Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Shopee Live Sebagai Media Komunikasi Mahasiswa Pada Pembelian Produk Wanda Juniarti, Desinta; Pratama, Aditya Dimas
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i4.1528

Abstract

Shopee live sebagai media sosial yang telah digunakan pada saat ini dan banyak manfaat dalam kesehariannya, agar mendapatkan kemudahan dalam berkomunikasi oleh pelanggan saat melakukan transaksi shopee live melalui satu orang dan orang lain. Media shopee live menjadikan alat yang mudah untuk membeli barang melalui online dari pada sebelumnya, dari media komunikasi yang melalui shopee live juga dapat memanfaatkan media tersebut karena adanya tujuan belanja online melalui teknologi dan juga mengembangkan media berkomunikasi antara mahasiswa pada saat pembelian produk online saat ini. Dari adanya aplikasi shopee untuk dapat memudahkan mahasiswa agar membeli secara online dengan lebih mudah dan harga yang murah tanpa menggunakan komputer ataupun lainnya. Adanya shopee live saat melakukan penjualan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pembelian, karena promosi penjualan, yang mulai dari media promosi agar dapat menarik perhatian konsumen. Dari adanya penawaran khusus dan diskon tambahan itu yang telah membuat tertarik pada mahasiswa karena lebih cenderung mencari produk dengan harga relatif murah dan diskon yang membuat mereka tertarik. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember dan Universitas Jember mereka pasti mempunyai perbedaan saat pembelian produk pada belanja online di aplikasi shopee sama-sama lebih memfasilitasi dengan adanya saat pembelian lebih menghemat adanya diskon, gratis ongkir, dan keuntungan lainnya. Penelitian ini menggunakan jenis metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara secara langsung. Dan menggunakan teori SMCR yang ditemukan oleh David Kenneth Berlo 1960. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember dan Mahasiswa Universitas Jember. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar analisis shopee live sebagai media komunikasi mahasiswa.
ANALISIS SENTIMEN WARGANET TERHADAP GERAKAN BDS (BOYCOTT, DIVESTMENT AND SANCTIONS) PRODUK-PRODUK ISRAEL Kukuh Pribadi; Aditya Dimas Pratama
MEDIAKOM Vol. 7 No. 02 (2024): Mediakom, Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mdk.v7i02.1828

Abstract

The BDS Movement, a non-violent movement to pressure Israel against its violence against the Palestinian people, has become a massive cyber movement involving many social media accounts and other online mass media. Using the Brand24 Social Media Monitoring Tools, the researchers tried to read the sentiment that emerged around this topic, from the results of their analysis can draw the conclusion that the reach of the BDS Movement has been quite broad even though it has occasionally experienced rises and falls in terms of its reach. In addition, it was also found that 90% of citizens were negative about the topic and 10% were positive or neutral.
Penggunaan Media Digital dalam Komunikasi Organisasi pada Kepanduan: Peluang dan Tantangan Istighfarin, Awit; Istikhomah, Fajar; Pratama, Aditya Dimas
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 4 No. 1 (2024): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v4i1.483

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa  perubahan signifikan pada banyak aspek kehidupan,  termasuk  cara organisasi berkomunikasi dan  berinteraksi dengan anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media digital dalam komunikasi organisasi pada Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Wilayah Jawa Timur serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi studi kasus dan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen internal. Penelitian difokuskan pada Hizbul Wathan Kwartir Wilayah Jawa Timur, dengan perhatian khusus pada bagaimana teknologi digital diintegrasikan dalam operasional dan kegiatan kepanduan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital telah meningkatkan efisiensi komunikasi dan memperluas akses informasi di antara anggota, termasuk di daerah terpencil. Selain itu, media digital mendukung dokumentasi yang lebih baik dan memperkuat keterlibatan anggota melalui platform online. Namun, tantangan utama yang diidentifikasi meliputi ketergantungan pada teknologi, kesenjangan akses di antara anggota, serta risiko terkait keamanan data dan privasi. Dengan demikian penggunaan media digital dalam komunikasi organisasi pada kepanduan Hizbul Wathan dapat menghadirkan peluang besar, untuk kemajuan organisasi. Selai itu juga perlu pelatihan literasi digital bagi anggota dan pengembangan infrastruktur teknologi agar media digital dapat dioptimalkan dalam kegiatan kepanduan
Peran Sutradara dalam Pembuatan Film Dokumenter Kakao and The History of Land Settlement Called Glenmore (Studi Kasus Production House Arsa Visual Banyuwangi) Dinata, Oka Tusyono Wahyu; Pratama, Aditya Dimas
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i1.1905

