Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PROTOTIPE GERBANG PRESENSI TERINTEGRASI ALAT PEMERIKSAAN SUHU TUBUH BERBASIS MIKROKONTROLER Zainal Arifin; Fithri Muliawati; Joki Irawan
JUTEKS Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang prototipe gerbang presensi terintegrasi alat pemeriksaan suhu tubuh berbasis mikrokontroler. Setiap Instansi, Lembaga atau Perusahaan pasti menginginkan kedisiplinan dalam masalah kehadiran terhadap para anggotanya sehinggga dibutuhkan suatu sistem presensi yang dapat bekerja secara efektif dan dapat menghasilkan data presensi yang akurat. Selain kebutuhan data presensi yang akurat, masa pandemi Covid19 yang terjadi saat ini mengharuskan Instansi, Lembaga atau Perusahaan menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) baru yaitu memeriksa suhu tubuh para anggotanyasebelum masuk ke dalam wilayah Instansi, Lembaga atau Perusahaan yang bertujuan untuk meminimalisir penyebaranvirus Covid-19 sehubungan suhu tubuh dapat dijadikan data identifikasi awal dari infeksi virus Covid-19. Dalam penelitianini dirancang sistem presensi yang dapat melakukan perekaman data presensi secara akurat denganmemanfaatkan sensor
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN, EKONOMI DAN KESEHATAN STUDI KASUS DESA BANGUNJAYA Rachma Hidana; Joki Irawan; Haafiz Ramadhan; Aulia Rahmi Putriana Umar
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v5i1.738

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Terintegrasi merupakan orientasi program terfokus pada bidang tertentu sesuai dengan permasalahan kemasyarakatan dan arah kebijakan pembangunan yang diselenggarakan pemerintah pada wilayah tertentu (Kabupaten/Kota). KKN memiliki tujuan untuk mencapai ekselerasi dan efektivitas program pembangunan yang ditandai dengan semakin baiknya kualitas kehidupan masyarakat, partisipasi dan eksistensi masyarakat dalam program-program pembangunan. KKN dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu survey, observasi ke desa sasaran, workshop, pendekatan sasaran program, realisasi program, monitoring, evaluasi kegiatan, dan lokakarya hasil KKN. Pelaksanaan KKN dimulai dari tanggal 6 Agustus 2019 sampai dengan 5 September 2019 di Desa Bangunjaya Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor. Program Kuliah Kerja Nyata kelompok 67-68 di Desa Bangunjaya merupakan program yang lebih menekankan kepada kualitas sumber daya. Kegiatan fisik kelompok 67-68 yaitu pemberian serta pemasangan papan nomor rumah dan pembuatan pos ronda. Dan kegiatan non fisik kelompok 67-68 antara lain penyuluhan kesehatan (PHBS), Sabtu Minggu bersih, senam sehat, kegiatan Bimbingan Belajar (BIMBEL), Mengajar di PAUD, merenovasi ruang kelas PAUD, kegiatan menabung sejak dini, Pengajian di Lokasi KKN, pengembangan UKM, pelaksanaan kegiatan TPA, lomba 17 agustus, dan acara perpisahan KKN.
Prototipe Sistem Otomasi Pembersihan Dan Pengisian Galon Air Isi Ulang Berbasis PLC Nurjayanto, Ramdhan; Sumirat, Iwan; Irawan, Joki
JUTEKS Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/juteks.v9i2.13507

Abstract

Pembuatan prototipe sistem otomasi pembersihan danpemgisian galon air isi ulang berbasis PLC, dikarenakan semakinbanyak pengusaha individual yang ingin memulai usaha depotair. Metode penelitian untuk menghasilkan prototipe sistemotomasi pembersihan dan pengisian galon air isi ulang berbasisPLC dilakukan beberapa tahapan yaitu, perencanaan pembuatanalat dan perencanaan rangkaian sistem otomasi, pembuatankerangka alat, pembuatan program sistem otomasi, pengawatanrangkaian, pengujian alat prototipe. Perbandingan kedua alatberdasarkan efisiensi waku satu sequence dan penggunaan airsaat alat beroperasi. Hasil pengujian alat konvensional danprototipe dengan hasil perbandingan waktu 75 menit / hari, danpengujian pemborosan air saat alat beroperasi dengan pelanggan30 galon perhari yaitu, 30 liter / hari. Berdasarkan hasil tersebutdapat disimpulkan maka prototipe ini dapat dikembangkanmenjadi skala yang sama, dikarenakan d
ANALISIS KONTINGENSI LEPASNYA TRAFO-II IBT 500/150 KV PADA SISTEM TENAGA LISTRIK SUBSISTEM DI BANDUNG Opa Mustopa; Sarah Chairul Annisa; Joki Irawan
JUTEKS Vol 8 No 2 (2021): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/juteks.v8i2.15889

