Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Uji Efektivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Andong Merah (Cordyline fruticosa (L.) A. Chev.) dan Daun Majapahit (Crescentia cujete L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Atika Rusman; Wa Ode Yuliastri; Bai Athur Ridwan
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i2.173

Abstract

Penyakit infeksi merupakan penyebab utama tingginya angka kesakitan dan angka kematian yang disebabkan olehmikroorganisme seperti bakteri yaitu Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini adalah penelitianeksperimental yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri kombinasi ekstrak etanol daun andong merah(Cordyline fruticosa (L.) A. Chev.) dan daun majapahit (Crescentia cujete L.) yang diperoleh di Desa Ranooha Lestari,Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis ujistatistik non parametrik yaitu uji Kruskal-Wallis kemudian dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney dengan taraf signifikasiyaitu P < 0,05. Hasil pengujian skrining fitokimia ekstrak etanol daun andong merah dan daun majapahit positifmengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Berdasarkan hasil pengujian antibakteri kombinasiekstrak etanol daun andong merah dan majapahit dengan perbandingan konsentrasi 50% : 25% terbukti dapatmenghambat pertumbuhan bakteri dengan diameter zona hambat 10,3 mm yang tergolong sedang pada bakteri S. aureusdan 13,4 mm yang tergolong kuat pada bakteri E.coli. Akan tetapi kombinasi ekstrak etanol daun andong merah dan daun majapahit belum efektif sebagai antibakteri dikarenakan nilai keefektifannya < 50% dari perbandingan dengan nilai kontrol positif ciprofloxacin.
Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Mouthwash Ekstrak Etanol Biji Pinang (Areca Catechu L) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans Tri Ainan; Wa Ode Yuliastri; Muhammad Isrul
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i1.197

Abstract

Salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri adalah biji pinang (Areca catechu L.). Biji pinang mengandung berbagai metabolit sekunder seperti terpenoid, steroid, alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Ekstrak biji pinang memiliki aktivitas antibakteri disebabkan adanya senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi fisik sediaan mouthwash dan untuk mengetahui aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium. Sampel diekstrasi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, sampel ekstrak etanol biji pinang (Areca catechu L) dibagi menjadi 3 konsentrasi yaitu 10%, 15% dan 20%. Selanjutnya dilakukan uji skrining fitokimia senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid/terpenoid. Kemudian dibuat sediaan Mouthwash setelah itu dilakukan evaluasi fisik sediaan yaitu meliputi uji organoleptik, pH, viskositas, kemudian uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode paperdisc dan dianalisis menggunakan One Way Anova. Hasil penelitian ini diperoleh ekstrak kental sebanyak 311 gram. Uji skrining fitokimia yang menunjukkan hasil positif yaitu flavonoid, steroid dan tanin. Hasil pengujian evaluasi fisik Mouthwash meliputi uji organoleptik, pH, dan viskositas. Pengujian tersebut yang dilakukan selama 3 minggu menghasilkan hasil yang sesuai tanpa adanya perubahan dari minggu pertama sampai minggu ke tiga, menunjukkan bahwa Mouthwash ekstrak etanol biji pinang memenuhi syarat evaluasi fisik. Sediaan Mouthwash ekstrak etanol biji pinang dilakukan pengujian antibakteri dengan luas zona hambat rata-rata pada konsentrasi 10% sebesar 9,7 mm, 15% sebesar 10,1 mm 20% sebesar 10,7 mm serta kontrol positif sebesar 11,1 mm termasuk kategori kuat. Sedangkan kontrol negatif tidak memberikan zona hambat. Hasil analisis menunjukkan bahwa Mouthwash ekstrak etanol biji pinang memiliki aktivitas dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans.
Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi N-Heksan, Etil Asetat dan Air pada Daun Keji Beling (Strobilanthes crispa) terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa Melany Sapoetri Wangloan; Wa Ode Yuliastri; Bai Athur Ridwan
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i2.232

Abstract

Penyakit infeksi disebabkan oleh mikroorganisme yang bersifat patogen, diantaranya ialah bakteri, virus, fungi atau parasit. Menurut data World Health Statistics lebih dari 70% kematian disebabkan karena penyakit infeksi (WHO, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dan aktivitas antibakteri fraksi N-Heksan, Etil Asetat dan Air pada daun keji beling (Strobilanthes crispa) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik. Dalam penelitian uji perbandingan fraksi N-Heksan, Etil Asetat, dan Air Daun Keji Beling (Strobilanthes crispa) sebagai antibakteri terhadap bakteriStaphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa. Populasi tanaman keji beling diperoleh dari Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode analisis uji statistik non parametrik yaitu uji Kruskal Wallis kemudian dilanjutkan dengan uji Mann Whitney dengan taraf signifikasi P < 0,05.Hasil skrining fitokimia pada fraksi N-Heksan positif mengandung tanin, saponin, dan triterpenoid. Fraksi Etil Ssetat dan fraksi AiSr positif mengandung flavanoid, alkaloid, tanin, saponin, dan triterpenoid.Berdasarkan hasil pengujian dari kelima replikasi aktifitas antibakteri daun keji beling terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosamemiliki aktivitas antibakteri paling optimal pada konsentrasi 25 % dengan masing-masing diameter zona hambat 12,78 mmdan 12,64 mm. Sedangkan fraksi Air terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Pseudomona aeruginosa memiliki aktivitas antibakteri paling optimal pada konsentrasi 25 % dengan masing-masing diameter zona hambat 12,92 mmdan 12,78 mm.Diharapkan pada peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitia lanjutan terhadap bakteri jenis lain dan dapat dikembangkan formulasi sediaan dari fraksi daun keji beling.  
Hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan Pengobatan Terhadap Keberhasilan Terapi Pasien Hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RSUD Kota Baubau Siti Rahmawati; Wa Ode Yuliastri; Yusuf Useng
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i3.259

Abstract

Hipertensi merupakan masalah utama kesehatan global yang menjadi penyebab kematian nomor satu pada jutaan orang setiap tahun yang ditandai dengan tekanan darah sistolik >140 mmHg dan diastolik >90 mmHg. Pengetahuan kesehatan akan berpengaruh pada kepatuhan. Pengetahuan berhubungan dengan kepatuhan minum obat dan keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan terhadap keberhasilan terapi pasien hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RSUD Kota Baubau. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan Cross sectional Study. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dalam bentuk analisis univariat dan analisis bivariat. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 364 responden dengan jumlah sampel yaitu 78 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dengan cara memilih sampel berdasarkan kriteria inklusi yang sudah ditentukan. Berdasarkan hasil analisis data yang menggunakan uji statistik chi square maka didapat nilai Asymp.sig. (2 sided) 0,000 < 0,05 maka dapat diartikan Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat dinyatakan bahwa ada hubungan signifikan pengetahuan mengenai hipertensi dengan keberhasilan terapi pada pasien di Instalasi Rawat Jalan RSUD Kota Baubau. Dan hubungan kepatuhan dengan konsumsi obat pada keberhasilan terapi pada pasien hipertensi di instalasi rawat jalan RSUD Kota Baubau dengan menggunakan uji statistik chi square maka didapat nilai Asymp.sig. (2 sided) 0,000 < 0,05 maka dapat diartikan Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat dinyatakan bahwa ada hubungan signifikan kepatuhan mengkonsumsi obat pada pasien  hipertensi dengan keberhasilan terapi pada pasien di Instalasi Rawat Jalan RSUD Kota Baubau. Diharapkan agar lebih aktif dalam upaya promosi kesehatan dengan mengadakan penyuluhan kepada masyarakat guna untuk meningkatkan pengetahuan terhadap kepatuhan konsumsi obat guna mencapai keberhasilan terapi.
Analisis Pengelolaan Obat Sistem Satu Pintu Pada UPTD Puskesmas Polinggona Kabupaten Kolaka Tahun 2022 Sufiati sufiati; Erwin Azizi Jayadipraja; Wa Ode Yuliastri
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i5.262

Abstract

Manajemen pengelolaan obat untuk kebutuhan obat publik didasarkan pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor No.74 Tahun 2016. Salah satu tujuan manajemen pengelolaan obat adalah menjamin ketersediaan obat. Manajemen pengelolaan obat yang tidak efisien dapat menyebabkan tingkat ketersediaan obat menjadi berkurang, terjadi kekosongan obat, serta banyaknya obat yang menumpuk akibat dari perencanaan yang tidak baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan obat di Puskesmas Polinggona Kabupaten Kolaka Tahun 2022. Desain penelitian ini adalah kualitatif menggunakan metode deskriptif observasi dengan melakukan pengamatan  menggunakan wawancara langsung kepada informan yang ada dipuskesmas  Polinggona Kabupaten Kolaka, sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan informan staf puskesmas dan pasien. Hasil penelitian yang didapatkan Manajemen pengelolaan obat yang meliputi perencanaan, permintaan, penyimpanan, pendistribusian dan pengendalian di Puskesmas Polinggona Kabupaten Kolaka sering terjadi pada penyimpanan yang tidak sesuai dengan syarat penyimpanan obat karena tidak dapat menampung semua obat dan bahan medis habis pakai . Hal itu sangat berpengaruh pada kualitas obat dan pelayanan Kesehatan. Disarankan kepada pihak Puskesmas Polinggona Kabupaten Kolaka untuk melakukan evaluasi tentang manajemen pengelolaan obat terkhusus pada kegiatan penyimpan obat agar kegiatan pengelolaan obat di Puskesmas dapat diselenggarakan dengan semaksimal mungkin dan juga diharapkan kepada Dinas kesehatan kabupaten Kolaka agar membenahi sarana dan prasarasa khususnya gudang obat.
Peran Tenaga Farmasi Dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan Ria Wahyuningsih; Wa Ode Yuliastri; La Ode Ali Hanafi
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i2.347

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan suatu pelayanan langsung yang bertanggung jawab kepada pasien berkaitan dengan sediaan farmasi untuk mencapai hasil yang pasti demi meningkatkan mutu kehidupan pasien. Pengetahuan berhubungan dengan kepatuhan minum obat hubungan peran tenaga farmasi dalam peningkatan mutu pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis hubungan peran tenaga farmasi dalam peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Jenispenelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dalam bentuk analisis univariat dan analisis bivariat. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 224 responden dengan jumlah sampel yaitu 71 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dengan cara memilih sampel berdasarkan kriteria inklusi yang sudah ditentukan. Hasil penelitian ini dari 71 responden menunjukan yaitu Ada hubungan signifikan pelayanan infotmasi obat dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diperoleh nilai Asymp.sig. (2 sided) 0,047 < 0,05. Ada hubungan signifikan pengelolaan obat dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diperoleh nilai Asymp.sig. (2 sided) 0,047 < 0,05. Tidak ada hubungan signifikan komunikasi informasi dan edukasi dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diharapkan agar meningkatan Infrastruktur dan Sumber Daya nvestasikan dalam peningkatan infrastruktur dan sumber daya yang mendukung pelayanan kefarmasian. Ini bisa mencakup fasilitas yang memadai, alat komunikasi, dan akses ke informasi dan bahan edukasi terbaru
Uji Aktivitas Gastroprotektif Ekstrak Etanol Rumput Laut Merah (Eucheuma cottoni) Pada Mencit (Mus musculus) Yang Diinduksi Aspirin Yusri Indah H. Muh Sale; Wa Ode Yuliastri; Jastria Pusmarani
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i2.426

Abstract

Gastroprotektif merupakan kemampuan faktor endogen tertentu untuk melindungi mukosa lambung. gastroprotektiftergantung pada keseimbangan antara mekanisme agresif dan defensif dan dalam keberhasilan pengobatan (tukak lambung, komplikasi gastrointestinal atas). Salah satu tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai obat adalah rumput laut merah (Eucheuma cottoni). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas gastroprotektif ekstrak etanol rumput laut merah (Eucheuma cottoni) pada mencit (Mus musculus). Jenis penelitian ini adalah analitik eksperimental. Sampel diekstraksimenggunakan metode maserasi. Skrining metabolit sekunder terhadap alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan triterpenoid. Uji pendahuluan dosis penginduksi untuk menentukan dosis optimal. Pengujian aktivitas gastroprotektif dengan menggunakan kontrol positif (sukralfat dosis 500 mg/5 ml), kontrol negatif (Na.CMC 0,5%), kontrol induksi (aspirin dosis 1000 mg/kgBB), serta 3 kontrol perlakuan suspensi rumput laut merah dosis 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB dan 600 mg/kgBB. Jenis analisis data menggunakan uji Krusal Wallis dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian ekstrak etanol rumput laut merah (Eucheuma cottoni). memiliki aktivitas gastroprotektif pada mencit (Mus musculus) yang diinduksi aspirin menunjukkan bahwa pemberian ekstrak rumput laut merah dapat melindungi mukosa lambung dari kerusakan akibat penginduksi aspirin menunjukkan nilai signifikan p = 0,001<0,05. Ekstrak rumput laut (Euchuma cottoni) dengan dosis 400 mg/kgBB dan 600 mg/kgBB efektif memberikan aktivitas gastroprotektif yang sebanding dengan sukralfat yang dilihat dari skor ulkus yakni 100%. Sebaikanya perlu dilakukan uji toksisitas yang mungkin timbul akibat ekstrak rumput laut merah (Euchuma cottoni)
Faktor Risiko Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Andowia Kabupaten Konawe Utara Samsiah Samsiah; Yuliastri Yuliastri; Sitti Marya Ulva
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.835

Abstract

     ISPA masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Data menunjukan bahwa pada tahun 2021 penyakit ISPA delngan prelvalelnsi selbelsar (1,6%) dan menjadi peringkat pertama pada tahun 2022 yaitu delngan prelvalelnsi selbelsar (1,8%), selanjutnya pada tahun 2023 meningkat delngan prelvalelnsi selbelsar (1,9%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada masyarakat di wilayah Kerja Puskesmas Andowia Kabupaten Konawe Utara.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain Case Control Study. Populasi dalam penelitian berjumlah 36 responden dengan sampel 27 responden dengan cara simpel random sampling. Analisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dan di uji menggunakan uji Odds Ratio (OR). Hasil Uji Odd ratio menunjukan bahwa pengetahuan dengan nilai OR = 13,656, paparan asap rokok dengan nilai OR = 10,000, paparan obat nyamuk bakar dengan nilai OR = 8,500. Pengetahuan, paparan asap rokok dan paparan obat nyamuk bakar bakar merupakan faktor risiko terjadinya ISPA di wilayah kerja Puskesmas Andowia Kabupaten Konawe Utara. Disarankan kepada masyarakat agar lebih meningkatkan program pencegahan dan penanggulangan ISPA, pelatihan tentang lingkungan rumah bersih.
Potensi Imunomodulator Ekstrak Daun Sidaguri (Sida rhombifolia L.) Terhadap Aktivitas Fagositosis Makrofag Pada Mencit (Mus musculus) Jantan Wa Ode Yuliastri; Rauzatul Miza; Himaniarwati; Ratri Yuniar; Anggi Anzalna; Sitti Asriani; Mawar Fajri Suciati; Rizky Amalia Apriana Burhan
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i4.676

Abstract

Tumbuhan sidaguri (Sida rhombifolia L.) adalah salah satu tumbuhan liar yang sering digunakan sebagai obat tradisional pada masyarakat. Tumbuhan sidaguri (Sida rhombifolia L.) diketahui memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai imunomodulator. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas imunomodulator ekstrak daun sidaguri (Sida rhombifolia L.) terhadap fagositosis makrofag pada mencit (Mus musculus) jantan. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium. Daun sidaguri (Sida rhombifolia L.) diekstraksi dengan metode maserasi, dan di lakukan uji aktivitas imunomodulator dengan melihat nilai persentasi fagositosis makrofag. Uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p=0,001). Hasil yang diperoleh dari ekstraksi dengan menggunakan metode maserasi yaitu rendemen ekstrak sebesar 14%. Kemudian hasil uji aktivitas imunomodulator ekstrak daun sidaguri (Sida rhombifolia L.) terhadap fagositosis makrofag pada mencit jantan yaitu didapatkan hasil pada kelompok kontrol positif (stimuno) sebesar 90,66%, kontrol negatif (Na-CMC) sebesar 12,33% kemudian pada kelompok perlakuan dosis 100 mg/KgBB sebesar 75,66%, kelompok dosis 200mg/KgBB sebesar 77% dan pada kelompok dosis 300 mg/KgBB sebesar 82,33%. Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sidaguri (Sida rhombifolia L.) terbukti memiliki aktivitas imunomodulator dengan meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag secara signifikan (p=0,001), di mana aktivitas tertinggi ditunjukkan pada pemberian dosis 300 mg/KgBB. Senyawa fitokimia seperti flavonoid yang terkandung dalam ekstrak etanol daun sidaguri (Sida rhombifolia L.) diyakini memberikan konstribusi pada efek imunomodulator pada aktivitas fagositosis makrofag pada mencit jantan. Sehingga ekstrak etanol daun Sidaguri (Sida rhombifolia L.) diketahui memiliki potensi sebagai imunostimulan alami dalam meningkatkan sistem imun.