Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

PEMBELAJARAN DARING MATERI MENULIS NARASI PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH KELAS 2 DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN MEDIA WHATSAPP Muslia Asti; Asep Samsudin; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.7336

Abstract

Penelitian dilakukan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas II Madrasah Ibtidaiyah. Menulis amatlah penting untuk siswa khususnya dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, supaya siswa dapat menyampaikan ide serta perasaannya dalam bentuk tulisan. Dengan model Picture And Picture terlihat siswa mampu mengurutkan suatu objek berupa hal apapun, khusunya gambar acak menarik. Metode penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Adanya penemuan saat meneliti dalam skenario dan implementasi memperlihatkan keaktifan serta siswa cenderung lebih kreatif karenanya guru memberi objek nyata kedalam proses pembelajaran. Terlebih siswa menunjukkan respon sangat baik. Hambatan siswa terlihat dalam butir indikator menulis kalimat dengan menggunakan huruf kapital yang benar. Hasil analisis data akhir menunjukkan bahwa ketuntasan belajar terhadap keterampilan menulis materi karangan narasi mengalami peningkatan. Peningkatan terlihat dari tercapainya nilai siswa di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang mendapatkan rata-rata 78.35. Hasil yang diperoleh mencapai ketuntasan dengan nilai yang sudah ditentukan yaitu 65. Maka terdapat peningkatan pada keterampilan menulis siswa materi karangan narasi kelas II Madrasah Ibtidaiyah.
PEMBELAJARAN DARING MATERI KPK DAN FPB MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOGNITIF SISWA KELAS IV SD BERBANTUAN MEDIA WHATSAPP Milawati Dewi; Asep Samsudin; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.11870

Abstract

Aspek pemahaman materi KPK dan FPB di sekolah dasar belum sepenuhnya dapat memahami siswa yang kurang memahami materi sehingga mengakibatkan kurang efektifnya pembelajaran yang dilaksanakan. Sedangkan siswa banyak mengalami kesulitan dalam pembelajaran berani yang dilakukan saat ini dimana siswa kurang konstensi dalam pembelajaran khususnya Matematika yang tidak mudah untuk dijelaskan kepada siswa yang mengakibatkan suasana pembelajaran menjadi kurang kondusif. Untuk mengatasi kesulitan pemahaman siswa inilah perlu adanya metode yang efektif. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana metode Problem Based Learning (PBL) dapat melihat kesulitan siswa dalam memahami materi penjumlahan. Penelitian ini menggunakan kajian 5 literatur artikel nasional melalui pembelajaran berani.Dimana pembelajaran berani. Dari hasil penelitian pemahaman materi KPK dan FPB adalah 60%, respon pembelajaran Matematika KPK dan FPB sebanyak 70%, respon terhadap materi guru KPK dan FPB adalah 80%, dan respon penggunaan metode PBL berbantuan whatsapp adalah 85%. dimana terlihat dari respon siswa dalam pembelajaran dengan minat siswa.
Pembelajaran daring materi KPK dan FPB menggunakan model problem based learning untuk meningkatkan kognitif Siswa kelas IV SD berbantuan media whatsapp Milawati Dewi; Asep Samsudin; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.11870

Abstract

Aspek pemahaman materi KPK dan FPB di sekolah dasar belum sepenuhnya dapat memahami siswa yang kurang memahami materi sehingga mengakibatkan kurang efektifnya pembelajaran yang dilaksanakan. Sedangkan siswa banyak mengalami kesulitan dalam pembelajaran berani yang dilakukan saat ini dimana siswa kurang konstensi dalam pembelajaran khususnya Matematika yang tidak mudah untuk dijelaskan kepada siswa yang mengakibatkan suasana pembelajaran menjadi kurang kondusif. Untuk mengatasi kesulitan pemahaman siswa inilah perlu adanya metode yang efektif. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana metode Problem Based Learning (PBL) dapat melihat kesulitan siswa dalam memahami materi penjumlahan. Penelitian ini menggunakan kajian 5 literatur artikel nasional melalui pembelajaran berani.Dimana pembelajaran berani. Dari hasil penelitian pemahaman materi KPK dan FPB adalah 60%, respon pembelajaran Matematika KPK dan FPB sebanyak 70%, respon terhadap materi guru KPK dan FPB adalah 80%, dan respon penggunaan metode PBL berbantuan whatsapp adalah 85%. dimana terlihat dari respon siswa dalam pembelajaran dengan minat siswa.
Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan gambaran keterampilan berhitung pada siswa kelas IV SD Nikita Novianti; Asep Samsudin; Rina Rohmawati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.15158

Abstract

The application of numeracy skills is a skill that must be possessed by students with feedback. This study aims to determine the PBL learning model in the application of numeracy skills to elementary school students. This research is motivated by the problems that occur, namely the lack of numeracy skills in students of SDN 197 Karang Taruna Karangsari. Based on this, the researchers used the PBL (Problem Based Learning) model to overcome problems at SDN 197 Karang Taruna Karangsari. Numeracy skills from experts are very relevant to describe numeracy skills using the PBL (Problem Based Learning) model which has the characteristics of problem-based learning. The research method used is descriptive qualitative research. The research subjects were fourth grade students at SDN 197 Karang Taruna Karangsari totaling 40 students. Based on the results of the study, it showed that students' numeracy skills were very good, learning was also very enjoyable and students were more confident about learning through a problem-based learning model. It can be said that this PBL learning model is very relevant in knowing the description of numeracy skills in class IV students at SDN 197 Karang Taruna Karangsari.
Penggunaan model guided writing untuk meningkatkan kemampuan menulis tegak bersambung pada siswa kelas 2 SD Al Basyariyah Lika Agustin Suwijaya; Asep Samsudin; Ruli setiyadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.18262

Abstract

              Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pembelajaran menulis tegak bersambung pada siswa kelas 2 SD Al Basyariyah dengan menggunakan model guided writing. Metode penelitian yang digunakan yaitu mix method. Subjek pada penelitian ini yaitu 25 orang siswa pada kelas 2 SD Al Basyariyah yang terdiri dari 15 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Instrumen penelitian berdasarkan hasil observasi dan angket siswa mengenai proses pembelajaran yang berlangsung selama masa penelitian dengan menggunakan model guided writing. Dari hasil penelitian yang dilakukan, dan berdasarkan pembahasan yang mendeskripsikan seluruh proses pembelajaran yang dilakukan selama penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan siswa baik itu selama proses pembelajaran, hal ini dapat diketahui dari hasil posr test dan pretwst serta observasi yang dilakukan. Berdasarkan skenario dan implementasi keterampilan siswa terdapat peningkatan kemampuan yang signifikan. Respon siswa sangat baik dalam proses penelitian yang berlangsung. Kendala maupun kesulitian yang dihadapi siswa selama masa penelitian adalah sulit berkonsentrasi dan mengganggu teman