Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PADA PENERANGAN LAMPU JALAN TENAGA SURYA DI RT 67 PERUMAHAN BUMI MAKMUR KELURAHAN SEPINGGAN KOTA BALIKPAPAN Andi Sri Irtawaty; Maria Ulfah; Armin Armin; Hadiyanto Hadiyanto; Angga Wahyu Aditya; Dwi Lesmideyarti; Hilmansyah Hilmansyah; Mikail Eko Prasetyo
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.10015

Abstract

Penerangan Lampu Jalan (PJU) tenaga surya masih jarang diberdayakan di lingkungan masyarakat. Selain agak mahal dalam pengadaannya, juga agak rumit dalam perawatannya. Namun dari sisi positifnya, sangat menguntungkan karena sumber powernya berasal dari sinar matahari yang dapat dikonversikan pada beban lampu DC ataupun lampu AC (sesuai kebutuhan). Jika ditambahkan dengan sensor cahaya (photocell), maka lampu penerangan tesebut akan bersifat otomatis. Pada malam hari, nilai tahanan sensor cahaya akan turun, sehingga lampu DC akan menyala. Sebaliknya, pada siang hari nilai tahanan akan naik, dan lampu DC akan padam. PJU tenaga surya tersebut akan menerangi lingkungan sekitar jalanan, sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan terutama di malam hari. Berdasarkan survey tim PkM, RT 67 Kelurahan Sepinggan Balikpapan belum memiliki PJU. Oleh karena itu, tim PkM telah merancang 1 tiang penerangan lampu jalan kapasitas 20 wp di RT tersebut dengan beban daya 1 lampu DC 5 watt pada ruas jalan utama. Adapun komponen utama   Penerangan Lampu Jalan (PJU) tenaga surya meliputi panel surya 20 wp, controller 10 ampere, aki VRLA 10 Ah, kabel serabut, lampu DC 5 watt, saklar on off dan fitting. Hasil pengujian ketahanan aki setelah panel surya tercharge selama 5 jam (saat matahari terik), maka lampu penerangan tersebut dapat digunakan selama 12 jam. Ketua RT 67 Kelurahan Sepinggan mengharapkan keberlanjutan kerja sama antara RT 67 Kelurahan Sepinggan dengan tim PkM Politeknik Negeri Balikpapan, terutama dalam penambahan unit penerangan lampu jalan panel surya. Karena di area RT 67 terdapat 2 perumahan yaitu Perumahan Melati dan Perumahan Bumi Makmur yang sama sekali tidak ada lampu penerangan jalannya.
Penerapan Sistem Solar Cell untuk Penerangan Lampu Jalan dan Peningkatan Potensi Usaha Mikro Kecil Menengah untuk Mendukung Ketahanan Energi dan Ekonomi Masyarakat Kelurahan Manggar Balikpapan Maria Ulfah; Andi Sri Irtawaty; Armin Armin; Dessy Handa Sari; Nurul Musfirah Khairiyah
Abdimas Universal Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v5i2.324

Abstract

The lack of access to lighting in the RT 39 area, Manggar Village, Balikpapan City, results in frequent traffic accidents for motorists crossing the road and without crimes at night or in dark conditions. It was also found that the majority of MSME actors use conventional promotions to market their business or products. Based on this, the Bina Desa Community Service team is trying to provide a solution by implementing a solar cell system as street light lighting in RT 39 and training activities on the use of digital marketing for MSMEs as a business promotion medium. The results of the implementation of Community Service activities have been the installation and functioning well of 2 units of solar panel-based street lighting in RT.39 and outreach activities regarding solar panels and how to maintain them have been carried out. There have also been training activities on the use of digital marketing for MSMEs in the Manggar area which received a positive response from the participants. In this community service activity, Bina Desa also handed over 2 units of solar panel-based village street lighting to the sub-district which were immediately received by the Head of Manggar Balikpapan Village. The results of the pre-test and post-test analysis showed a 20% increase in participants' knowledge regarding solar panels and their use, a 70% increase in knowledge about digital marketing, a 30% increase in participants' use of social media as an alternative to promoting their business or trade.
Implementasi Teknologi Solar cell dan Teknologi Photocell Sebagai Upaya Penerangan Lampu Jalan di Perumahan Makmur Kelurahan Kota Balikpapan Andi Sri Irtawaty; Maria Ulfah; Armin Armin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi (Adipati) Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerangan lampu jalan merupakan fasilitas utama jalam yang berperan penting dalam  menerangi jalan sekitarnya di waktu malam hari sehingga memberikan kenyamanan  bagi masyarakat terutama pejalan kaki yang beraktivitas di malam hari. Berdasarkan survey lapangan dan pengamatan, masjid Tuanku Tunggang Parangan yang terletak di Rt.67 di Kelurahan Sepinggan Kota Balikpapan belum memiliki fasilitas penerangan jalan yang memadai. Untuk aktivitas pengajian dan sholat yang dilakukan saat malam hari, masyarakat menggunakan senter atau cahaya handphone menuju masjid. Untuk mengatasi permasalahan tersebut telah terpasang 1 unit Penerangan Lampu Tenaga Surya Berbasis Teknologi. Sensor Cahaya Dan Arduino. Komponen-komponen utamanya meliputi panel surya 20 wp, solar charge controller (scc) 10 mpere, aki VRLA 7 Ah, lampu DC 9 volt, photocell, kabel NYM  2 x 0.75 mm dan kabel NYM 2 x 1,5 mm. Sedangkan komponen pendukungnya berua tiang listrik, boks panel outdoor, isolasi listrik dan kabel ties. Hasil pengujian selama 1 minggu, 4 hari lampu penerangan tersebut dapat menyala mulai malam jam 18.30 sampai jam 06.30 pagi (12 jam) yaitu saat kondisi cerah (matahari terik. Namun ada 2 hari kondisi cuaca mendung, sehingga aki hanya mampu menyalakan lampu selama 6 jam. Di hari ketujuh pengujian. Kondisi hujan sepanjang hari, sehingga aki tidak tercharge, tetapi masih ada sisa daya aki yang mampu menyalakan lampu selama 3 jam.  Berarti hasil pengujian 100% berhasil sempurna, sesuai teoritisnya.
PENGUKURAN DAN ANALISA QUALITY OF SERVICE (QOS) JARINGAN INTERNET POLITEKNIK NEGERI BALIKPAPAN Ulfah, Maria; Sri Irtawaty, Andi
Simtek : jurnal sistem informasi dan teknik komputer Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : STMIK Catur Sakti Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51876/simtek.v9i2.1158

