Claim Missing Document
Check
Articles

PENGABDIAN PADA MASYARAKAT PENGENALAN ALAT-ALAT LABORATORIUM FISIKA LANJUT BAGI GURU MGMP IPA SMP/MTS KABUPATEN BENGKAYANG Anita, Anita; Saputri, Dwi Fajar; Nurhayati, Nurhayati; Wahyudi, Wahyudi; Nurussaniah, Nurussaniah; Angraeni, Lia; Darmawan, Handi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018): GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.178 KB) | DOI: 10.31571/gervasi.v2i2.1031

Abstract

PPM kali ini mengangkat tema pengenalan alat-alat Fisika Lanjut Bagi Guru MGMP IPA/MTs Kabupaten Bengkayang. Hal ini didasarkan pada hasil studi yang menemukan bahwa ada diantara guru IPA SMP/MTs yang belum menguasai dan memahami alat-alat yang terdapat di dalam laboratorium IPA. Sehingga pemanfaatan alat-alat laboratorium IPA tersebut belum maksimal.Metode yang digunakan pada kegiatan PPM kali ini adalah dengan metode kolaboratif partisipatif. Metode ini merupakan penggabungan antara metode demonstrasi dan metode eksperimen.  Dalam kegiatan ini, laboratorium Fisika IKIP PGRI Pontianak rancang menjadi 4 ruangan, yaitu mekanika (air track dan torsi), Fisika Modern, Elektronika digital dan Optika. Peserta yang hadir merupakan guru-guru yang tergabung pada MGMP IPA Kabupaten Bengkayang yang berjumlah 22 orang. Proses evaluasi kegiatan PPM dilakukan dengan memberikan angket kepada peserta. Hasil angket kepuasan peserta berkaitan dengan penyelenggaran PPM dengan nilai rata-rata 3.39 tergolong baik. Kata Kunci: alat-alat laboratorium, fisika lanjut
ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL IPA DI SMP NEGERI KOTA PONTIANAK Gasila, Yesi; Fadillah, Syarifah; Wahyudi, Wahyudi
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 6, No 1 (2019): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan proses sains siswa dalam menyelesaikan soal IPA di SMP Negeri Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survey studies. Populasi dalam penelitian ini adalah SMP Negeri Kota Pontianak dengan SMP Negeri 3 Pontianak, SMP Negeri 19 Pontianak dan SMP Negeri 24 Pontianak sebagai sampel penelitian yang diperoleh dengan teknik random sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes soal KPS yang berbentuk pilihan ganda. Teknik analisa data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahawa: 1) Keterampilan proses sains siswa SMP Negeri di Kota Pontianak berdasarkan tiap indikator, indikator yang mempunyai nilai tertinggi yaitu indikator mengamati dengan nilai rata-rata 89,9 dengan kategori sangat baik dan untuk indikator keterampilan proses sains terendah yaitu pada indikator menyimpulkan dengan nilai rata-rata 76,8 dengan kategori baik, untuk keterampilan proses sains pada indikator memprediksi dan mengkomunikasikan memiliki nilai rata- rata yang sama yaitu sebesar 83,3 dengan kategori baik, keterampilan proses sains untuk indikator mengklasifikasikan memiliki nilai rata-rata sebesar 77,6 dengan kategori cukup, keterampilan proses sains untuk indikator mengukur memiliki rata-rata sebesar 80 dengan kategori baik. 2) Keterampilan proses sains siswa SMP Negeri di Kota Pontianak berdasarkan gender, untuk gender perempuan memiliki nilai rata-rata 79,9 dan untuk gender laki-laki memiliki nilai rata-rata 83,4, Secara keseluruhan keterampilan proses sains siswa SMP Negeri di Kota pontianak dikategorikan baik. 3) Keterampilan proses sains siswa SMP Negeri di Kota Pontianak berdasarkan ranking sekolah, untuk semua indikator nilai keterampilan proses sains dengan  ranking  tertinggi memiliki nilai rata-rata 91,16 dengan kategori sangat baik, keterampilan  proses sains untuk ranking sedang memiliki nilai rata-rata 92 dengan kategori sangat baik dan keterampilan proses sains untuk ranking rendah memiliki nilai rata-rata 61 dengan kategori cukup. 
Pengaruh Modul Praktikum Optika Berbasis Inkuiri Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Sikap Ilmiah Mahasiswa Wahyudi, W; Lestari, Isnania
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.944 KB) | DOI: 10.25273/jpfk.v5i1.3317

