Amir, Israwati
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

VITALITAS DAN SUBORDINASI BAHASA DAERAH DI MALUKU Israwati Amir; Irvan Mustava; Nurindah Purnama Sari; Nurhikmah Nurhikmah; Abd Rahim
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2023): Language, Culture, and Literature Studies
Publisher : LP2M UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v5i1.5391

Abstract

bertujuan mendeskripsikan vitalitas dan subordinasi bahasa daerah di Provinsi Maluku. Penelitian ini ialah kualitatif dengan jenis data berupa teks, tuturan verbal, dan data angket. Penelitian ini menggunakan penelusuran pustaka, interviu, dan pengisian angket sebagai teknik pengumpulan data. Subjek penelitian ini penutur bahasa daerah di Maluku dari 9 Kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku Barat Daya, dan Kabupaten Buru. Jumlah responden 75 orang, perempuan 63 dan 12 laki-laki dengan rentang usia <25 tahun, 25–40 tahun, dan >40 tahun. Hasil penelitian ini ditemukan ada 14 bahasa daerah yang mengalami kemunduran, ada 13 bahasa sangat terancam, ada 9 bahasa terancam punah, dan bahasa daerah yang punah ada 4. Berdasarkan 9 indikator vitalitas bahasa disimpulkan bahwa bahasa daerah mengalami ancaman kepunahan disebabkan jumlah penutur bahasa daerah mengalami penurunan, loyalitas penutur bahasa daerah yang rendah, dan penggunaan bahasa melayu Ambon dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan bahasa melayu Ambon oleh penutur bahasa daerah di Maluku menunjukkan subordinasi dan dominasi bahasa melayu Ambon atas bahasa daerah.
Tantangan Implementasi Nilai-Nilai Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka Belajar Israwati Amir; Nursalam Nursalam; Irvan Mustafa
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2022: SPECIAL EDITION: LALONGET III
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.7587

Abstract

The purpose of this study is to describe the implementation of the Pancasila student values ​​profile. This research is a qualitative research. The data sources of this research are teachers and books. The data collection techniques of this research are observation and documentation. The results of this study found that the lack of interest in students' reading is one of the challenges of the profile of Pancasila students' values ​​in learning Indonesian. Then, do not pay attention to the parents of students and do not understand understanding as a guardian of students. Furthermore, Indonesian language learning achievements are focused on developing language competencies, namely listening, speaking, reading, and writing.
Digitalisasi Pembelajaran Menulis Paragraf Berbasis Media Padlet pada Kelas Perkuliahan Nursalam; M Rais Salim; Israwati Amir; Abd. Rahim; Asia M; Suhartatik; Nurindah Purnama Sari
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2023: SPECIAL EDITION: LALONGET IV
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.11767

Abstract

Padlet serves as a digital board that can be used for writing paragraphs. The purpose of this research is to describe the phenomenon of digitalization in writing instruction using Padlet in university classes. This research is qualitative and adopts a case study approach. The data sources for this study are teachers and students from the Department of Religious Sociology at IAIN Ambon. The types of data in this research include verbal discourse and photo documentation of activities. The research instruments used are documentation guidelines, observation guidelines, and interview guidelines. The results of this research found that the implementation of digitalized paragraph writing instruction using Padlet consists of three stages: preparation, development, and conclusion. The preparation stage includes the analysis of needs, determining course objectives, content selection, material development, and technology selection. The development stage involves guidelines and instructions, Padlet media usage, writing and collaboration, discussions, and monitoring and support. The conclusion stage includes reflection, feedback, final evaluation, and closure.
Bentuk Tuturan Interferensi Bahasa Mahasiswa IAIN Ambon pada Peristiwa Tutur Bahasa Indonesia Syaidah Syaidah; Nanik Handayani; Israwati Amir; Ijriah Musaali
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.3106

