Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN MENULIS PANTUN MENGGUNAKAN METODE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER) PADA SISWA KELAS VII H SMP NEGERI 1 KUWARASAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Suci Utami; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.614 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penerapan metode NHT dalam pembelajaran menulis pantun pada siswa kelas VII SMP Negeri I Kuwarasan tahun pelajaran 2013/2014; (2) pengaruh penggunaan metode NHT terhadap aktivitas dan minat dalam pembelajaran menulis pantun pada siswa kelas VII SMP Negeri I Kuwarasan tahun pelajaran 2013/2014; (3) peningkatan kemampuan menulis pantun pada siswa kelas VII SMP Negeri I Kuwarasan tahun pelajaran 2013/2014 setelah mendapatkan pembelajaran dengan metode NHT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas empat komponen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data diperoleh dari teknik tes dan nontes. Teknik tes terdiri atas kemampuan menulis pantun dari tahap prasiklus sampai siklus II. Teknik nontes terdiri atas observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan kuantitatif dan kualitatif. Dalam penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Hasil penelitian ini (1) penerapan pembelajaran keterampilan menulis pantun menggunakan metode NHT untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa dilakukan dalam tiga tahap, yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Secara umum langkah-langkah pembelajaran menulis pantun metode pembelajaran NHT adalah (a) penomoran, (b) pemberian tugas, (c) berpikir bersama, dan (d) pemberian jawaban; (2) hasil angket tanggapan siswa setelah pembelajaran menulis pantun dengan metode NHT diketahui jawaban paling dominan setuju, yaitu dengan skor 96,12%; (3) pembelajaran dengan menggunakan metode NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada siswa kelas VII H SMP Negeri 1 Kuwarasan. Nilai rata-rata prasiklus 58,56, pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 68,43 dan pada siklus II meningkat menjadi 78,34.Kata kunci: menulis, pantun, metode NHT (Numbered Heads Together).
ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA NOVEL NEGERI PARA BEDEBAH KARYA TERE LIYE DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Siti Fatimah; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.768 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi (1) aspek psikologis kepribadian tokoh utama ditinjau dari (a) segi id, (b) segi ego, dan (c) segi superego; serta (2) skenario pembelajaran novel Negeri Para Bedebah di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Objek penelitian ini adalah novel Negeri Para Bedebah karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik catat dan teknik observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis data digunakan metode informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan (1) Psikologi kepribadian tokoh utama (Thomas) ditinjau dari (a) segi id adalah tokoh utama cukup lemah, dapat dilihat dari perilakunya yang diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar ketika dia menilai perempuan dengan sebelah mata, rasa lapar, sakit hati, menolong anggota keluarganya, tidak percaya cinta pada pandangan pertama; (b) ego tokoh utama bekerja dengan kuat, yaitu menolak diwawancarai, berpikir kritis, dan teguh kepada pendirian; (c) tokoh utama mencapai kesempurnaan superego dengan kembali ke keluarganya yang baru; (2) model pembelajaran menggunakan model kontekstual: (a) menyampaikan indikator yang harus dicapai dan memotivasi siswa; (b) memberikan siswa persepsi dengan tujuan untuk mengingatkan dengan materi yang telah dipelajari; (c) menyajikan informasi kepada siswa tentang pembelajaran yang akan dilakukan; (d) memberikan kesempatan kepada siswa untuk memunculkan pertanyaan; (e) memberikan contoh pembelajaran dengan media pembelajaran; (f) menciptakan masyarakat belajar; (g) melakukan refleksi; (h) melakukan evaluasi.Kata kunci: psikologi sastra, novel Negeri Para Bedebah, pembelajaran di SMA