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh diterapannya modul praktikum optika berbasis inkuiri terhadap keterampilan proses sains (KPS) dan sikap ilmiah mahasiswa. Desain pre-experimental digunakan dalam penelitian ini dengan rancangan one group pretest and posttest. Sampel penelitian adalah mahasiswa pendidikan fisika yang menempuh mata kuliah optika sebanyak satu kelas. Instrumen pengumpulan data KPS Dasar berupa Soal Tes pilihan ganda berjumlah 21 soal dengan aspek mengobservasi, mengukur, mengklasifikasi, menyimpulkan, memprediksi dan mengkomunikasi. Instrumen pengumpulan data Sikap ilmiah mahasiswa berupa Angket berjumlah 32 soal. Data KPS Terintegrasi diukur dari hasil laporan praktikum mahasiswa yang meliputi aspek mengontrol variabel, berhipotesis, mengintepretasikan data dan bereksperimen. Hasil menunjukan peningkatan KPS Dasar aspek mengobservasi, mengklarifikasi, menyimpulkan dan memprediksi dalam kategori yang sedang. Sedangkan peningkatan KPS Dasar aspek mengukur dan mengkomunikasikan masih dalam katerogi peningkatan yang rendah. Secara signifikan melalui uji t-Test: two Paired Sample disimpulkan bahwa KPS Dasar mahasiswa lebih baik setelah diterapkan modul praktikum optika berbasis inkuiri. KPS Terintegrasi mahasiswa pada aspek berhipotesis, mengintepretasikan data dan bereksperiman memiliki kategori yang baik sedangkan aspek mengontrol variabel masih dalam kategori yang cukup. Nilai rerata total sikap ilmiah mahasiswa dalam kategori baik setelah diterapkan modul praktikum optika berbasis inkuiri.
PENGARUH PROBLEM-BASED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN PEMECAHAN MASALAH DALAM MATERI HUKUM ARCHIMEDES Kertinus, Rupus; Darma, Yudi; Wahyudi, Wahyudi
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.745 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v17i2.1252

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran problem-based learning terhadap pemahaman konsep dan pemecahan masalah materi hukum Archimedes di kelas XI IPA SMA Negeri 1 Ketungau Tengah. Penelitian menggunakan quasi-experimental designs dengan nonequivalent groups posttest only. Instrumen yang digunakan adalah butir soal pemahaman konsep berbentuk tes pilihan ganda dan pemecahan masalah berbentuk tes uraian. Populasi penelitian seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Ketungau Tengah tahun pelajaran 2018/2019. Sampel sebanyak 37 orang siswa yang terdiri dari dua kelas yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Analisis data menggunakan uji MANOVA dua arah. Hasil penelitian: (1) Kemampuan pemahaman konsep siswa cukup dan pemecahan masalah siswa baik setelah diterapkannya model pembelajaran problem-based learning; (2) Kemampuan pemahaman konsep siswa kurang dan pemecahan masalah siswa sangat kurang setelah diterapkannya model pembelajaran konvesional; dan (3) Terdapat pengaruh model pembelajaran problem-based learning terhadap pemahaman konsep dan pemecahan masalah materi hukum archimedes.AbstractThe research aims to examine the effect of the problem-based learning model of learning on concept understanding and problem-solving of Archimedes material in class XI IPA of SMA Negeri 1 Ketungau Tengah. The research used quasi-experimental designs with nonequivalent groups posttest only. The instrument used was a matter of understanding the concept in the form of multiple-choice tests and problem-solving in the form of description tests. The population of the research was all students of class XI IPA of SMA Negeri 1 Ketungau Tengah in the academic year 2018/2019. A sample of 37 students consisted of two classes taken cluster random sampling technique. Data analysis using the MANOVA two-way test. The results of the research: (1) The ability to understand students' concepts is sufficient and students' problem-solving is good after the application of the problem-based learning model; (2) The ability to understand students' concepts is lacking and students' problem-solving is very lacking after the application of conventional learning models; and (3) There is an influence of the problem-based learning model on the understanding of concepts and problem-solving in Archimedes material.
Inovasi Pembelajaran IPA di Sekolah Menengah Pertama Melalui Pendekatan Saintifik Bermuatan Karakter ., Nurhayati; Saputri, Dwi Fajar; Novianty, Fety; ., Wahyudi
Jurnal Pengabdi Vol 2, No 2 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.122 KB) | DOI: 10.26418/jplp2km.v2i2.33120

