Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : INDONESIAN JOURNAL OF ESSENTIAL OIL

DIVERSIFIKASI PRODUK FARMASI DARI MINYAK LAWANG DENGAN PENDEKATAN SINTESIS KIMIA Imanuel Berly Kapelle; Tun Tedja Irawadi; Meika Syahbana Rusli; Djumali Mangunwidjaja; Zainal Alim Mas'ud
INDONESIAN JOURNAL OF ESSENTIAL OIL Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Institut Atsiri Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.071 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijeo.2016.001.01.03

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan jenis–jenis tumbuhan penghasil minyak atsiri namun penggunaannya tidak banyak digunakan untuk diolah menjadi produk jadi seperti obat–obatan. Salah satu minyak atsiri yang sangat potensial dan diproduksi di wilayah Indonesia Timur khususnya Maluku dan Papua adalah minyak lawang. Tujuan yang ingin dicapai adalah membuat produk farmasi analog kurkumin dari minyak lawang dengan jalur sintesis kimia. Terdapat beberapa tahapan proses yang dilakukan, mulai dari proses isolasi safrol dari minyak lawang, proses isomerisasi safrol, proses oksidasi isosafrol dan tahapan proses reaksi kondensasi. Safrol diisolasi dari minyak lawang menggunakan metode kimia (NaOH) dan menghasilkan safrol 17,21%. Proses isomerisasi safrol menghasilkan isosafrol menggunakan sistem bebas pelarut dengan katalis alkali KOH pada suhu 120oC selama 6 jam diperoleh rendemen 77,56%. Piperonal diperoleh dari reaksi oksidasi isosafrol menggunakan oksidator KMnO4 sebanyak 65,63%. Produk analog kurkumin simetris (1,5-bis-benzo[1,3]dioxol-5-yl-penta-1,4-dien-3-one) yang diperoleh dari reaksi kondensasi antara piperonal dengan aseton. Rendemen produk menggunakan metode gelombang mikro pada daya 140 watt selama 2 menit adalah 53,3% (t.l=180 oC) dan metode konvensional selama 3 jam adalah 78,43% (t.l=191 oC). Produk analog kurkumin tidak simetris (5-benzo[1,3]dioxol-5-yl-1-phenyl-penta-2,4-dien-1-one) disintesis menggunakan dua tahapan reaksi kondensasi. Tahapan kondensasi yang pertama antara piperonal dengan asetaldehid menggunakan katalis basa dan metanol selama 3 jam diperoleh produk intermediate (3-benzo[1,3]dioxol-5-yl-propenal) 70,28%. Reaksi kondensasi tahap kedua antara produk intermediate dengan asetofenon menggunakan metode gelombang mikro pada daya 140 watt selama 2 menit diperoleh rendemen 82,82% (t.l = 104 oC) dan metode konvensional selama 3 jam diperoleh 99,55% (t.l = 111 oC).
Co-Authors Agus Oman Sudrajat Andri Yanto Andriyanto Andriyanto Andriyanto Arpipi, Henderika S. S. Baharudin, Indah Bambang Gunadi Bambang Gunadi Bambang Gunadi Bijang, Chaterina Manukpadang Birahy, Deford Cristy Catherina M. Bijang Dessy Rosye Rooy Dewi Sri Djumali Mangunwidjaja Djumali Mangunwidjaja Djumali Mangunwidjaja DOMINGGUS MALLE Elisabeth Sihasale Fauzan Saleh Fensia Analda Souhoka Gainau, Paskanova Christi Gaspersz, Nelson Hanoch J Sohilait Hanoch Julianus Sohilait Hasanela, Nurani Hattu, Nikmans Hellna Tehubijuluw Hellna Tehubijuluw I Wayan Sutapa Insun Sangadji Ivonne Telussa Laratmase, Marsela S. Lilipaly, Reggi Austin Linda Lattuputty Lopulalan, Flourence M. Syamsul Maarif Maahury, Mirella Fonda Mauhurry, Mirella Fonda Meika Syahbana Rusli Meike L. Haluruk Meillisa Carlen Mainassy Moylani Teddy Muh. Nurdin Neite, Prisca Nelcy Netty Siahaya Nini Munirah Renur Pattiasina, Bethsy Jane Pattiasina, Priska Marisa Pentury, Evangeline Priska Marisa Pattiasina Priska Marissa Pattiasina R, Irwan Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rante, Natalia C.D. Rosmawaty Rosmawaty Harahap Sabirin Matsjeh Salmawati, Mimi Sekewael, Serly Jolanda Semuel S. Pada Serly J. Sekewael Serly J. Sekewael Shielda Natalia Joris Shielda Natalia Joris Siahaya, Antho Netty Sohilait, H. Sohilait, Mario Rowan Stephanie P. Sohilait Tun Tedja Irawadi Tun Tedja Irawadi Waas, Alsye Walla, Ainun Maharani Wasmen Manalu Yandra Arkeman Yusthinus T. Male Zainal Alim Mas'ud Zainal Alim Mas'ud Zainal Alim Mas'ud