ANALISIS STRUKTURAL DAN NILAI MORAL DALAM NOVEL 5 CM KARYA DONNY DHIRGANTORO DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Joko Wahyudiyanto; bagiya bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.99 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur pembangun novel 5 Cm karya Donny Dhirgantoro (2) nilai moral, dan (3) skenario pembelajarannya di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa (1) struktur pembangun yangg terdapat dalam novel 5 Cm karya Donny Dhirgantoro meliputi: abstrak novel ini adalah keyakinan tentang cita-cita, harapan, dan angan-angan. Orientasi novel ini meliputi: latar tempat, latar waktu, dan latar suasana. Komplikasi novel ini meliputi: pemunculan masalah dan puncak masalah. Evaluasi terjadi ketika Arial ingin berhenti dan Ian yang pingsan. Resolusi dalam novel ini terjadi ketika Arial yang melanjutkan pendakian dan Ian yang siuman. Koda dalam novel ini terjadi setelah pendakian, mereka meyakini tentang keyakinan. (2) nilai moral yang terdapat dalam novel 5 Cm meliputi hubungan manusia dengan Tuhan yang meliputi: berdoa, memuji kebesaran Tuhan, percaya adanya Tuhan, dan bersyukur; hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi: bijaksana, berpendirian, prasangka baik, ramah, introspeksi diri, taat peraturan, berpikir cerdas, kerja keras, sabar, percaya diri, tanggung jawab, semangat, takut, dan bangga; hubungan manusia dengan manusia lain meliputi: tolong menolong, berbakti kepada orang tua, kerja sama, memuji, persahabatan, menasihati, dan kekeluargaan. Hubungan manusia dengan alam sekitar meliputi: memuji keindahan alam. (3) skenario pembelajaran novel 5 Cm karya Donny Dhirgantoro di SMA dengan model active lerning (belajar aktif).   Kata kunci:Struktur Pembangun, Nilai Moral, dan Skenario Pembelajarannya di SMA.
ANALISIS NILAI MORAL PADA NOVEL ORANG MISKIN DILARANG SEKOLAH KARYA WIWID PRASETYO DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Ahmad Zuhri; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.329 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur instrinsik (tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, dan sudut pandang) novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo, (2) nilai moral novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo, dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran unsur intrinsik dan nilai moral novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik informal. Objek penelitiannya adalah unsur intrinsik, nilai-nilai moral, dan rencana pelaksanaan pembelajaran novel Orang Miskin Dilarang Sekolah di SMA. Penelitian ini difokuskan pada nilai moral dalam novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo yang meliputi: (1) hubungan manusia dengan Tuhan, (2) hubungan manusia dengan manusia, (3) hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dan (4) hubungan manusia dengan alam sekitar. Selain itu, fokus penelitian ini adalah menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran novel tersebut dengan metode Kuantum di SMA. Sumber data penelitian ini adalah novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo yang diterbitkan oleh Diva Press tahun 2009. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis) dan hasilnya dipaparkan menggunakan metode informal. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan: (1) nsur intrinsik novel OMDS: (a) tema mayor novel ini perjuangan orang miskin untuk memperoleh pendidikan; (b) tokoh dan penokohan di antaranya adalah Faisal (bijaksana, pemberani dan peduli), Pambudi (berjiwa kepemimpinan), Pepeng (tekun dan bekerja keras), dan lainnya; (c) latar novel terdiri dari latar tempat (di Semarang, yang meliputi: SD Kartini, Gedong Sapi, dll.), latar waktu (era reformasi tahun 1988), dan latar sosial yang menunjukkan adat istiadat, kepercayaan, bahasa, kebiasaan, dan pandangan hidup masyarakat Jawa; (d) alur (alur maju); (e) sudut pandang (campuran antara teknik orang pertama dan teknik orang ketiga mahatahu). (2) Nilai moral dalam novel OMDS di antaranya adalah (a) religius, (b) jujur, (c) toleransi, (d) disiplin, (e) kerja keras, (f) kreatif, (g) mandiri, (h) demokratis, (i) rasa ingin tahu, (j) semangat kebangsaan, (k) cinta tanah air, (l) menghargai prestasi, (m) bersahabat/komunikatif, (n) cinta damai, (o) gemar membaca, (p) peduli lingkungan, (q) peduli sosial, dan (r) tanggung jawab. (3) Rencana pelaksanaan pembelajaran novel OMDS di kelas XII SMA, diajarkan dengan langkah-langkah metode kuantum meliputi enam langkah yaitu tahap pertama, “tumbuhkan”, berisi motivasi dan apersepsi. Tahap selanjutnya, “alami”, berisi pemberian contoh nyata. Tahap “namai” berisi kegiatan memberi istilah atau menandai suatu ciri-ciri tertentu yang khusus dan penting. Tahap “demonstrasikan” berisi kegiatan berkarya. Tahap “ulangi” berisi kegiatan mengulangi kembali materi yang telah dipelajari. Tahap terakhir, yakni “rayakan”, berisi penghargaan dan pujian terhadap pencapaian siswa.Kata kunci: nilai moral, novel Orang Miskin Dilarang Sekolah, metode kuantum