Abstract

Keandalan dan stabilitas suatu sistem tenaga listrik perlu dijaga karena berkaitan erat dengan kelangsungan hidup manusia. Sistem ini terbagi atas tiga, yaitu pembangkit, transmisi, dan distribusi. Kestabilan penyaluran listrik dari pembangkit sampai konsumen di lakukan dengan saling terintegrasi antara ketiga bagian tersebut. Pelaksanaan operasi dalam sistem tenaga listrik haruslah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Simulasi pada sistem tenaga listrik adalah salah satu cara mengurangi resiko kesalahan operasi agar dapat mengidentifikasi jiaka ada alat atau komponen yang lemah selanjutnya dilakukan antisipasi pencegahan gangguan yang bersifat teknis. Analisis kontingensi dilakukan untuk mengetahui perubahan aliran daya akibat terjadinya pelepasan salah satu komponen sistem tenaga listrik. Pelepasan tersebut dapat terjadi karena adanya gangguan maupun karena akan dilakukannya pemeliharaan berkala sehingga harus dilepasnya salah satu komponen sistem tenaga listrik. Oleh karena itu, analisis kontingensi dapat menjadi sebuah solusi untuk menganalisa suatu sistem tenaga listrik untuk mencegah pemadaman meluas. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini antara Studi literatur, Observasi, dan Diskusi. Hasilnya adalah pada saat system tenaga listrik sub system Bandung dalam keadaan normal, terdapat under voltage pada bus Cianjur oleh karena itu perlu diantisipasi dengan penambahan Kapasitor, kemudian saat dilakukan simulasi pelepasan IBT-II, hampir semua bus mengalami under voltage sehingga system menjadi tidak stabil dan beberapa trafo mengalami over load. Dan apabila system mengalami overload, perbaikan yang dilakukan bisa dengan cara pengurangan beban, sedangkan apabila terjadi under voltage, dapat diperbaiki dengan menambah kapasitor.
Alat Kontrol Berbasis Logika Fuzzy Untuk Kontrol Aliran Udara Cerdas Mesin Pengering Kakao Irawan, Joki; Chairul Annisa, Sarah; Ramadhan, Afham; Muliawati, Fithri
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v10i1.670

Abstract

Saat ini banyak petani kakao yang menggunakan cara tradisional untuk meningkatkan kualitas produk pasca panen. Salah satu proses pasca panen yang terpenting adalah pengeringan kakao, dimana hasil pengeringan dapat menentukan kualitas kakao tersebut, apakah sudah memenuhi standar nasional yang diminta atau belum. Jika cuaca mendukung, petani yang masih menggunakan teknik tradisional memerlukan waktu pengeringan 3-5 hari untuk mencapai kakao dengan kadar air 6-7%. Namun bila cuaca tidak mendukung, proses pengeringan harus ditunda dan kakao disimpan kembali di gudang sehingga menimbulkan risiko kakao berjamur sehingga petani mengalami kerugian. Penelitian ini akan melakukan inovasi perangkat kontrol aliran udara pada alat pengering kakao dengan mengusung konsep solar building menggunakan mikrokontroler logika fuzzy. Untuk metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perancangan sistem utama, perancangan subsistem, perancangan perangkat lunak yang digunakan, pengujian sistem serta evaluasi keseluruhan sistem. Hasilnya, ketika cuaca mendukung atau tidak mendukung, sistem kontrol ini tetap berjalan dengan baik sehingga penurunan kadar air kakao rata-rata mencapai 16,2% untuk setiap pengambilan sampel dan hanya membutuhkan waktu tiga hari untuk mencapai kakao dengan kandungan air 6-7%. Berbeda halnya dengan yang tidak menggunakan kontrol, rata-rata penurunan kadar air hanya sebesar 13,8%. Hal ini menunjukkan bahwa alat ini cenderung lebih cepat dalam menurunkan kadar air dibandingkan tidak digunakan dan alat ini tidak selalu bergantung pada cuaca sehingga petani dapat meningkatkan kualitas produk pasca panen tanpa resiko.
PENERAPAN PENGASUTAN ROTOR JENIS CAIRAN PADA MOTOR PEMUTAR MILL 5600 kW 995 RPM Irawan, Joki; ., Wahyudin
JUTEKS Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.588 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v2i1.336

