Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Fisioterapi tentang Postur Tubuh pada Pekerja di MIN 1 Murung Raya Kalimantan Tengah Alifa, Ahmad Naufal; Rakhmad Rosadi
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/hac5zm23

Abstract

Pendahuluan: Efektivitas suatu pekerjaan dapat dianalisis berdasarkan postur kerja yang digunakan. Kebiasaan kerja yang baik serta postur yang ergonomis akan mendukung pekerja dalam menghasilkan output yang optimal. Guru merupakan profesi yang menuntut aktivitas fisik dalam jangka waktu lama, seperti berdiri saat mengajar, membungkuk atau duduk dalam waktu yang cukup lama saat memeriksa tugas dan sebagainya. Metode: yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah dengan menggunakan poster. Untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan penyuluhan dan edukasi yang telah dilaksanakan, diperlukan evaluasi sebelum yaitu pre-test dan sesudah penyuluhan yaitu post-test. Evaluasi ini dilakukan dalam bentuk kuesioner yang disampaikan melalui sesi tanya jawab. Hasil: pemahaman pekerja di MIN 1 Murung Raya meningkat secara signifikan pada semua materi, dengan persentase mencapai 100%. Kesimpulan: Hasil yang didapatkan berdasarkan post-test yakni adanya peningkatan dengan persentase sebesar 100% yang dimana waktu pre-test hanya sebesar 20-30% yang mencakup pengetahuan dan pemahaman guru tentang postur tubuh beserta latihan mandiri dirumah.
Edukasi Peran Fisioterapi dalam Manajemen Diastasis Recti pada Komunitas Ibu Hamil di Puskesmas Lolo Kalimantan Timur Fajar Abhyasa Abimanyu; Rakhmad Rosadi; Herlina
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/bg1eem41

Abstract

Diastasis recti abdominis (DRA) is a condition characterized by the separation of the rectus abdominis muscles greater than 2.5 cm due to abdominal wall stretching during pregnancy. This condition can lead to impaired trunk stability, postural changes, and back pain in postpartum women. Physiotherapy plays an essential role in managing DRA through strengthening exercises for the transversus abdominis (TrA) and pelvic floor muscles (PFM), core stability training, and the use of supportive aids such as elastic binders to increase intra-abdominal pressure and enhance abdominal muscle stability. This study aims to improve pregnant women's understanding of DRA through education and self-exercise programs at the Maternal Health Posyandu in Keluang Lolo Village, Janju Village, and Sempulang Village, Kuaro District, Paser Regency, East Kalimantan. The method used in this activity was educational counseling through leaflet distribution and direct demonstrations. Evaluation was conducted by comparing pre-test and post-test results to measure participants' understanding improvement. The results showed a significant increase in knowledge, with the majority of participants initially having low understanding, progressing to higher comprehension after the education session. This educational activity proved effective in enhancing pregnant women's awareness of the role of physiotherapy in DRA management and how to perform self-exercises at home.
Edukasi Kondisi Kerja ENASE pada Pendidik di SMP Negeri 1 Tenggarong Dhiyanisa, Nabila Randy; Rosadi, Rakhmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i3.2268