Abstract

Skripsi ini mengkaji tentang peran sutradara dalam pembuata film dokumenter. Peran sutradara sangatlah besar dalam pembuatan film, dari praproduksi, produksi, hingga pasca produksi. Sutradara sebagai pemimpin sekaligus otak dalam pembuatan film dan penanggung jawab atas segala yang terjadi saat memulai produksi film. Sutradara tidak sendiri dalam suatu produksi, pasti ada crew yang membantu. Production House Arsa Visual Banyuwangi salah satu wadah bagi penggerak bidang dunia kreatif. Production House adalah tempat memproduksi karya visual seperti film contohnya. Jadi sutradara dalam suatu produksi yang dibantu oleh crew jobdesk, sudah mendalami perannya masing-masing. Dalam suatu produksi komunikasi juga sangat penting untuk menjaga dari miskomunikasi dan menjaga mood semua crew terutama sutradara. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Komunikasi Organisasi, komunikasi kepada sutradara dan semua crew Production House yang terlibat. Komunikasi ini lebih efektif dalam penelitian ini dan bisa mempermudah membantu peneliti agar mendapatkan sumber informasi yang benar. Sutradara dan crew Production House juga membantu meningkatkan SDM (sumber daya manusia), karena membantu meningkat-kan potensi yang ada di desa serta mengajarkan kepada remaja-remaja setempat. Peranya sutradara tidak hanya dalam pembuatan film, namun berdampak bagi masyarakat yang bisa mengenalkan potensi desanya untuk meningkatkan perekonomian warga. Remaja setempat juga ikut bersemangat dalam memajukan desanya dengan melestarikan adat ataupun potensi yang terdapat didesa, jadi dengan adanya film dokumenter ini masyarakat dan pontensi desa juga ikut meningkat lebih baik. Jadi dalam pembuatan film dokumenter ini banyak sekali pengaruh dan peranan sutradra dalam mengambil keputusannya.
Pengaruh Brand Ambassador Terhadap Brand Image Onic Supply ID pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jember Arifin, Lukman Nur; Pratama, Aditya Dimas
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 2 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i2.1917

Abstract

Perkembangan teknologi memiliki dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek salah satunya dalam dunia olahraga, terutama dalam bentuk olahraga berbasis teknologi yang dikenal sebagai E-Sports (Electronic Sports). E-Sports adalah cabang olahraga modern yang sangat diminati oleh generasi milenial. Dalam perkembangan dunia E-Sports ini, tim-tim besar di Indonesia mulai mengoptimalkan pendapatan mereka melalui penjualan merchandise seperti jersey dan produk lainnya. Salah satu strategi yang diterapkan untuk meningkatkan penjualan dan Brand Image dalam industri E-Sports adalah dengan penggunaan Brand Ambassador. Brand Ambassador digunakan sebagai sarana promosi untuk mengubah persepsi dan menarik minat konsumen dalam membeli produk yang ditawarkan melalui toko online Onic Supply Id. Penelitian ini menggunakan jenis metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan penyebaran kuisioner secara online. Dan teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori komunikasi pemasaran menurut Kotler dan Keller. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jember. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Brand Ambassador terhadap Brand Image Onic Supply Id di kalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jember. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji normalitas, uji regresi linear sederhana, uji hipotesis T dan F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Brand Ambassador (variabel X) memiliki pengaruh positif yang cukup signifikan terhadap Brand Image Onic Supply Id (variabel Y). Brand Ambassador memberikan pengaruh sebesar 87,8% terhadap Brand Image Onic Supply Id, sementara 12,2% sisanya merupakan factor lain yang tidak peneliti gunakan dalam penelitian ini.
PERKUATAN DINDING RUMAH DENGAN TEKNOLOGI FEROSEMEN Gunasti, Amri; Pratama, Aditya Dimas; Hazmi, Muhammad; Priyono, Pujo
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i2.2363