Abstract

PENERAPAN PENGASUTAN ROTOR JENIS CAIRAN PADA MOTOR PEMUTAR MILL 5600 KW 995 RPM. Kelemahan dari motor asinkron jenis rotor belitan adalah arus mula jalan yang besar (MHD Sulaiman dan magarisawa 1995). Untuk mengatur arus mula yang besar, maka pada rangkaian sekunder (rotor) digunakan suatu resistan awal. Arus induksi pada rotor disalurkan ke resistan melalui sikat-sikat karbon yang menempel pada cincin geser (Soeparno dan Soepatah 1979). Permasalahan yang timbul pada motor asinkron jenis rotor belitan, khususnya pada motor pemutar mill di unit Raw mill Plant 8 adalah kenaikan temperatur rotor diatas nilai normal. Sehingga menimbulkan kerusakan pada slip ring dan sikat karbon. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan analisis terhadap arus dan temperatur rotor motor pemutar mill tersebut. Motor pemutar mill di unit raw mill plant 8 menggunakan pengasut arus rotor jenis cairan. Pada saat motor mulai beroperasi arus pada rangkaian rotor akan disalurkan ke sistem pengasut, sehingga akan mengalami suatu pembesaran hambatan oleh media pengasut, proses ini berlangsung selama beberapa saat. Sampai rangkaian elektrode pada pengasut terhubung singkat. Motor akan berjalan normal setelah proses pengasutan selesai. Dalam penelitian telah diterapkan pengasut rotor menggunakan jenis cairan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap temperatur rotor dan arus mula operasi dari motor pemutar mill di unit raw mill plant 8 yang akan menjadi parameter dalam menentukan kinerja motor pemutar mill tersebut. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa dengan penggunaan sistem pengasut rotor jenis cairan, maka diperoleh arus mula jalan 1,5 kali dari arus nominal motor. 2) Jumlah sodium carbonat dalam larutan sistem pengasut jenis cairan dapat mempengaruhi temperatur rotor secara langsung dan temperatur stator sacara tidak langsung. 3) Jumlah sodium carbonat sebesar 6% dalam larutan sistem pengasut akan diperoleh temperatur rotor dan stator normal. Dengan demikian dapat di tentukan bahwa kinerja motor dalam keadaan baik. Sehingga penggunaan sistem pengasut rotor dengan jumlah sodium carbonat tertentu dapat mempengaruhi kinerja motor.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE MESIN PENGADUK MINUMAN (MIXING DRINK MACHINE) Irawan, Joki; Kuswandi, Andi
JUTEKS Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.557 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v1i1.337

Abstract

RANCANG BANGUN PROTOTIPE MESIN PENGADUK MINUMAN (MIXING DRINK MACHINE). Telah dilakukan Rancang Bangun prototipe mesin pengaduk minuman (mixing drink machine). Prototipe mixing drink machine adalah salah satu pemanfaatan dari sistem komputerisasi otomatis sebagai contoh berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang semakin meningkat dengan pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia yang semakin besar. Prototipe mixing drink machine ini merupakan system otomatisasi menggunakan PLC Mitsubishi FX1N untuk mengolah data yang telah terprogram pada memory PLC menjadi sebuah proses otomatisasi secara menyeluruh. Rancang bangun prototipe ini bertujuan untuk mengaplikasi sistem otomatisasi menggunakan PLC Mitsubishi Fx1n dengan push buttom, proximity, sebagai input dan motor dc, solenoid valve, lampu, sebagai output. Alat ini terdiri dari motor dc yang berputar disekitar tabung yang berisikan bahan-bahan minuman antara lain kopi, gula, susu dan air. Mixing drink machine di program untuk pembuatan minuman kopi susu, kopi manis, dan susu manis. Dalam merancang alat ini dibutuhkan pendekatan sistematis dengan prosedur: perencanaan sistem kendali, penentuan input/output, perancangan pembuatan alat, pemrograman, dan menjalankan sistem.
DETEKSI ARAH SINAR MATAHARI BERBASI MATLAB MENGGUNAKAN (PID) PROPORTIONAL – INTEGRAL –DIFFERENTIAL Hariansyah, M.; Irawan, Joki
JUTEKS Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.218 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v2i2.396

