Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Perkembangan Emosional Pada Anak Usia Preschool Di TK Pertiwi Tampingan Tegalrejo Magelang Susi Indriyani; Yekti Satriyandari; Fathiyatur Rohmah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.320

Abstract

Emosional merupakan aspek psikologis individu, yang menjadi dasar dalam memahami emosional anak secara lengkap, bagaimana emosi mampu meningkatkan prestasi, kinerja atau menggapai kesuksesan dalam hidup dan bagaimana emosi dapat dikelola menjadi emosi yang cerdas. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, sekitar 9,6% anak di Indonesia mengalami gangguan mental-emosional, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai menyadari adanya masalah kesehatan mental pada anak, meskipun masih banyak yang belum mengetahui detail tentang jenis dan dampak gangguan tersebut. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan emosional anak usia prasekolah diantaranya keluarga, lingkungan, perbedaan usia, dan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) seperti penggunaan gadget. Untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan emosional pada anak usia preschool. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di TK Pertiwi Tampingan Tegalrejo Magelang. Teknik pengambilan sampel menggunakan tenik total sampling, sampel berjumlah 67 anak yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi. instrument penelitian ini menggunakan Kuisioner SDQ. Berdasarkan hasil uji statistik Spearman Rho menunjukkan nilai (ρ=0,023) (ρ<0.05) yang menunjukkan adanya hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan emosional (skala kekuatan) pada anak usia preschool. pada skala kesulitan menunjukkan nilai (р=0,000) (р<0.05) yang menunjukkan adanya hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan emosional (skala kesulitan) pada anak usia preschool. Terdapat hubungan yang signifikan terhadap penggunaan gadget dan perkembangan emosi anak usia prasekolah.
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kecemasan Yang Dialami Oleh Remaja Diana, Rini Nur; Satriyandari, Yekti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i3.447

Abstract

Latar Belakang: Munculnya wabah  kasus pandemic global covid-19 telah mengguncang dunia.   Terjadinya virus covid- 19 ini membuat masyarakat menjadi lebih mudah panik, was-was, cemas dan sampai menimbulkan stress termasuk pada kalangan remaja.  Kecemasan dialami oleh remaja sebab usia remaja masih sangat labil dalam menghadapi kondisi yang tidak terduga. Kecemasan yang berlebihan dapat mempengaruhi kejernihan dalam berpikir dan daya ingat belajar. Tujuan Review: Untuk mereview evidence terkait Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Kecemasan Yang Dialami Oleh Remaja. Metode: Penelitian ini merupakan  scoping review yang  menggunakan framework PEO yaitu mengidentifikasi artikel yang relevan dengan menetapkan kriteria inklusi dan eksklusi, melakukan pencarian artikel melalui database yang relevan yaitu Pubmed, Science Direct, dan Wiley, mencari Grey Literatur melalui search Engine yaitu Google Scholar, seleksi artikel dengan Prisma Flow chart yang digunakan untuk mengembangkan alur pencarian artikel, selanjutnya melakukan Critical Appraisal untuk menilai kualitas dari tiap artikel, melakukan data charting, menyusun, meringkas dan melaporkan hasil. Hasil: Berdasarkan hasil pencarian didapatkan 9 artikel. Semua artikel termasuk dalam grade A. Metode yang digunakan dalam 9 artikel menggunakan cross sectional. Didapatkan 3 tema yaitu prevalensi kecemasan yang terjadi pada remaja selama pandemic covid-19, faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan yang terjadi pada remaja selama pandemic covid-19, stategi yang dilakukan remaja untuk mengatasi kecemasan yang terjadi selama pandemic covid-19.Kesimpulan: Wabah covid-19 sangat berdampak pada psikologis remaja dan memerlukan perhatian dari pihak yang berwenang dalam mengatasi situasi kecemasan ini. Persepsi tentang wabah covid-19 juga dapat berperan besar dalam dampak psikologis remaja.
PREVENTION OF MOTHER-TO-CHILD TRANSMISSION PADA IBU HAMIL DENGAN HIV-AIDS Utama, Reka Julia; Satriyandari, Yekti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.452