Abstract

Dari banyaknya masalah yang dibahas, secara spesifik, Koordinasi dan FGD antara Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Jember dengan IMM Komisariat Engineering Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember telah disepakati permasalahan prioritas yang akan ditangani. Permasalahan tersebut diantaranya Kader IMM Komisariat Engineering masih belum memiliki keahlian menerapkan teknologi ferosemen untuk memperkuat dinding rumah. Tujuan dari kegiatan ini adalah Kader IMM Komisariat Engineering Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember memiliki keahlian memiliki keahlian menerapkan teknologi ferosemen untuk memperkuat dinding rumah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam 5 tahapan pengabdian. Kelima tahapan pengabdian itu diantaranya pertama, Sosialisasi penerapan teknologi ferosemen. Kedua, Pelatihan Pembuatan teknologi ferosemen. Ketiga, penerapan teknologi ferosemen. Keempat, pendampingan dan evaluasi penerapan teknologi ferosemen. Kelima Keberlanjutan Program terdiri dari pembentukan Tim khusus pemanfaatan teknologi ferosemen. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan Aktivis IMM Komisariat Engineering Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember dalam menerapkan teknologi ferosemen. Sebelum kegiatan, kemampuan mereka berada di angka 20 (kategori kurang). Setelah pendampingan, penyuluhan, dan simulasi, kemampuan mereka meningkat menjadi 82,5 (kategori sangat baik). Sebelum diadakan kegiatan, kemampuan Aktivis IMM Komisariat Engineering Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember berada dalam kategori kurang. Setelah diadakan kegiatan program pengabdian di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah kegiatan Aktivis IMM Komisariat Engineering Universitas Muhammadiyah Fakultas Teknik Jember ini meningkat pada kategori sangat baik.
PENDAMPINGAN KREATOR KONTEN VIDEO DIGITAL POSITIF DAN BERKUALITAS BAGI AKTIVIS IPM Pratama, Aditya Dimas; Dewi, Ilanka Cahya; Gunasti, Amri
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2444

Abstract

Ikatan Pelajar Muhammadiyah adalah organisasi otonom Muhammadiyah yang memiliki peran paling strategis memainkan peran dakwah melalui konten video yang positif, berkualitas dan menjangkau banyak penonton ini. Sebaliknya anggota dari organisasi ini pula yang menjadi sasaran serius dari konten-konten yang ada di Flatform digital dan media sosial tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan Aktivis Ikatan pelajar Muhammadiyah dalam membuat konten video yang positif dan berkualitas serta memiliki jangkauan yang sangat luas. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam 5 tahapan pengabdian. Kelima tahapan pengabdian itu diantaranya pertama, Sosialisasi analisa fundamental dalam investasi saham. Kedua, pelatihan Analisa fundamental dalam investasi saham. Ketiga, penerapan analisa fundamental dalam investasi saham. Keempat, pendampingan dan evaluasi penerapan analisa fundamental dalam investasi saham. Kelima Keberlanjutan Program terdiri dari pembentukan Tim khusus analisa fundamental dalam investasi saham. Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa nilai pretest atau kemampuan peserta sebelum pelaksanaan kegiatan pengabdian ini rata-rata sebesar 25. Setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian Kembali dilakukan penilaian yakni rata-rata sebesar 82,93. Kemampuan rata-rata peserta sebelum kegitan kemudian kita bandingkan dengan stelah kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini telah mampu meningkatkan kemampuan peserta pengabdian atau Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Jember. Hasil evaluasi Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan telah mampu meningkatkan kemampuan peserta rata-rata sebesar 57.93. Sebelum pelatihan peserta memiliki kemampuan dengan kategori tidak terampil dan berubah menjadi terampil membuat konten Konten Video Digital Positif Dan Berkualitas setelah dilakukan pelatihan. Oleh karenanya, kegiatan ini harus dilaksanakan rutin agar tersedianya kader unggul membuat Konten Video Digital Positif Dan Berkualitas.
Pemanfaatan rasch model untuk memetakan kemampuan kader Nasyiatul Aisyiah kabupaten Jember Pratama, Aditya Dimas; Bakti, Budi Satria; Dwi, Ilanka Cahya; Gunasti, Amri; Yanuar, Setiyo Ferdi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22233

Abstract

Abstrak Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisiyah (PDNA) Kabupaten Jember memiliki beberapa permasalahan, diantaranya (1) Belum memiliki metode untuk memetakan pemahaman, pengetahuan serta keahlian kader, (2) Belum memiliki metode merancang pengkaderan sesuai dengan peta pemahaman, pengetahuan serta keahlian kader. Tujuan kegiatan ini adalah agar PDNA memiliki pemahaman menganai rasch model sebagai sebuah metode untuk memetakan kemampuan kader. Metode pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan koordinasi, penyiapan bahan dan alat, bimbingan dan penyuluhan, simulasi serta evaluasi keberhasilan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai posttest peserta sebesar 85 poin. Sebaliknya nilai pretest peserta sebesar 26,67 poin. Peningkatan kemampuan peserta bernilai positif yakni sebesar 58,33. Hasil evaluasi tersebut mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian masuk dalam kategori berhasil. Kata kunci: rasch model; ministep; PDNA; pengkaderan AbstractThe Regional Leadership of Nasyiatul Aisiyah (PDNA) of Jember Regency has several problems, including (1) not having a method to map the understanding, knowledge and expertise of cadres, (2) not having a method to design cadre according to the map of understanding, knowledge and expertise of cadres. The purpose of this activity is for the PDNA to have an understanding of the Rasch model as a method for mapping cadre abilities. The method of implementing this activity begins with coordination, preparation of materials and tools, guidance and counseling, simulation and evaluation of the success of the activity. The evaluation results showed that the posttest score of the participants was 85 points. In contrast, the pretest score was 26.67 points. The increase in participants' abilities was positive, namely 58.33. The evaluation results indicate that the service activities are in the successful category. Keywords: rasch model; ministep; PDNA; cadre
Pemanfaatan teknologi takakura untuk membuat pupuk dari sampah organik Setiyo Ferdi Yanuar; Iskandar Umarie; Rofi Budi Hamduwibawa; Nanang Saiful Rizal; Eko Budi Satoto; Nely Ana Mufarida; Sofyan Rofi; Aditya Dimas Pratama; Abadi Sanosra; Muhtar Muhtar; Amri Gunasti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21765

Abstract

Abstrak Salah satu program dari Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan adalah memberi kontribusi kepada kalangan eksternal atau masyarakat umum. Upaya tersebut dilakukan dengan mengatasi problem yang terjadi dimasyarakat, salahsatunya adalah terkait tumpukan sampah. Hanya saja anggota Kwartir Daerah Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Jember memiliki permasalahan yakni belum mampu memanfaatkan teknologi takakura secara maksimal untuk mengatasi sampah serta sekaligus menciptakan pupuk organik. Oleh karena itu perlu dilakukan pendampingan penerapan teknologi Takakura bagi anggota Kwartir Daerah Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Jember. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini adalah tercapainya tingkat keberdayaan menerapkan teknologi takakura untuk mengatasi banjir dan sampah serta kekeringan. Solusi yang ditawarkan adalah Bimbingan dan Penyuluhan serta simulasi teknologi Takakura. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan dengan diawali melakukan observasi serta melakukan koordinasi, dilanjutkan dengan memberikan bimbingan dan penyuluhan, simulasi penerapan teknologi Takakura serta evaluasi keberhasilan program. Adapun rata-rata peningkatan kemampuan peserta adalah sebesar 44,79 poin. Hasil evaluasi ini mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berhasil meningkatkan kemampuan peserta. Kata kunci: takakura; sampah organik; pupuk; hizbul wathan AbstractOne of the programs of the Hizbul Wathan Scout Movement is to contribute to external circles or the general public. This effort is done by overcoming problems that occur in the community, one of which is related to piles of garbage. It's just that members of the Hizbul Wathan (HW) Regional Kwartir of Jember Regency have a problem that is not yet able to utilize takakura technology to the fullest to overcome waste and at the same time create organic fertilizer. Therefore, it is necessary to assist the application of Takakura technology for members of the Hizbul Wathan Regional Quartet (HW) of Jember Regency. The purpose of this Stimulus Community Partnership Service (PKMS) activity is to achieve the level of empowerment to apply Takakura technology to overcome floods and waste and drought. The solution offered is Guidance and Counseling and simulation of Takakura technology. The method of implementing this activity is carried out by starting with observation and coordination, followed by providing guidance and counseling, simulating the application of Takakura technology and evaluating the success of the program. The average increase in participants' abilities was 44.79 points. The evaluation results indicate that this community service activity has succeeded in improving the ability of participants. Keywords: takakura; organic waste; fertilizer; hizbul wathan
Sosialisasi pemanfaatan teknologi biopori kepada aktivis bidang lingkungan IMM kabupaten Jember untuk mengantisipasi banjir dan kekeringan Abadi Sanosra; Totok Dwi Kuryanto; Amri Gunasti; Muhtar Muhtar; Eko Budi Satoto; Nely Ana Mufarida; Taufan Abadi; Budi Satria Bakti; Iskandar Umarie; Aditya Dimas Pratama; Setiyo Ferdi Yanuar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21566

