Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA KULIAH STATISTIK DASAR Tri Astindari; Irma Noervadila
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 12 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v12i2.2557

Abstract

Untuk meningkatkan aktivitas belajar mahasiswa diperlukan model pembelajaran yang sesuai untuk mendukung hal tersebut. Salah satu model pembelajaran yang mendukung yaitu Project Based Learning. Pembelajaran berbasis proyek merupakan model pembelajaran yang menitikberatkan pada pengembangan produk atau produktivitas, dimana siswa dapat mengevaluasi atau meneliti, memecahkan masalah, dan mensintesis informasi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Pada siklus pertamadiketahui rata-rata persentase capaian kegiatan setiap indikator pada observasi aktivitas belajar mahasiswa pada siklus I adalah 58,06 %. Pada siklus kedua diketahui Rata-rata persentase capaian kegiatan setiap indikator pada observasi aktivitas belajar mahasiswa pada siklus II adalah 80,56%.
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP MINAT BELAJAR IPS SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 1 KAPONGAN SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Irma Noervadila; Nur Laila
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teaching and learning is the main activity in school. The hope that never disappears from a teacher is that students succeed in learning. This success is always accompanied by efforts both from the teacher and from the students themselves. Based on observations carried out at SMP Negeri 1 Kapongan Situbondo, there were several problems, one of which was the low student interest in learning. The data shows that 14 students in class VII-A and 13 students in class VII-B have low interest in learning and are starting to be interested in other activities. Students are more interested in playing gadgets and talking to friends next door without paying attention to the teacher's explanation. This study is an ex-post facto study because it only reveals data about events that have taken place on respondents who have no treatment and control. Based on the Pie Chart of the tendency of learning interest variables, it was shown that the seventh grade students of SMP Negeri 1 Kapongan who had a very high category of interest in learning were 2 students (4.88%), the high category was 11 students (26.83%), the low category was 22 students (53.66%) and the very low category was 6 students (14.63%). Student interest is low because there are still many students who have not met the indicator of interest in learning, namely the indicator of interest in what is being learned. The results of the prerequisite analysis and hypothesis testing showed that there was an effect of using gadgets and the learning environment together on learning interest by 42.1% with a significance value of 0.000.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP NEGERI 5 PANJI Yesi Puspitasari; Irma Noervadila; Tri Astindari; Sahwari Sahwari; Arico Ayani S.
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran Matematika berbasis IT yaitu Macromedia Flash di SMP Negeri 5 Panji diikuti oleh 8 guru dan 1 kepala sekolah . Berdasarkan hasi pelatihan menunjukkan adanya perbedaan kemampuan memahami dari setiap guru masih belom mampu atau kesulitan mengoperasikan computer dengan baik dan guru masih kakuh, sehingga guru lebih menggunakan media ceramah. Variasi pemahaman didinjau dari aspek dan cara guru memahami dan mampu mempraktekkan membuat media pembelajaran matematika berbasis Macromedia Flash. Guru memerlukan waktu 1 sampai 2 jam membuat media pembelajaran matematika berbasis Macromedia Flash. Dari 8 orang guru di SMP Negeri 5 Panji terutama guru di bidang matematika yang paling menekuni dan menyelesaikan pelatihan pembuatan Media pembelajaran justru dari guru mata pelajaran lainnya kebanyakan guru laki-laki berjumlah 2 orang yang mampu membuat media pembelajarn matematika berbasis Makromedia Flash dari pembuatan profil, menggerakkan bangun, sampai selesai, sehingga hasil yang diperoleh sangat memuaskan.
Peningkatan Pengetahuan Lansia Melalui Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Pada Lansia Pre-Menopause di Desa Sumberejo Kecamatan Banyuputih Irma Noervadila; Yesi Puspitasari; Lisma Dian Kartika; Darsih Idayani; Ahmad Khafas Rasyidi
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v4i1.285

