Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

KEPEMIMPINAN INOVATIF KEPALA DAERAH DI ERA PANDEMI COVID-19 : STUDI KASUS WALIKOTA SEMARANG, HENDRAR PRIHADI. Ode, Samsul
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 6, No 1 (2020): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gov.v6i1.5979

Abstract

Leadership is an important aspect of governance. The role of a leader is needed in order to solve various problems that occur in society. Determination of the status of the Covid-19 pandemic at the global, regional and national to local levels brings with it a number of problems faced by local governments. Semarang City is one of the cities that is facing the impacts that occur due to the determination of the Covid-19 pandemic status. Hendrar Prihadi, as the mayor of Semarang, has made policies and innovations in order to respond to problems that occur in society due to the outbreak of the corona virus. The results showed that the innovative leadership style adopted by Hendrar Prihadi was able to overcome the problems faced by the community and local government of the city of Semarang. The various appreciations and awards received by the Semarang city government are proof that Hendrar Prihadi's innovative leadership style has a good role in managing governance in the city of Semarang during the Covid-19 pandemic. Keywords: Innovative Leadership, Covid-19, Hendrar Prihadi, Semarang City
Social Media-Based Political Campaign Strategies and the Impact of Filter Bubbles and Echo Chambers on the Electability of Presidential Candidates in the 2024 Election in Indonesia. Dengo Ate, Danial; Ridwan, Muhammad; Ode, Samsul
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Hurriah: Journal of Educational Evaluation and Research
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kemanusiaan Hurriah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56806/jh.v6i3.288

Abstract

This research investigates how filter bubbles and echo chambers on Facebook and Instagram shape Indonesia's 2024 presidential election campaign. The research addresses the issue of social media algorithms amplifying selective exposure, which can deepen political polarization and limit voters' access to diverse viewpoints. This research aims to analyze campaign strategies in a digital environment, assess their influence on candidate electability among young voters, and examine the role of algorithms in shaping political information consumption. Using a qualitative approach, this research employs thematic content analysis on campaign posts, public comments, and screenshot data from Facebook profiles, supported by sentiment analysis. The results show that campaign teams strategically leveraged social media algorithms to customize messages, reinforce confirmation bias and amplify ideological divisions. Sentiment analysis of 100 online comments about the free lunch program showed that 39% were negative, 35.4% neutral, and only 25.6% positive, indicating prevalent skepticism. This research concludes that algorithm-based campaign strategies significantly impact messaging and voter perceptions, especially among digitally active youth, highlighting the need for more transparent algorithms and media literacy to support healthier democratic engagement.
Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzyme di Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Diansyah, Diansyah; Subekti, Khalisah Visiana; Ode, Samsul; Dwiyanti, Niken Dita; Yuliana, Yuliana
Jurnal Pemberdayaan Nusantara Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pemberdayaan Nusantara
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jpn.v4i1.7453

Abstract

ABSTRAK Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan lingkungan menjadi kotor dan menyebabkan pendangkalan sungai yang mengakibatkan timbulnya banjir. Sebagian besar permasalahan sampah berasal dari limbah rumah tangga, baik sampah organik maupun anorganik. Sampah anorganik yang dapat didaur ulang, seperti botol plastik bekas air mineral dapat bernilai ekonomis dengan cara di tabung pada bank sampah, sementara sampah organik seperti sisa sayuran dan buah dapat diproses lebih lanjut menjadi eco-enzyme. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk sosialisasi pengolahan sampah organik menjadi eco-enzyme, sehingga para karyawan di Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara dan masyarakat sekitar dapat mengetahui cara pengolahan sampah yang benar dan dapat berperan serta dalam menjaga kelestarian lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan metode sosialisasi dengan memberikan pemahaman yang bersifat mengedukasi dalam hal pengolahan sampah. Kegiatan sosialisasi ini menunjukan hasil yang baik  dengan adanya pengetahuan dalam menerapkan pembuatan eco-enzyme yang dapat mengurangi sampah organik dan peserta sosialisasi aktif dalam memberi pertanyaan serta diskusi bersama. Kata Kunci: Sosialisasi, Pengolahan Sampah, Sampah Organik, Eco-enzyme  ABSTRACT Waste that is not managed properly can cause the environment to become dirty and cause siltation of rivers which results in flooding. Most of the waste problems come from household waste, both organic and inorganic waste. Inorganic waste that can be recycled, such as plastic bottles used for mineral water, can have economic value by being deposited in a waste bank, while organic waste such as vegetable and fruit scraps can be further processed into eco-enzyme. The community service activity aims to socialize the processing of organic waste into eco-enzyme, so that employees and the surrounding community can know how to process waste properly and can participate in preserving the environment. The method of implementing this activity is the socialization method by providing an understanding that is educational in terms of waste management. This socialization activity showed results with knowledge in applying eco-enzyme making that can reduce organic waste and active socialization participants in giving questions and discussions together. 
Penerapan Kota Cerdas melalui Citizen Relation Management dalam Pelayanan Publik Cahyani, Asya Putri; Ode, Samsul; Herawati, Dewi Maria
Journal of Political Issues Vol 1 No 2 (2020): Journal of Political Issues (August - January)
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v1i2.15

