Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pemanfaatan Media Pembelajaran Baamboozle dalam Mata Pelajaran Informatika untuk Mendukung Berpikir Kritis Siswa di MA Sarji Arrasyid Rita Sholehardani; Arico Ayani Suparto; Nur Azizah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3936

Abstract

Pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), khususnya berpikir kritis, merupakan tujuan penting pendidikan Informatika abad ke-21. namun, praktik pembelajaran di sekolah menengah masih didominasi oleh guru, sehingga memberikan kesempatan terbatas bagi siswa untuk secara aktif menganalisis masalah, mengevaluasi alternatif, dan menarik kesimpulan logis. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis penggunaan Baamboozle, media pembelajaran berbasis game, dalam mata pelajaran Informatika untuk mendukung keterampilan berpikir kritis siswa di MA Sarji Arrasyid. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner validasi ahli, dan dianalisis menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan mencapai skor kelayakan 85% dari ahli media, dan 84% dari ahli materi pelajaran, keduanya dikategorikan sangat layak. Hasil implementasi menunjukkan bahwa penggunaan Baamboozle menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan kompetitif secara positif yang mendorong siswa untuk terlibat dalam diskusi kelompok, menganalisis situasi masalah, mengevaluasi pilihan jawaban, dan membuat keputusan bersama. Aktivitas pembelajaran ini mencerminkan indikator utama berpikir kritis, khususnya analisis, evaluasi, dan inferensi. oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis permainan Baamboozle yang dikembangkan melalui model ADDIE valid, layak, dan efektif dalam mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Informatika di sekolah menengah.Temuan ini memberikan peluang bagi penelitian selanjutnya untuk menguji penerapan media pada konteks dan materi yang lebih luas.
Pengaruh Keterlibatan Masyarakat dan Pemanfaatan Website sebagai Media Penguatan Sistem Informasi Pendidikan Benediktus Bata; Dyan Yuliana; Arico Ayani Suparto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.5031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterlibatan masyarakat terhadap pemanfaatan website sebagai media penguatan sistem informasi pendidikan, khususnya dalam meningkatkan akses informasi dan kualitas layanan pendidikan. Research gap dalam penelitian ini terletak pada masih terbatasnya kajian empiris yang menguji hubungan langsung antara keterlibatan masyarakat dan efektivitas pemanfaatan website dalam konteks sistem informasi pendidikan berbasis studi kasus lokal. Sebagian besar penelitian sebelumnya lebih berfokus pada aspek teknis sistem informasi atau tingkat penerimaan teknologi, tanpa mengintegrasikan dimensi partisipasi sosial secara mendalam. Novelty penelitian ini terletak pada analisis empiris yang mengintegrasikan variabel keterlibatan masyarakat dengan pemanfaatan website dalam sistem informasi pendidikan melalui pendekatan studi kasus kontekstual. Penelitian ini menempatkan masyarakat sebagai aktor aktif yang tidak hanya menggunakan sistem, tetapi juga berkontribusi terhadap efektivitas fungsi website sebagai media informasi pendidikan. Selain itu, penelitian ini menggabungkan perspektif pengelola pendidikan dan pengguna untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dinamika pemanfaatan website pendidikan di tingkat lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terhadap satu pengelola sistem informasi pendidikan dan empat pengguna aktif website, serta dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat memiliki pengaruh terhadap optimalisasi pemanfaatan website dalam sistem informasi pendidikan. Website berperan dalam meningkatkan akses informasi, transparansi data pendidikan, serta efisiensi layanan administrasi. Masyarakat memanfaatkan website untuk mengakses informasi kegiatan pendidikan, program lembaga, serta layanan administrasi berbasis digital. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan literasi digital, akses internet, serta rendahnya partisipasi aktif dalam pemanfaatan fitur interaktif website. Secara keseluruhan, keterlibatan masyarakat berkontribusi positif terhadap penguatan sistem informasi pendidikan, meskipun diperlukan peningkatan kapasitas digital dan pengembangan sistem yang lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna.