Claim Missing Document
Check
Articles

REMEDIASI MISKONSEPSI SISWA DALAM MATERI CERMIN MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI DI KELAS VIII MTs AL ANWAR PONTIANAK Endah Atitya; Muhamad Firdaus; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v7i2.1069

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menggali miskonsepsi siswa dan melakukan remediasi miskonsepsi siswa dalam materi cermin menggunakan media animasi pada siswa MTs Al Anwar Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-ekperimental design dengan rancangan One Group Pre-test-Posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran dengan instrumen berupa tes diagnostik tiga tingkat. Hasil Analisis data pada tes diagnostik menunjukkan bahwa seluruh siswa mengalami miskonsepsi pada materi cermin. Miskonsepsi sifat bayangan pada cermin datar merupakan miskonsepsi yang paling besar dialami siswa yaitu 64,71%, selain itu siswa juga mengalami miskonsepsi sebesar 58,82% pada konsep aplikasi cermin datar. Setelah diberikan remediasi terjadi penurunan yang signifikan pada jumlah miskonsepsi siswa dalam materi cermin. Hasil perhitungan rata-rata penurunan pada jumlah miskonsepsi tiap siswa maupun tiap konsep menurut harga proporsi yaitu 0,59 dan 0,61 tergolong sedang, sehingga disimpulkan bahwa penggunaan media animasi cukup efektif untuk meremediasi miskonsepsi siswa dalam materi cermin.
Efektivitas Penggunaan Buku Ajar Fisika Matematika Berbasis Inkuiri dalam Perkuliahan Fisika Matematika Dwi Fajar Saputri; Syarifah Fadilah; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 2 No 2 (2016): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 2 Nomor 2, Des
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.642 KB) | DOI: 10.21009/1.02202