Abstract

Jakarta Province applies smart cities through the Citizens Relations Management program that is used by stakeholders. The program is to hold and to continue at a time when and just as long. The only thing that is done is like CRM Among the reasons for the fall, the length of the road, the road, the infrastructure and then the road infrastructure and the damage to road infrastructure. The method used in this study will only be in the quota of the quota. The method of collecting the two used in this study is the time of the people, as well as and summarized. Only has been that the CRM program has been running well because all the indicators used have included aspects of the implementation of the CRM program. As for some of the past in CRM, which has been used as a result of the CRM.
Pemilu dan COVID-19 di Indonesia (Partisipasi Pemilih dalam Pilkada Serentak 2020) Ode, Samsul; Dalupe, Benediktus; Regif, Surya Yudha; Jannah, Dejehave Al
Journal of Political Issues Vol 4 No 1 (2022): Journal of Political Issues (February - July)
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v4i1.74

Abstract

Peningkatan partisipasi dalam pilkada serentak 2020 di tengah bahaya Covid-19 merupakan kelanjutan dari pada tren partisipasi yang stabil dalam pemilu di Indonesia. Peningkatan ini bertolak belakang dengan kondisi demokrasi di Indonesia yang justru sedang memburuk. Peningkatan ini tidak dipengaruhi oleh kondisi perkembangan Covid-19 yang sesungguhnya. Peningkatan justru terjadi di daerah-daerah dengan jumlah kasus Covid-19 yang tinggi. Banyak penyelenggara pemilu dan kandidat dilaporkan telah terpapar virus. Membaiknya persepsi publik terhadap pelaksanaan pilkada dan kepercayaan pada pemerintah dalam penanganan pandemi mendukung meningkatnya partisipasi. Tetapi persepsi bukanlah penjelasan tunggal. Faktor-faktor yang menguat di tingkat lokal adalah penjelasan yang kuat untuk hal ini. Varian tingkat partisipasi yang berbeda-beda pada tiap daerah ditentukan oleh intensitas kompetisi dan isu politik lokal yang berkembang. Hal ini terkait erat dengan mobilisasi politik, karakter pemilih, dan maraknya politik uang. Riset ini menunjukkan gagalnya tesis linearitas partisipasi yang tinggi dengan tingkat kualitas demokrasi. Model perilaku pemilih juga gagal menjelaskan mengapa di saat kondisi ekonomi memburuk akibat pandemi, antusiasme pemilih justru meningkat.
PENGEMBANGAN BISNIS UMKM SECARA DIGITALISASI DI CILINCING Edward, Robert; Ridhwan , Muhammad; Ika Widiastuti; Ode, Samsul
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.424