Abstract

Manusia tak dapat dipisahkan dari pekerjaan. Bisa dikatakan bahwa sepertiga dari hidup manusia dihabiskan untuk bekerja. Tanpa aktivitas ini, banyak orang merasa gelisah, kehilangan rasa percaya diri, bahkan merasa hidupnya tidak berarti. Berdasarkan hasil wawancara singkat mengenai kondisi kerja para pendidik di SMP Negeri 1, mayoritas dari mereka belum memahami posisi tubuh yang baik dan benar. Maka dari itu penulis ingin melakukan penyuluhan ini yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang kondisi kerja ideal serta memberikan edukasi mengenai praktik exercise yang dapat dilakukan oleh para pendidik. Diharapkan, para pendidik dapat memahami pentingnya bekerja dalam lingkungan yang efektif, nyaman, sehat, aman, dan efisien. Metode yang diterapkan dalam edukasi ini adalah promosi kesehatan melalui penyuluhan. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab serta praktik langsung, menggunakan metode pre-test dan post-test. Hal ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penyuluhan yang diberikan kepada para pendidik. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terdapat peningkatan pemahaman di kalangan para pendidik terhadap materi yang disampaikan. Penulis berharap agar para pendidik dapat menerapkan pengetahuan yang telah diberikan mengenai kondisi kerja yang baik, serta dapat mengintegrasikan latihan fisik di sela-sela aktivitas kerja mereka.
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA PEMBERSIHAN JALAN NAPAS TERHADAP PASIEN DENGAN KASUS PNEUMONIA DI INSTALASI RAWAT INAP RS PARU JEMBER: STUDI KASUS rosadi, rakhmad
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v4i1.22815

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang ke jaringan paru-paru tepatnya alveoli yang disebabkan oleh beberapa mikroorganisme seperti bakteri, virus maupun jamur. Sebagian besar pneumonia disebabkan oleh virus atau bakteri. Secara umum bakteri yang paling berperan penting dalam pneumonia adalah streptococcus pneumonia, Haemophillus influenza, staphylococcus aureus, serta kuman atipik chlamydia dan mikroplasma. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus tunggal. Subjek dari penelitian ini adalah seorang pasien wanita atas nama Ny. M berusia 71 tahun yang sedang menjalani rawat inap Rumah Sakit Paru Jember yang mengeluhkan sesak nafas dan batuk berdahak dengan pemberian modalitas fisioterapi berupa Nebulizer, Clapping, Pursed Lip Breathing dan Thoracic Expansion Exercise (TEE). Hasil akhir dari penelitian ini belum menunjukkan perubahan yang signifikan, maka dari itu hal yang harus diperhatikan adalah pasien memiliki riwayat penyakit penyerta karena hal ini dapat berpengaruh pada posisi yang efektif dan nyaman pada pasien saat diberikan treatment. Sehingga untuk hasil evaluasi terakhir belum menunjukkan adanya perubahan.
Peningkatan Pengetahuan dan Penanganan Nyeri Haid melalui Edukasi Fisioterapi pada Siswa Pondok Pesantren Darul Fikri Malang Novianti, Vivi Indah; Rosadi, Rakhmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3254

Abstract

Nyeri haid atau dismenore merupakan keluhan umum di kalangan remaja putri yang dapat memengaruhi kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan penanganan nyeri haid melalui edukasi fisioterapi di Pondok Pesantren Darul Fikri Malang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta mengenai dismenore. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman tentang dismenore dan teknik penanganannya setelah edukasi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengelola pesantren dalam memberikan dukungan kepada santriwati yang mengalami nyeri haid.
EDUKASI PENTINGNYA STRETCHING UNTUK MENCEGAH MSDS AKIBAT KERJA PADA KELOMPOK BURUH TANI DI DUSUN BULAKREJO KABUPATEN NGAWI Latifah Zulfa Rahmawati; Rosadi, Rakhmad
Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Insan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jabdimasunipem.v3i2.122

