Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESALAHAN KEBAHASAAN PADA HASIL KARANGAN SISWA KELAS X SMK TAMTAMA KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015 DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA Nurul Habibah; Bagiya Bagiya; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.022 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kesalahan penggunaan tanda titik dan koma, (2) huruf kapital, (3) preposisi, (4) kata mubazir, (5) kalimat tanpa subjek pada hasil karangan siswa kelas X SMK Tamtama Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015, dan (6) skenario pembelajarannya di kelas X SMA. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Tamtama Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 12 kelas. Sampel penelitian satu kelas, yaitu kelas X AK 3 yang berjumlah 36 siswa. Dalam pengambilan sampel digunakan teknik simple random sampling. Peneliti dalam memperoleh data menggunakan teknik observasi dan teknik studi pustaka. Dalam analisis data digunakan metode agih dengan teknik lesap, teknik ganti, dan teknik sisip. Peneliti dalam menyusun hasil penelitian menggunakan metode informal. Hasil penelitian ini adalah (1) kesalahan penggunaan tanda baca titik 25 buah atau 11,4% dan kesalahan penggunaan tanda baca koma sebanyak 49 buah atau 20,9%; (2) kesalahan penggunaan huruf kapital sebanyak 67 atau 30,5% ; (3) kesalahan penggunaan preposisi sebanyak 46 buah atau 20,9%; (4) penggunaan kata mubazir sebanyak 25 atau 10,4%; (5) penggunaan kalimat tanpa subjek sebanyak 13 buah atau 5,9%; (6) skenario pembelajaran analisis kesalahan kebahasaan pada hasil karangan siswa kelas X SMK Tamtama Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015 terdiri dari kegiatan menginterpretasi, menanyakan, mengasosiasi, mengeksplorasi, dan mengomunikasikan. Hasil analisis dapat dijadikan bahan pembelajaran di kelas X SMA dalam kompetensi dasar 3.3 menganalisis teks laporan hasil observsai baik melalui lisan maupun tulisan dan 4.3 Menyunting teks laporan hasil observasi sesuai dengan struktur dan kaidah teks baik secara lisan maupun tulis. Analisis dan menyunting bahasa tersebut sesuai dengan struktur kalimat, ejaan, dan tanda baca. Sistematika pembelajaran disajikan dalam bentuk RPP.Kata kunci: kesalahan kebahasaan, skenario pembelajaran
KAJIAN FONOLOGI DAN MORFOLOGI POSTER DALAM MADING UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS VIII SMP Novaliana Ardani; Bagiya Bagiya; Suryo Daru Santoso
SURYA BAHTERA Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.411 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penggunaan tataran fonologi pada poster dalam Mading UMP, (2) proses morfologik poster dalam Mading UMP, dan (3) skenario pembelajarannya di kelas VIII SMP. Sumber data penelitian ini berupa kata-kata, frasa, maupun kalimat dalam poster pada Mading UMP. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik rekam, teknik analisis data digunakan metode agih dengan teknik ganti dan sisip. Instrumen penelitian ini berupa kartu pecatat data dan alat tulis. Dalam penyajian hasil analisis digunakan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) poster dalam Mading UMP berdasarkan kajian fonologi masih terdapat penyimpangan, yakni a) perubahan fonem, b) penambahan fonem, dan c) penghilangan fonem, (2) kalimat pada poster dalam Mading UMP terdapat proses morfologik, yakni a) proses afiks, yaitu prefiksasi dan sufiksasi, b) afiks produktif, yaitu simulfiksasi, dan c) proses morfofonemik. Penyimpangan tataran fonologi pada poster dalam Mading UMP dilakukan penulis poster dengan tujuan memberi kesan unik dan menarik minat pembaca. Penyimpangan tataran fonologi termasuk penyimpangan bahasa yang ditemukan dalam penelitian ini dan proses morfologik pada poster dalam Mading UMP termasuk dalam bidang bahasa pembentukan kata yang ditemukan pada penelitian ini, (3) dalam skenario pembelajaran fonologi dan morfologi sesuai dengan KD 3.4 menelaah pola penyajian dan kebahasaan teks iklan, slogan, atau poster (yang  membuat  bangga  dan  memotivasi)  dari sumber  yang  dibaca  dan didengar, dilakukan dengan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated and Reading Composition). Langkah-langkah pembelajaran: memberikan materi tentang poster, membentuk kelompok beranggota 4 siswa yang ditentukan berdasarkan peringkat nilai tertinggi ke terendah, menugaskan membaca dan memberi tanggapan pada teks poster, bekerjasama mengerjakan tugas berkaitan dengan unsur kebahasaan dalam teks poster, mempresentasikan hasil kerja kelompok, setelah itu guru dan siswa membuat simpulan hasil belajar. Evaluasi yang dilakukan dengan evaluasi aspek kognitif, aspek psikomotorik, dan aspek afektif. Kata Kunci: fonologi, morfologi, poster Mading, dan skenario pembelajaran