Abstract

Perkembangan dan pertumbuhan manusia akan terhenti, sehingga berikutnya akan terjadi banyak perubahan pada fungsi tubuh manusia. Perubahan tersebut paling banyak terjadi pada wanita karena pada proses menua terjadi suatu fase yaitu fase menopause (Sasitorn, 2016). Menopause merupakan masa berhentinya menstruasi yang terjadi pada perempuan dengan rentang usia 48 sampai 55 tahun. Peristiwa Pre-menopause sering tidak menjadi perhatian bagi kebanyakan wanita karena dianggapnya sebagai peristiwa alami, sebagian kecil mengganggapnya sebagai sesuatu yang buruk, menopause juga dianggap sebagai hal yang tabu untuk dibicarakan secara terbuka. Hal ini dikarenakan dasar pengetahuan wanita tentang menopause masih sedikit sehingga wanita Pre-menopause enggan untuk mencaritahu tentang informasi tentang Pre-menopause. cara mengatasimasa menopauseketerlibatan pemerintah dan juga masyarakat dalam mengatasi masalah menopause antara lain bekerjasama dengan tim dari berbagai disiplin ilmu misalnya psikologi dan tenaga kesehatan melalui kegiatan posyandu lansia sebagai tempat efektif untuk memberikan informasi tentang Pre-menopause, menopause, dan pasca menopause. Peran bidan di komunitas diharapkan dapat memberikan konseling di wilayah kerjanya sebagai tempat yang efektif untuk memberikan informasi tentang Pre-menopause, menopause, dan pasca menopause.
SOSIALISASI PENCEGAHAN INFEKSI COVID-19 UNTUK MENGHINDARI PENYEBARAN PANDEMI COVID-19 DI LINGKUNGAN KRAJAN RT.04 RW.05 KELURAHAN DAWUHAN Tri Astindari; Dyan Yuliana; Irma Noervadila; Sahwari Sahwari
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberitaan di media massa dan televisi bahwa semakin hari jumlah orang yang terjangkit covid-19 semakin banyak dan jumlah kematian akibat pandemi ini juga terus bertambah. Meskipun ada beberapa yang dinyatakan sembuh, namun tetap harus berhati-hati dan tidak meremehkan covid-19. Hal ini membuat masyarakat resah dan khawatir terutama masyarakat yang masih awam dan minim pengetahuan tentang penularan dan cara pencegahan infeksi covid-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mempunyai tujuan yakni untuk meningkatkan wawasan masyarakat Lingkungan Krajan RT.04 RW.05 Kelurahan Dawuhan akan pentingnya melakukan pencegahan dini penyebaran covid-19 melalui kegiatan sosialisasi pencegahan infeksi covid-19 untuk mengurangi penyebaran pandemi covid-19. Kegiatan ini dilakukan di Lingkungan Krajan RT.04 RW.05 Kelurahan Dawuhan yang berlangsung selama 1 hari yaitu pada hari Minggu, 12 Juli 2020 jam 09.00-12.00 WIB. Narasumber sebanyak 2 orang memberikan materi tentang pengenalan karakteristik covid-19, beserta langkah-langkah pencegahannya, pengendalian terhadap infeksi covid-19, serta strategi dalam pencegahan dan pengendalian infeksi covid-19 berkaitan dengan pelayanan kesehatan. Lalu dilaksanakan praktek langsung cara pencegahan penyebaran covid-19, seperti mencuci tangan dan menggunakan masker yang baik dan benar yang dilanjutkan dengan kegiatan senam sehat. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara mencegah penyebaran covid-19 sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga hingga seluruh lapisan masyarakat Lingkungan Krajan RT.04 RW.05 Kelurahan Dawuhan, sehingga wilayah tersebut terbebas dari pandemi covid-19
PENDAMPINGAN BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK RT 01/RW 01 KELURAHAN ARDIJERO KECAMATAN PANJI SITUBONDO DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Lisma Dian Kartika Sari; Darsih Idayani; Zainul Munawwir; Nur Hasanah; Irma Noervadila
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan salah satu disiplin ilmu yang menuntut pemikiran logis, kritis dan sistematis, sehingga tidak heran jika matematika menjadi momok bagi sebagian besar peserta didik. Di tengah pandemi Covid-19, pembelajaran matematika online dinilai kurang efektif. Hal ini dikarenakan sebagian peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami matematika, untuk itu diperlukan bantuan pendampingan belajar matematika. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi kesulitan belajar peserta didik sekaligus meningkatkan motivasi belajar di Desa Ardirejo, RT01/RW01 Kecamatan Panji, Situbondo. Kegiatan pendampingan belajar matematika dilakukan dengan memberikan bimbingan belajar matematika privat atau berkelompok yang dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jenjang sekolah masing-masing. Pelaksanaan kegiatan pendampingan belajar matematika dilakukan 1 sampai 2 kali dalam seminggu yang dilakukan secara intensif selama satu bulan penuh. Pelaksanaan kegiatan pendampingan belajar matematika berjalan dengan lancar dan peserta didik terlihat senang dan bersemangat mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa semangat dan motivasi mereka semakin meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa kegiatan pendampingan belajar matematika berhasil meningkatkan motivasi belajar peserta didik di tengah pandemi Covid-19