alfisah, Rizal Khoirun Ali Mashar Alimuddin Alina Akhdiya Amalia Nur Milla Amri Priyadi Anwar, Rifky Alwafi Aprida Anggraini Atma Jaya Salman Muin Bianingrum Bianingrum Chandra Yudistira, Chandra Chrisliana, Chrisliana Chrismadha, Tjandra Daniel Djokosetiyanto DEDI JUSADI Dinamella Wahjuningrum Eddy Supriyono Ee Ling, Yong Eni Kusrini Eva Prasetiyono Eva Prasetiyono Pras Evi Susanti Fauzan Wahib Alsani Haris luthfi Hasan Nasrullah Hendriana, Andri Hutagaol, Manuntun Paruliah I Gede Made Wirabrata I. Effendi Ide Permatasari Iis Diatin Ima Kusumanti Imam Tri Wahyudi Iman Rusmana IMAN RUSMANA Iman Sari Lubis, Vina Irzal Effendi Izhar Amirul Haq K. Nirmala Kosasih Kosasih Kukuh Nirmala KUKUH NIRMALA Kukuh Nirmala Kukuh Nirmala Kuntari, Wahyu Budi Kurnia Faturochman, Kurnia Kurnia Faturrohman Kurniawan, Ahmad Rahardi Lena Novita Lesmana, Dudi Lila Antara, Kadek Mafatih Devi Safrina, Mafatih Devi Malta Malta Melati, Aulia Firda Mia Setiawati Moh. Burhanuddin Mahmud Muhammad Muhammad Muhammad Saifuddin Mulyana N Hutomo Nadeak, Horas Nafisyah, Eva Naila K Aini Nasrul, Muit Novita MZ Odang Carman Orbita Roiyan Dhuha, Orbita Roiyan Peter Funch Prastomo, Arul Tabah Priyo Handoyo Wicaksono Putri Utami, Putri Radhita Millaty Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahmatulloh Arifin Rani Nuraisah Ridwan Affandi RIDWAN AFFANDI RIDWAN AFFANDI Rina Hesti Utami Robin Satya, Awalina Setyo Pertiwi Sinung Rahardjo Siska Tridesianti SISKA TRIDESIANTI Sri Nuryati Sri Nuryati Subekti Nurmawati Sugiarti Sukenda, Sukenda, Sukma Dhani Sumi Lestari, Fajar Syamsul Bahri Agus, Syamsul Bahri T. Widiyanto Tanjung, Tanjung Tatag Budiardi Tri Widiyanto Tridesianti, Siska Tyas Setioaji Vika Yuniar Wardani, Sulistia Wijianto Wijianto Wijianto Wijianto Wildan Nurusallam Wildan Nurusallam, Wildan Wildan Nurussalam Wildan, Dudi Muhammad Y. Hadiroseyani Yonvitner - Yuli Siti Fatma Yuli Siti Fatma Yusli Wardiatno Zairion Zulfana Fikru Sifa