NILAI RELIGIUS NOVEL CINTA SUCI ZAHRANA KARYA HABIBURAHMAN EL SHIRAZY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Hardina Rizkyana; Bagiya Bagiya; Kadaryati Kadaryati
SURYA BAHTERA Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.744 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tema dan fakta cerita novel Cinta Suci Zahrana, (2) nilai religius novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburahman El Shirazy, (3) skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah tema, fakta cerita, dan nilai religius novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburahman El Shirazy. Penelitian ini difokuskan nilai religius hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan manusia dengan manusia pada novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburahman El Shirazy. Sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh teks novel Cinta Suci Zahrana. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik analisis isi. Teknik yang digunakan untuk menyajikan data menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai religius dalam novel Cinta Suci Zahrana ada dua, yaitu 1) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi menutup aurat, membaca Al Quran, salat berjamah, melaksanakan salat, jujur, keikhlasan, sabar, dan perintah menuntut ilmu, 2) hubungan manusia dengan manusia meliputi tolong menolong dan memberi salam. Skenario pembelajarannya, yaitu a) kegiatan awal guru dan siswa datang dan memulai pelajaran dengan berdoa, b) kegiatan inti, tahap ini meliputi tahap eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi, c) kegiatan akhir atau penutup guru dan siswa membuat simpulan atau rangkuman dari materi yang telah di pelajari dan guru menutup pelajaran dengan doa.Kata Kunci: nilai religius, skenario pembelajaran novel
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS XI NAUTIK A SMK NASIONAL PURWOKERTO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Yuannita Suryandari; Bagiya Bagiya; Kadaryati Kadaryati
SURYA BAHTERA Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.828 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : (1) penerapan pembelajaran media audio visual dalam menulis paragraf deskripsi pada peserta didik kelas XI Nautik A SMK Nasional Purwokerto; (2) pengaruh pembelajaran menulis paragraf deksripsi dengan media audio visual pada peserta didik kelas XI Nautik A SMK Nasional Purwokerto; (3) peningkatan kemampuan pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan media audio visual pada peserta didik kelas XI Nautik A SMK Nasional Purwokerto. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Dalam pengumpulan data digunakan teknik tes dan teknik nontes. Teknik tes berupa hasil menulis karangan deskripsi, sedangkan teknik nontes berupa observasi,angket, dan dokumentasi foto. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kuantitatif dan kualitatif. Untuk mengecek keabsahan data digunakan teknik validitas data melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Dalam penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan (1) Penerapan media audio visual dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi pada peserta didik antara lain: (a) pendidik memberikan materi tentang menulis paragraf deskripsi; (b) pendidik menjelaskan langkah-langkah menulis paragraf deskripsi dengan media audio visual; (c) peserta didik diminta untuk menyaksikan video yang bertema keindahan alam; (d) pendidik menugaskan peserta didik untuk menulis karangan deskripsi sesuai dengan tema yang ada dalam video. (2) Pengaruh media audio visual terhadap aktivitas belajar peserta didik pada tahap prasiklus memperoleh 30%, pada siklus I meningkat menjadi 66,67, dan pada siklus II kembali meningkat menjadi 83,33% (3) Hasil nilai rerata pada tahap prasiklus sebesar 60, pada siklus I hasil nilai rerata peserta didik meningkat menjadi 71,3 sedangkan pada tahap siklus II kembali meningkat sebesar 78,8.     Kata Kunci: keterampilan menulis, karangan deskripsi, media audio visual.                  