Abstract

Politeknik Negeri Balikpapan menyediakan fasilitas jaringan internet di wilayah kampus. Pertambahan jumlah pengguna Internet di Gedung perkuliahan sering membuat pengguna tidak dapat menggunakan akses internet secara maksimal seperti akses internet tidak stabil atau lambat apabila ada banyak pengguna mengakses internet yang sama pada saat bersamaan, bahkan mengalami kesulitan untuk terhubung dengan jaringan internet yang ada. Hal ini mendasari peneliti untuk melakukan penelitian pengukuran Quality of Service (QoS) jaringan internet dan menganalisa tingkat QoS yang ada berdasarkan standar TIPHON ((Telecommunication and Internet Protocol Harmonization Over Networks) dengan parameter bandwidth, packet loss dan delay . Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif dimulai dari identifikasi masalah, studi literature, proses perancangan, dilanjutkan dengan fase empiric yakni pengambilan data penelitian ( pengukuran QoS), seterusnya tahapan analitik. Dari hasil pengukuran didapatkan nilai rata-rata bandiwidth untuk SSID Poltekba-MHS sebesar  37.434 bps dan Nilai rata-rata bandiwidth untuk SSID SSO-Poltekba sebesar 408.610 bps. Untuk parameter packet loss didapatkan nilai rata-rata dari SSID Poltekba-MHS  seebsar 0,125% dan untuk SSID SSO-Poltekba sebesar 0% dan serta sama sama dalam kategori sangat bagus. Untuk parameter respon time atau delay didapatkan nilai rata-rata   dari SSID Poltekba-MHS  seebsar 0 ms dan untuk SSID SSO-Poltekba sebesar 0,125 ms serta sama sama dalam kategori sangat bagus.
Implementasi Teknologi Solar cell dan Teknologi Photocell Sebagai Upaya Penerangan Lampu Jalan di Perumahan Makmur Kelurahan Kota Balikpapan Irtawaty, Andi Sri; Ulfah, Maria; Armin, Armin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol. 2, No. 2: August 2023
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2023.v2i2.4664

