Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI DENGAN METODE PEMBELAJARAN DI LUAR RUANG KELAS (OUTDOOR STUDY) PADA SISWA KELAS XI AKUNTANSI SMK MUHAMMADIYAH 2 WONOSOBO TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014 Retno Sofyana; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.755 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) pelaksanaan pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan metode pembelajaran di luar ruang kelas (outdoor study); (2) pengaruh penggunaan metode pembelajaran di luar ruang kelas (outdoor study) terhadap minat dan sikap siswa dalam menulis paragraf deskripsi; (3) peningkatan keterampilan siswa dalam menulis paragraf deskripsi dengan metode pembelajaran di luar ruang kelas (outdoor study) pada siswa kelas XI Akuntansi SMK Muhammadiyah 2 Wonosobo tahun pembelajaran 2013/2014). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi SMK Muhammadiyah 2 Wonosobo. Fokus penelitian ini adalah pembelajaran minat sikap siswa dan peningkatan keterampilan menulis paragraf deskripsi dengan metode pembelajaran di luar ruang kelas (outdoor study). Dalam pengumpulan data digunakan teknik tes dan nontes. Teknik nontes berupa pengamatan, angket, wawancara, dan dokumentasi foto.Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif dan kuantitatif. Penyajian data dilakukan dengan teknik informal. Peningkatan dari aspek motifasi belajar prasiklus 36% meningkat pada siklus I 56% dan siklus II 88%, aspek perhatian prasiklus 44% meningkat pada siklus I 64% dan siklus II 80%, aspek keaktifan prasiklus 67% meningkat pada siklus I 80% dan pada siklus II 90%. Pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan metode pembelajaran di luar ruang kelas (outdoor study) dapat meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskripsi siswa kelas XI Akuntansi SMK Muhammmadiyah 2 Wonosobo. Skor rata-rata prasiklus 66,2 meningkat pada siklus I 72,44, dan pada siklus II rata-rata meningkat 76,68.Kata kunci. Paragraf Deskripsi, Metode Outdoor Study.
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL MERINDU BAGINDA NABI KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Anisa Setyaningrum; Bagiya Bagiya; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.53 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Merindu Baginda Nabi Karya Habiburrahman El Shirazy; (2) kebahasaan novel Merindu Baginda Nabi Karya Habiburrahman El Shirazy; (3) nilai pendidikan karakter novel Merindu Baginda Nabi Karya Habiburrahman El Shirazy; (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Merindu Baginda Nabi Karya Habiburrahman El Shirazy di Kelas XII SMA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah nilai pendidikan karakter novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XII SMA. Sumber data penelitian ini novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan analisis isi. Teknik penyajian data dilakukan menggunakan teknik informal. Hasil penelitian ini meliputi: (1) unsur intrinsik novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy mencakup enam aspek, yaitu (a) tema: perjuangan seorang gadis dalam meraih prestasi yang disertai kerinduan teramat dalam kepada Baginda Nabi; (b) tokoh utama: Rifa, sedangkan tokoh tambahanny: Mbah Tentrem, Abah, Tuan Bill, Fiona, dan Bu Ririn; (c) alur: maju; (d) latar: tempat, waktu, suasana, dan sosial; (e) amanat: Pandai-pandailah bersyukur, teladani dan cintailah Baginda Nabi; (2) kebahasaan novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy mencakup tiga aspek, yaitu ungkapan, majas, dan peribahasa; (3) nilai pendidikan karakter novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy ada 15, yaitu: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial, tanggung jawab; (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel di kelas XII SMA yang terdapat dalam KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel dilakukan dengan tahap pendahuluan guru mengondisikan siswa, lalu pada tahap inti guru mengelompokkan siswa untuk berdiskusi, dalam tahap penutup guru merefleksi kegiatan pembelajaran serta menanamkan nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.   Kata kunci : pendidikan karakter, novel, rencana pelaksanaan pembelajaran