ANALISIS NILAI-NILAI BUDAYA DALAM NOVEL SUMPAH KAROLINA KARYA DEWI MAHARANI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Rofiq Handoyo; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.153 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai budaya dan skenario pembelajaran novel Sumpah Karolina Karya Dewi Maharani di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data adalah novel Sumpah Karolina karya Dewi Maharani. Pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi. Instrumen penelitian adalah peneliti, alat tulis dan  kertas pencatat. Analisis data yang digunakan teknik analisis interaktif, dan dalam penyajian hasil analisis peneliti menggunakan teknik informal. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa nilai budaya dalam novel Sumpah Karolina karya Dewi Maharani berkaitan dengan nilai budaya yang terdapat di dalamnya. Nilai-nilai budaya yang terdapat dalam novel inimeliputi hubungan manusia dengan kehidupan, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan diri sendiri. Skenario pembelajaran nilai-nilai budaya dalam novel Sumpah Karolina karya Dewi Maharani menggunakan model Countextual Teaching and Learning (CTL). Kata kunci: nilai-nilai budaya, novel, dan skenario pembelajaran.
PENGARUH METODE QUANTUM LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERITA RAKYAT SISWA KELAS X SMK MA’ARIF 4 KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Nur Khikmah; Khabib Sholeh; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.744 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendapatkan informasi mengenai: (1) pengaruh metode quantum learning terhadap motivasi; (2) pengaruh metode quantum learning terhadap kemampuan menulis cerita rakyat siswa kelas X SMK Ma’arif 4 Kebumen Tahun Pelajaran 2017/2018; (3) nilai kemampuan menulis cerita rakyat siswa kelas X SMK Ma’arif 4 Kebumen Tahun Pelajaran 2017/2018 yang diajar menggunakan metode quantum learning lebih baik daripada siswa yang diajar menggunakan metode konvensional.Subjek penelitian diperoleh melalui teknik purposive sampling yang terdiri dari 28 siswa kelas X TAV A (kelas eksperimen) dan 20 siswa kelas X TAV B (kelas kontrol) di SMK Ma’arif 4 Kebumen. Pengumpulan data didapat dari tes dan nontes.Koefisien reliabilitas soal sebesar 0,29 dan reliabilitas instrumen adalah 0,52. Teknik analisis data yang digunakan adalah perhitungan statistik.Penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal.Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa siswa lebih termotivasi dalam menulis cerita rakyat setelah mendapat perlakuan dengan metode quantum learning.Hal ini dibuktikan dengan keempat aspek dalam motivasi belajar berubah yang sebelumnya rata-rata berada pada skala 3 (ragu-ragu) menjadi skala 4 (setuju). Nilai rata-rata menulis cerita rakyat sebelum menggunakan metode quantum learning (70,07) meningkat menjadi (78,96) (thitung (-16,688) < -ttabel (-2.05). Nilai yang didapat dari prates dan pascates kelas eksperimen dengan nilai Sig. 0,274 dan 0,075, sedangkan prates dan pascates kelas kontrol Sig. 0,593 dan 0,581 terdistribusi normal (nilai Sig > 0,05). Nilai rata-rata pascates kelas eksperimen yang diajar dengan metode quantum learning (78,96) lebih baik dibandingkan rata-rata nilai menulis cerita rakyat yang diajar menggunakan metode konvensional (76,55) (thitung (-3,996) < ttable (2,05). Berdasarkan data tersebut, dapat dibuktikan bahwa nilai menulis cerita rakyat siswa yang diajar menggunakan metode quantum learning lebih baik daripada siswa yang diajar menggunakan metode konvensional.   Kata kunci: pengaruh metode qauntum learning, menulis cerita rakyat siswa SMK.