Abstract

Tujuan utama pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah RW 14 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara adalah untuk meningkatkan pengetahuan bagi pelaku UMKM di terkait pentingnya pemanfaatan digital marketing bagi UMKM. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan metode Seminar dibagi kedalam tigat sesi dimana pada masing-masing sesi diberikan materi yang berbeda-beda. Pada keseluruhan sesi, termasuk sesi tentang pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan Penggunaaan Platform Marketplace, narasumber yang menjadi pemateri berasal dari Dosen Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Hal ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang harus terus berjuang di tengah kondisi ekonomi negara dan dunia yang semakin tidak menentu. Salah satu hasil temuan yang diperoleh dari kegiatan pengabdian yaitu kurangnya pengetahuan dari pelaku UMKM di wilayah RW 14 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara terkait platform digital. Sehingga, dengan adanya penyampaian informasi kepada peserta Seminar terkait platform e-commerce, diharapkan dapat membantu pelaku UMKM di wilayah RW 14 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara untuk dapat melakukan ekspansi pasar dan membangun Bisnis UMKM baru.
STRATEGI PENGEMBANGAN BUMDES BERBASIS ASPEK MODAL SOSIAL Yohanes Imanuel Naif; Yohanes Fina; Heribertus Binsasi; Samsul Ode
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v15i4.8693

Abstract

Pengembangan organisasi merupakan upaya terencana yang dilakukan di tingkat organisasi untuk meningkatkan efektivitas dan/atau memungkinkan organisasi untuk mencapai sasaran strategisnya. Usaha terencana dalam suatu wadah kegiatan suatu kelompok dalam proses peningkatan sistem kerja untuk mencapai tujuan adalah bagian dari uapaya untuk pengembangan organisasi. Pengembangan organisasi yang berbasis pada aspek modal sosial, diharapkan masyarakat dapat menerima keberadaan suatu organisasi/lembaga seperti BUMDes dan membantu melancarkan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan pendirian BUMDes tersebut. Dalam penelitian tentang strategi pengembangan BUMDes berbasis aspek modal sosial pada BUMDes Pala Opat, Desa Tubu Kecamatan Bikomi Nilulat Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis aspek modal sosial pada BUMDes Pala Opat, Desa Tubu Kecamatan Bikomi Nilulat Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah BUMDes Pala Opat, Desa Tubu Kecamatan Bikomi Nilulat Kabupaten Timor Tengah Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan organisasi dapat dilakukan melalui strategi kegiatan pendidikan dan pelatihan, team building, dan management by objective. Keberhasilan strategi tersebut dapat didukung oleh aspek modal sosial.
ARTIFICIAL INTELLIGENCE IN THE IMPLEMENTATION OF PUBLIC GOVERNANCE: PUBLIC DATA SECURITY VULNERABILITIES IN INDONESIA Dimas Agustian; S.Y. Regif; Hendrikus Hironimus Botha; Andre Pattipeilohy; Samsul Ode
Jurnal Kebijakan Publik Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v16i1.8779

Abstract

This study examines the implementation of Artificial Intelligence (AI) in public governance in Indonesia, focusing on its potential for service improvement and data security challenges. Governments globally, including in Indonesia, are increasingly utilizing AI for efficiency, policy analysis, and public services. However, increased AI-driven online services heighten the risks to personal data security and privacy, alongside broader cyber threats. Significant concerns about data privacy breaches, lack of transparency, and amplification of bias in AI systems used by governments, which can lead to unfair and discriminatory outcomes. Unregulated or unsupervised AI in government-posing risks such as data privacy breaches, legal non-compliance, operational disruption, and erosion of public trust. The use of AI has led to debates on the use of AI in public governance and its security has been extensively discussed in recent literature across multiple dimensions. Using a literature review method, the analysis shows AI has significant potential to enhance public service efficiency and quality (e.g., via chatbots and data analysis), but its implementation in Indonesia is hindered by infrastructure limitations, human resource capacity, ethical aspects, and data security vulnerabilities. Indonesia faces significant public data security vulnerabilities, marked by frequent data breach incidents and AI-driven cyberattacks, exacerbated by inadequate infrastructure, regulations, and low awareness. The study concludes Indonesia lacks comprehensive AI regulations. Strengthening technical capabilities, improving education, fostering international cooperation, updating legislation, and strict law enforcement are necessary to protect data and ensure responsible AI use in public governance.