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi yang dilakukan oleh mahasiswa IAIN Ambon pada pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif menggunakan pendekatan etnografi sosiolinguistik dengan data peristiwa tutur mahasiswa. Teknik pengumpulan datanya berupa simak dan cakap, sedangkan teknik analisis data melalui penyajian, pereduksian, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan dari bentuk interferensi bahasa mahasiswa IAIN Ambon pada peristiwa tutur pembelajaran Bahasa Indonesia ditemukan sebanyak 125 data dari 52 korpus data: 1) bentuk interferensi produktif sebanyak 34 data, dan 2) bentuk interferensi sistemik sebanyak 91 data yang diuraikan sebagai berikut: a) interferensi sistemik fonologi sebanyak 32 data yang terbagi atas: tambahan fon e sebanyak 26 data, tambahan fon h sebanyak 2 data dan pengurangan fon h sebanyak 1 data, tambahan fon g sebanyak 2 data dan pengurangan fon g sebanyak 1 data, serta pengurangan fonem k sebanyak 1 data, b) interferensi sistemik morfologi sebanyak 12 data yang terbagi atas: prefik-sufiks sebanyak 1 data, prefix 6 data, sufiks 2 data, reduplikasi 1 data, dan klitik -nya 2 data, c) interferensi sistemik sintaksis 47 data yang terdiri dari: i) interferensi kata sebanyak 36 data, diantanya: adverbia 6 data, pronomina 6 data, verba 8 data, nomina 9 data, dan partikel sebanyak 7 data, ii)interferensi frasa sebanyak 6 data, diantanya: frasa adjectiva sebanyak 5 data dan frasa verba sebanyak 1 data, iii) interferensi klausa sebanyak 5 data, diantaranya: klausa bebas sebanyak 3 data dan klausa terikat sebanyak 2 data yang disebabkan karena tiga faktor, yaitu kemampuan bilingual penutur, penggunaan gaya bahasa, dan pengaruh bahasa ibu.
MAKNA REDUPLIKASI DALAM NOVEL “RUMAH UNTUK ALIE” KARYA LENN LIU : KAJIAN MORFOLOGI Restia; Israwati Amir; Aria Bayu Setiaji
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51030

Abstract

This study aims to identify and describe the meaning of reduplication in Lenn Liu's novel Rumah untuk Alie (Home for Alie) based on a morphological study. The research method used is a qualitative descriptive method with a literature study approach. The data for this study consist of sentences containing reduplication meanings collected through reading, note-taking, and documentation techniques. This novel was chosen as the research object because it presents a reflective, emotional, and poetic style of language, thus utilizing reduplication extensively aesthetically. The results of this study indicate that the novel Rumah untuk Alie found 117 data of reduplication meanings which include 35 plural meanings (many), 8 diverse meanings, 5 similar meanings, 7 phoneme changes, 58 intensity meanings, and 4 reciprocal meanings. Reduplication with intensity meaning is the most dominant meaning, showing emphasis on the feelings, actions, and conditions of the characters expressively. Reduplication with plural meanings is used to clarify the description of the situation, while reduplication with diverse and similar meanings serves to enrich the description and provide an imaginative effect. In addition, reduplication with phoneme changes and reduplication with reciprocal meanings are used to emphasize idiomatic meanings and describe interactions between characters. These findings indicate that the use of reduplication in the novel not only beautifies the language, but also supports the delivery of messages and the expression of characters' emotions effectively.
ANALISIS PERAN IRONI DAN KELAKAR DALAM MENYAMPAIKAN KRITIK SOSIAL PADA PROGRAM MEET NITE LIVE METRO TV: KAJIAN PRAGMATIK Vivi Alfiani; Israwati Amir; Nanik Handayani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.55716

Abstract

This study aims to describe the forms of irony and humor and to analyze their pragmatic functions as strategies for conveying social criticism in METRO TV’s Meet Nite Live program. The study was motivated by the widespread use of humor, satire, and irony in digital media as a means of conveying criticism of various social phenomena. This study employs a qualitative approach using content analysis. The research data consists of utterances containing irony and humor in 30 episodes of Meet Nite Live obtained from METRO TV’s official YouTube channel. Data collection was conducted through observation, transcription, note-taking, and data classification, while data analysis was based on Grice’s (1975) theory of conversational implicatures and Leech’s (1983) principles of politeness. The results show that 1,087 utterances were identified, consisting of 473 instances of irony and 614 instances of humor. The forms of irony identified included verbal irony (152 instances) and situational irony (321 instances), while the forms of humor included puns (51 instances), analogies (82 instances), hyperbole (94 instances), parody (29 instances), absurdity (39 instances), and association (319 instances). Research findings indicate that irony and humor serve as pragmatic strategies for indirectly criticizing public policy, the behavior of officials, bureaucracy, and various forms of social inequality. Furthermore, these two forms of discourse function as means of social control, vehicles for public reflection, and educational tools packaged through humor, thereby enabling critical messages to be received more effectively by the