Claim Missing Document
Check
Articles

NILAI MORAL DALAM NOVEL CINTA 2 KODI KARYA ASMA NADIA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Ayuk Dian Purwanti; Bagiya Bagiya; Suryo Daru Santoso
SURYA BAHTERA Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.809 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik, (2) nilai moral novel Cinta 2 Kodi (C2K) Karya Asma Nadia, dan (3) skenario pembelajaran sastra dalam novel C2K di kelas XII SMA. Sumber data diperoleh dari novel C2K. Fokus penelitian ini berupa nilai moral yang terdapat pada novel C2K. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Dalam penyajian hasil analisis digunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik yang terdapat dalam novel C2K terdiri atas (a) tema: kesabaran dalam menerima segala macam cobaan hidup; (b) tokoh dibagi menjadi dua, yaitu tokoh utama: Kartika berwatak tidak mudah menyerah dan sabar, tokoh tambahan: Aryani, Bagja, Farid, Anton, Deni, Mak Ijah, dan Ibu Farid; (c) alur maju; (d) latar terdiri atas latar tempat: sekolah, rumah kos Kartika, kantin kamus, bioskop, toko buku, rumah Aryani, rumah sakit, kantor, klinik aborsi, pasar tanah abang, toko emas, warung makan, rumah ipar Aryani, masjid, latar waktu: pagi hari, pukul empat dini hari, siang hari, pukul dua, sore hari, pukul tiga sore, dan malam hari, sedangkan latar sosial: seorang guru, seorang dokter, dan seorang paraji; (e) sudut pandang persona ketiga “Dia” serbatahu; (2) nilai moral meliputi: (a) hubungan manusia dengan dirinya sendiri meliputi: mandiri, hemat, sabar, kasih sayang, jujur, dan pantang menyerah (b) hubungan manusia dengan manusia lain, meliputi: berbakti kepada orang tua, keakraban, sikap tolong-menolong, memuji, memberi semangat, dan menasihati; (c) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi: beribadah, berdoa, bersyukur, dan memohon ampun; dan (3) Skenario pembelajaran novel dengan materi nilai moral pada novel C2K berfokus pada aspek membaca. Skenario pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dibuat berdasarkan silabus kompetensi dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel. Pembelajaran sastra novel C2K dilaksanakan satu minggu ada dua kali pertemuan dengan sekali pertemuan waktunya dua jam (2 x 45 menit) sesuai dengan silabus. Model  pembelajaran yang digunakan adalah kooperatif tipe group investigation berbasis saintifik. Aktivitas pada pertemuan pertama meliputi kegiatan mengamati, menanya, dan mengumpulkan informasi. Adapun aktivitas pada pertemuan kedua meliputi kegiatan mengasosiasikan dan mengomunikasikan.   Kata kunci: nilai moral, novel, skenario pembelajaran
ANALISIS TINDAK TUTUR REPRESENTATIF DAN DIREKTIF PADA IKLAN LAYANAN MASYARAKAT PADA RADIO FORTUNA FM KUTOARJO PERIODE TAHUN 2012-2016 DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Yuli Nirwanti; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.99 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tindak tutur representatif pada iklan layanan masyarakat pada radio Fortuna FM Kutoarjo periode tahun 2012-2016; (2) tindak tutur direktif pada iklan layanan masyarakat pada radio Fortuna FM Kutoarjo periode tahun 2012-2016; (3) skenario pembelajaran iklan layanan masyarakat pada radio Fortuna FM Kutoarjo periode tahun 2012-2016 di kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini tindak tutur representatif dan tindak tutur direktif pada iklan layanan masyarakat pada radio Fortuna FM Kutoarjo periode tahun 2012-2016. Sumber data penelitian ini iklan layanan masyarakat pada radio Fortuna FM Kutoarjo periode tahun 2012-2016. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri sebagai peneliti yang dibantu dengan alat pencatat data. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan metode informal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) tindak tutur representatif dalam iklan layanan masyarakat pada radio Fortuna FM Kutoarjo periode tahun 2012-2106; (2) tindak tutur direktif dalam iklan layanan masyarakat pada radio Fortuna FM Kutoarjo periode tahun 2012-2016; dan (3) skenario pembelajaran iklan layanan masyarakat pada radio Fortuna FM Kutoarjo periode tahun 2012-2016 di kelas XII SMA berdasarkan kurikulum 2013 dengan membuat rencana pelaksanaan pembelajaran. Skenario pembelajaran tersebut meliputi: (1) menyampaikan materi struktur dan kaidah teks iklan; (2) menyediakan naskah iklan layanan masyarakat dari radio Fortuna FM Kutoarjo periode tahun 2012-2016 untuk dicermati peserta didik; (3) peserta didik mendiskusikan iklan layanan masyarakat tersebut berdasarkan struktur dan kaidah teks iklan; (4) peserta didik menginterpretasi iklan layanan masyarakat tersebut bersama dengan kelompok  masing-masing; (5) peserta didik membacakan hasil diskusi di depan kelas.   Kata kunci: tindak tutur representatif, direktif, iklan layanan masyarakat
NILAI RELIGIUS NOVEL API TAUHID KARYA HABIBURRAHMAN EL-SHIRAZY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Umi Maemunah; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.065 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Api Tauhid; (2) nilai religius novel Api Tauhid;(3) skenario pembelajaran novel Api Tauhid di SMA.Objek penelitian ini adalah aspek nilai religius yang terdapat dalam novel Api Tauhid Karya Habiburrahman El-Shirazy. Fokus penelitian ini berupa nilai religius yang berbentuk aqidah (keimanan), syariah (ibadah), akhlak (budi pekerti) dalam novel Api Tauhid Karya Habiburrahman El-Shirazy dan skenario pembelajarannya di SMA. Instrumen penelitian yang digunakan kartu pencatat data. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik analisis isi. Teknik yang digunakan penulis untuk menyajikan hasil analisis teknik penyajian informal. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam novel Api Tauhid sebagai berikut: (a) tema novel ini adalah perjuangan seorang lelaki dalam melupakan gadis yang dicintaninya, (b) tokoh utamanya adalah Fahmi sedangkan tokoh tambahanya adalah ayah, ibu, Rahmi, Kyai Arselan, Ali, Hamza, Aysel, Emel, Nurjannah, Nuzula, dan Subki, (c) alur yang digunakan adalah alur campuran, (d) latar dalam novel ini terdiri dari latar tempat: di Masjid Nabawi, Tegal Randu, Turki, Pondok Pesantren Yosowilangun, Turki, rumah sakit, Villa, Istanbul, Danau Van, latar waktu: malam, pagi, dan sore, sedangkan latar sosial dalam novel ini menjadi pembimbing haji bagi mereka yang akan melaksanakan umrah ke tanah suci Makkah Almukkarom, (e) sudut pandang: pengarang menggunakan pusat pengisahan persona ketiga serba tahu; (2) nilai religius novel Api Tauhid ada tiga yaitu nilai pendidikan Aqidah (keimanan) meliputi: (a) iman kepada Allah, iman kepada Rosul, iman kepada kitab, dan iman kepada takdir (2) (b) syariah (ibadah) meliputi: perintah salat, menuntut ilmu, beramal dengan tulus ikhlas, berdzikir dan berdoa, kepada Allah, (c) akhlak (budi pekerti) meliputi: akhlak untuk diri sendiri (sabar, taubat, optimistis, bersyukur). Akhlak terhadap orang tua (berbakti kepada kedua orang tua), akhlak terhadap sesama (memberi salam dan saling tolong menolong; (3) skenario pembelajaran novel Api Tauhid di SMA karya Habiburrahman El-Shirazy dengan model pembelajaran kooperatif Group Investigation. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas. Evaluasi yang digunakan dalam pembelajaran novel Api Tauhid secara tertulis dengan menggunakan tes esai.Kata kunci : Nilai religius novel, Skenario Pembelajaran.