NILAI RELIGIUS KUMPULAN CERPEN GERGASI KARYA DANARTO: TINJAUAN SEMIOTIK DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN MENGINTERPRETASI MAKNA TEKS CERPEN PADA SISWA KELAS XI SMA Kartika Purnaningsih; Khabib Sholeh; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.896 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) unsur intrinsik dalam cerpen Semak Belukar dan Kolam Merah karya Danarto , (2) nilai-nilai religius dalam cerpen tinjauan semiotik, dan (3) implementasi unsur intrinsik dan nilai-nilai religius tinjauan semiotik dalam cerpen  pada pembelajaran interpretasi makna teks cerpen pada siswa kelas XI SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa, unsur intrinsik cerpen Semak Belukar dan Kolam Merah karya Danarto  yaitu tema : rasa peduli, tokoh : aku dan kakek dan penokohan, alur : maju, latar : rumah, sudut pandang : orang pertama. Nilai religius dalam kedua cerpen ini, terdiri dari hubungan manusia dengan Tuhan : beribadah, berdoa, hubungan manusia dengan manusia : tolong menolong, hubungan manusia dengan alam : peduli terhadap hewan. Implementasi pembelajaran menginterpretasi makna teks cerpen melalui cerpen Semak Belukar dan Kolam Merah karya Danarto di SMA tahapan-tahapan penerapannya meliputi: (a) guru mengorganisasikan siswa dalam kelompok, (b) siswa berdiskusi menentukan unsur intrinsik dan nilai religius tinjauan semiotik , (c) siswa menyiapkan laporan terakhir, (e) siswa dan kelompok mempresentasikan laporan terakhir, (f) evaluasi.     Kata kunci: nilai religius, tinjauan semiotik, kumpulan cerpen.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF EKSPOSISI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE PADA SISWA KELAS XI SMK SETIA KARYA DEPOK Arum Bariani; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.096 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan menulis paragraf eksposisi dengan modelpicture and picture; (2) perubahan perilaku siswa dalam pembelajaran menulis paragraf eksposisi dengan model picture and picture; (3) peningkatan keterampilan siswa dalam menulis paragraf eksposisi menggunakan model picture and picture.Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Dalam teknik analisis data, peneiti menggunakan metode analisi. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran menulis paragraf eksposisi dengan model picture and picture dilakukan mulai dari siklus I, siklus II dan masing-masing siklus sama-sama melaksanakan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. (2) minat dan sikap siswa dalam pembelajaran menulis paragraf eksposisi kualitas menjadi lebih baik dengan model picture and picture. (3) pembelajaran menulis paragraf eksposisi dengan model picture and picture dapat meningkatkan kemampuan menulis paragraf eksposisi siswa. Skor prasiklus sebesar 63,08, pada siklus I meningkat menjadi 71,36, dan siklus II meningkat menjadi 76,48.Kata kunci: Menulis Paragraf Eksposisi, Model Pembelajaran Picture and Picture
PENINGKATAN KETEREAMPILAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN METODE KOLABORASI PADA SISWA MTs Harisun Harisun; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.029 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penerapan metode kolabo-rasi dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa; (2) peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode kolaborasi dalam pembelajaran menulis puisi; (3) penga-ruh metode kolaborasi terhadap motivasi siswa dalam pembelajaran menulis puisi. Sete-lah dilaksanakan penelitian dengan metode kolaborasi dalam pembelajaran menulis pu-isi, dapat disimpulkan: (1) pelaksanaan pembelajaran menulis puisi terdiri dari tiga tahap yaitu tahap prasiklus, tahap siklus satu, dan tahap siklus dua, (2) peningkatan kemampu-an menulis puisi siswa dengan menggunakan metode kolaborasi dapat dilihat dari tahap prasiklus dengan nilai rata-rata 65,63 meningkat pada siklus satu dengan nilai rata-rata 77,11 dan meningkat pada siklus dua dengan nilai rata-rata 80,46, (3) pengaruh meto-de kolaborasi terhadap motivaisi siswa pada kegiatan prasiklus dapat diketahui melalui hasil lembar pengamtan.Kata kunci: menulis puisi, metode kolaborasi
PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS SOSIAL NOVEL ANAK SEJUTA BINTANG KARYA AKMAL NASERY BASRAL DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA PADA SISWA KELAS XI SMA Sri Suyati; Kadaryati Kadaryati; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.539 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud pendidikan karakter berbasis sosial novel Anak Sejuta Bintang karya Akmal Nasery Basral, (2) hubungan antara novel Anak Sejuta Bintang karya Akmal Nasery Basral sebagai bahan pembelajaran dan pendidikan karakter berbasis sosial, (3) skenario pembelajaran novel Anak Sejuta Bintang karya Akmal Nasery Basral di kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) Wujud pendidikan karakter berbasis sosial novel Anak Sejuta Bintang karya Akmal Nasery Basral yaitu (a) berdoa, (b) taat, (c) bersyukur, (d) mandiri, (e) rasa ingin tahu, (f) (jujur), (g) disiplin, (h) pengabdian, (i) peduli lingkungan. (2) Hubungan antara novel Anak Sejuta Bintang sebagai bahan pembelajaran dan Pendidikan Karakter Berbasis Sosial meliputi (a) wujud pendidikan karakter berbasis sosial hubungan manusia dengan Tuhan terdapat 3 kategori dan diperoleh 18 data, (b) wujud pendidikan karakter berbasis sosial hubungan manusia dengan diri sendiri dikelompokkan menjadi 12 kategori dan diperoleh 72 data, (c) wujud pendidikan karakter berbasis sosial hubungan manusia dengan masyarakat dan bangsa dikelompokkan menjadi 5 kategori dan diperoleh 21 data, (d) wujud pendidikan karakter berbasis sosial hubungan manusia dengan sesama, alam sekitar, dan lingkungan sosial dikelompokkan menjadi 8 data dan diperoleh 41 data. (3) Skenario pembelajaran novel Anak Sejuta Bintang karya Akmal Nasery Basral pada siswa kelas XI SMA menggunakan pendekatan Jigsaw, yakni dengan pembelajaran Kompetensi dasar mengungkapkan hal-hal yang menarik dan dapat diteladani tokoh. Pendekatan Jigsaw merupakan pendekatan kooperatif dengan gaya belajar efektif dan menyenangkan. Berikut ini langkah-langkah pembelajaran Jigsaw yakni (a) kegiatan pendahuluan, (b) kegiatan inti, (c) kegiatan penutup. Dengan pendidikan karakter, siswa SMA termotivasi dalam berbagai bentuk pengajaran yang kooperatif, efektif, dan terarah dengan berbagai kegiatan seperti; penayangan film Anak Sejuta Bintang sebagai gambaran yang memperlihatkan pendidikan karakter berbasis sosial.Kata kunci: Pendidikan karakter berbasis sosial. Skenario pembelajaran
PRINSIP KERJA SAMA DALAM FILM IQRO-MY UNIVERSE SUTRADARA IQBAL ALFAJRI DALAM RANGKA PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA DI KELAS XI SMA Fanik Bani Kuningrum; Bagiya Bagiya; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) pematuhan prinsip kerja sama dalam film Iqro-My Universe sutradara Iqbal Alfajri; (2) pelanggaran prinsip kerja sama dalam film Iqro-My Universe sutradara Iqbal Alfajri; dan (3) pembelajaran keterampilan berbicara dalam film Iqro-My Universe sutradara Iqbal Alfajri di kelas XI SMA.  Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Sumber data berupa film Iqro-My Universe sutradara Iqbal Alfajri. Objek penelitian inj berupa pematuhan dan pelanggaran prinsip kerja sama dalam film Iqro-My Universe sutradara Iqbal Alfajri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap. Intrumen penelitian menggunakan bantuan kartu pencatat data. Teknik analisis data yang penulis gunakan merupakan metode padan dengan teknik daya pilah pragmatis. Penyajian hasil analisis data dilakukan dengan teknik informal. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa: (1) pematuhan prinsip kerja sama pada film Iqro-My Universe sutradara Iqbal Alfajri terdapat 15 bentuk tuturan yang terdiri dari 3 tuturan maksim kuantitas, 7 tuturan maksim kualitas, 3 tuturan maksim relevansi, dan 2 tuturan maksim pelaksanaan; (2) pelanggaran prinsip kerja sama pada film Iqro-My Universe sutradara Iqbal Alfajri terdapat 17 bentuk tuturan yang terdiri dari 2 tuturan maksim kuantitas, 2 tuturan maksim kualitas, 10 tuturan maksim relevansi, dan 3 tuturan maksim pelaksanaan; (3) pembelajaran keterampilan berbicara dengan media film Iqro-My Universe dilaksanakan untuk mencapai KD 3.19 Menganalisis isi dan kebahasaan drama/film yang dibaca atau ditonton. Hasil penelitian tersebut dapat digunakan untuk bahan pembelajaran berbicara kelas XI SMA. Kata Kunci: Prinsip Kerja Sama, Film Iqro-My Universe, Pembelajaran Keterampilan Berbicara
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MELALUI MODEL VAK PADA SISWA KELAS VII B SMP NEGERI 2 ADIMULYO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Siti Fathonah; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.916 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembelajaran keterampilan menulis puisi melalui model pembelajaran VAK; (2) motivasi siswa dalam pembelajaran menulis puisi melalui  model pembelajaran VAK; dan (3) dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis puisi melalui  model pembelajaran VAK pada siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Adimulyo tahun pelajaran 2016/2017. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Adimulyo tahun pelajaran 2016/2017. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Alat yang digunakan dalam pengambilan data berupa wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah teknik informal. Indikator keberhasilan penelitian dideskripsikan oleh penulis dari keberhasilan proses dan keberhasilan produk. Keberhasilan proses dapat dilihat dari peningkatan motivasi siswa dalam kegiatan pembelajaran menulis puisi melalui VAK (visual, audio, kinestetik) mencapai taraf keberhasilan minimal 75%, sedangkan keberhasilan produk dapat dilihat dari peningkatan keterampilan menulis puisi siswa dalam mencapai taraf keberhasilan minimal siswa memperoleh nilai 75. Hasil penelitian ini meliputi: (1) proses pembelajaran keterampilan menulis puisi melalui model VAK, yaitu: guru menyampaikan materi; guru memberikan gambar; siswa mengidentifikasi poin penting dalam gambar; siswa memilih diksi; guru memutarkan lagu, siswa menulis puisi, dan guru menyampaikan simpulan. (2) Pengaruh pembelajaran menulis puisi melalui model VAK terhadap motivasi siswa mengalami peningkatan. Pada prasiklus, motivasi siswa dalam pembelajaran masih rendah dengan persentase 30,48%, pada siklus I meningkat menjadi 62,90%, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 95,96%. (3) Peningkatan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas VII B dapat diketahui dari nilai rata-rata kelas, yaitu pada prasiklus 69,3 meningkat menjadi 74 pada siklus I, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 79,9.   Kata kunci: menulis, puisi, dan model VAK  (visual, audio, kinestetik).
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR KOMPLEKS MELALUI MEDIA GAMBAR BERSERI PADA SISWA KELAS X MAN PURWOREJO Ria Maretna; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.458 KB)

Abstract

penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) proses pembe-lajaran menulis teks prosedur kompleks melalui media gambar berseri; (2) peru-bahan perilaku siswa dalam pembelajaran menulis teks prosedur kompleks setelah menggunakan media gambar berseri; dan (3) peningkatan kemampuan menulis teks prosedur kompleks setelah mengikuti pembelajaran menulis teks prosedur kompleks dengan media gambar berseri. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan nontes. Dalam teknik analisis data, peneliti menggunakan teknik kualitatif dan teknik kuantitatif. Teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah metode penyajian informal. Berdasaran hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) proses pembelajaran menulis teks prosedur kompleks meliputi guru memberikan contoh teks prosedur kompleks, siswa berdiskusi secara berkelompok, guru dan siswa melakukan tanya jawab, peneliti memberikan media gambar berseri, siswa mengamati gambar berseri, siswa menulis teks prosedur kompleks berdasarkan gambar yang telah disajikan, peneliti memberi arahan kepada siswa terhadap isi tulisan dengan objek yang diamati, siswa mengumpulkan hasil pekerjaannya, dan guru mengevaluasi hasil yang ditulis oleh siswa; (2) perubahan perilaku siswa ke arah positif dilihat dari hasil pengamatan pada aspek keaktifan siswa dalam menanggapi stimulus dari guru memperoleh hasil prasiklus 41%, siklus I menjadi 70%, dan siklus II menjadi 87%, aspek keaktifan siswa bertanya saat pembelajaran berlangsung, diperoleh hasil pada prasiklus 13%, siklus I menjadi 25%, dan siklus II menjadi 32%, dan keaktifan siswa dalam mengerjakan tugas juga mengalami peningkatan dari prasiklus yang mencapai 61% meningkat pada siklus I menjadi 87% dan pada siklus II menjadi 100%; (3) peningkatan kemampuan siswa tersebut dilihat dari hasil rata-rata siswa pada prasiklus mencapai 66.1, pada siklus I menjadi 76.2 dan pada siklus II menjadi 80.8.Kata kunci: menulis teks prosedur kompleks, media gambar
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERDISKUSI MENGGUNAKAN METODE JIGSAW PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 33 PURWOREJO TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014 Trio Marta; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.994 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan metode Jigsaw dalam pembelajaran diskusi siswa kelas VII SMP Negeri 33 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014; (2) pengaruh penggunaan metode Jigsaw terhadap minat belajar siswa kelas VII SMP Negeri 33 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 dalam berdiskusi; (3) peningkatan keterampilan diskusi pada siswa kelas VII SMP Negeri 33 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014, setelah menerima pembelajaran menggunakan metode Jigsaw. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 33 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, yaitu siklus satu dan siklus dua. Sebelum pelaksanaan siklus, penulis terlebih dahulu melaksanakan tahap prasiklus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Dalam analisis data, digunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Teknik kuantitatif digunakan untuk menghitung hasil tes diskusi siswa menggunakan rata-rata dan persen. Teknik kualitatif digunakan untuk menganalisis hasil pengamatan, wawancara, angket dan dokumentasi foto. Dalam penyajian hasil analisis, penulis menggunakan teknik informal. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan (1) penerapan metode Jigsaw dalam pembelajaran diskusi pada siklus I dan siklus II, dengan proses pembelajaran meliputi, (a) membagi siswa menjadi beberapa kelompok sesuai dengan judul cerpen; (b) dalam kelompok siswa mendiskusikan unsur-unsur intrinsik cerpen (tema, alur, latar, penokohan, dan amanat) dan mencatat hasil diskusi kelompok; (c) perwakilan kelompok menceritakan kembali isi cerpen yang telah di depan kelas dengan bahasa sendiri, (2) pengaruh penggunaan metode Jigsaw dalam pembelajaran diskusi dapat meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa. Hasil penilaian yang diperoleh dari lembar observasi diketahui bahwa aktivitas, keaktifan, dan fokus siswa dalam mengikuti pembelajaran pada prasiklus cukup, sedangkan pada siklus I menjadi baik, dan siklus II menjadi baik sekali, (3) pembelajaran diskusi menggunakan metode Jigsaw dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam diskusi. Kemampuan siswa dalam pembelajaran diskusi dapat dilihat dari hasil rata-rata pada prasiklus sebesar 64,36, pada siklus I sebesar 72,00, dan pada siklus II sebesar 79,16. Peningkatan pembelajaran siswa dari prasiklus ke siklus I sebesar 1,92 dan peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 1,78. Dengan demikian, hasil peningkatan pembelajaran siswa dari prasiklus hingga siklus II terjadi secara signifikan.Kata Kunci : Keterampilan Diskusi, Metode Jigsaw
