Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Metode MAUT dan ROC dalam Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Pinjaman Kredit Dewi, Elsa Adhista Aulia; Sari, Anggi Farika; Sapira, Septia Nike Bela; Pinem, Agusta Praba Ristadi
Dinamik Vol 30 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v30i1.10066

Abstract

Pada era modern yang ditandai oleh dinamika ekonomi yang terus berkembang dan tantangan keuangan yang semakin kompleks, pengambilan keputusan mengenai kelayakan penerima pinjaman kredit menjadi sangat krusial. Untuk mengatasi kompleksitas ini, pen-erapan Metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) dan Rank Order Centroid (ROC) dalam Sistem Pendukung Keputusan dianggap sebagai langkah strategis. MAUT adalah metode perbandingan kuantitatif yang menggabungkan pengukuran biaya risiko dan keuntungan yang berbeda, mengubah berbagai kepentingan menjadi nilai numerik dalam skala 0-1, di mana 0 merepresentasikan nilai terburuk dan 1 nilai terbaik, sedangkan ROC membantu menentukan bobot kriteria secara efisien berdasarkan prioritas. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskusikan konsep dasar MAUT dan ROC serta integrasinya dalam mengevaluasi kelayakan penerima pinjaman kredit. Penelitian ini fokus pada kredit sebagai pinjaman dengan perjanjian pembayaran antara peminjam dan pemberi pinjaman. MAUT dan ROC diaplikasikan untuk menilai kelayakan nasabah peminjaman kredit FIF Group dengan melibatkan 8 alternatif dan 5 kriteria. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Teguh Syahputra dengan alternatif A2 mendapatkan nilai tertinggi 0.875, sehingga direkomendasikan sebagai nasabah yang layak menerima Kredit Pinjaman dari perusahaan Finance.
PENERAPAN METODE ROC DAN PROMETHEE UNTUK MENENTUKAN KUALITAS UDARA TERBURUK PADA 5 KOTA DI INDONESIA BULAN SEPTEMBER 2024 Majid, Aldiansyah Fathul; Prasetyo, Rizky Bayu; Pinem, Agusta Praba Ristadi
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i1.6912

Abstract

Kualitas udara sangatlah penting bagi setiap kota dikarenakan bisa berdampak pada masyarakat yang hidup pada kota tersebut. Pada penelitian ini membahas tentang pengukuran kualitas udara pada 5 kota yang sudah dipilih yaitu Semarang, Bandung, Jakarta, Medan, dan Makassar. Data yang diambil melalui sumber website Air Quality Indeks per 5 kota yang sudah dipilih pada penelitian ini. Untuk menentukan perankingan kualitas udara yang baik ada 4 kriteria yang dipakai adalah AQI – IN, Particulatter Matter 2.5, kelembapan (Humidity) dan suhu (Temperature). Pengukuran nilai dari setiap kriteria menggunakan metode  Rank Order Centroid atau biasa dikenal dengan ROC. Sementara untuk menyelesaikan perankingan kota terbaik dengan kualitas mengimplementasikan sistem pendukung keputusan (SPK) dengan memanfaatkan salah satu metodenya yaitu Preference Ranking Organization METHod for Enrichment Evaluations yang biasa dikenal dengan metode PROMETHEE. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui tingkat kualitas udara terburuk pada 5 kota di objek penelitian ini dengan mendapatkan nilai akhir perbandingan perankingan yaitu kota Jakarta sebagai ranking pertama dengan nilai 2,334 dan bisa dikatakan mempunyai kualitas udara terburuk dari 5 kota objek penelitian. Penelitian kualitas udara ini diharapkan bisa menciptakan tingkat udara yang lebih baik pada setiap kota yang dipilih dan untuk para masyarakat agar bisa lebih hidup sehat serta dihindarkan dari penyakit pernapasan yang disebabkan dari kualitas udara kurang bagus.
Implementasi Metode EDAS dan Pembobotan ROC untuk Pemilihan Destinasi Wisata Ramah Pengunjung di Indonesia Ahmad Muqoffa; Bima Aditya Mahendra; Putri Sinta Anggraeni; Agusta Praba Ristadi Pinem
Jurnal Informatika Polinema Vol. 11 No. 2 (2025): Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v11i2.6844