Abstract

Abstrak Isu lingkungan hidup dan dampaknya serta penanganannya termasuk dalam concern Aktivis Bidang Lingkungan Hidup Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Jember. Hanya saja, Aktivis Bidang Lingkungan Hidup Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Jember memiliki beberapa permasalahan diantaranya, (1) Belum mengenal teknologi bipori yang bermanfaat  untuk mengatasi banjir dan sampah serta kekeringan, (2) Belum mampu memaksimalsimalkan program kewirausahaan untuk kemandirian pendanaan kegiatan organisasi. Adapun tujuan dari kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini adalah (1) Aktivis lingkungan Hidup Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Terampil Menerapan Teknologi Biopori untuk mengantisipasi Banjir, Kekeringan Serta Menghasilkan Kompos atau Pupuk Organik, (2) Aktivis lingkungan Hidup Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Terampil melakukan Manajemen Usaha Kompos atau Pupuk Organik. Solusi yang ditawarkan adalah Solusi 1-a yakni Bimbingan dan Penyuluhan Mengenai Teknologi Biopori, solusi 1-b yakni  Simulasi Penerapan Teknologi Biopori untuk Meresapkan Air ke Tanah dan Mengisi Sampah Organik, Solusi 2-a yakni Bimbingan dan Penyuluhan Mengenai Manajemen Pemasaran 2-b yakni simulasi manajemen pemasaran kompos atau pupuk organik. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, maka dilakukan pretest sebelum dimulai pelaksanaan program dan postest setelah kegiatan. Setelah dilakukan pengukurun diketahui bahwa kemampuan peserta telah meningkat rata-rata 40 poin dan kemampuan rata-rata menjadi 85 poin dari rata-rata 41 poin sebelum pelaksanaan pengabdian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian Masyarakat ini telah mampu meningkatkan kemampuan peserta. Kata kunci: biopori; sampah organik; pupuk organik; manajemen usaha AbstractEnvironmental issues and their impact and handling are included in the concern of Activists in the Environmental Field of the Branch Leadership (PC) of the Muhammadiyah Student Association (IMM) of Jember Regency. However, Activists in the Environmental Field of the Branch Leadership (PC) of the Muhammadiyah Student Association (IMM) of Jember Regency have several problems including, (1) Not yet familiar with bipori technology which is useful for overcoming floods and waste and drought, (2) Not yet able to maximize entrepreneurship programs for independent funding of organizational activities. The objectives of this Stimulus Community Partnership Service (PKMS) are (1) Environmental activists of the Muhammadiyah Student Association Branch Leadership are skilled in applying biopori technology to anticipate floods, drought and produce compost or organic fertilizer, (2) Environmental activists of the Muhammadiyah Student Association Branch Leadership are skilled in conducting compost or organic fertilizer business management. The solutions offered are Solution 1-a, namely Guidance and Counseling on Biopori Technology, solution 1-b, namely Simulation of the Application of Biopori Technology to Impregnate Water into the Soil and Fill Organic Waste, Solution 2-a, namely Guidance and Counseling on Marketing Management 2-b, namely simulation of compost or organic fertilizer marketing management. To measure the success of the activity, a pretest was conducted before starting the program implementation and a posttest after the activity. After the measurement, it is known that the participants' abilities have increased by an average of 40 points and the average ability to 85 points from an average of 41 points before the implementation of the service. These results show that this community service activity has been able to improve the ability of participants. Keywords: biopore; organic waste; fertilizer; business management