Abstract

Bekerja di bidang pertanian dapat menimbulkan resiko berupa Muskuloskeletal Disorder (MSDs), karena pekerjaan ini selalu berhubungan dengan berbagai peralatan mesin, mengangkat beban berat, gerakan berulang, serta pekerjaan yang membutuhkan posisi yang kurang baik. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya stretching untuk mencegah MSDs akibat kerja. Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi ini adalah dengan memaparkan materi dan praktek stretching. Media promosi yang digunakan yaitu berupa leaflet. Data informasi demografi, berupa usia, tinggi badan, berat badan, kebiasaan merokok, dan kebiasaan olahraga, serta data tentang lama kerja dan regio keluhan muskuloskeletal dengan menjawab “Ya” atau “Tidak”. Jenis kuesioner pre-post menggunakan skala Linkert untuk mengevaluasi kegiatan sosialisasi. Hasil data yang diperoleh adalah kelompok buruh tani Dusun Bulakrejo Kabupaten Ngawi memiliki resiko MSDs, dan hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pemahaman mengenai pentingnya stretching untuk mencegah MSDs akibat kerja pada kelompok buruh tani Dusun Bulakrejo Kabupaten Ngawi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan sosialisasi yang telah dilaksanakan cukup efektif untuk meningkatan pengetahuan mengenai pentingnya stretching untuk mencegah MSDs akibat kerja, dilihat dari hasil evaluasi kegiatan.
Kegiatan Penyuluhan Fisioterapi Tentang Low Back Pain Pada Kelompok Pekerja Hotel di Hotel Ascent Premiere Kota Malang Salwa, Vasya Mutia; Rahmanto, Safun; Rakhmad Rosadi; Indah Ningtiyas Hidayanti
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v5i2.139

Abstract

Musculoskeletal disorders (MSDs) are one of the most serious health risks related to work. Industrial workers such as hotel workers are at risk of experiencing musculoskeletal disorders such as LBP. Preliminary studies conducted at the Ascent Premiere Hotel in Malang City found that workers had LBP complaints. So this counseling activity aims to provide education to hotel workers about LBP and how to do exercise therapy independently at home to reduce perceived complaints. This community service activity was carried out using a method in the form of health education regarding LBP to hotel workers using power point media and leaflets. After delivering the material, a demonstration of exercise therapy was carried out with the workers and a question and answer discussion session. This counseling activity runs smoothly and can increase the knowledge of hotel workers about LBP.
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA PASIEN KASUS BELL’S PALSY DEXTRA DI RSUD HAJI, SURABAYA Ahmad, Nur Fatima H.; Darajatun, Anik Murwani; Rosadi, Rakhmad
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Definisi: Bell’s palsy adalah kelumpuhan pada salah satu sisi wajah, yang menyebabkan tidak mampu menutup mata atau mulut pada sisi yang lumpuh. Dengan kata lain bell’s palsy merupakan suatu kelainan pada saraf wajah yang menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan tiba-tiba pada otot di satu sisi wajah. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh dari pemberian Electrical Stimulation, dan Mirror Exercise dapat meningkatkan kekuatan otot wajah pada kasus Bell’s Palsy. Metode: Menggunakan studi kasus yang dilakukan di poli rehab medik RSUD Haji Surabaya pada bulan Agustus 2023, dan pelaksanaan terapi sebanyak 3 kali. Hasil: Dari penanganan fisioterapi menggunakan Electrical Stimulation, dan Mirror Exercise terdapat peningkatan kekuatan otot-otot wajah dan kemampuan fungsional otot-otot wajah. Kesimpulan: Hasil Hasil pemberian intervensi berupa Electrical Stimulation dan Mirror exercise sebanyak 3 kali terapi dapat meningkatkan kekuatan otot-otot wajah dan kemampuan fungsional otot-otot wajah pada kondisi bell’s palsy.
Penyuluhan Mengenai Myofascial Pain Syndrome Upper Trapezius Muscle pada Ibu Bayi dan Balita di Posyandu Cempaka Kecamatan Belimbing Kota Malang Provinsi Jawa Timur Azzahra, Rahmadhanisa; Rosadi, Rakhmad; Rani, Ika Arma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 2 (2025): JPMII - April 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.613