PERJUANGAN TOKOH UTAMA MEMPERTAHANKAN NILAI-NILAI AKIDAH NOVEL BUMI CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN RELEVANSI PEMBELAJARANNYA DI SMA Dian Kirana Ningrum; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.619 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penokohan tokoh utama dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy; (2) perjuangan tokoh utama mempertahankan nilai-nilai akidah dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy; (3) relevansi pembelajaran novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy di SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data dalam penelitian ini digunakan teknik observasi. Instrumen penelitian adalah peneliti dan kertas pencatat. Dalam analisis data digunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) penokohan tokoh utama, Muhammad Ayyas merupakan seorang santri salaf yang memiliki fisik gagah dan ganteng, berpendidikan, cerdas, santun, taat beribadah, baik hati, penyabar, setia, penuh cinta kasih, seorang yang memiliki keteguhan hati laksana nabi Yusuf, seorang yang kokoh pada prinsip yang dipegangnya, yaitu keyakinan pada akidahnya, dan menjunjung tinggi agamanya yaitu agama Islam, (2) perjuangan tokoh utama memperjuangkan nilai-nilai akidah dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy meliputi dua aspek yaitu, aspek rukun Iman dan rukun Islam. (a) Aspek rukun Iman meliputi: (i) keimanan kepada Allah; (ii) keimanan kepada Malaikat-Nya; (iii) keimanan kepada kitab-Nya; (iv) keimanan kepada Rasul-Nya; (v) keimanan kepada hari akhir; (vi) keimanan kepada qadha dan qadar. (b) Aspek rukun Islam meliputi: syahadat, sholat, puasa, zakat, dan haji. Akan tetapi, dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy hanya terdapat tiga perkara dalam rukun Islam yaitu (i)syahadat, (ii)sholat, dan (iii) puasa. (3) Relevansi pembelajaran novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy di SMA dapat dilaksanakan seca-ra optimal dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, penugasan. Pendekatan yang digunakan dalam proses pembelajaran adalah pendekatan saintifik (mengamati, menanya, mengumpulkan, informasi/eksperimen, mengasosiasi/menalar, dan mengkomunikasikan). Dengan menggunakan pendekatan saintifik tersebut, siswa dapat lebih aktif dan kreatif. Strategi pembelajaran novel ini digunakan karena dapat meningkatkan keingintahuan peserta didik sehingga aktivitas, kreativitas peserta didik mengalami peningkatan terutama dalam mengapresiasikan sastra. Oleh karena itu, strategi ini relevan digunakan dalam pembelajaran di SMA.Kata kunci: tokoh utama, nilai akidah, novel Bumi Cinta, pembelajaran
ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF DAN KOMISIF DALAM FILM CINTA SUCI ZAHRANA SUTRADARA CHAERUL UMAM DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Alfiani Rahmawati; Bagiya Bagiya; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.015 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) bentuk tindak tutur ekspresif dalam film Cinta Suci Zahrana;  (2) bentuk tindak tutur komisif dalam film Cinta Suci Zahrana; dan (3) skenario pembelajaran tindak tutur ekspresif dan komisif dalam film Cinta Suci Zahrana di Kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah film Cinta Suci Zahrana. Penelitian ini difokuskan pada bentuk tindak tutur ekspresif dan komisif dalam film Cinta Suci Zahrana dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Sumber data penelitian ini adalah film Cinta Suci Zahrana Sutradara Chaerul Umam. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri dibantu alat pencatat data. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan catat. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa (1) bentuk tindak tutur ekspresif dalam film Cinta Suci Zahrana Umam terdapat enam jenis yang meliputi (a) memuji, (b) mengucapkan terima kasih, (c) mengkritik, (d) mengeluh,                       (e) menyalahkan, dan (f) mengucapkan selamat; (2) bentuk tindak tutur komisif dalam film Cinta Suci Zahrana Sutradara Chaerul Umam terdapat empat jenis yang meliputi  (a) berjanji, (b) mengancam (c) menyatakan kesanggupan, dan (d) menawarkan;            (3) skenario pembelajaran tindak tutur ekspresif dan komisif dalam film Cinta Suci Zahrana dilaksanakan berdasarkan KD. 3.19 menganalisis isi dan kebahasaan  drama yang dibaca atau ditonton dengan model Group Investigation. Langkah-langkah pembelajarannya: (a) guru menyampaikan materi tindak tutur, (b) peserta didik menyimak dan mengamati tuturan ekspresif dan komisif dalam film, (c) peserta didik berdiskusi dengan kelompok dan membuat laporan hasil diskusi, (d) guru meminta peserta didik untuk mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain diminta untuk menanggapi, dan (e) guru memberikan kesimpulan dan evaluasi.   Kata Kunci: Tindak tutur ekspresif dan komisif, film, skenario pembelajaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGANALISIS CERITA PENDEK DENGAN METODE PENEMUAN PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMK WIDYA KUTOARJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Nala Putra Yudha; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.072 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) proses pembelajaran menganalisis cerpen dengan metode penemuan pada peserta didik kelas XI SMK Widya Kutoarjo; (2) motivasi peserta didik kelas XI SMK Widya Kutoarjo dalam pembelajaran menganalisis cerpen dengan metode penemuan; (3) peningkatan kemampuan menganalisis cerpen peserta didik kelas XI SMK Widya Kutoarjo setelah memperoleh pembelajaran dengan metode penemuan. Dari hasil penelitian ini, dapat penulis simpulkan: (1) proses pembelajaran analisis teks cerpen meliputi guru memberikan materi analisis teks cerpen dengan metode penemuan disertai contohnya, guru dan siswa melakukan Tanya jawab, guru memberikan tugas kepada siswa untuk menganalisis teks cerpen yang telah ditentukan, siswa menganalisis teks cerpen, siswa dituntun untuk menganalisis teks cerpen dengan memperhatikan struktur teks cerpen, kaidah kebahasaan cerpen, dan isi teks cerpen, siswa mengumpulkan hasil pekerjaannya, dan guru mengevaluasi hasil yang ditulis oleh siswa; (2) perubahan perilaku siswa kearah positif dilihat dari hasil pengamatan pada aspek keaktifan siswa dalam menanggapi stimulus dari guru memperoleh hasil prasiklus 34,28%, siklus I menjadi 52.63%, dan siklus II menjadi 71.63%, aspek keaktifan siswa bertanya saat pembelajaran berlangsung, diperoleh hasil pada prasiklus 42.85%, siklus I menjadi 44.73%, dan siklus II menjadi 50%, dan keaktifan siswa dalam mengerjakan tugas juga mengalami peningkatan dari prasiklus yang mencapai 57.14% meningkat pada siklus I menjadi 71.05% dan pada siklus II menjadi 78.94%; (3) peningkatan kemampuan siswa tersebut dilihat