Abstract

Deteksi Arah Sinar Matahari Berbasi Matlab Menggunakan (PID) Proportional – Integral –Differential. Upaya mendapatkan penyinaran matahari secara optimal pada modul surya dapat dilakukan dengan cara memasang panel surya secara dinamis. Untuk keperluan tersebut dibuat simulasi sistem kontrol berbasis pengontrolan kontinyu Proportional – Integral – Differential (PID) untuk pelacakan sinar matahari. Modul surya digerakan kearah datangnya sinar matahari, menggunakan motor servo. Motor servo akan bekerja setelah mendapat perintah dari sensor cahaya. Tujuan yang ingin dicapai (a) menghasilkan sistem pelacak matahari menggunakan penalaan parameter PID, hingga mendapat parameter Kp, Ki dan Kd yang optimal, dan (b) menghasilkan respon sistem kontrol pada pengujian dengan parameter pengendali hingga mencapai kestabilan sistem menggunakan simulink dan GUI dari program Matlab 7.20. Berdasarkan hasil simulasi pengujian diperoleh parameter Kp, Ki dan Kd dengan respon terbaik sistem diperoleh pada saat Kp = 1, Ki, 0.4 dan Kd = 0.6, serta dapat mencapai kestabilan dan tidak mengalami lonjakan yang berarti, dan pada sistem terdapat galat (error) sebesar (4.187x10-5).
PROTOTYPE SISTEM LAMPU LALU LINTAS SIMPANG TIGA BERBASIS PLC OMRON CP1E-E40DR-A Putra, Adis Rama; Hendarto, Deni; Irawan, Joki
JUTEKS Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.838 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v5i1.2346

Abstract

PROTOTYPE SISTEM LAMPU LALU LINTAS SIMPANG TIGA BERBASIS PLC OMRON CP1E-E40DR-A. Telah dibuat prototipe penelitian tentang sistem lampu lalu lintas simpang tiga berbasis PLC Omron CP1E-E40DR-A. Melihatdari kondisi arus lalu lintas yang padat dan membuat kemacetan di beberapa titik arus maka perlunya diterapkan suatu sistem yang mampu memprbaiki sistem arus lalu lintas yaitu mengunakan Prototype sistem lampu lalu lintas PLC Omron CP1E E40 DR-A, sistem ini memiliki fungsi untuk memberikan tanda bila terjadi kepadatan kendaraan yang akan yang telah diatur oleh sensor fotoelektrik yang ditempatkan ditiap ruas jalan. Dari hasil pengujian alat lampu lalu lintas telah berjalan sesuai dengan yang direncanakan, untuk proses pengoperasian alat lampu lalu lintas dengan waktu lampu hijau menyala selama 5 detik, lampu kuning selama 3 detik, dan lampu merah selama 12 detik, proses sirkulasi lampu lalu lintas dimulai dari ruas jalan satu, ruas jalan dua dan ruas jalan tiga. Pada saat terjadi antrian Panjang dan terdeteksi oleh sensor, sensor akan menghitung jumlah kendaraan dan mengsinkronisasikan dengan kendaraan yang menghalangi sensor, maka dengan otomatis waktu menyala lampu hijau akan berubah dari 5 detik menjadi 10 detik pada setiap ruasjalan yang terjadi antrian Panjang, Pada penelitian ini juga menghasilkan sebuah sistem lampu lalu lintas yang dapat mempermudah petugas lalu lintas dalam perawatan maupun dalam membantu rekayasa lalu lintas.
PEMASANGAN INSTALASI LISTRIK DAN PENERANGAN BERSUMBERKAN GENSET PADA CAMPSITE GUNUNG KUTA Irawan, Oki Ade; Nurrachman, Muchlis; Irawan, Joki
JUTEKS Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/juteks.v6i2.7962

Abstract

istrik adalah hal yang sangatl dibutuhkan untuk semua manusia dibumi ini. Listrik dapat menjadi sumber kehidupan juga, karena hamper semua peralatan manusia saat ini membutuhkan listrik. Salah satunya adalahpenerangan. Penerangan disuatu tempat sangat pentinmg untuk membantu penglihatan ataupun manusia merasa aman Ketika berada ditempat dengan penerangan yang baik. Namun saat ini masih ada tempat yangbelum terjamah listrik seperti Kawasan ekowisata gunung kuta. Minim-nya penerangan dalam ekowisata sangatlah penting dan sangat mempengaruhi kenyamanan setiap pengunjung yang datang di tempat wisata tersebut. Campsite Gunung Kuta adalah salah satu tempat wisata yang berada di Desa Cibadak, jaraknya sekitar 86 km dari ibu kota. Di tempat wisata tersebut belum tersentuh oleh listrik secara maksimal karenajaraknya yang jauh dari sumber PLN. Hal ini menjadi salah satu kekurangan dari tempat tersebut Dengan itu untuk memaksimalkan potensi ekowisata, dibualtlah rancangan dan instalasi listrik untuk peneranganbersumberkan genset di campsite gunung Kuta. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, perancangan dan instalasi. Hasil yang diperoleh setelah observasi ekowisata campsite membutuhkan daya sebesar 464 Watt, maka dibuatlah perancangan dan instalasi genset 2 tak berkapasitas daya sebesar 550 – 700 Watt. Dengan begitu pasokan listrik untuk penerangan campsite dapat terpenuhi secara maksimal