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan sharing pengalaman kepada guru dalam mendesain pembelajaran IPA menggunakan model-model pembelajaran berbasis pendekatan saintifik bermuatan karakter dan merancang media pembelajaran IPA yang inovatif. Peserta pengabdian yaitu guru IPA SMP/MTs yang tergabung dalam MGMP IPA Kota Singkawang. Kegiatan dikemas dalam seminar dengan bentuk ceramah, diskusi dan demonstrasi. Pada awal dan akhir kegiatan peserta diberikan tes yang dikerjakan secara daring. Hasil analisis tes menunjukkan bahwa rata-rata nilai postest lebih tinggi dari rata-rata nilai postest. Hasil kegiatan diharapkan dapat (1) menumbuhkan persepsi positif kepada guru IPA dalam mengimplementasi model dan media pembelajaran berbasis saintifik bermuatan karakter dalam pembelajaran ; (2) Menumbuhkan motivasi, kreatifitas dan inovasi guru IPA dalam mengembangkan desain pembelajaran dan media pembelajaran yang inovatif.
Pembelajaran Fisika Menggunakan Model Problem Based Learning dan Model Project Based Learning Ditinjau Dari Katerampilan Proses Sains Siswa Pada Materi Fluida Dinamis Kelas XI SMA Panca Bhakti Pontianak Prameswari, Andini; Wahyudi, Wahyudi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.739 KB) | DOI: 10.31571/jpsa.v2i2.1232

Abstract

Abstrak Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar Pembelajaran Fisika Menggunakan Model Problem Based Learning dan Model Project Based Learning Ditinjau Dari Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Materi Fluida Dinamis Kelas XI SMA Panca Bhakti Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian factorial design dan rancangan penelitian desain faktorial. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Panca Bhakti Pontianak yang terdiri dari 2 kelas. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling sehingga diperoleh kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 SMA Panca Bhakti Pontianak sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran data dengan tes essay. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada materi fluida dinamis yang diterapkan model Problem Based Learning yakni 70,05 dan yang diterapkan model Project Based Learning yakni 77,14. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis anova dua jalan untuk keterampilan proses sains siswa diperoleh P-Value 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan hasil perhitungan uji Kruskal Wallis anova dua jalan untuk model pembelajaran yakni terdapat pengaruh dengan P-Value 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan terdapat interaksi antara model Problem Based Learning dan model Project Based Learning terhadap keterampilan proses sains dengan hasil belajar. 
PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK THREE-TIER MULTIPLE CHOICE UNTUK MENGUKUR KONSEPSI FISIKA SISWA SMA Nurhayati, Nurhayati; Al Sagaf, Syarif Lukman Hakim; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2, September 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v4n2.p47-54

Abstract

This study aims to determine the quality of diagnostic test questions with regular straight motion material. This research is a descriptive study using a quantitative approach. In this research, Sujek was a class X student at Jagoi Babang 01 High School. The research instrument was in the form of question feasibility questionnaire addressed to the validator and the test used to test the characteristics of the questions including validity, reliability, level of difficulty and differentiating power of the questions and knowing the profile of students' conceptual understanding. The results of the study indicate that: (1) A total of 13 questions have very good assessment criteria by experts; (2) 9 questions are declared valid and 3 questions are invalid; (3) Reliability index of 0.81 with very strong criteria; (4) 11 questions have medium criteria and 1 problem is difficult keriteria; (5) criteria for distinguishing good as many as 4 questions, criteria are enough 6 questions and bad criteria 2 questions; (6) The percentage of students who understand the concept is 22.31%, misconceptions are 36.56% and do not understand the concept of 41.13%.
PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK THREE-TIER MULTIPLE CHOICE UNTUK MENGUKUR KONSEPSI FISIKA SISWA SMA Nurhayati, Nurhayati; Al Sagaf, Syarif Lukman Hakim; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2, September 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v4n2.p47-54