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DAN EKSPRESIF PADA NOVEL PESAWAT KERTAS TERAKHIR KARYA AGNES DAVONAR DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Desi Priyatni; Bagiya Bagiya; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.232 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) tindak tutur direktif pada novel Pesawat Kertas Terakhir karya Agnes Davonar, (2) tindak tutur ekspresif pada novel Pesawat Kertas Terakhir karya Agnes Davonar, dan (3) skenario pembelajaran tindak tutur direktif dan ekspresif di kelas XII SMA. Sumber data penelitian ini novel Pesawat Kertas Terakhir karya Agnes Davonar, objek penelitian berupa tindak tutur direktif dan ekspresif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi (pengamatan), instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti itu sendiri dibantu dengan kartu pencatat data, teknik analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif, dan teknik penyajian hasil analisis data dilakukan dengan teknik penyajian informal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) tindak tutur direktif pada novel Pesawat Kertas Terakhir karya Agnes Davonar meliputi: (a) fungsi memesan, (b) fungsi memerintah, (c) fungsi memohon, (d) fungsi menasihati, (e) fungsi merekomendasi, (2) tindak tutur ekspresif pada novel Pesawat Kertas Terakhir karya Agnes Davonar meliputi: (a) fungsi memuji, (b) fungsi mengucapkan terima kasih, (c) fungsi meminta maaf, (d) fungsi menyalahkan, (e) fungsi mengucapkan selamat, (f) fungsi berbelasungkawa, dan (3) skenario pembelajaran tindak tutur direktif dan ekspresif pada novel Pesawat Kertas Terakhir karya Agnes Davonar menggunakan metode pembelajaran dua tinggal dua tamu pada KD 4.1 Menginterpretasi makna teks novel baik secara lisan maupun tulisan.  Langkah-langkah pembelajaran ini meliputi: (a) guru membuka pelajaran, memberikan motivasi, menyampaikan tujuan pembelajaran dan membagi kelompok dengan anggota 4 peserta didik, (b) guru memberikan lembar kegiatan yang berisi penggalan percakapan novel untuk di analisis besama kelompok, (c) peserta didik memecahkan masalah dengan cara mereka masing-masing kemudian 2 dari 4 anggota kelompok bertamu ke kelompok lain untuk mencari informasi, (d) peserta didik mendapatkan informasi dari kelompok lain dan kembali ke kelompok ma­sing-masing, (e) salah satu kelompok mem­presentasikan hasil diskusi kelompok­nya untuk dikomunikasikan dengan kelom­pok lain, (f) guru mengulas kembali pelajaran, memberikan kuis, memberikan reward un­tuk kelompok yang paling aktif dan paling benar jawabannya, dan menutup pembelajaran. Kata kunci: Tindak tutur direktif, ekspresif, skenario pembelajaran.