dari hasil rata-rata siswa pada setiap tindakannya. Pada prasiklus mencapai nilai rata-rata 37.13 atau masih dalam kategori kurang. Rata-rata nilai pada siklus I sebesar 69,74 dan pada siklus II sebesar 75. Dengan demikian, terjadi peningkatan kemampuan siswa sebesar 32.61 atau 88.4% dari prasiklus kesiklus I, 37.87 atau 99.65% dari prasiklus ke siklus II, dan 5.26 atau 13.84% dari siklus I kesiklus II. Peningkatan kemampuan itu terjadi secara signifikan.Kata kunci: menganalisis cerpen, metode penemuan
Majas dalam Album Mantra Mantra Karya Kunto Aji dan Rencana Pelaksanaan Pembelajarannya di SMA Sahdi Tamamunni&#039;am; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk majas yang terdapat dalam album Mantra Mantra karya Kunto Aji dan (2) rencana pelaksanaan pembelajaran majas dengan menggunakan lirik lagu album Mantra Mantra karya Kunto Aji di kelas X SMA. Sumber data penelitian ini adalah lirik lagu berbahasa Indonesia pada album Mantra Mantra (2018) karya Kunto Aji. Objek penelitiannya adalah penggunaan majas yang terdapat dalam lirik lagu pada album Mantra Mantra (2018) karya Kunto Aji serta relevansi lirik lagu tersebut sebagai bahan pembelajaran apresiasi puisi di SMA. Penelitian ini difokuskan pada analisis bentuk majas pada lirik lagu serta relevansinya sebagai bahan pembelajaran apresiasi puisi di SMA melalui lirik lagu dalam album Mantra Mantra (2018) karya Kunto Aji. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode simak dan catat dengan penulis sendiri sebagai human instrumen yang dibantu kartu data. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis padan dan hasilnya dipaparkan menggunakan metode informal. Hasil penelitian ini adalah: (1) lirik lagu pada album Mantra Mantra karya Kunto Aji menggunakan beragam majas, yakni majas penegasan (aferesis, bombastis, pararima, dan sinkope), majas perbandingan (hiperbola, personifikasi, simbolik, dan sinekdoke pars prototo), majas pertentangan (kontradiksi), dan majas sindiran (ironi), dan (2) lirik lagu pada album Mantra Mantra karya Kunto Aji relevan digunakan sebagai rencana pelaksanaan pembelajaran apresiasi puisi di SMA karena liriknya banyak mengandung majas yang dapat digunakan sebagai contoh ketika pembelajaran apresiasi puisi. Pembelajaran apresiasi puisi dengan materi lirik lagu pada album Mantra Mantra karya Kunto Aji di SMA dapat dilakukan dengan tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Pada perencanaan, guru membuat RPP, menyiapkan media audiovisual, dan instrumen penilaian. Pada tahap pelaksanaan, guru menggunakan metode diskusi kelompok sebagai metode pembelajaran. Pada tahap evaluasi dan refleksi, guru menganalisis proses dan hasil belajar guna mengetahui sejauh mana keberhasilan pembelajaran dan menyusun penyempurnaan dalam pembelajaran selanjutnya.
Co-Authors Abid Mustofa Adi Nugroho Afan Nurfatah Agung Prasetyo Agus Susanto Ahmad Hamid Ahmad Zuhri Akhmad Alwi Subhan Alfian Rizki Febriyadi Alfiani Alfiani Alfiani Rahmawati Alif Nurcahyo Alvian Budi Wicaksono Aminataz Zuhriyah Ana Wahyu Lestari Anesty Okta Fianty Angga Prastyo Nugroho Angga Prianto Anis Mata’at Hasanah Anisa Mayasaroh Anisa Nurul Hikmah Anisa Setyaningrum Aprilia Alvianti Ari Handayani Ari Hotamah Arif Rifai Arina Dina Sofiyatun Arisun Arisun Arum Bariani Arum Kusumawardani Arum Ratnaningsih Asmini Asmini Asri Indah Lestari Asri Tobibah Ayuk Dian Purwanti Azizah Diah