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan sistem pendukung keputusan (SPK) untuk menentukan destinasi wisata yang ramah pengunjung di Indonesia. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah kebutuhan akan mekanisme pemilihan destinasi wisata yang tidak hanya berdasarkan popularitas, tetapi juga mempertimbangkan aspek kenyamanan, keamanan, serta fasilitas pendukung yang memadai. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode Evaluation Based on Distance from Average Solution (EDAS) untuk mengevaluasi alternatif destinasi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Pembobotan dilakukan menggunakan metode Rank Order Centroid (ROC) untuk menjamin objektivitas dalam menentukan prioritas kriteria. Dalam penelitian ini, kriteria yang digunakan meliputi izin operasional, ketersediaan fasilitas wisata, penerapan konsep 3R, sistem ramah lingkungan, sistem pengolahan limbah, serta sistem penyediaan air bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat berhasil menempati peringkat pertama sebagai destinasi wisata paling ramah pengunjung, dengan nilai hasil akhir tertinggi sebesar 0,997. Selain itu, analisis korelasi yang dihasilkan menunjukkan terdapat korelasi positif yang signifikan antara hasil peringkat dengan data jumlah pengunjung, yang memperkuat validitas dan efektivitas pendekatan yang digunakan. Penelitian ini memberikan manfaat praktis bagi wisatawan dalam memilih destinasi wisata yang berkualitas berdasarkan kriteria yang relevan. Di sisi lain, hasil penelitian ini juga menjadi acuan bagi pengelola destinasi wisata dalam meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas agar lebih sesuai dengan kebutuhan pengunjung.
ANALISIS METODE MULTI-CRITERIA DECISION MAKING (MCDM) UNTUK PENILAIAN KERUSAKAN DAN KEBUTUHAN PEMULIHAN PASCABENCANA Dewa Ramadhan Artagautama; Fadhil Naufal Mafino Novian; Agusta Praba Ristadi Pinem
Jurnal Sistem Informasi Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jsii.v12i1.9874

Abstract

Indonesia menghadapi risiko tinggi terhadap bencana alam, sehingga penetapan prioritas untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana menjadi hal yang sangat penting. Studi ini mengevaluasi empat metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM), yakni ELECTRE, ARAS, SMART, dan CoCoSo, dalam menentukan prioritas penanggulangan bencana berdasarkan data dari Penilaian Kerusakan dan Kerugian (DaLA) serta Penilaian Kebutuhan Pemulihan Manusia (HRNA). Data ini diolah menjadi matriks keputusan dengan enam kriteria utama, menghasilkan peringkat wilayah terdampak untuk masing-masing metode. Validasi melalui korelasi peringkat Spearman telah menghasilkan nilai korelasi sebesar 0,9636 untuk metode penelitian ELECTRE, ARAS, dan SMART, sedangkan metode CoCoSo memiliki korelasi sedikit lebih rendah, yakni 0,9364. Perbedaan ini disebabkan oleh pendekatan algoritma CoCoSo yang menggunakan multi-agregasi, yaitu kombinasi model penjumlahan bobot (WSM) dan perkalian bobot (WPM), yang memengaruhi hasil peringkat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keempat metode layak digunakan dalam pengambilan keputusan pascabencana, meskipun metode berbasis fungsi nilai optimal seperti ARAS cenderung menunjukkan korelasi lebih tinggi. Penelitian juga mendorong pengembangan sistem berbasis teknologi untuk mempercepat dan meningkatkan akurasi proses pengambilan keputusan dalam situasi pascabencana.
The Comparative Analysis Of Multi-Criteria Decision-Making Methods (MCDM) In Priorities Of Industrial Location Development Pinem, Agusta Praba Ristadi; Hendrawan, Aria; Wakhidah, Nur
JURNAL INFOTEL Vol 16 No 4 (2024): November 2024
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v16i4.1099

Abstract

The process of prioritizing the development of an industrial area's site is a matter that necessitates a mature approach. The establishment of an industrial region has significant social implications for the surrounding locality. However, it is also necessary to take into account the availability of variables that facilitate the functioning of such an industrial zone. The goal of the study "A Comparative Analysis of Multi-Criteria Decision Making Methods (MCDM) for Determining the Priority of Industrial Area Location Development" is to compare and contrast different MCDM methods in the context of deciding which industrial area locations should be developed first. A case study was undertaken, examining various possible industrial sites for future development. Multiple approaches, namely MOORA, WASPAS, ARAS, COPRAS, and AHP, are employed to ascertain the prioritization of industrial area development locations. This study presents a comparative analysis of each approach by using the Spearman Rank correlation and utilizing the factual data obtained from the Department of Capital Plantation and Integrated One Door Services (DPMPTSP). The external research is anticipated to involve a comprehensive review of the literature on the efficacy of Multiple Criteria Decision Making (MCDM) methods. This research has the potential to assist both governmental bodies and private entities in establishing priorities for the development of industrial areas, taking into account prevailing circumstances and conditions while also considering various significant factors and criteria.
PEMODELAN PENENTUAN PRIORITAS RENAKSI (RENCANA AKSI REHABILITASI & REKONSTRUKSI) MENGGUNAKAN METODE ARAS Huizen, Lenny Margaretta; Pinem, Agusta Praba Ristadi
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2020): Mei (2020)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v16i1.3119

Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi sekarang ini, kecepatan sebuah informasi diperlukan untuk pengambilan keputusan, karena sebuah Informasi yang diterima akan menjadi pedoman didalam seseorang atau organisasi mengambil langkah selanjutnya. Informasi merupakan sekumpulan data yang telah diproses sehingga  menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Kelengkapan data dan informasi yang berkualitas akan mempunyai pengaruh terhadap pengambilan keputusan. Penentuan prioritas sangat diperlukan pada RENAKSI (Rencana AKsi Rekonstruksi dan Rehabilitasi)  agar dapat diketahui mana yang akan mendapatkan penanganan terlebih dahulu. Metode ARAS (Additive Ratio Assessment) merupakan satu dari beberapa metode pengambilan keputusan yang penggunaannya melalui perangkingan yang menjadi dasar penilaian dengan berpegang teguh bahwa sebuah pilihan yang sudah dipilih mempunyai kedekatan dengan data sebenarnya. Hasil yang diperoleh bahwa pemodelan untuk menentukan prioritas pada RENAKSI dengan menggunakan Metode ARAS didpatkan nilai sebesar sebesar 0,9636 dan hasil dari penelitian ini tidak jauh berbeda dari data set history yang digunakan sebagai pembanding. Metode sistem pengambil Keputusan yang mempunyai fungsi nilai yang optimum dapat menghasilkan nilai korelasi dasar yang lebih baik
Penerapan CPI dan ROC dalam Sistem Pendukung Keputusan Perguruan Tinggi Komputer Swasta di Semarang Sadewa, Nindya Yanuar; Rif’at, Estiawan; Fratama, Dimas Putra; Pinem, Agusta Praba Ristadi
Jurnal Tekno Kompak Vol 18, No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v18i1.3918

Abstract

Abstrak Pemilihan perguruan tinggi menjadi keputusan krusial dalam perjalanan akademis, khususnya di bidang teknologi informasi di Kota Semarang. Pesatnya perkembangan teknologi mempengaruhi preferensi lulusan SMA, dan banyak perguruan tinggi komputer swasta bersaing dalam menghasilkan lulusan berkualitas. Hal ini membuat banyak calon mahasiswa yang kesulitan memilih perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi swasta (PTS) yang menawarkan mata kuliah di bidang teknologi informasi (komputer). Penelitian ini akan membahas tentang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk menentukan ranking perguruan tinggi yang terbaik. Untuk menentukan perankingan akan ada 5 kriteria yang dijadikan sebagai penilaian, yaitu akreditas perguruan tinggi, SPI, UKT, jumlah mahasiswa, dan jumlah dosen. Untuk data yang digunakan berasala dari situs resmi PPDikti Pangkalan Data Pendidikan Tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Composite Performance Indeks (CPI) dan Rank Order Centroid (ROC). Rank Order Centroid (ROC) digunakan untuk memberikan nilai dari setiap kriteria. Sementara Composite Performance Indeks (CPI) digunakan untuk mengehitung berbagai alternatif dan membuat perankingan alternatif. Melalui analisis kriteria-kriteria yang relevan, pembobotan menggunakan metode ROC, dan perhitungan menggunakan metode CPI, penelitian ini berhasil menghasilkan peringkat perguruan tinggi komputer swasta yang terbaik. Dari hasil penelitian, UDINUS menduduki peringkat tertinggi dengan nilai indeks 3266,88, diikuti oleh USM, dan UNISBANK. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa UDINUS merupakan alternatif terbaik bagi calon mahasiswa yang tertarik untuk melanjutkan studi di bidang teknologi informasi di Kota Semarang. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan metode SPK untuk pemilihan perguruan tinggi komputer. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan panduan yang berharga bagi calon mahasiswa dalam membuat keputusan pendidikan yang lebih informan dan sesuai dengan kebutuhan mereka, serta menjadi sumbangan dalam literatur penelitian terkait pengambilan keputusan di bidang pendidikan tinggi.
Implementasi Sistem Administrasi di Unit Pelaksana Teknis Pusat Pengembangan Publikasi Ilmiah Dosen Universitas Semarang berbasis Website Pradana, Muhamamd Surya Jati; Hendrawan, Aria; Christioko, B.Very; Pinem, Agusta Praba Ristadi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 3: Juni 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021864089