Abstract

Latar Belakang: kasus anak dengan HIV di Indonesia 90% desebabkan karena penularan dari ibu pada saat hamil, dan bersalin. Penularan HIV ke bayi pada dasarnya dapat dicegah melalui program PMTCT (prevention of mother-to-child trasmision) yang merupakan salah satu program pemerintah. Namun karena siqma masyarakat, dukungan pasangan yang tidak optimal, serta pertolongan persalinan yang tidak semestinya dilakukan pada ibu yang HIV positif, sehingga kondisi ini dapat menyumbangkan angka HIV yang lebih banyak.Tujuan Review: untuk mereview evidence terkait PMTCT.Metode: Metode scoping review ini menggunakan framework Arksey & O'Malley yang yang mana terdiri dari lima tahapan yaitu mengidentifikasi pertanyaan scoping review dengan framework PEO, kemudian mengidentifikasi artikel yang relevan dengan menentukan kriteria inklusi dan eksklusi; selanjutnya melakukan mencari literatur melalui database yang relevan, yaitu Pubmed, Science Direct, Wiley,  mencari Grey Literatur melalui Search Engine yaitu  Google Scholar. seleksi artikel dengan prisma flow  chart  yang digunakan untuk  menggambarkan alur pencarian artikel; selanjutnya melakukan Critical Appraisal untuk menilai kualitas dari tiap-tiap artikel; melakukan data charting; menyusun, merinkas dan melaporkan hasil.Hasil: Berdasarkan hasil pencarian didapatkan 9 artikel. Yang terdiri 7 artikel dengan grade A dan 2 artikel dengan grade B. Terkait dengan metode 6 artikel menggunakan cross sectional, 1 artikel menggunkan MixMetho, 2 artikel retrospective study. Didapatkan 3 tema yang di antarannya: pelaksanaan PMTCT, tantangan dalam pelaksanaan program PMTCT, dukungan dalam melakukan PMTCT. Dari 9 artikel yang didapatkan rata-rata dilakukan dinegara berkembang dan sedikit penelitian yang dilakukan dinegara maju.Simpulan: Hasil penelitian yang dilakukan dinegara maju maupun dinegara berkembang masih mengalami banyak kesulitan untuk mengakses program PMTCT, budaya, pendidikan, serta dukungan pasangan juga mempengaruhi terhadap keberhasilan program PMTCT. Persalinanyan disarankan pada ibu yang HIV positif yaitu secra SC (section cesarean) . Gep yang didapatkan penelitian masih banyak dilakukan dinegara berkembang dan hanya sedikit dilakukan dinegara maju.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM Yekti Satriyandari; Nena Riski Hariyati
JHeS (Journal of Health Studies) Vol. 1 No. 1: Maret 2017
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.408 KB) | DOI: 10.31101/jhes.185

Abstract

Abstract: This study was observational analytical study with case control method and retrospective approach. The samples were 80 mothers with 40 case samples and 40 control. The bivariate analysis technique used Chi-Square and the multivariate analysis used multiple logistic regression. The results of the bivariate analysis showed that there were three variables that have correlation with postpartum bleeding namely parity (p-value = 0.042, OR = 0.351), oxytocin drip (p-value = 0.002, OR = 8.222) and anemia (p-value = 0.016, OR = 4.846). The midwives are expected to be cautious in providing delivery care to the mothers who have risk factors for postpartum bleeding.Keywords: partum, risk factors bleeding , postpartum bleeding
HUBUNGAN PENGGUNAAN JENIS MEDIA MASSA DENGAN KEJADIAN DATING VIOLENCE Yekti Satriyandari; Mur Oktaviani
JHeS (Journal of Health Studies) Vol. 1 No. 1: Maret 2017
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.391 KB) | DOI: 10.31101/jhes.188

Abstract

Abstrack: The study aimed to determine the correlation between the use of mass media and dating violence occurrence at State Senior High School 1 Pajangan Bantul Yogyakarta. The correlation study used cross sectional approach. Samples were 108 students (total sampling). The measuring instruments were checklists and questionnaires. The data were analyzed using Chi Square. That was indicated by the value x 2 (12.531) with the significant value (p = 0.002 <0.05), and the contingency coefficient (0,322). There was a correlation between the use of mass media and dating violence occurrence at State Senior High School 1 Pajangan Bantul Yogyakarta. It is expected that teenagers do not date in order to avoid the incidence of dating violence and are able to use information technology properly and appropriately.Keywords: the use of mass media, dating violence
Hubungan Dampak Media Sosial terhadap Kejadian Menarche Dini pada Remaja Putri di SMP Negeri 1 Yogyakarta Pingky Citra Mahardika Ali; Yekti Satriyandari
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i2.7431