Abstract

Penerangan lampu jalan merupakan fasilitas utama jalam yang berperan penting dalam  menerangi jalan sekitarnya di waktu malam hari sehingga memberikan kenyamanan  bagi masyarakat terutama pejalan kaki yang beraktivitas di malam hari. Berdasarkan survey lapangan dan pengamatan, masjid Tuanku Tunggang Parangan yang terletak di Rt.67 di Kelurahan Sepinggan Kota Balikpapan belum memiliki fasilitas penerangan jalan yang memadai. Untuk aktivitas pengajian dan sholat yang dilakukan saat malam hari, masyarakat menggunakan senter atau cahaya handphone menuju masjid. Untuk mengatasi permasalahan tersebut telah terpasang 1 unit Penerangan Lampu Tenaga Surya Berbasis Teknologi. Sensor Cahaya Dan Arduino. Komponen-komponen utamanya meliputi panel surya 20 wp, solar charge controller (scc) 10 mpere, aki VRLA 7 Ah, lampu DC 9 volt, photocell, kabel NYM  2 x 0.75 mm dan kabel NYM 2 x 1,5 mm. Sedangkan komponen pendukungnya berua tiang listrik, boks panel outdoor, isolasi listrik dan kabel ties. Hasil pengujian selama 1 minggu, 4 hari lampu penerangan tersebut dapat menyala mulai malam jam 18.30 sampai jam 06.30 pagi (12 jam) yaitu saat kondisi cerah (matahari terik. Namun ada 2 hari kondisi cuaca mendung, sehingga aki hanya mampu menyalakan lampu selama 6 jam. Di hari ketujuh pengujian. Kondisi hujan sepanjang hari, sehingga aki tidak tercharge, tetapi masih ada sisa daya aki yang mampu menyalakan lampu selama 3 jam.  Berarti hasil pengujian 100% berhasil sempurna, sesuai teoritisnya.
PERANCANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBANGKIT LISTRIK MINI HEMAT ENERGI 50 WP DI PONDOK MODERN DAN PANTI ASUHAN NURUL KHAERAAT LIL MUHIBBIIN BALIKPAPAN Ulfah, Maria; irtawaty, andi sri; armin, armin
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i1.3159

Abstract

Indonesia, sebagai negara yang berada di garis khatulistiwa, memiliki letak georafis yang cukup mendukung untuk memperoleh intensitas cahaya matahari yang merata sepanjang tahun di wilayah Indonesia, sehingga penerapan solar cell sebagai pembangkit listrik alternatif merupakan solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan listrik warga. Berdasarkan data tersebut, tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Rekayasa Elektro telah melakukan survey lapangan, dan hasilnya terdapat sebuah Pondok Modern Dan Panti Asuhan Nurul Khaeraat Lil Muhibbiin yang terletak di RT 27 Kecamatan Balikpapan Selatan yang masih membutuhkan tambahan sumber listrik. Terdapat 20 orang santri, 5 guru dan 5 karyawan yang beraktivitas di pondok tersebut. Tepat pada tanggal 28 Juni 2024, jam 09.00 WITA, 3 orang tim dosen Jurusan Rekayasa Elektro dibantu oleh 4 mahasiswa kelas Teknologi Listrik (1TL1) telah berhasil memasang instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya 50 WP, dengan beban berupa 2 buah lampu DC @ 5 watt dan 1 buah stop kontak 2 titik dengan tegangan output 220 volt yang dapat digunakan untuk beban AC daya rendah seperti charger hp dan kipas angin. Pengujian terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Surya 50 WP tersebut telah dilakukan selama 15 hari, dan hasilnya sangat memuaskan, yaitu aki VRLA 40 Ah mampu menyalakan beban-beban dengan total daya 20 watt selama 10,42 jam. Namun jika aki hanya difungsikan sebagai penerangan lampu teras pondok, maka kedua lampu dengan total daya 10 watt dapat menyala selama 20,8 jam. Keakuratan pembangkit listrik tenaga surya 50 wp tersebut terbukti mampu menjadi cadangan sumber energi lisrik alternatif dengan frekuensi pengujian 15 hari (13 hari cerah dan 2 hari hujan). Prosentase pengisian aki maksimal terjadi pada hari ke-1 sampai hari ke-10, hari ke 11 dan ke-13 hujan dan hari ke-12, 14 dan 15 cuaca cerah. Sehingga dapat diakumulasikan, selama 15 hari pengujian fungsi aki terhadap beban-bebannya, pengisian aki masimal hanya berlangsung selama 13 hari atau 86,7% dari total 15 hari pengujian.
Pengaruh Penggunaan Teknik Antena Multi Input Multi Output (MIMO) Terhadap Perfomansi Jaringan 4G LTE Frekuensi 1800 MHz Ulfah, Maria; Irtawaty, Andi Sri
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC Vol 6, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/triac.v6i2.6108

Abstract

Penggunaan antena MIMO 2x2, memiliki jangkuan area 717,258 km2, signal level -69.72 dBm, C/(N+I)  5.08 dB, throughput  11,803.4 kbps, RSRP  sebesar -115.88 dBm dan BLER 0.03. Penggunaan antena MIMO 4x4, memiliki jangkuan area 726,432 km2, signal level -69.5 dBm, C/(N+I)  5.58 dB, throughput  11,803.01 kbps, RSRP  sebesar -115.64 dBm dan BLER 0.02. Penggunaan antena MIMO 8x8, memiliki jangkuan area 726,432 km2, signal level -69.5 dBm, C/(N+I)  6.1 dB, throughput  12,564.1 kbps, RSRP  sebesar -115.64 dBm dan BLER 0.02. Pada penggunaan antena MIMO 2x2 , 4x4 dan 8x8  dari jangkauan area, ketiga jenis nya tersebut dapat menjangkau wilayah Balikpapan.Kata kunci: 4G LTE, , MIMO, signal level, RSRP
Inovasi Peringatan Dini Tanah Longsor Dengan Pemanfaatan Sensor Hygrometer Berbasis Internet of Things Menggunakan Solar Energi Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Maria Ulfah; Andi Sri Irtawaty
Jurnal Surya Energy Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Teknik Elektro, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v9i1.252

Abstract

Kondisi topografi kota Balikpapan 85% daerah berbukit yang rentan terjadi longsor dan pergerakan tanah, jenis tanahnya adalah tanah podsolik berwarna merah kuning yang menjadi tidak stabil saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang membuat tanah menjadi tenggelam dan terkikis karena erosi. data BMKG curah hujan Balikpapan termasuk kategori hujan di atas normal. Pada aspek kehidupan manusia tanah longsor mengakibatkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur umum dan menyebabkan kerugian secara ekonomi. Sehingga perlu dibuat inovasi peringatan dini bencana tanah longsor berbasis Internet of Things (IoT) agar dapat mengirimkan informasi warning terjadinnya tanah longsor dari jarak jauh yang dapat diterima langsung oleh smartphone melalui aplikasi Telegram yang menggunakan solar panel sebagai power supply. Pada penelitian ini menggunkan Nodemcu, sensor soil moisture, LCD, buzzer dan aplikasi telegram. Dari hasil pengujian didapatkan rata rata persentase eror alat sebesar 2,2% dan memiliki tingkat keakurasian 97,8%.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PLTS MINI KAPASITAS 20 WP UNTUK TERAS RUMAH WARGA DI KELURAHAN MANNGGAR KOTA BALIKPAPAN Irtawaty, Andi Sri; Ulfah, Maria; Armin, Armin; Hadiyanto, Hadiyanto
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.696 KB) | DOI: 10.52266/taroa.v1i2.961

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting karena hampir semua peralatan industry dan rumah tangga menggunakan energy listrik. Oleh sebab itu ketersediaan energi listrik harus tetap tersedia. Berdasarkan kondisi geografis mitra, solusi yang tepat untuk menyediakan sumber energi listrik alternatif adalah perancangan PLTS 20 wp untuk penerangan teras rumah warga di Kelurahan Manggar Kota Balikpapan. Ada 7 unit PLTS 20 wp dan 1 unit kapasitas lebih besar yaitu 50wp yang dilengkapi inverter dan sensor cahaya. Kegiatan dilaksanakan selama 2 pekan. Sosialisasinya dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2022. Dihadiri 15 peserta dari pihak mitra . Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk menjelaskan cara pengimplementasian PLTS mini 20 wp, sekaligus tim PkM membantu warga Kelurahan Manggar untuk memasang instalasinya. Sekitar 7 unit PLTS mini 20 wp terpasang di rumah warga dan 1 unit PLTS 50 wp terpasang di kantor Kelurahan Manggar. Hasil pengujian yang dilakukan yaitu PLTS mini 20 wp dapat menyalakan lampu dc 5 watt sebanyak 2 buah selama 12 jam jika proses pengechargesan baterai berlangsung 5 jam saat matahari bersinar terik.
RANCANG BANGUN ALAT BANTU PENGEPRES MINUMAN KALENG MENGGUNAKAN PNEUMATIK BERBASIS ARDUINO UNO Rafly, Muhammad; Irtawaty, Andi sri; Ulfah, Maria
JIMREK : Jurnal Ilmiah Rekayasa Elektro Vol 1 No 1 (2025): JIMREK - Januari 2025
Publisher : Teknik Elektro Politeknik Negeri Balikapapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A drink can is a container made of steel sheet coated with tin. Drink cans are often found in the environment, as well as waste and new conditions. The number of users of these beverage cans can also affect the amount of waste generated. The lack of concern and appreciation from the public for the use of recycled products is also one of the reasons for the unpopularity of recycled products in Indonesia. The problem with can recyclers who collect used beverage cans is that they press the cans by stomping or hitting them so that they can injure the recycler. With this problem introduced a tool that is able to press and reduce the volume of beverage cans automatically without having to be stepped on or hit which is very risky of injuring the recycler. By using the Arduino Uno microcontroller, beverage can presses can be automatic, by simply inserting a drink can into the presser, the proximity sensor will detect the can and pneumatically move the drink can. The cycler can also weigh the pressing results easily because this tool is equipped with an Ultrasonic Sensor sensor to detect whether the container is full or not. The benefits of using a drink can press tool automatically using pneumatics, can lighten the workload on the recycler and can also minimize work accidents on the recycler. The results of this tool can be placed in garbage collectors who really need a tool like this and can also be placed in the environment around the house so that people can immediately recycle drink cans properly and can keep the environment clean.