Articles
Hubungan Tekstur Tanah Terhadap Laju Infiltrasi di Daerah Pengembangan Permukiman Kota Padang
Andayono, Totoh;
Palinto, Gilang
CIVED Vol. 10 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/cived.v10i2.391
Pengembangan kawasan permukiman yang terus meningkat secara tidak langsung akan memicu terjadinya pembukaan lahan baru untuk menunjang infrastruktur kawasan permukiman. Lahan yang semula merupakan kawasan hutan, lahan pertanian dan daerah resapan air hujan berubah menjadi daerah yang tertutup perkerasan dan bersifat kedap air sehingga menyebabkan air hujan tidak dapat lagi meresap ke dalam tanah. Hal ini mengakibatkan pada saat air hujan jatuh ke permukaan tanah, tanah tidak mampu menyerap air dengan sempurna. Kondisi tersebut menyebabkan kecilnya laju infiltrasi pada tanah. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengungkapkan seberapa besar hubungan antara tekstur tanah terhadap laju infiltrasi di daerah pengembangan permukiman Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data yang digunakan berupa data primer data yang didapatkan langsung dilapangan berupa data nilai laju infiltrasi dengan menggunakan alat Turf-Tec Infiltrometer, dan pengukuran di Laboratorium berupa data nilai tekstur tanah yang hasilnya didapatkan dari uji saringan (ayakan) dan uji hidrometer. Sedangkan data sekunder didapatkan pada literatur atau arsip pemerintahan. Berdasarkan hasil dari uji tekstur tanah dan uji laju infiltrasi terhadap sampel uji yang diambil di daerah pengembangan permukiman Kota Padang, diperoleh hasil bahwa hasil nilai kapasitas infiltrasi rata-rata untuk seluruh lokasi pengujian di daerah pengembangan permukiman Kota Padang adalah 5,28 cm/jam. Dan hasil dari pengujian korelasi antara tekstur tanah dengan laju infiltrasi memiliki hubungan yang signifikan (berarti) yaitu sebesar 0,017 (<0,05).
Infiltration Analysis of Paving Block Cover on the Basis of Embankment Soil Variations
Andayono, Totoh;
Maulina, Melan
CIVED Vol. 10 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/cived.v10i3.444
The large amount of infrastructure used causes less green land for rainwater absorption, so that rain that falls on the ground is not absorbed optimally. The resulting surface runoff is more than the amount of water absorbed. To overcome this, the method is to reduce the use of impermeable land cover (concrete pavement) and replace it with appropriate surface land cover. One of the efforts made is the use of pervious paving to reduce surface runoff and increase infiltration. This test aims to determine how much infiltration rate and capacity occurs when using paving block cover with variations in embankment soil. This research uses quantitative methods with an experimental approach using an artificial rain simulator. The soil used in this research is soil sourced from Lubuk Alung, Sarik River and Mount Sarik. The paving blocks used are in the form of hexagons which are usually used as ground surface pavement. Infiltration testing carried out several analyzes namely infiltration rate, infiltration capacity and cumulative infiltration. The results of this research show that good infiltration is the Sarik River landfill with the use of paving block cover, the infiltration rate value is 0.619-0.112 cm/minute, the infiltration capacity is 6.18 cm/hour, the cumulative infiltration is 8.97 and runoff occurs in the second minute. 09 and the chart intersects at the 30th minute. The results of infiltration testing using an artificial rain simulator showed that the use of paving block cover can increase infiltration thereby reducing the occurrence of run off.
