Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Anggapa

Implementasi Arsitektur Terapeutik pada Pusat Terapi Anak dengan Autism Spectrum Disorder di Pesisir Kota Batam Artanti, Nadiah Khairunnisa; Aguspriyanti, Carissa Dinar
Jurnal Anggapa Vol 5 No 1 (2026): ANGGAPA Volume 5 No 1 April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v5i1.944

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan neuroperkembangan yang ditandaidengan keterbatasan komunikasi, perilaku repetitif, serta kesulitan dalam interaksi sosial.Peningkatan prevalensi ASD di Indonesia, termasuk di Kota Batam, menegaskan urgensipenyediaan fasilitas terapi yang terintegrasi dengan prinsip arsitektur terapeutik. Studi inimengkaji implementasi arsitektur terapeutik pada perancangan pusat terapi anak autis dikawasan pesisir Marina, Kota Batam, dengan memanfaatkan potensi alami lingkunganpesisir. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi literatur,observasi lapangan, dan wawancara semi-terstruktur dengan para ahli. Hasil studimenunjukkan bahwa arsitektur terapeutik dapat diimplementasikan melalui penerapan warnanetral, pemandangan restoratif, bentuk ruang sederhana, tekstur aman, pencahayaan adaptif,kontrol akustik, pengaturan suhu dan aroma, serta penyediaan taman terapeutik. Integrasielemen alami pesisir, seperti pepohonan, pasir pantai, dan air, berperan dalam mendukungregulasi emosi, stimulasi sensorik, serta perkembangan kognitif dan sosial anak. Konsepmassa bangunan yang terinspirasi dari jaringan saraf dan gelembung menghasilkan zonasiruang yang saling terhubung, fleksibel, dan responsif terhadap kebutuhan terapi. Dengandemikian, pusat terapi tidak hanya berfungsi sebagai sarana rehabilitasi, tetapi juga ruanginklusif yang menghadirkan pengalaman terapeutik menyeluruh. Studi ini diharapkanmenjadi rujukan dalam pengembangan fasilitas terapi anak autis berbasis arsitektur terapeutikdi kawasan pesisir maupun perkotaan