ANALISIS DEIKSIS NOVEL BILA CINTA MENCARI CAHAYA KARYA HARRI ASH SHIDDIQIE DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Eka Astuti Wahyuningsih; Khabib Sholeh; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.208 KB)

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk deiksis pada novel Bila Cinta Karya Harri Ash Shiddiqie dan (2) mendeskripsikan skenario pembelelajaran deiksis yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran menulis narasi pada siswa kelas X SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Bentuk-bentuk deiksis yang digunakan dalam novel Bila Cinta Mencari karya Harri Ash Shiddiqie terdiri dari: (1) deiksis persona berupa kata saya, kami, mereka, ia, dia, dan -nya; (2) deiksis tempat berupa Cicamara, pabrik, kantor, masjid, rumah, dan kebun; (3) deiksis waktu berupa sepuluh tahun lalu, sebulan yang lalu, tahun depan, hari ini, dan pagi ini; (4) deiksis anafora berupa ini dan itu; dan (5) deiksis katafora berupa seperti, adalah, yaitu, meliputi, yakni ,dan terdiri atas. Pembelajaran deiksis yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran menulis narasi dilakukan dengan mengombinasikan tiga metode pembelajaran, yaitu: metode ceramah, metode problem solving, dan penugasan.Kata Kunci: deiksis, novel bila cinta mencari cahaya, skenario pembelajaran
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS WACANA NARASI SUGESTIF DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIRED STORY TELLING PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 3 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Khusnul Khotimah; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.455 KB)

Abstract

ABSTRAK:penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan (1) penerapan model pembelajaran kooperatif  tipe Paired Story Telling, (2) pengaruh sikap dan minat belajar siswa, dan (3) peningkatan keterampilan menulis wacana narasi sugestif siswa kelas XI SMK Negeri 3 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014 setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Paired Story Telling.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Alat untuk mengumpulkan data, yaitu soal tes, lembar observasi, wawancara, dokumentasi,  lembar kuesioner dan catatan lapangan. Teknik analisis data digunakan teknik kualitatif dan kuantitaif. Penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Selanjutnya, pengujian keabsahan data penelitian digunakan teknik triangulasi.Minat dan sikap belajar siswa terhadap pembelajaran menulis narasi sugestif dalam bentuk cerpen dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Paired Story Telling menjadi lebih baik.Keterampilan menulis wacana narasi sugestif siswa pada tahap prasiklus diperoleh rata-rata 65,77 (cukup). Setelah dilaksanakan penelitian tindakan  pada siklus I, siklus II, dan siklus III dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Paired Story Telling nilai rata-ratayang diperoleh peserta didik mengalami peningkatan mencapai 77,35(baik) pada siklus I, 80,39 (baik)pada siklus II, dan pada siklus III nilai rata-rata yang dicapai 85,81 (sangat baik). Kata kunci: menulis, wacana narasi sugestif,  paired story telling
PENGGUNAAN MAJAS DALAM NOVEL CINTA DI UJUNG SAJADAH KARYA ASMA NADIA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Fitriyani Fitriyani; Bagiya Bagiya; Suryo Daru Santoso
SURYA BAHTERA Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.012 KB)

Abstract