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN KARYA TERE LIYE DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Umi Fatonah; Bagiya Bagiya; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.233 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye; (2) nilai pendidikan karakter dalam novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye; (3) skenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai pendidikan karakter dalam novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye di Kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah nilai pendidikan karakter yang berhubungan dengan unsur instrinsik dalam novel DYJTPMA. Fokus penelitian ini adalah nilai pendidikan karakter dalam novel DYJTPMA dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Sumber data penelitian ini novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan analisis isi. Teknik penyajian data dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin meliputi tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, amanat. Unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam novel DYJTPMA tersebut saling berhubungan dan terpadu sehingga dapat membangun sebuah cerita; (2) nilai pendidikan karakter dalam novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah membenci Angin ada 18, yaitu: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokrasi, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab; (3) skenario pembelajaran novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah membenci Angin di kelas XI SMA dengan tahap pendahuluan guru mengkondisikan keadaan siswa agar siap untuk menerima materi pelajaran yang akan disampaikan, lalu pada tahap inti guru menerangkan materi tentang unsur-unsur intrinsik dan pendidikan karakter, kemudian guru meminta para siswa untuk mendiskusikannya, dalam tahap penutup guru merefleksi kegiatan pembelajaran sastra yang terdapat dalam novel untuk membangun karakter siswa.Kata Kunci : Unsur Intrinsik, Nilai Pendidikan Karakter, Skenario Pembelajaran
NILAI MORALDALAM NOVEL BIDADARI BERMATA BENINGKARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZYDAN SKENARIO PEMBELAJARANNYADI KELAS XII SMK Beni Cahyo Hartono; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.262 KB)

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik, (2) nilai moral, dan (3) skenario pemebelajaran sastra dalam novel Bidadari Bermata Bening Karya Habiburrahman El Shirazy di kelas XII SMK. Sumber data diperoleh dari novel Bidadari Bermata Bening Karya Habiburrahman El Shirazy. Fokus penelitian ini berupa nilai moral yang terdapat pada novel Bidadari Bermata Bening Karya Habibburrahman El Shirazy. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Dalam penyajian hasil digunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik meliputi: (a) tema mayor: ketabahan seorang gadis; dan tema minor: masalah fitnah, masalah perjodohan, dan Masalah keluarga; (b) tokoh dan penokohan, tokoh utama: Ayna berwatak: cerdas, kuat, tanggung jawab, dan religius; yang di dukung oleh beberapa tokoh tokoh tambahan meliputi: Bu Nyai Fauziah, Gus Asif, Mba Ningrum, Zulfa, Atikah, Pak Kusmono, Neneng, Aripah, Bu Rosidah, dan Pak Kyai Sobron; (c) alur maju-mundur; (d) latar: tempat meliputi Yogyakarta, hotel UGM, rumah Ayna, rumah Bu Rosidah, pesantren, masjid, pasar pahing secang, bait ibni sabil, Stasiun Balapan Solo, dan Bandara Ahmad Yani, waktu meliputi: pagi, siang, sore, dan malam, suasana: tegang, bahagia, dan sedih, sosial: kehidupan di pesantren dan kehidupan anak jalanan; (e) sudut pandang: persona ketiga tunggal jamak; (f) amanat: bersabar adalah kunci kesuksesan dan selalu menjaga tali silaturahmi; (2) nilai moral meliputi: (a) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi: berdoa, bersyukur, ibadah, taat, dan tawakal (b) hubungan manusia dengan manusia lain meliputi: dermawan, menasehati, peduli, dan membangun ukhuwah (c) hubungan manusia dengan alam sekitar meliputi: menjaga lingkungan (d) hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi: istiqomah, jujur, rela berkorban, dan tanggung jawab; dan (3) Skenario pembelajaran novel dilaksanakan dengan materi nilai moral pada novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy berfokus pada aspek membaca. Dilakukan dengan model kooperatife tipe group investigation berbasis saintifik dan menggunakan metode pembelajaran: ceramah, diskusi, Tanya jawab, dan pemberian tugas. Kata kunci : nilai moral, novel, skenario pembelajaran SMK
ANALISIS MAJAS NOVEL CINTA DI DALAM GELAS KARYA ANDREA HIRATA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA Dini Indriyani; Sukirno Sukirno; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.807 KB)