Abstract

Myofascial Pain Syndrome Upper Trapezius adalah nyeri kronis yang sensasi nyeri nya dapat berulang pada otot, fascia, atau jaringan lunak di area Trapezius.Titik pemicunya sensitive terhadap rangsangan sehingga menyebabkan terlokalisir nyeri. Penyebab dari Myofascial Pain Syndrome Upper Trapezius yaitu aktivitas sehari-hari yang dilakukan secara terus-menerus, kebiasaan postur yang tidak baik, kerja otot yang berlebihan (Overuse) dan adanya beban berlebih pada otot Upper Trapezius se-hingga dapat menyebabkan otot menjadi spasme, tightness, dan stiffnes. Pada Ibu yang memiliki kebia-saan menggendong beresiko cedera Myofascial Pain Syndrome Upper Trapezius. Hal tersebut dapat ter-jadi dikarenakan gerakan berulang, kurangnya aktivitas fisik (olahraga minimal 30 menit perharinya) dan kurangnya stretching (peregangan). Sensasi nyeri ini dapat menganggu penderitanya seperti sulit tidu serta gangguan emosional karna rasa nyeri tersebut. Brdasarkan kegiatan penyuluhan tersebut yang telah dilaksanakan dapat pengetahuan Ibu Posyandu mengenai posisi ergonomis, terapi latihan pere-gangan (stretching), dan pemberian ice pack pada saat merasakan nyeri bahu atas dari presentase data yang didapat menunjukkan adanya peningkatan tentang wawasan mengenai nyeri leher. Kegiatan terse-but diharapkan dapat dilakukan secara berkala oleh Ibu Posyandu guna menurunkan tingkat nyeri dan selalu menerapkan posisi ergonomis saat pengasuhan anak.
Co-Authors Achmad Mabrur Adistya Sukmadora Ayustasari Kusuma Putri Ahmad, Nur Fatima H. Alifa, Ahmad Naufal Amalia Solichati Rizqi Amalia, Wajirah Anita Faradilla Rahim Aprilia Aulianti Ari Rosyida Arlita Tri Wahyuniningsih Arys Hasta Baruna Ayu Nur A’ida Azhar Ihza Pamedar Sabda Azzahra Anindya Azzahra, Rahmadhanisa BAYU PRASTOWO Charisma Try Ristianingrum Charismas Try Ristianingrum Darajatun, Anik Murwani Devriska Wahyu Dhea Armelia Suryani Dhiyanisa, Nabila Randy Dina Azizah Wulandari Dinda Diah Permatasari Elsa Annisa Jannah Faidhul Lathifatun Nur Fajar Abhyasa Abimanyu Herlina Hizza, Rifqi Warnedi Ika Arma Rani Ika Arma Rani Indah Ningtiyas Hidayanti Kristiyono Putro Kurnia Putri Utami Latifah Zulfa Rahmawati Lina Sriyatun Linda Aprilia M. Fashihullisan Marinda Yustia Nurfani Mellysa Nur Azizah Mita Andini Ayu Lestari Mohamad Fahri Line Mohammad Mujibus Sauqi Muchammad Masrinda Muhammad Ari Azhari Muhammad Fashihullisan Muhammad Fauzan Algifari Nadifa Athifatun Aqiila Ningsih, Fitriani Novianti, Vivi Indah Nungki Marlian Darwati Nungki Marlian Yuliadarwati Nurrahmawati Nurrizky, Oktovyan Nurul Fauziah Salsabila Putri Oliviyan, Diva Amanda Putri Sukma Rahayu Ragil Kusumawardana Ratna Vidya Amelia Rawina Risqi Dwi Rachmawati Rizki Aulia Ramadhanti Rizky Febrianty Safun Rahmanto Salsabila Fernanda Djuliana Salwa, Vasya Mutia Sisilia Rabecha Rachel Sri Sunaringsih Ika Wardojo Sri Suraningsih Ika Wardojo Suci Amanati Suci Amanati Suharni Raufe Sunaringsih, Sri Syahma Farhatuzziyan Tri Hutami Wardoyo Warsito Eko Prasetyo Winda Rahmawati Marupa Yoga antonius Yogi Antoniyus Yudha Wahyu Putra