Abstract

This study aims to determine the quality of diagnostic test questions with regular straight motion material. This research is a descriptive study using a quantitative approach. In this research, Sujek was a class X student at Jagoi Babang 01 High School. The research instrument was in the form of question feasibility questionnaire addressed to the validator and the test used to test the characteristics of the questions including validity, reliability, level of difficulty and differentiating power of the questions and knowing the profile of students' conceptual understanding. The results of the study indicate that: (1) A total of 13 questions have very good assessment criteria by experts; (2) 9 questions are declared valid and 3 questions are invalid; (3) Reliability index of 0.81 with very strong criteria; (4) 11 questions have medium criteria and 1 problem is difficult keriteria; (5) criteria for distinguishing good as many as 4 questions, criteria are enough 6 questions and bad criteria 2 questions; (6) The percentage of students who understand the concept is 22.31%, misconceptions are 36.56% and do not understand the concept of 41.13%.
Application of Multisim Software in Wave Rectifier Circuit Learning and its influence based on Students' Visual Spatial Ability Wahyudi, Wahyudi; Boisandi, Boisandi; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpfk.v7i1.9068

Abstract

This study aims to determine the effect of the National Instruments (NI) Multisim Software on students’ mastery of the wave rectifier circuit viewed from students' visual-spatial abilities (KVS). A pre-experimental design was used in this study. The sample of this research was students of the Physics Education Study Program taking the Basic Electronics I course selected through saturated sampling technique. The data collection tools were in the form of a visual-spatial ability test instrument and the wave rectifier circuit mastery test instrument. Correlation tests, multiple regression, and independent-sample t-test were used to determine the effect of spatial-visual ability on the learning outcomes of the wave rectifier circuit through the application of the National Instruments Multisim Software. The results obtained indicate that: 1) Student learning outcomes on the wave rectifier circuit material by using the NI-Multisim Software has in the sufficient category; 2) Students' visual-spatial ability on the KVS-interpretation has very high-category, KVS-series pattern has high-category, KVS-reflection has high-category, KVS-rotation has high-category, KVS-projection has high-category, and KVS-drawing has medium-category; 3) The ability of students' spatial visibility has a positive and significant correlation to student learning outcomes and has an influence contribution of 76.20% to learning outcomes; 4) The learning outcomes of students who have KVS-high are better than the average learning outcomes of students who have KVS-low in learning the wave rectifier series material using the NI-Multisim software.
Pengaruh Problem-Based Learning terhadap Pemahaman Konsep dan Pemecahan Masalah dalam Materi Hukum Archimedes Rupus Kertinus; Yudi Darma; Wahyudi Wahyudi
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v17i2.1252

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran problem-based learning terhadap pemahaman konsep dan pemecahan masalah materi hukum Archimedes di kelas XI IPA SMA Negeri 1 Ketungau Tengah. Penelitian menggunakan quasi-experimental designs dengan nonequivalent groups posttest only. Instrumen yang digunakan adalah butir soal pemahaman konsep berbentuk tes pilihan ganda dan pemecahan masalah berbentuk tes uraian. Populasi penelitian seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Ketungau Tengah tahun pelajaran 2018/2019. Sampel sebanyak 37 orang siswa yang terdiri dari dua kelas yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Analisis data menggunakan uji MANOVA dua arah. Hasil penelitian: (1) Kemampuan pemahaman konsep siswa cukup dan pemecahan masalah siswa baik setelah diterapkannya model pembelajaran problem-based learning; (2) Kemampuan pemahaman konsep siswa kurang dan pemecahan masalah siswa sangat kurang setelah diterapkannya model pembelajaran konvesional; dan (3) Terdapat pengaruh model pembelajaran problem-based learning terhadap pemahaman konsep dan pemecahan masalah materi hukum archimedes.AbstractThe research aims to examine the effect of the problem-based learning model of learning on concept understanding and problem-solving of Archimedes material in class XI IPA of SMA Negeri 1 Ketungau Tengah. The research used quasi-experimental designs with nonequivalent groups posttest only. The instrument used was a matter of understanding the concept in the form of multiple-choice tests and problem-solving in the form of description tests. The population of the research was all students of class XI IPA of SMA Negeri 1 Ketungau Tengah in the academic year 2018/2019. A sample of 37 students consisted of two classes taken cluster random sampling technique. Data analysis using the MANOVA two-way test. The results of the research: (1) The ability to understand students' concepts is sufficient and students' problem-solving is good after the application of the problem-based learning model; (2) The ability to understand students' concepts is lacking and students' problem-solving is very lacking after the application of conventional learning models; and (3) There is an influence of the problem-based learning model on the understanding of concepts and problem-solving in Archimedes material.