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) jenis-jenis majas yang terdapat dalam novel Cinta di dalam Gelas karya Andrea Hirata; (2) skenario pembelajaran majas novel Cinta di dalam Gelas dengan pembelajaran menulis di kelas X SMA. metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis konten. Dalam penyajian hasil analisis data digunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1) majas yang digunakan dalam novel Cinta di dalam Gelas, yaitu (a) majas perbandingan yang meliputi majas simile 11%, metafora 5,5% , personifikasi 11%, antonomasia 4,1%, metonomia 4,1%, hiperbola 9,7%, eufemisme 1,3%, eponim 4,1%, sinekdoke (pars pro toto) 7%, alegori 4,1%, simbolik 5,5%, depersonifikasi 1,3%, kiasmus 1,3%, (b) majas penegasan yang meliputi majas anadiplosis 1,3%, anafora 2,7%, aliterasi 1,3%, epizeukis 4,1%, simplok 1,3%, alonim 4,1%, mesodiplosis 4,1%, (c) majas sindiran yang meliputi majas sarkasme 4,1%, sinisme 2,7% , dan (d) majas pertentangan yang meliputi majas oksimoron 1,3%, antitesis 1,3%, hipalase 2,7%; (2) skenario pembelajaran majas novel Cinta di dalam Gelas dilakukan dengan mengombinasikan tiga metode pembelajaran, yaitu: metode ceramah, metode problem solving, dan penugasan.Kata Kunci: majas, novel Cinta di dalam Gelas, skenario pembelajaran
TINDAK TUTUR ILOKUSI DAN LOKUSI TOKOH UTAMA DALAM FILM SURGA YANG TAK DIRINDUKAN SUTRADARA KUNTZ AGUS DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Fitri Azizah; Bagiya Bagiya; Suryo Daru Santoso
SURYA BAHTERA Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.549 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) macam-macam kategori tindak tutur ilokusi dan lokusi, (2) wujud tindak tutur ilokusi dan lokusi, dan (3) skenario pembelajaran tindak tutur ilokusi dan lokusi tokoh utama dengan menggunakan media film Surga Yang Tak Dirindukan di kelas XI SMA. Peneliti-an ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah film Surga Yang Tak Dirindukan. Objek penelitian ini berupa tindak tutur ilokusi dan lokusi. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri dibantu dengan pencatat data. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode padan. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) tindak tutur lokusi yang digunakan tokoh utama dalam Film Surga Yang Tak Dirindukan terdiri atas asertif (7 tuturan), direktif (7 tuturan), komisif (1 tuturan), ekspresif (2 tuturan), dan deklaratif (2 tuturan), dan tindak tutur lokusi yang digunakan tokoh utama dalam film Surga Yang Tak Dirindukan terdiri dari memberikan informasi (1 tuturan), (2) wujud tindak tutur ilokusi dan lokusi yang digunakan tokoh utama dalam film Surga Yang Tak Dirindukan adalah tuturan langsung dan tidak langsung, dan (3) skenario pembelajaran tindak tutur ilokusi dan lokusi yang dikaitkan dengan pembelajaran keterampilan menyimak dan berbicara dengan media film Surga Yang Tak Dirindukan kelas XI SMA dengan menggunakan metode discovery learning. Langkah-langkah pembelajarannya: (a) pendidik menyampaikan materi, (b) pendidik menyediakan film Surga Yang Tak Dirindu-kan sutradara Kuntz Agus untuk disaksikan oleh peserta didik, (c) peserta didik mengidentifikasi dan menganalisis tindak tutur ilokusi dan lokusi, (d) pendidik memintra peserta didik untuk mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain diminta untuk menanggapi, (e) pendidik memberikan penguatan, kesimpulan bersama, dan evaluasi.   Kata kunci: tindak tutur ilokusi, lokusi, film, skenario pembelajaran.
ANALISIS TINDAK TUTUR KOMISIF PADA TERJEMAHAN AL-QUR’AN SURAT AL AHZAB DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI KELAS XI SMK Farhan Rafifidananto; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) bentuk-bentuk tindak tutur komisif yang terdapat pada terjemahan Al-Qur’an surat Al Ahzab 2) rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XI SMK. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data berupa terjemahan Al-Qur’an surat Al Ahzab. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka dan teknik catat.  Instrumen penelitian ini adalah peneliti sebagai unsur utama dibantu dengan alat kartu pencatat data dan alat tulisnya. Dalam analisis data dilakukan dengan menggunakan metode padan. Teknik penyajian hasil analisis data dilakukan dengan teknik penyajian informal. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 1) fungsi tindak tutur komisif promises (menjanjikan) yang memiliki fungsi mengutuk, bersumpah, berkontrak, bertaruh, menjamin, menyerah, dan mengundang, sebaliknya offers (menawarkan) yang memiliki fungsi mengusulkan dan menawarkan meliputi: (a) fungsi promises (menjanjikan) sebanyak 20 tuturan,  mengutuk 5 tuturan, bersumpah  2  tuturan, berkontrak  2 tuturan, bertaruh 3 tuturan, menjamin  3 tuturan, menyerah 1 tuturan,dan mengundang 4 tuturan, (b) fungsi offers (menawarkan) sebanyak      5 tuturan, yang terbagi menjadi mengusulkan 4 tuturan dan menawarkan sebanyak 1 tuturan; 2) rencana pembelajaran dilakukan dengan menggunakan acuan kurikulum 2013, KD 3.24 menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah berkaitan dengan bidang pekerjaan. Metode pembelajaran yang digunakan diskusi, pemberian tugas dan presentasi. Penilaian dilakukan dengan metode tes tulis dan lisan. Kata kunci : tindak tutur komisif, terjemahan Al-Qur’an, rencana pembelajaran.