Evaluation of Land Suitability of The Post-Mine Area for Settlement in The Kuranji Region of Padang City
Chani, Anwar;
Andayono, Totoh
CIVED Vol. 11 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/cived.v11i1.528
The increase in population in Padang City is related to the many needs that must be met by the community such as housing or settlement needs. The availability of land that meets the criteria to be used as a settlement location guarantees a decent life for each community. This research aims to evaluate the land suitability of post-mining areas for settlements in the Kuranji area of Padang City. Data collection is done by analyzing the parameters used in determining the ideal settlement area, namely, slope level map, soil type map, erosion hazard, soil texture, flood hazard, and soil carrying capacity. The data that has been obtained is analyzed using the scoring or weighting method to determine the level of land suitability. Based on the calculations and analysis carried out on the evaluation of land suitability for settlements in the Gunung Sarik area, it can be concluded that the post-mining area in the Gunung Sarik area is suitable for settlements with a land suitability level value of 57 which with a land suitability level value of 58.7 - 37.4 is appropriate with details of 6 physical parameters that are met, namely, the level of slope 15.76%; Alluvial soil type, erosion hazard 348.83 tons/day/year, never flooded, fine soil texture (Clay), and has good soil bearing capacity (165 kg/cm 2 ).
The Addition of Pore Holes in Paving Blocks in an Effort to Increase Infiltration
Oktovia, Eli;
Andayono, Totoh
CIVED Vol. 11 No. 2 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/cived.v11i2.549
The problem of waterlogging and surface runoff on impermeable pavement surfaces requires finding new ways to manage water flow, especially from rainwater. The type of permeable pavement that is often used is paving block. The use of paving blocks for pavement materials is expected to reduce puddles that occur after rain. One way is to modify the paving block to be greater in seeping water into the soil. This study aims to determine the extent to which the effect of adding pore holes in paving block can increase water infiltration in surrounding soil. This research was conducted through testing in the Laboratory. The type of research is quantitative with experimental method using a rain simulator tool with variations of paving block. From the research results obtained that the addition of pores in the paving block affects the infiltration that occurs. This is evidenced by the increae in the value of infiltration, the infiltration rate value of normal paving block is 182.92-10.43 mm/hour, 2% ratio is 183.75-10.75 mm/hour, 5% ratio is 190.00-11.30 mm/hour, 7% ratio is 231.33-11.46 mm/hour, 10% ratio is 236.88-17.61 mm/hour. From the test results between pore holes with infiltration rate has a significant relationship of 0.037 (<0,05).
Perkuatan Struktur Beton Dengan Metode Frp Pada Bangunan Gedung
Harahap, Safrinanda;
Putri, Prima Yane;
Putra, Rusnardi Rahmat;
Andayono, Totoh;
Atika, Liana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11533
Perbaikan dan perkuatan struktur di perlukan apabila terjadi kerusakan yang menyebabkan degradasi yang berakibat tidak terpenuhinya lagi persyaratan persyaratan yang bersifat teknis. Secara umum dilakukannya perkuatan disebabkan oleh beberapa hal antara lain yaitu Kesalahan perencanaan, Kesalahan pelaksanaan, Perubahan fungsi yang berakibat penambahan beban,Perkembangan ilmu pengetahuan,Timbulnya keluhan terhadap kenyamanan struktur, Perubahan persyaratan untuk memenuhi peraturan Yang baru. Tahapan perkuatan struktur dapat dilakukan dengan cara review struktur, Analisis struktur, metode dan material perkuatan dan pelaksanaan. FRP juga dinilai sebagai alternatif perkuatan eksternal yang murah tapi mampu meningkatkan kinerja pada struktur bangunan. Pada metode ini, dua jenis serat yang paling banyak diaplikasikan adalah Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP), Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP), dan aramid atau serat kaveler. FRP memiliki daya tarik tujuh hingga sepuluh kali lebih besar dibandingkan baja. Keunggulan dari perkuatan FRP ini yaitu bahan lebih ringan, kekuatan tarik tinggi, tidak terjadi korosi sehingga memiliki durabilitas (keawetan) yang tinggi, mudah dalam pemasangannya sehingga menghemat waktu serta bahannya mudah untuk dibentuk (fleksibel).
PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE DI KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Aryusdi, Miftahul Fauzan;
Andayono, Totoh
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/asce.v6i4.132483
Kawasan Universitas Negeri Padang (UNP) kerap mengalami genangan air saat hujan deras akibat kapasitas saluran drainase yang tidak memadai, perubahan tata guna lahan, dan kurangnya pemeliharaan jaringan. Kondisi ini mengganggu aktivitas civitas akademika serta mempercepat kerusakan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja sistem drainase eksisting dan merencanakan ulang sistem yang efektif, efisien, dan berkelanjutan sesuai standar teknis, guna meminimalkan risiko banjir lokal di lingkungan kampus. Metode penelitian meliputi pengumpulan data curah hujan dari stasiun Bendung Koto Tuo dan Khatib Sulaiman, analisis hidrologi menggunakan metode distribusi Log Pearson III untuk menentukan curah hujan rencana, perhitungan debit banjir rencana dengan metode rasional, serta analisis hidrolika untuk mengevaluasi kapasitas saluran eksisting. Pemodelan jaringan drainase dilakukan menggunakan perangkat lunak EPA SWMM 5.2 untuk mensimulasikan kondisi eksisting dan rancangan perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa saluran di kawasan FMIPA dan Fakultas Ekonomi mengalami luapan pada periode ulang tertentu, terutama saat curah hujan tinggi, akibat kapasitas penampang yang lebih kecil dari debit limpasan. Rancangan perbaikan meliputi penyesuaian dimensi saluran, peningkatan kemiringan dasar, dan penambahan inlet pada titik rawan genangan. Simulasi pasca-perbaikan menunjukkan kapasitas saluran mampu menampung debit rencana hingga periode ulang 25 tahun tanpa luapan signifikan.
RANCANG BANGUN PIKO-HIDRO SEBAGAI SUMBER ENERGI BAGI MASYARAKAT DI DAERAH PEDALAMAN
Lapisa, Remon;
Krismadinata, Krismadinata;
Putri, Prima Yane;
Karudin, Arwizet;
Ambiyar, Ambiyar;
Adri, Junil;
Yandra, Muvi;
A, Esa Hafizul;
Andayono, Totoh
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v6i2.635
Sektor energi sangat berpengaruh terhadap aktifitas masyarakat seperti kegiatan rumah tangga, sosial budaya, industri, perdangan, dll. Pada tahun 2021, meskipun rasio elektrifikasi Provinsi Sumatera Barat sudah mencapai 98.81%, penyediaan energi listrik tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan. Sebenarnya Indonesia memiliki potensi cadangan energi baru terbarukan yang besar seperti radiasi matahari, energi angin, energi air, biomassa, dll. Namun pengembangan teknologi pembangkit energi baru terbarukan belum maksimal karena tingginya biaya investasi dan perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rancang bangun sebuah pembangkit listrik tenaga piko hidro. Berdasarkan hasil analisis karakteristik aliran dan kondisi lapangan jenis turbin air yang sesuai untuk head dan debit yang rendah adalah turbin aliran silang (cross flow). Pembangkit Listrik Piko Hidro ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan energi bagi beberapa kepala keluarga sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja, tingkat pendapatan dan kesehjateraan warga pada daerah pedalaman.
Perbandingan Titik Kritis Menggunakan Sampel Tanah Aluvial Dan Tanah Non Aluvial
Angga Muda Harris Lumban Gaol;
Totoh Andayono;
Fahmi Rizal;
Nevy Sandra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perubahan iklim global yang ditandai dengan meningkatnya intensitas dan frekuensi curah hujan ekstrem telah meningkatkan risiko banjir di berbagai wilayah, khususnya pada daerah dengan karakteristik tanah yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan laju infiltrasi, aliran permukaan (runoff), serta penentuan titik kritis pada tanah aluvial dan non-aluvial menggunakan rainfall simulator. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen laboratorium berpendekatan kuantitatif. Sampel tanah yang digunakan berjumlah 14 sampel, terdiri atas 7 sampel tanah aluvial dari dataran rendah dan 7 sampel tanah non-aluvial dari dataran tinggi di Kota Padang. Pengujian dilakukan menggunakan rainfall simulator dengan intensitas hujan konstan untuk mengamati perubahan infiltrasi dan runoff terhadap waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah aluvial memiliki laju infiltrasi awal yang lebih tinggi dan mampu menunda pembentukan aliran permukaan dibandingkan tanah non-aluvial. Titik kritis pada tanah aluvial terjadi lebih lambat dibandingkan tanah non-aluvial, yang menandakan kapasitas infiltrasi dan kemampuan menahan air yang lebih baik. Sebaliknya, tanah non-aluvial menunjukkan penurunan infiltrasi yang lebih cepat dan pembentukan runoff yang lebih awal, sehingga lebih rentan terhadap limpasan dan potensi banjir. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik fisik tanah berperan penting dalam menentukan respon hidrologi terhadap hujan dan memiliki implikasi penting dalam perencanaan tata air serta mitigasi risiko banjir.
PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE DI KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Aryusdi, Miftahul Fauzan;
Andayono, Totoh
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/asce.v6i4.132483
Kawasan Universitas Negeri Padang (UNP) kerap mengalami genangan air saat hujan deras akibat kapasitas saluran drainase yang tidak memadai, perubahan tata guna lahan, dan kurangnya pemeliharaan jaringan. Kondisi ini mengganggu aktivitas civitas akademika serta mempercepat kerusakan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja sistem drainase eksisting dan merencanakan ulang sistem yang efektif, efisien, dan berkelanjutan sesuai standar teknis, guna meminimalkan risiko banjir lokal di lingkungan kampus. Metode penelitian meliputi pengumpulan data curah hujan dari stasiun Bendung Koto Tuo dan Khatib Sulaiman, analisis hidrologi menggunakan metode distribusi Log Pearson III untuk menentukan curah hujan rencana, perhitungan debit banjir rencana dengan metode rasional, serta analisis hidrolika untuk mengevaluasi kapasitas saluran eksisting. Pemodelan jaringan drainase dilakukan menggunakan perangkat lunak EPA SWMM 5.2 untuk mensimulasikan kondisi eksisting dan rancangan perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa saluran di kawasan FMIPA dan Fakultas Ekonomi mengalami luapan pada periode ulang tertentu, terutama saat curah hujan tinggi, akibat kapasitas penampang yang lebih kecil dari debit limpasan. Rancangan perbaikan meliputi penyesuaian dimensi saluran, peningkatan kemiringan dasar, dan penambahan inlet pada titik rawan genangan. Simulasi pasca-perbaikan menunjukkan kapasitas saluran mampu menampung debit rencana hingga periode ulang 25 tahun tanpa luapan signifikan.
EVALUASI SALURAN DRAINASE DAN LAJU RESAPAN AIR TANAH DI JALAN VILAKU INDAH, KELURAHAN SURAU GADANG, KOTA PADANG
Ramadhan, Rino Fajar;
Andayono, Totoh
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 2 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3734
Waterlogging problems in urban areas are generally caused by the inability of drainage systems to accommodate runoff discharge and are also influenced by soil infiltration characteristics. Jalan Vilaku Indah, Surau Gadang Subdistrict, Padang City, is one of the areas that frequently experiences inundation during rainfall events. This study aims to evaluate the performance of the existing drainage system and to analyze the soil infiltration rate in controlling waterlogging. The methods employed include hydrological analysis to determine design rainfall and design flood discharge, hydraulic analysis using EPA SWMM 5.2 software, and soil infiltration rate testing using the double ring infiltrometer method at nine test locations. The results of the hydrological analysis indicate that the 50-year return period design flood discharge (Q50) is 0.067 m³/s. The hydraulic simulation results using EPA SWMM show that in several channel segments, the water level rises beyond the storage capacity, with the simulated peak discharge reaching approximately 0.097 m³/s, thereby causing overflow and inundation on the roadway. The infiltration test results indicate that the final infiltration capacity (Fc) ranges from 48 mm/h to 192 mm/h, with an average value of 101.33 mm/h, which is classified as a fast infiltration class. These findings indicate that the waterlogging problems at the study site are caused by the limited capacity of the existing drainage system and changes in land use.Keywords: urban drainage, design flood discharge, infiltration rate, EPA SWMM.