Abstract

Early menarche is defined as the onset of first menstruation before the age of 12 years and is increasingly observed among adolescent girls. Early menarche may lead to various adverse physical and psychological health outcomes later in life. One factor suspected to contribute to the occurrence of early menarche is exposure to social media. This study aimed to determine the relationship between social media exposure and the occurrence of early menarche among adolescent girls. This study employed an observational analytic method with a cross-sectional approach. The population consisted of all eighth-grade female students at SMP Negeri (State Junior High School) 1 Yogyakarta, totaling 132 students, with a sample of 57 students selected using purposive sampling. Data were analyzed using the Chi-square test (Fisher’s Exact Test). The results of the Chi-square analysis yielded a p-value of 0.001 (p < 0.05) and a Phi (φ) coefficient of 0.456, indicating a statistically significant relationship with a moderate level of association between the impact of social media and the occurrence of early menarche. In conclusion, there is a significant relationship between the impact of social media exposure and the incidence of early menarche among female adolescents at SMP Negeri 1 Yogyakarta.
Strategies for Child Marriage Prevention in Indonesia: A Case Study Enny Fitriahadi; Thuy Hong Nguyen; Endang Koni Suryaningsih; Evi Wahyuntari; Yekti Satriyandari
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang in collaboration with Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI Tingkat Pusat) and Jejaring Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v20i3.13732

Abstract

Early marriage is a complex social problem, with many girls marrying before the age of 18. In Indonesia, child marriage data in 2021 increased by 30%. This figure indicates that early marriage remains a significant challenge in Indonesia, in terms of education and health. This study aims to explore perceptions about child marriage and provide insight into the dynamics of decision-making around child marriage in Dlingo and Dukun, Indonesia. Qualitative research methods were used to ensure an in-depth understanding of the reasons and processes behind child marriage. Data were collected through 12 focus group discussions (FGD), 20 in-depth interviews (IDI), and 6 semi-structured key interviews (KII) informants. The instrument used a semi-structured guideline, using individual interview techniques. Data analysis used Nvivo version 12. This study concluded that families use child marriage as a protection strategy in response to economic insecurity. In addition, this program is also used as a means to protect young women from sexual exploitation and prevent consensual sex before marriage. Early marriage is associated with the vulnerability of pregnancy complications, while the recommendation is to provide comprehensive education to adolescents about reproductive health and the dangers of early marriage.
Hubungan Pengetahuan Personal Hygiene dengan Gejala Infeksi Saluran Kemih pada Mahasiswi di Universitas Aisyiyah Yogyakarta Nesya Aura Rahmadhan; Dita Kristiana; Yekti Satriyandari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.303

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Kemih (ISK) terjadi ketika mikroorganisme memasuki saluran kemih dan berkembang biak menjadi infeksi. Dampak dari ISK dapat terjadi berulang kali dan menimbulkan komplikasi parut pada ginjal. Kebiasaan buruk dalam menjaga kebersihan diri terutama pada kemaluan menjadi faktor risiko terjadinya ISK. Pengetahuan yang baik tentang personal hygiene berperan penting dalam mencegah ISK.  Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan personal hygiene dengan gejala infeksi saluran kemih (ISK) pada mahasiswi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 97 mahasiswi Program Studi S1 Kebidanan angkatan 2025. Sampel yang diambil sebanyak 53 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Sebanyak 47 orang (88,7%) memiliki pengetahuan personal hygiene yang baik, sebanyak 4 orang (7,5%) kategori cukup, dan kategori kurang sebanyak 2 orang (3,8%). Sebanyak 28 orang (52,8%) tidak terdapat gejala ISK, sebanyak 25 orang (47,2%) mengalami gejala ISK. Hasil uji statistic diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,354 dan nilai p-value sebesar <0,023 (p<0,05). Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan personal hygiene dengan gejala infeksi saluran kemih pada mahasiswi di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Kekuatan hubungan dalam kategori rendah dan bersifat positif, yang berarti pengetahuan personal hygiene yang lebih baik tidak secara otomatis menurunkan gejala infeksi saluran kemih pada mahasiswi.
Pengaruh Penyuluhan Sadari terhadap Peningkatan Pengetahuan pada Remaja Putri di SMK Negeri 1 Pleret Eliza Putri; Dita Kristiana; Yekti Satriyandari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.304