Pangesti Banar Meilya Bangun Wicaksono Beni Cahyo Hartono Binan Herlinda Budi Prasetyo Aji Budi Sarwoko Cintya Nurika Irma Dedeh Candra Kirana Dela Safira Desi Damayanti Desi Priyatni Desty Rachmawati Dewi Astuti Dewi Damayanti Dewi Purwati Dewi Retnosari Dian Kirana Ningrum Dian Rahmawati Dini Indriyani Diyah Sulistiyani Dwi Nugroho Dwi Puji Lestari Dwi Rita Setiawati Dwi Suharsih Dwi Wulandari Edi Sunjayanto Masykuri Edok Ariyani Sadam Eka Astuti Wahyuningsih Eka Fatmawati Elia Junitasari Endah Ayu Puspita Arum Ersa Fitriana Ervi Nurhidayah Eti Suryati Eva Suciyana Evi Azzafira Honesty Fanik Bani Kuningrum Farhan Rafifidananto Fatma Hidayati Fauzia Ika Rosiani FEBRINA DWI SEKARINI Fitri Azizah Fitriyani Fitriyani Frida Nur Aini Ghaida Hardian Nissa Hafizda Amandari Azzaki Halimah Sa’diyah Hardina Rizkyana Harisun Harisun Haryanti Haryanti Hasanah Diah Li Heru Heru Hikmahtul Ngulumiyah Ige Janet L. W. Iis Wulandari Ika Defi Riyanti Insan Dewi Intani Nurkasanah Irma, Cintya Nurika Ismin Asmiarti Istiana Ita Saputri Joko Purwanto Joko Purwanto Joko Wahyudiyanto Junaedi Setiyono Kadaryati Kadaryati Kartika Purnaningsih Khabib Sholeh Khabib Sholeh Khamid Khamid Kharisma Annisa Febriani Khusnul Fatimah Khusnul Khotimah Krista Mutiara Wijayanti Kunti Nur Jannah Kurnia Eka Saputri Laras Nilamsari Lia Rosdiana Lilik Purbosari Lisa Dian Pertiwi Lisvita Lidiyaningsih Maftuhatul Mubarokah Main Sufanti Mari’ah Mari’ah Maya Anggun Nuraeni Mega Kristina Mida Hidayatul Aisyiyah Misbakhumunir Misbakhumunir Mochammad Yusuf Mohamad Fakhrudin Mohammad Fakhrudin Muflikhul Khaq Muhammad Febriansyah Qodri Muhammad Khayatul Khikam Mujiharti Mujiharti Mukhlisotun Mukhlisotun Murni Cahyani Mutmainah Larasati Nabila Husna Afifah Nala Putra Yudha Nanda Putriningsih Nanik Pujiasih Nita Fuji Kosmasari Nova Cristiana Novaliana Ardani Noviana Tri Astuti Nur Anif Nur Canggih Tri Wiguna Nur Habibah Rohmatu S Habibah Rohmatu S Nur Khikmah Nur Khotidiyah Nurhalimah Nurhalimah Nurhayati Nurhayati Nurul Aprilia Nurul Habibah Nurul Setyorini Nurul Setyorini Nysha Agustyanti Panji Pradana Paramita Ida Safitri Pariyati Pariyati Peni Febriyani Prafitri Dayasri Prayudi Nursodik Prisca Meyta Dewanti Purwanto Purwanto Putut Hasanudin Rais Sulaiman Ranna Ranna Ratna Tri Hartani Ratri Mei Adhadilla Refa Kartika Yunarning Fajar Retno Sofyana Ria Maretna Rini Puji Astuti Ririn Nurul Azizah Riska Dwi Kurniawati Rizki Giwa Apriani Rizki Laela N.A Rofiq Handoyo Rojab Mustova Sahdi Tamamunni&#039;am Salimah Salimah Santoso Cahya Putra Sari Oktaviati Sefy Selma Anggraini Sindi Denta Ramadhani Siti Fathonah Siti Fatimah Siti Masruroh Siti Minzahroh Sri Astuti Sri Suyati Sri Utami Fatimah Sri Wahyuningsih Suci Amalia Suci Rizkiana SUCI RIZKIANA Suci Rizkiana Suci Utami Sukirno Sukirno Sukirno Sukirnoo Sukma Berlianti Fiqri Sulastri Sulastri Suparti Suparti Supriyanto Supriyanto Suryo Budi Sriwinoto Suryo Daru Santoso Syati Antika Asna Taufik Taufik Teguh Irianto Teguh Priyambodo Tri Ambarwati Tri Liawati Tri Setia Utomo Tri Sugiarti Trio Marta Ulfalilah Ulfalilah Umi Faizah Umi Faizah Umi Faizah Bagiya Umi Fatonah Umi Hanik Umi Maemunah Ummi Khasanah Vira Oktaviani Havsari Wahyu Astuti Wahyu Detriantoro Wahyu Indah jiwandan Wahyu Noor Lita Dewi Wahyu Subodro Wahyu Yazid Rizquna Widji Setiowati Wijianti Saputri Winda Dwi Suprihantini Yofa Shafitri Yuannita Suryandari Yudi Setyawan Yuli Nirwanti