Co-Authors Abid Mustofa Adi Nugroho Afan Nurfatah Agung Prasetyo Agus Susanto Ahmad Hamid Ahmad Zuhri Akhmad Alwi Subhan Alfian Rizki Febriyadi Alfiani Alfiani Alfiani Rahmawati Alif Nurcahyo Alvian Budi Wicaksono Aminataz Zuhriyah Ana Wahyu Lestari Anesty Okta Fianty Angga Prastyo Nugroho Angga Prianto Anis Mata’at Hasanah Anisa Mayasaroh Anisa Nurul Hikmah Anisa Setyaningrum Aprilia Alvianti Ari Handayani Ari Hotamah Arif Rifai Arina Dina Sofiyatun Arisun Arisun Arum Bariani Arum Kusumawardani Arum Ratnaningsih Asmini Asmini Asri Indah Lestari Asri Tobibah Ayuk Dian Purwanti Azizah Diah Pangesti Banar Meilya Bangun Wicaksono Beni Cahyo Hartono Binan Herlinda Budi Prasetyo Aji Budi Sarwoko Cintya Nurika Irma Dedeh Candra Kirana Dela Safira Desi Damayanti Desi Priyatni Desty Rachmawati Dewi Astuti Dewi Damayanti Dewi Purwati Dewi Retnosari Dian Kirana Ningrum Dian Rahmawati Dini Indriyani Diyah Sulistiyani Dwi Nugroho Dwi Puji Lestari Dwi Rita Setiawati Dwi Suharsih Dwi Wulandari Edi Sunjayanto Masykuri Edok Ariyani Sadam Eka Astuti Wahyuningsih Eka Fatmawati Elia Junitasari Endah Ayu Puspita Arum Ersa Fitriana Ervi Nurhidayah Eti Suryati Eva Suciyana Evi Azzafira Honesty Fanik Bani Kuningrum Farhan Rafifidananto Fatma Hidayati Fauzia Ika Rosiani FEBRINA DWI SEKARINI Fitri Azizah Fitriyani Fitriyani Frida Nur Aini Ghaida Hardian Nissa Hafizda Amandari Azzaki Halimah Sa’diyah Hardina Rizkyana Harisun Harisun Haryanti Haryanti Hasanah Diah Li Heru Heru Hikmahtul Ngulumiyah Ige Janet L. W. Iis Wulandari Ika Defi Riyanti Insan Dewi Intani Nurkasanah Irma, Cintya Nurika Ismin Asmiarti Istiana Ita Saputri Joko Purwanto Joko Purwanto Joko Wahyudiyanto Junaedi Setiyono Kadaryati Kadaryati Kartika Purnaningsih Khabib Sholeh Khabib Sholeh Khamid Khamid Kharisma Annisa Febriani Khusnul Fatimah Khusnul Khotimah Krista Mutiara Wijayanti Kunti Nur Jannah Kurnia Eka Saputri Laras Nilamsari Lia Rosdiana Lilik Purbosari Lisa Dian Pertiwi Lisvita Lidiyaningsih Maftuhatul Mubarokah Main Sufanti Mari’ah Mari’ah Maya Anggun Nuraeni Mega Kristina Mida Hidayatul Aisyiyah Misbakhumunir Misbakhumunir Mochammad Yusuf Mohamad Fakhrudin Mohammad Fakhrudin Muflikhul Khaq Muhammad Febriansyah Qodri Muhammad Khayatul Khikam Mujiharti Mujiharti Mukhlisotun Mukhlisotun Murni Cahyani Mutmainah Larasati Nabila Husna Afifah Nala Putra Yudha Nanda Putriningsih Nanik Pujiasih Nita Fuji Kosmasari Nova Cristiana Novaliana Ardani Noviana Tri Astuti Nur Anif Nur Canggih Tri Wiguna Nur Habibah Rohmatu S Habibah Rohmatu S Nur Khikmah Nur Khotidiyah Nurhalimah Nurhalimah Nurhayati Nurhayati Nurul Aprilia Nurul Habibah Nurul Setyorini Nurul Setyorini Nysha Agustyanti Panji Pradana Paramita Ida Safitri Pariyati Pariyati Peni Febriyani Prafitri Dayasri Prayudi Nursodik Prisca Meyta Dewanti Purwanto Purwanto Putut Hasanudin Rais Sulaiman Ranna Ranna Ratna Tri Hartani Ratri Mei Adhadilla Refa Kartika Yunarning Fajar Retno Sofyana Ria Maretna Rini Puji Astuti Ririn Nurul Azizah Riska Dwi Kurniawati Rizki Giwa Apriani Rizki Laela N.A Rofiq Handoyo Rojab Mustova Sahdi Tamamunni'am Salimah Salimah Santoso Cahya Putra Sari Oktaviati Sefy Selma Anggraini Sindi Denta Ramadhani Siti Fathonah Siti Fatimah Siti Masruroh Siti Minzahroh Sri Astuti Sri Suyati Sri Utami Fatimah Sri Wahyuningsih Suci Amalia Suci Rizkiana Suci Rizkiana SUCI RIZKIANA Suci Utami Sukirno Sukirno Sukirno Sukirnoo Sukma Berlianti Fiqri Sulastri Sulastri Suparti Suparti Supriyanto Supriyanto Suryo Budi Sriwinoto Suryo Daru Santoso Syati Antika Asna Taufik Taufik Teguh Irianto Teguh Priyambodo Tri Ambarwati Tri Liawati Tri Setia Utomo Tri Sugiarti Trio Marta Ulfalilah Ulfalilah Umi Faizah Umi Faizah Umi Faizah Bagiya Umi Fatonah Umi Hanik Umi Maemunah Ummi Khasanah Vira Oktaviani Havsari Wahyu Astuti Wahyu Detriantoro Wahyu Indah jiwandan Wahyu Noor Lita Dewi Wahyu Subodro Wahyu Yazid Rizquna Widji Setiowati Wijianti Saputri Winda Dwi Suprihantini Yofa Shafitri Yuannita Suryandari Yudi Setyawan Yuli Nirwanti