KESALAHAN EJAAN PADA TEKS ANEKDOT SISWA KELAS X SMK PN 2 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMK Nur Khotidiyah; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.368 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pemakaian huruf kapital, (2) penulisan preposisi, (3) penulisan partikel, (4) pemakaian tanda baca titik, (5) pemakaian tanda koma, (6) pemakaian tanda hubung, (7) skenario pembelajaran ejaan di SMK. Acuan dalam penelitian ini adalah EYD edisi ketiga berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Nomor 146/U/2004 (Pusat dan pengembangan bahasa Departemen Pendidikan Nasional, 2012: 6-44), dalam pemakaian huruf kapital, penulisan preposisi, penulisan partikel, pemakain tanda baca titik, tanda koma dan tanda hubung. Objek penelitian ini adalah teks anekdot siswa yang mengalami kesalahan ejaan, dan skenario pembelajaran ejaan di SMK. Penelitian ini difokuskan pada kesalahan ejaan pada teks anekdot siswa kelas X SMK PN 2 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode pustaka, observasi partisipasif dan wawancara terstruktur. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis isi dan hasilnya dipaparkan menggunakan metode informal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) kesalahan pemakaian huruf sebanyak 78 kalimat, (2) kesalahan penulisan preposisi sebanyak 38 kalimat, (3) kesalahan penulisan partikel sebanyak 8 kalimat, (4) kesalahan pemakaian tanda baca titik sebanyak 20 kalimat, (5) kesalahan pemakaian tanda baca koma sebanyak 11 kalimat, (6) kesalahan penulisan tanda hubung sebanyak 20 kalimat, dan (7) Skenario pembelajaran ejaan pada teks anekdot ini sesuai dengan kompetensi dasar 4.3 yaitu menyunting karangan dengan berpedoman pada ketepatan struktur kalimat, ejaan, tanda baca di kelas X SMK.Kata kunci: kesalahan ejaan, teks Anekdot, skenario pembelajaran di SMK.
Co-Authors Abid Mustofa Adi Nugroho Afan Nurfatah Agung Prasetyo Agus Susanto Ahmad Hamid Ahmad Zuhri Akhmad Alwi Subhan Alfian Rizki Febriyadi Alfiani Alfiani Alfiani Rahmawati Alif Nurcahyo Alvian Budi Wicaksono Aminataz Zuhriyah Ana Wahyu Lestari Anesty Okta Fianty Angga Prastyo Nugroho Angga Prianto Anis Mata’at Hasanah Anisa Mayasaroh Anisa Nurul Hikmah Anisa Setyaningrum Aprilia Alvianti Ari Handayani Ari Hotamah Arif Rifai Arina Dina Sofiyatun Arisun Arisun Arum Bariani Arum Kusumawardani Arum Ratnaningsih Asmini Asmini Asri Indah Lestari Asri Tobibah Ayuk Dian Purwanti Azizah Diah Pangesti Banar Meilya Bangun Wicaksono Beni Cahyo Hartono Binan Herlinda Budi Prasetyo Aji Budi Sarwoko Cintya Nurika Irma Dedeh Candra Kirana Dela Safira Desi Damayanti Desi Priyatni Desty Rachmawati Dewi Astuti Dewi Damayanti Dewi Purwati Dewi Retnosari Dian Kirana Ningrum Dian Rahmawati Dini Indriyani Diyah Sulistiyani Dwi Nugroho Dwi Puji Lestari Dwi Rita Setiawati Dwi Suharsih Dwi Wulandari Edi Sunjayanto Masykuri Edok Ariyani Sadam Eka Astuti Wahyuningsih