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan perempuan dengan angka kejadian dan kematian yang tinggi di dunia. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak usia remaja adalah deteksi dini melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Rendahnya pengetahuan remaja mengenai SADARI dapat menyebabkan kurangnya kesadaran dalam melakukan pemeriksaan mandiri sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan SADARI terhadap tingkat pengetahuan remaja putri di SMK Negeri 1 Pleret Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode pra-eksperimen menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri kelas X dan XI SMK Negeri 1 Pleret sebanyak 31 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan SADARI yang terdiri dari 15 pertanyaan sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa penyuluhan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon pada tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan SADARI sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 16 orang (51,6%), sedangkan setelah diberikan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan dengan mayoritas responden berada pada kategori cukup sebanyak 21 orang (67,7%) dan kategori baik sebanyak 7 orang (22,6%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan SADARI. Kesimpulan penelitian ini adalah penyuluhan SADARI berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai deteksi dini kanker payudara. Disarankan agar sekolah dan tenaga kesehatan, khususnya bidan, dapat mengoptimalkan kegiatan edukasi kesehatan reproduksi melalui penyuluhan SADARI secara rutin dan interaktif untuk meningkatkan kesadaran remaja dalam melakukan deteksi dini kanker payudara.
Co-Authors Agri Yunita Alnodula, Rahma Arif Bimantara Astuti, Andari Wuri Belian Anugrah Estri Brilian Dini MA. Iballa Cesa Septiana Diana, Rini Nur Dita Kristiana Dulasdi, Nur Ain Desta Eliza Putri Endang Koni Suryaningsih, Endang Koni Estri, Belian Anugrah Eugenius Phyowai Ganap Fajarini, Nurbita Fathiyaturrohmah *, Fathiyaturrohmah Fitriahadi, Enny G. Gunawan Hani, Umu Hani, Umu Hariyati, Nena Riski Ike Fitrah Atul Chabibah Irma Misbahul Jannah Julianti, Sinta Lukmannul Hakim Lukmi Wulandari Mamnuah, Mamnuah MARIA BINTANG Martin, Friescha Friecillia Mayasari, Yunita Mazhar, Riri Menik Sri Daryanti, Menik Sri Mufdlilah, Mufdlilah Mufdlilahi Mufdlillah, Mufdlillah Mufreni, Sadr Lufti Mur Oktaviani Nena Riski Hariyati Nesya Aura Rahmadhan Nguyen, Thuy Hong Nova Trianadewi Nur Ain Desta Dulasdi Nurcahyani, Yanindihas Rachma Nurul Mahmudah Oktaviani, Mur Pingky Citra Mahardika Ali Prasety, Alfarizi Cahaya Pratama, Muhammad Yoga Qusrinie, Isnurpratiwi Rahmasari, Putri Rahmasari, Putri Ratri Puspita, Ayu Rawul, Wahyu Aditia Reka Julia Utama Rike Yulianti Rike Yulianti Rini Nur Diana Rini Nur Diana Rosmita Nuzuliana, Rosmita Sharma, Surabhi Shelly Rodliah Rosyad Shivani Nurrahmah Purnady Shivani Nurrahmah Purnady Sholaikhah Sulistyoningtyas Sinta Julianti Sinta Julianti Siti Istiyati Sri Handayani Sri Sulistyawati Sulistyawati, Sri Surabhi Sharma Susi Indriyani Thuy Hong Nguyen Utami, Fitria Siswi Wahyuhidaya, Pratika Wahyuntari, Evi Wasis, Ginanjar Wati, Dian Widya Wulandari, Lukmi Yanindihas Rachma Nurcahyani Yunita Mayasari