ABSTRAK:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik; (2) penggunaan majas, dan (3) skenario pembelajaran novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia di Kelas XII SMA. Objek penelitian ini adalah penggunaan majas yang terdapat dalam novel Cinta di Ujung.Instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti sendiri dengan bantuan kartu pencatat data.Sumber data penelitian terdiri atas: sumber data primer novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia, sumber data sekunder penelitian ini meliputi kutipan majas dalam novel Cinta di Ujung Sajadahdan buku-buku referensi.Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan metode observasi dan teknik catat.Dalam analisis data digunakan content analysis. Hasil analisis disajikan dengan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel yang terdiri atas: (a) tokoh utama: Cinta (baik, tidak mudah menyerah, dan sabar), (b) tokoh tambahan: Mbok Nah (penuh kasih sayang dan perhatian), Anggun (kasar, ketus, dan iri hati), Cantik(suka mempercantik diri dan pemarah), Makky(perhatian), Aisyah(suka makan dan perhatian),Neta(baik dan perhatian), Adji (suka menolong dan perhatian),dan Sahabat Ayuningsih (tenang), (c) alur: alur maju, (d) latar waktu: pagi, siang, dan malam, latar tempat: stasiun, bus, dan rumah sederhana, latar suasana: menegangkan dan menyedihkan, (e) sudut pandang: orang ketiga serba tahu; (2) majas dalam novel terdiri atas; (a) majas perbandingan: hiperbola, metonomia, personifikasi, perumpamaan atau simile, metafora, alusio, dan eufimisme, (b) majas perulangan: anataklasis, aliterasi, dan retoris, (c) majas sindiran: satire, sarkasme, dan sinisme, (d) majas pertentangan: paradoks, antitesis, dan aksimoron; (3) skenario pembelajaran novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia dilaksanakan sesuai dengan kompetensi dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel. Model pembelajaran yang digunakan adalah model discovery learning. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, dan penugasan. Langkah-langkah pembelajaran; (a) stimulation (pemberi rangsangan), (b) problem statement (identifikasi masalah), (c) data collection (pengumpulan data), (d) data processing (pengolahan data), (e) verivication (pembuktian).   Kata kunci: majas, novel, dan skenario pembelajaran.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KONJUNGTOR PADA RUBRIK SOSOK HARIAN KOMPAS DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DALAM MENULIS TEKS BIOGRAFI DI SMA Anisa Nurul Hikmah; Sukirno Sukirno; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.123 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penggunaan konjung­tor pada rubrik Sosok harian Kompas bulan Oktober 2016 sebagian tidak sesuai de­ngan kai­dah bahasa Indonesia. Kesalahan penggunaan konjungtor da­pat dirinci (a) peng­gu­na­an konjungtor koordinatif ditemukan dua kesalahan, kesalahan terse­but ter­jadi ka­rena konjungtor koordinatif digunakan sebagai penghubung klau­sa yang tidak sesuai dengan fungsinya yaitu sebagai penghubung unsur-unsur yang ti­dak sama dan di­gunakan sebagai penghubung antarparagraf, (b) peng­gunaan kon­­jungtor korela­tif dite­mukan dua kesalahan, kesalahan tersebut ter­jadi karena konjungtor korelatif tidak di­gunakan bersama pasa­ngan­nya dan digu­nakan de­ngan pasangan yang salah, (c) peng­gunaan konjungtor subordi­na­tif ditemu­kan tu­juh kesalahan, kesalahan tersebut terjadi karena dua kon­jung­tor sub­ordinatif digunakan dalam satu kalimat sehingga kalimat ma­­je­muk bertingkat tidak me­miliki induk kalimat, (d) penggu­naan konjungtor antar­kali­mat ditemukan em­pat belas kesalahan, kesalahan tersebut terjadi karena kon­jungtor terse­but diguna­kan sebagai penghubung antarparagraf dan antarklausa, (e) peng­gunaan kon­jung­tor tidak baku ditemukan sebelas, konjungtor tidak ba­ku salah karena tidak sesuai dengan kai­dah bahasa Indonesia, dan (2) rencana pelaksanaan pem­belajaran peng­­­­gunaan kon­jung­tor pada pembelajaran menulis teks biografi di SMA kelas X sesuai dengan kompetensi dasar 4.15 Menyusun Teks Biografi Tokoh. Hasil analisis ke­salahan penggunaan konjungtor pada rubrik Sosok dapat dijadikan sebagai media pembelajaran menulis teks biogra­fi dengan meng­gunakan metode kuantum. Langkah-langkah pembelajarannya antara lain: seti­ap kelompok menganalisis rubrik yang di­bagikan (menamai, struktur, dan ke­bahasaan), setiap individu menyusun teks biografi, dan mende­monstrasikan.   Kata kunci: konjungtor, rubrik Sosok, dan RPP menulis teks biografi  
NILAI AKIDAH TOKOH UTAMA NOVEL BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA KARYA HANUM SALSABIELA RAIS DAN RANGGA ALMAHENDRA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Prayudi Nursodik; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.18 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra; (2) nilai akidah tokoh utama novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra, (3) skenario pembelajaran novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra di kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis membahas dan mengkaji novel tidak menggunakan angka, tetapi menekankan pada deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Bulan Terbelah di Langit Amerika saling berkaitan dan menyatu dengan nilai akidah yang terdapat di dalamnya; (2) nilai akidah novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra mencakup tiga aspek meliputi: (a) wujud rukun iman, (b) wujud syariah (ibadah), (c) wujud akhlak (budi pekerti); dan (3) skenario pembelajaran novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra terdiri dari enam langkah meliputi: (a) pelacakan; pendahuluan; (b) penentuan sikap praktis; (c) introduksi; (d) penyajian; (e) diskusi; dan (f) pengukuhan.Kata kunci: Nilai akidah novel, skenario pembelajaran.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MEDIA LINGKUNGAN ALAM PADA SISWA KELAS VIII MTs AL MU’MIN PREMBUN TAHUN AJARAN 2014/2015 Purwanto Purwanto; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.946 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) ) pembelajaran menulis puisi dengan media lingkungan alam pada siswa kelas VIII MTs Al Mu’min Prembun, (2) pengaruh media lingkungan alam terhadap sikap dan minat siswa kelas VIII MTs Al Mu’min Prembun; (3) peningkatan keterampilan menulis puisi dengan media lingkungan alam siswa kelas VIII MTs Al Mu’min Prembun. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Dalam analisis data digunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dalam penyajian analisis data digunakan teknik informal. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) proses pelaksanaan pembelajaran menulis puisi dengan media lingkungan alam diawali dengan prasiklus, dilanjutkan siklus I dan siklus II. Langkah-langkah dalam menulis puisi dengan media lingkungan alam, yaitu (a) siswa mengamati lingkungan alam; (b) siswa menentukan tema dan judul yang sesuai dengan lingkungan alam; (c) mengembangkan tema dan judul puisi menjadi sebuah puisi. (2) pengaruh pembelajaran menulis puisi dengan media lingkungan alam pada siswa kelas VIII MTs Al Mu’min Prembun dapat diketahui melalui hasil observasi, angket, jurnal, dan dokumentasi foto; (3) peningkatan ketermpilan menulis puisi dengan media lngkungan alam pada siswa kelas VIII MTs Al Mu’min Prembun diketahui dari hasil nilai rata-rata prasiklus sebesar 64,9, siklus I 70,4, dan siklus II 75,1.Kata kunci: menulis puisi, media lingkungan alam.