Abstract

Pusat Pengembangan Publikasi Ilmiah Dosen (P3ID) ialah Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dibentuk di Universitas Semarang guna melakukan pengelolaan arsip surat yang berkaitan dengan jurnal. Kegiatan pengelolaan dan pengarsipan surat jurnal di P3ID masih dilakukan dengan cara manual, yang memungkinkan terjadinya kesalahan dalam pencatatan surat terlebih bila surat yang diarsipkan jumlahnya banyak. Dengan alasan tersebut, maka penelitian dilakukan untuk mengimplementasikan algoritma Sequential Search dalam proses pencarian arsip surat di P3ID ini. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem ialah metode Rapid Application Development (RAD), metode yang menekankan pada pengembangan sistem dengan jangka waktu yang singkat. Dari hasil implementasi pada sistem Administrasi berbasis Website ini, sistem berjalan dengan baik. Proses pencarian yang dilengkapi dengan algoritma Sequential Search ini juga dapat menampilkan hasil yang dicari berdasarkan kata kunci perihal. AbstractLecturer’s Scientific Publication Development Center is a Technical Implementation Unit established at the University of Semarang to manage the archive of letters related to journals. The management and archiving activities of journal letters in P3ID are still done by manual means, which allows for errors in the recording of letters especially when the letters archived in large numbers. For this reason, research was conducted to implement the Sequential Search algorithm in the process of searching for mail archives in this P3ID. The method used in system development is the Rapid Application Development (RAD) method, a method that emphasizes system development for a short period of time. From the implementation results on this Website-based Administration system, the system is running well. The search process equipped with sequential search algorithm can also display the results searched based on the subject keyword.
Penerapan Metode EDAS dan ROC Dalam Rekomendasi Objek Wisata Pantai Terbaik Sari, Anggi Farika; Sapira, Septia Nike bela; Aulia Dewi, Elsa Adhista; Pinem, Agusta Praba Ristadi
Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) Vol 5 No 2 (2024): February 2024
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/josyc.v5i2.4765

Abstract

Indonesia's natural diversity, cultural heritage and history have given rise to attractive tourism destinations, including Central Java Province. Central Java offers a diversity of beaches, attracting millions of tourists every year. However, many tourists have difficulty choosing a beach tourist destination that suits their wishes. Decision Support Systems (DSS) are a solution with various methods, one of which is the Evaluation Method based on Distance from Average Solution (EDAS) which is currently used together with Rank Order Centroid (ROC) weighting. This method has been proven to be effective in complex decision situations. In this context, using 13 Alternative Beaches was taken by taking into account the highest number of visitors in each Regency/City in Central Java Province and applying criteria such as cleanliness, facilities, popularity, rating and ticket prices used for evaluation. This research aims to examine the relationship and integration of the ROC and EDAS weighting methods in recommendations for the best beach tourist attractions in Central Java. It is hoped that this study will be able to provide a better interpretation and obtain a ranking ranking of alternative beach tourist attractions in Central Java, thereby contributing to tourists making more accurate decisions according to the criteria in the context of selecting beach tourist locations. The results of the research show that Jatimalang Beach is the best alternative with the highest score of 1,000. Thus, Jatimalang Beach is declared as the best choice for the best tourist attraction.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENENTUAN RUTE EVAKUASI KAWASAN RAWAN BANJIR DI KABUPATEN KUDUS Caroline, Dyta; Pinem, Agusta Praba Ristadi
J SIG (Jurnal Sains Informasi Geografi) Vol 7, No 1 (2024): Edisi Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jsig.v7i1.2812

Abstract

At the beginning of 2023, several regions in Indonesia, such as Kudus Regency in Central Java, experienced flooding disasters that resulted in the disruption of several inter-district road accesses and had material and immaterial impacts. Based on the disaster infographics data of Kudus Regency, it was recorded that there were 17 flood disaster incidents throughout the year 2022. Sixteen villages were affected by flood disasters spread across three sub-districts, namely Jati, Undaan, and Mejobo, with a total loss of Rp 20,000,000. In 2023, the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Kudus Regency stated that the flooding in Kudus was the most severe compared to the previous year. This was due to high rainfall (>3000 mm) with a relatively flat topography (0-8%). Disaster mitigation procedures have been carried out by the local government in collaboration with the surrounding community to reduce the severity of the incidents. However, the unpredictability of flood disasters due to changing weather and environmental influences each year necessitates further analysis of flood-prone areas and appropriate evacuation procedures. This research is conducted by mapping flood-prone areas using the Scoring and Overlay Data methods, as well as calculating evacuation routes using the Network Analyst method. This analysis utilizes tools available in ArcGIS Desktop software. The selection of appropriate parameters is crucial for more accurate calculations.