Abstract

Abstract The purpose of this study was to describe the effectiveness of the use of mathematical physics textbook-based inquiry on Mathematical Physics to improving mathematical problem solving ability of students. The study design using pretest-posttest control group design. The population in this research are physics students who take courses in Mathematical Physics I. Based on the results of data analysis can be known (1) an increase in mathematical problem solving ability of students on average were moderate, 2) Independence of student learning after using inquiry-based textbook is good (3) the response of students to the textbook is fair. So it can be concluded that the use textbooks effective inquiry-based Mathematical Physics Mathematical Physics in lectures. Keywords: effectiviness, mathematical problem solving ability, based inquiry Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas pengunaan buku ajar fisika matematika berbasis inkuiri pada perkuliahan Fisika Matematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik mahasiswa. Ranangan penelitian ini menggunakan pretest-posttest group design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa fisika yang mengambil mata kuliah Fisika Matematika I. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui (1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa rata-rata tergolong sedang, 2) Kemandirian belajar mahasiswa setelah menggunakan buku ajar berbasis inkuiri pada perkuliahan Fisika Matematika tergolong baik (3) respon mahasiswa terhadap buku ajar tergolong baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan buku ajar Fisika Matematika berbasis inkuiri efektif dalam perkuliahan Fisika Matematika. Kata-kata kunci: efektivitas, kemampuan pemecahan masalah matematik, pendekatan inkuiri
Development of HOTS Assessment Instruments in Vibration and Wave Courses Nurhayati Nurhayati; Wahyudi Wahyudi; Syarif Lukman Hakim Alsagaf
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to 1) produce a HOTS assessment instrument; 2) knowing the quality of the test instrument in terms of the feasibility of construction, material feasibility, and language feasibility according to the expert; and 3) knowing the quality of the test items in terms of validity, reliability, difficulty level and distinguishing power based on the test results. Research and Development were used as a research method with 4D procedural development model consists of four stages, namely: the define stage, the design stage, the development stage, and the dissemination stage. The questionnaire was used for expert judgment validation. The characteristics measurement of the HOTS items instrument including the validity, reliability, difficulty level, and distinguishing power of the questions. The HOTS assessment instrument developed was in the form of multiple-choice options with a reason based on HOTS in aspects of analyzing, evaluating, and creating. The results of expert validation show that the average item with criteria is very good in terms of content, construct, and language aspects. Instruments that have been validated and revised were tested on students who had studied vibration and wave material and the test results showed that 77% of the questions developed were of good quality with valid criteria, good distinguishing criteria, level of difficulty at moderate and easy levels and very strong reliability so that feasible and ready to be used to measure students' higher-order thinking skills in vibrations and waves material.Keywords: HOTS, Instruments test, Vibrations, and wavesDOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpf.v9.n1.202108
ANALISIS KONTRIBUSI SIKAP ILMIAH, MOTIVASI BELAJAR DAN KEMANDIRIANBELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN FISIKA STKIP PGRI PONTIANAK Wahyudi Wahyudi
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.914 KB) | DOI: 10.25273/jems.v1i2.123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi sikap ilmiah, motivasi berprestasi dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa prodi pendidikan fisika STKIP PGRI Pontianak. Sampel penelitian berjumlah 3 kelas yang diambil dengan teknik cluster random sampling dan mewakili semua mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika tiap jenjang semester. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-assosiatif yang menggambarkan korelasi dan kontribusi antara variabel bebas (sikap ilmiah, motivasi belajar dan kemandirian belajar) terhadap variabel terikat (prestasi belajar) terutama kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat. Instrumen pengumpul data berupa angket sikap ilmiah, motivasi belajar dan kemandirian belajar. Data pretasi belajar mahasiswa diambil dari data indeks prestasi komulatif mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan sikap ilmiah, motivasi belajar dan kemandirian belajar berkorelasi positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Sikap ilmiah berkontribusi 1,00%, motivasi belajar berkontribusi 7,10%, kemandirian  belajar berkontribusi 5,10%, sikap ilmiah, motivasi dan kemandirian belajar berkontribusi 8,80% terhadap prestasi belajar mahasiswa. Disarankan bagi para dosen untuk memberikan motivasi mahasiswa dalam belajar, melatih sikap ilmiah mahasiswa dan berusaha membentuk karakter mahasiswa yang mandiri dalam belajar. Bagi penelitian lanjutan disarankan untuk melihat pengaruh sikap ilmiah, motivasi belajar dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.
Efektivitas Penggunaan Booklet Untukmeremediasi Kesalahan Siswa Pada Materi Pemuaian Zat Di Kelas VII SMP Negeri 1 Tangaran Kabupaten Sambas Nurussaniah Nurussaniah; Wahyudi Wahyudi; Novi Sri Hidayati
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.45 KB) | DOI: 10.25273/jems.v4i2.689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan booklet untuk meremediasi kesalahan siswa pada materi pemuaian zat di kelas VII SMP Negeri 1 Tangaran Kabupaten Sambas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan bentuk penelitian Pre-Experimenal Designs dengan rancangan penelitian One Group Pretest Postest Design.  Sebanyak 27 siswa kelas VIIB SMP Negeri 1 Tangaran Kabupaten Sambas yang dipilih secara intact group berpartisipasi dalam penelitian ini.Alat pengumpul data dalam penelitian ini yaitu tes tertulis berupa pilihan ganda menggunakan tiga alternatif jawaban dan disertai dengan alasan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan boklet efektif untuk meremediasi kesalahan siswa pada materi pemuaian zat dengan kategori tinggi untuk 20 siswa, sedang untuk 6 siswa dan rendah untuk 1 siswa. Selain itu penggunaan booklet juga efektif untuk meremediasi kesalahan pada materi pemuaian zat dengan kategori tinggi untuk 5 indikator, sedang untuk 4 indikator dan rendah untuk 1 indikator.
Workshop Lesson Plan dan Lembar Observasi untuk Meningkatkan Kompetensi Guru IPA SMP dalam Merencanakan Pembelajaran Wahyudi Wahyudi; Dwi Fajar Saputri; Sri Koriaty; Nurhayati Nurhayati
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v9i3.10798

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merencanakan pembelajaran dengan menysun lesson plan dan lembar observasi. Metode pengabdian yang dilaksanakan berupa pelatihan dan workshop. Tahap kegiatan meliputi perencanan, pelaksanaan dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah guru IPA yang tergabung dalam MGMP IPA SMP di Kabupaten Kubu Raya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru antusias menghadiri kegiatan pelatihan. Guru dapat merancang lesson plan dan lembar observasi serta menentukan media yang akan digunakan dalam implementasi lesson study. Pemahaman guru tentang perencanaan pembelajaran juga meningkat setelah dilakukan kegiatan pelatihan.
Model-Based Reasoning in the Deductive Laboratory Work with Arduino and Sensor Module Soka Hadiati; Dwi Fajar Saputri; Wahyudi Wahyudi; Adi Pramuda
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v9i3.8735

Abstract

Laboratory work that has been applied so far is more dominant in deductive laboratory work, but this type of laboratory work is not optimal in stimulating students' reasoning ability. Up to now, model-based reasoning studies on laboratory work have been substantial (especially in measurement and troubleshooting activities) and have not seen overall laboratory activity, including the use of alternative instrumentation such as Arduino and its sensor module. Designing the best laboratory work requires the role of model-based reasoning studies using Arduino devices. A mixed-method research design was used in this study with a theoretical study to obtain a predictive pattern for deductive laboratory work model which was matched with the observations of 50 undergraduate physics education students in laboratory work. Revision activities were shown by students in laboratory work depending on the capabilities of reasoning. The results of this study indicate that revision activities in deductive laboratory work using Arduino can stimulate students' reasoning. Arduino can lead students to explore their thinking and reasoning to solve problems in laboratory work. 
Fabrikasi Kaca Tellurite Zinc Bismuth Dengan Teknik Melt Quenching Wahyudi Wahyudi; Lia Angraeni
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i2.4910

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk memfabrikasi kaca Tellurite Zinc Bismuth (TZB) denga teknik melt quenching dan mendeskripsikan mengenai kondisi fisika (warna dan transparansi) kaca TZB. Bahan kaca yang digunakan dalam penelitian ini yakni serbuk Tellurite Oxide (TeO2) dengan kemurnian 99,99%, serbuk Zinc Oxide (ZnO) dengan kemurnian 99,9%, dan serbuk Bismut Oxide (Bi2O3) dengan kemurnian 99,9%. Komposisi yang digunakan adalah (80-x)TeO2-20ZnO-xBi2O3 dengan x=8,12,16  (mol%). Tahapan penelitian meliputi penyiapan alat dan bahan, pembuatan sampel dan karakterisasi sampel. Bahan dilebur di dalam furnace CARBOLITETM pada suhu 900oC selama 1 jam kemudian dituang ke dalam mold (cetakan) berukuran (3,5x2,5x0,5) cm yang telah dipanaskan pada suhu 300oC dan didinginkan secara natural cooling. Kaca TZB hasil fabrikasi seperti tampak transparan. Semua sampel kaca yang terbentuk berwarna kuning kehijauan (lime). Perlu dilakukan analisis lebih lanjut berupa UV-VIS untuk menentukan secara pasti pengaruh konsentrasi Bi2O3 sifat optis kaca TZB yang telah difabrikasi.  This research aims to fabricate Tellurite Zinc Bismuth (TZB) glass with melt quenching technique and to describe the physical condition (color and transparency) of TZB glass. The glass materials used in this research are Tellurite Oxide (TeO2) powder with 99.99% purity, 99.9% powder of Zinc Oxide (ZnO), and Bismuth Oxide (Bi2O3) powder with 99.9% purity. The composition used is (80-x) TeO2-20ZnO-xBi2O3 with x = 8.12,16 (mol%). Research stages include preparation of tools and materials, sample preparation and sample characterization. The material is melted in a CARBOLITETM furnace at 900°C for 1 hour then poured into a mold (sized) size (3.5x2.5x0.5) cm which has been heated at a temperature of 300oC and cooled by natural cooling. TZB glass fabrication results as it looks transparent. All glass samples are formed in greenish yellow (lime). Further analysis of UV-VIS is necessary to determine the exact effect of Bi2O3 concentration of the fabricated optical properties of glass TZB.
PELUANG MUATAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN IPA DALAM PERSPEKTIF RUU SISDIKNAS Wahyudi Wahyudi; Misbah Misbah; Nurhayati Nurhayati; Satwika Trianti Ngandoh; Yusi Riksa Yustiana
Vidya Karya Vol 37, No 1 (2022)
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.471 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v37i1.13175

Abstract

This research aims to identify and analyze the problems contained in the Draft Law on the National Education System (RUU Sisdiknas) related to curriculum and learning by comparing the content in the bill with the revised law and phenomena that occur in the field. This research was conducted through a literature study using secondary sources: documents, the internet, books, proceedings, reputable international journals, international journals, and national journals, both accredited and unaccredited. The main document used as material for the analysis of the study is the National Education System Law No. 20 of 2003, the National Education System Bill. The descriptive-analytical method was used in this research, and then the source data of the study were analyzed qualitatively. Through this literature study, identification and analysis of problems contained in the National Education System Bill related to curriculum and learning were obtained by comparing the bill's contents with the revised law and phenomena occurring in the field. In the Bill, the potential for local content is obtained, which is currently included in the 2022 Prototype Curriculum. In addition, the integration of local content in learning has a positive impact on students. This study will help provide input and suggestions for improving the draft law.Keywords: Curriculum; IPA;  Local Content; National Education System Bill  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan yang terkandung dalam Rancangan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) yang berkaitan dengan kurikulum dan pembelajaran dengan membandingkan muatan dalam RUU dengan UU yang direvisi serta fenomena yang terjadi di lapangan. Penelitian ini dilakukan melalui studi kepustakaan dengan menggunakan sumber data sekunder, yaitu berupa dokumen, internet, buku, prosiding, jurnal internasional bereputasi, jurnal internasional, dan jurnal nasional baik terakreditasi maupun tidak terakreditasi. Dokumen utama yang digunakan sebagai bahan analisis kajian adalah UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003, RUU Sisdiknas. Metode deskriptif analitis digunakan dalam penelitian ini yang selanjutnya data sumber kajian tersebut dianalisis secara kualitatif. Melalui studi kepustakaan ini diperoleh identifikasi dan analisis permasalahan yang terkandung dalam RUU Sisdiknas yang berkaitan dengan kurikulum dan pembelajaran dengan membandingkan muatan dalam RUU dengan Undang-undang yang direvisi serta fenomena yang terjadi di lapangan. Dalam RUU diperoleh potensi muatan lokal yang saat ini sudah dimasukkan ke dalam Kurikulum Prototipe 2022 dan Kurikulum Merdeka Belajar. Selain itu, adanya integrasi muatan lokal dalam pembelajaran memberikan dampak yang positif bagi peserta didik. Hasil kajian ini akan berguna dalam memberikan masukkan dan saran dalam penyempurnaan rancangan undang-undang.Kata Kunci: Kurikulum; IPA; Muatan lokal; RUU Sisdiknas
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING, KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI Nurhayati Nurhayati; Lia Angraeni; Wahyudi Wahyudi
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.532 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i1.7464

Abstract

THE EFFECT OF PROBLEM BASED LEARNING AND CRITICAL THINKING ON HIGH ORDER THINGKING ABILITY            AbstractThis study aims to determine the effect of problem-based learning model and critical thinking skills on students' high-order thinking about optical materials. Quasi-experimental method with two-way ANOVA design was used to conduct this study with 34 second semester physic education students of IKIP PGRI Pontianak. Data of students’ higher order thinking ability was obtained from multiple choice test with reason while the data of students' critical thinking ability was measured using multiple choice test. Based on the results of data analysis, it can be concluded that: (1) there is an influence of the problem based learning model on high student's thinking ability, (2) there is an influence of high critical thinking ability and low critical thinking ability on high student's thinking ability and (3) the interaction between the application of problem based learning model with the ability to think critically to the students' high level of thinking ability. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model problem based learning, keterampilan berpikir kritis dan interaksinya terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa pada materi optika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu dengan desain two way ANOVA. Penelitian ini dilaksanakan di IKIP PGRI Pontianak pada mahasiswa semester II program studi pendidikan fisika sebanyak 34 orang mahasiswa. Data kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa diperoleh dengan menggunakan tes pilihan ganda dengan alasan sedangkan data kemampuan berpikir kritis mahasiswa diukur dengan menggunakan tes berbentuk multiple choice. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh penerapan model problem based learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa, (2) terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis tinggi dan kemampuan berpikir kritis rendah terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa dan (3) terdapat interaksi antara penerapan model problem based learning dengan kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa.