Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Profil Konseling Adiksi untuk Pemulihan Pengguna Narkoba di Balai Badan Narkotika Nasional (BNN) Anisa Ayu Salsabila; Hastiani; Amelia Atika
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol. 13, No. 1: Mei 2026
Publisher : diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Sriwijaya Jl. Palembang Prabumulih KM 3.2 Palembang-Indonesia Email: jkk@fkip.unsri.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jkk.v13i1.379

Abstract

The National Narcotics Agency (BNN) plays a strategic role in addressing drug abuse, one of which is through rehabilitation services that include addiction counseling. This counseling is an essential component in supporting users' recovery from drug dependence. However, addiction counseling at BNN has not been extensively explored, particularly in relation to the service profile, methods used, the role of counselors, and the challenges faced in daily practice. This study aims to describe the profile of addiction counseling carried out at BNN, including the approaches, methods, roles of counselors, and challenges in the rehabilitation process of drug users. The research adopts a qualitative approach using a survey study method, which typically begins with problem identification and the establishment of clear and measurable research objectives, followed by a literature review to build a theoretical framework. Data were collected through interviews, observations, and documentation of rehabilitation services at BNN. The results show that addiction counseling at BNN is implemented in a structured manner, with counselors playing a vital role as companions and facilitators in the recovery process. The main challenges encountered include clients' capabilities, limited resources, and societal perceptions. These findings highlight the need for enhanced and strengthened systemic support in the addiction counseling process. The study concludes with recommendations to strengthen cross-sector collaboration by involving various stakeholders, including civil society organizations, healthcare institutions, and the education sector, in order to create a more integrated and sustainable rehabilitation system.
Konseling Adiksi untuk Pemulihan Pecandu Narkoba di Balai Badan Narkotika Nasional (BNN) Anisa Ayu Salsabila; Amelia Atika; Hastiani Hastiani
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v13i2.27148

Abstract

Badan Narkotika Nasional (BNN) Penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan serius di Indonesia yang menuntut penanganan menyeluruh melalui rehabilitasi narkoba berbasis psikososial. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam pelaksanaan konseling adiksi di Balai Rehabilitasi BNN Kabupaten Kubu Raya, dengan menyoroti peran konselor dan faktor pendukung dalam pemulihan pecandu. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk study survei, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi untuk menggali bentuk layanan, tahapan konseling, keterlibatan keluarga, serta faktor penghambat dan pendukung rehabilitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling dilaksanakan secara sistematis melalui asesmen awal, perencanaan intervensi, konseling individu dan kelompok, terapi keluarga, evaluasi, hingga pascarehabilitasi berfokus pada pencegahan kekambuhan. Pendekatan Motivational Interviewing (MI) dan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) memperkuat motivasi klien, mengubah pola pikir negatif, dan meningkatkan strategi koping. BNN Kubu Raya memiliki keunikan sebagai juara terbaik setelah BNN Kota dalam penulisan resume konseling. Kesimpulannya, penguatan kapasitas konselor dan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mengoptimalkan keberhasilan rehabilitasi.
PELAKSANAAN MATA KULIAH STUDI KASUS DALAM KERANGKA OUTCOME BASED EDUCATION PADA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING Eli Trisnowati; Amelia Atika; Annisa Warahmah; Kresensia Pagerya
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5766

Abstract

Abstract: Higher education learning is required to be oriented toward the achievement of student learning outcomes in order to produce graduates with relevant professional competencies. Outcome- Based Education (OBE) is an approach that emphasizes the aligment between learning outcomes, learning processes, and assessment. This study aims to describe the implementation of the Case Study course within the OBE framework in the Guidance and Counseling Study Program. This research employed a descriptive approach involving students who attended the Case Study course. Data were collected through learning documents, assessment records, and students case study reports, and analyzed descriptively. The results indicate that the implementation of the Case Study course has refferedd to OBE principles through learning activities. Case-based learning facilitates students in developing analytical skills, problem-solving abilities, and reflective thinking related to real issues in guidance and counseling. This study provides empirical insights into the implementation of case-based learning within the OBE framework and contributes to the development of learning practices in guidances and counseling programs. Keywords: Outcome Based Education, Case Study,Guidance And Counseling, Higher Education Abstrak: Pembelajaran di pendidikan tinggi dituntut untuk berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa guna menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan profesi. Outcome Based Education (OBE) merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan keselarasan antara capaian pembelajaran, proses pembelajaran, dan asesmen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan mata kuliah Studi Kasus dalam kerangka OBE pada Program Studi Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan subjek mahasiswa yang menempuh mata kuliah studi kasus. Data dikumpulkan melalui dokumentasi pembelajaran, penilaian tugas, dan laporan studi kasus mahasiswa, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah studi kasus telah mengacu pada prinsip OBE melalui perancangan pembelajaran berbasis capaian pembelajaran dan penerapan pembelajaran studi kasus. Pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan analisis, pemecahan masalah, dan refleksi terhadap permasalahan nyata dalam bidang bimbingan dan konseling. Penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai pelaksanaan pembelajaran studi kasus dalam kerangka OBE pada pendidikan tinggi. Kata Kunci: Outcome Based Education, Studi Kasus, Bimbingan Dan Konseling, Pendidikan Tinggi