Latar Belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu penyakit akibat kerja yang sering dialami oleh pekerja, termasuk pengemudi ojek online. Posisi tubuh yang statis, durasi kerja yang panjang, dan akumulasi masa kerja berpotensi meningkatkan risiko gangguan sistem muskuloskeletal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi kerja dan masa kerja terhadap risiko penyakit Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pengemudi ojek online di Kota Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 98 orang pengemudi ojek online yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner durasi kerja, masa kerja, dan Nordic Body Map untuk mengidentifikasi tingkat risiko MSDs. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square menggunakan software SPSS. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan risiko MSDs (p = 0,001), di mana masa kerja >5 tahun menunjukkan risiko lebih tinggi. Kesimpulan: Masa kerja berperan signifikan terhadap peningkatan risiko gangguan muskuloskeletal, sedangkan durasi kerja harian tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Temuan ini menekankan pentingnya perhatian terhadap akumulasi beban kerja jangka panjang dalam upaya pencegahan MSDs pada pengemudi ojek online Kata kunci : MSDs, durasi kerja, masa kerja