Co-Authors Abid Mustofa Adi Nugroho Afan Nurfatah Agung Prasetyo Agus Susanto Ahmad Hamid Ahmad Zuhri Akhmad Alwi Subhan Alfian Rizki Febriyadi Alfiani Alfiani Alfiani Rahmawati Alif Nurcahyo Alvian Budi Wicaksono Aminataz Zuhriyah Ana Wahyu Lestari Anesty Okta Fianty Angga Prastyo Nugroho Angga Prianto Anis Mata’at Hasanah Anisa Mayasaroh Anisa Nurul Hikmah Anisa Setyaningrum Aprilia Alvianti Ari Handayani Ari Hotamah Arif Rifai Arina Dina Sofiyatun Arisun Arisun Arum Bariani Arum Kusumawardani Arum Ratnaningsih Asmini Asmini Asri Indah Lestari Asri Tobibah Ayuk Dian Purwanti Azizah Diah Pangesti Banar Meilya Bangun Wicaksono Beni Cahyo Hartono Binan Herlinda Budi Prasetyo Aji Budi Sarwoko Cintya Nurika Irma Dedeh Candra Kirana Dela Safira Desi Damayanti Desi Priyatni Desty Rachmawati Dewi Astuti Dewi Damayanti Dewi Purwati Dewi Retnosari Dian Kirana Ningrum Dian Rahmawati Dini Indriyani Diyah Sulistiyani Dwi Nugroho Dwi Puji Lestari Dwi Rita Setiawati Dwi Suharsih Dwi Wulandari Edi Sunjayanto Masykuri Edok Ariyani Sadam Eka Astuti Wahyuningsih Eka Fatmawati Elia Junitasari Endah Ayu Puspita Arum Ersa Fitriana Ervi Nurhidayah Eti Suryati Eva Suciyana Evi Azzafira Honesty Fanik Bani Kuningrum Farhan Rafifidananto Fatma Hidayati Fauzia Ika Rosiani FEBRINA DWI SEKARINI Fitri Azizah Fitriyani Fitriyani Frida Nur Aini Ghaida Hardian Nissa Hafizda Amandari Azzaki Halimah Sa’diyah Hardina Rizkyana Harisun Harisun Haryanti Haryanti Hasanah Diah Li Heru Heru Hikmahtul Ngulumiyah Ige Janet L. W. Iis Wulandari Ika Defi Riyanti Insan Dewi Intani Nurkasanah Irma, Cintya Nurika Ismin Asmiarti Istiana Ita Saputri Joko Purwanto Joko Purwanto Joko Wahyudiyanto Junaedi Setiyono Kadaryati Kadaryati Kartika Purnaningsih Khabib Sholeh Khabib Sholeh Khamid Khamid Kharisma Annisa Febriani Khusnul Fatimah Khusnul Khotimah Krista Mutiara Wijayanti Kunti Nur Jannah Kurnia Eka Saputri Laras Nilamsari Lia Rosdiana Lilik Purbosari Lisa Dian Pertiwi Lisvita Lidiyaningsih Maftuhatul Mubarokah Main Sufanti Mari’ah Mari’ah Maya Anggun Nuraeni Mega Kristina Mida Hidayatul Aisyiyah Misbakhumunir Misbakhumunir Mochammad Yusuf Mohamad Fakhrudin Mohammad Fakhrudin Muflikhul Khaq Muhammad Febriansyah Qodri Muhammad Khayatul Khikam Mujiharti Mujiharti Mukhlisotun Mukhlisotun Murni Cahyani Mutmainah Larasati Nabila Husna Afifah Nala Putra Yudha Nanda Putriningsih Nanik Pujiasih Nita Fuji Kosmasari Nova Cristiana Novaliana Ardani Noviana Tri Astuti Nur Anif Nur Canggih Tri Wiguna Nur Habibah Rohmatu S Habibah Rohmatu S Nur Khikmah Nur Khotidiyah Nurhalimah Nurhalimah Nurhayati Nurhayati Nurul Aprilia Nurul Habibah Nurul Setyorini Nurul Setyorini Nysha Agustyanti Panji Pradana Paramita Ida Safitri Pariyati Pariyati Peni Febriyani Prafitri Dayasri Prayudi Nursodik Prisca Meyta Dewanti Purwanto Purwanto Putut Hasanudin Rais Sulaiman Ranna Ranna Ratna Tri Hartani Ratri Mei Adhadilla Refa Kartika Yunarning Fajar Retno Sofyana Ria Maretna Rini Puji Astuti Ririn Nurul Azizah Riska Dwi Kurniawati Rizki Giwa Apriani Rizki Laela N.A Rofiq Handoyo Rojab Mustova Sahdi Tamamunni'am Salimah Salimah Santoso Cahya Putra Sari Oktaviati Sefy Selma Anggraini Sindi Denta Ramadhani Siti Fathonah Siti Fatimah Siti Masruroh Siti Minzahroh Sri Astuti Sri Suyati Sri Utami Fatimah Sri Wahyuningsih Suci Amalia Suci Rizkiana SUCI RIZKIANA Suci Rizkiana Suci Utami Sukirno Sukirno Sukirno Sukirnoo Sukma Berlianti Fiqri Sulastri Sulastri Suparti Suparti Supriyanto Supriyanto Suryo Budi Sriwinoto Suryo Daru Santoso Syati Antika Asna Taufik Taufik Teguh Irianto Teguh Priyambodo Tri Ambarwati Tri Liawati Tri Setia Utomo Tri Sugiarti Trio Marta Ulfalilah Ulfalilah Umi Faizah Umi Faizah Umi Faizah Bagiya Umi Fatonah Umi Hanik Umi Maemunah Ummi Khasanah Vira Oktaviani Havsari Wahyu Astuti Wahyu Detriantoro Wahyu Indah jiwandan Wahyu Noor Lita Dewi Wahyu Subodro Wahyu Yazid Rizquna Widji Setiowati Wijianti Saputri Winda Dwi Suprihantini Yofa Shafitri Yuannita Suryandari Yudi Setyawan Yuli Nirwanti