Eka Fatmawati Elia Junitasari Endah Ayu Puspita Arum Ersa Fitriana Ervi Nurhidayah Eti Suryati Eva Suciyana Evi Azzafira Honesty Fanik Bani Kuningrum Farhan Rafifidananto Fatma Hidayati Fauzia Ika Rosiani FEBRINA DWI SEKARINI Fitri Azizah Fitriyani Fitriyani Frida Nur Aini Ghaida Hardian Nissa Hafizda Amandari Azzaki Halimah Sa’diyah Hardina Rizkyana Harisun Harisun Haryanti Haryanti Hasanah Diah Li Heru Heru Hikmahtul Ngulumiyah Ige Janet L. W. Iis Wulandari Ika Defi Riyanti Insan Dewi Intani Nurkasanah Irma, Cintya Nurika Ismin Asmiarti Istiana Ita Saputri Joko Purwanto Joko Purwanto Joko Wahyudiyanto Junaedi Setiyono Kadaryati Kadaryati Kartika Purnaningsih Khabib Sholeh Khabib Sholeh Khamid Khamid Kharisma Annisa Febriani Khusnul Fatimah Khusnul Khotimah Krista Mutiara Wijayanti Kunti Nur Jannah Kurnia Eka Saputri Laras Nilamsari Lia Rosdiana Lilik Purbosari Lisa Dian Pertiwi Lisvita Lidiyaningsih Maftuhatul Mubarokah Main Sufanti Mari’ah Mari’ah Maya Anggun Nuraeni Mega Kristina Mida Hidayatul Aisyiyah Misbakhumunir Misbakhumunir Mochammad Yusuf Mohamad Fakhrudin Mohammad Fakhrudin Muflikhul Khaq Muhammad Febriansyah Qodri Muhammad Khayatul Khikam Mujiharti Mujiharti Mukhlisotun Mukhlisotun Murni Cahyani Mutmainah Larasati Nabila Husna Afifah Nala Putra Yudha Nanda Putriningsih Nanik Pujiasih Nita Fuji Kosmasari Nova Cristiana Novaliana Ardani Noviana Tri Astuti Nur Anif Nur Canggih Tri Wiguna Nur Habibah Rohmatu S Habibah Rohmatu S Nur Khikmah Nur Khotidiyah Nurhalimah Nurhalimah Nurhayati Nurhayati Nurul Aprilia Nurul Habibah Nurul Setyorini Nurul Setyorini Nysha Agustyanti Panji Pradana Paramita Ida Safitri Pariyati Pariyati Peni Febriyani Prafitri Dayasri Prayudi Nursodik Prisca Meyta Dewanti Purwanto Purwanto Putut Hasanudin Rais Sulaiman Ranna Ranna Ratna Tri Hartani Ratri Mei Adhadilla Refa Kartika Yunarning Fajar Retno Sofyana Ria Maretna Rini Puji Astuti Ririn Nurul Azizah Riska Dwi Kurniawati Rizki Giwa Apriani Rizki Laela N.A Rofiq Handoyo Rojab Mustova Sahdi Tamamunni'am Salimah Salimah Santoso Cahya Putra Sari Oktaviati Sefy Selma Anggraini Sindi Denta Ramadhani Siti Fathonah Siti Fatimah Siti Masruroh Siti Minzahroh Sri Astuti Sri Suyati Sri Utami Fatimah Sri Wahyuningsih Suci Amalia Suci Rizkiana Suci Rizkiana SUCI RIZKIANA Suci Utami Sukirno Sukirno Sukirno Sukirnoo Sukma Berlianti Fiqri Sulastri Sulastri Suparti Suparti Supriyanto Supriyanto Suryo Budi Sriwinoto Suryo Daru Santoso Syati Antika Asna Taufik Taufik Teguh Irianto Teguh Priyambodo Tri Ambarwati Tri Liawati Tri Setia Utomo Tri Sugiarti Trio Marta Ulfalilah Ulfalilah Umi Faizah Umi Faizah Umi Faizah Bagiya Umi Fatonah Umi Hanik Umi Maemunah Ummi Khasanah Vira Oktaviani Havsari Wahyu Astuti Wahyu Detriantoro Wahyu Indah jiwandan Wahyu Noor Lita Dewi Wahyu Subodro Wahyu Yazid Rizquna Widji Setiowati Wijianti Saputri Winda Dwi Suprihantini Yofa Shafitri Yuannita Suryandari Yudi Setyawan Yuli Nirwanti