Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

EDUKASI MENGENAI PHBS (PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT) TERHADAP SAMPAH DAN OLAHANNYA PADA SISWA Syamsul, Muharti; Hamdani Nur , Nur; Sudarman, Sumardi; Taufik, Akbar; Herianto, Dedy
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): November 2023, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v3i2.476

Abstract

Sampah adalah masalah yang signifikan yang mempengaruhi semua aspek masyarakat dan membutuhkan perhatian karena memiliki dampak langsung pada kehidupan sehari-hari. Tidak ada manusia yang lepas dari masalah sampah karena manusia adalah orang yang menciptakan sampah itu sendiri. Sampah plastik, baik yang bentuknya masih utuh atau sudah hancur menjadi partikel kecil, bisa mengakibatkan pencemaran air. hal ini dapat terjadi karena plastik membawa zat kimia, seperti bifenil poliklorinasi dan pestisida, yang dapat mengontaminasi air. Pada lokasi pendataan di SD inpres 1 lae-lae, kelurahan lae-lae, kecamatan ujung pandang, kota makassar dilakukan program intervensi non fisik dan fisik. Penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) tentang sampah, pembuatan kerajinan daur ulang dari sampah dan pemasangan papan bicara. Hasil pengujian data yang didapat pada kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa dari 34 responden terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 35,3% terkait sampah.
EDUKASI PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN AIR BERSIH PADA MASYARAKAT DI PULAU LAE-LAE Sudarman, Sumardi; Hamdani Nur, Nur; Syamsul, Muharti; Taufik, Akbar
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v4i1.500

Abstract

Air yang tidak bersih dapat menjadi media penyebaran berbagai penyakit seperti diare, kolera, tifus, dan penyakit kulit. Edukasi mengenai cara pengolahan air yang benar dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit ini. Kegiatan pengabdian mayarakat ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Pulau Lae-Lae dalam mengolah dan memanfaatkan air bersih. Kegiatan dilakukan dengan mengedukasi mayarakat melalui kegiatan penyuluhan terkait air bersih. Berdasarkan hasil pendataan menggunakan kuesioner sebelum penyuluhan (pre-test), terdapat 9 (28%) responden yang pengetahuannya baik, dan 23 (72%) responden yang pengetahuannya kurang. Setelah dilakukan penyuluhan (post-test), terjadi peningkatan pengetahuan Masyarakat yaitu 27 (84%) responden yang pengetahuannya baik, dan 5 (16%) responden yang pengetahuannya kurang. Terjadi peningkatan pengetahuan pada Masyarakat pulau Lae-Lae mengenai penggunaan dan pengolahan air bersih. Masyarakat lebih memahami mengenai kriteria air layak konsumsi
Ensemble Techniques Based Risk Classification for Maternal Health During Pregnancy Mustamin, Nurul Fathanah; Buang, Ariyani; Aziz, Firman; Nur, Nur Hamdani
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : Prodi Teknik Informatika FIK Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ilkom.v16i2.2005.190-197

Abstract

This research focuses on the critical aspect of maternal health during pregnancy, emphasizing the need for early detection and intervention to address potential risks to both mothers and infants. Leveraging various classification methods, including Naïve Bayes, decision trees, and ensemble learning techniques, the study investigates the prediction of childbirth potential and pregnancy risks. The research begins with data collection, followed by preprocessing to clean and prepare the data, including handling missing values and normalization. Next, cross-validation is performed to ensure model robustness. Five ensemble techniques are used for risk classification: Ensemble Boosted Trees, which enhances the performance of decision trees; Ensemble Bagged Trees, which combines predictions from decision trees trained on different subsets of data; Ensemble Subspace Discriminant, which applies discriminant analysis on random subspaces; Ensemble Subspace KNN, which uses K-Nearest Neighbors (KNN) within random subspaces; and Ensemble RUS Boosted Trees. Key variables such as maternal age, height, Hb levels, blood pressure, and previous pregnancy history are considered in these analyses. Additionally, the study introduces Ensemble Learning based on Classification Trees, revealing significant improvements in accuracy compared to cost-sensitive learning approaches. The comparison of methods, including Naïve Bayes and K-Nearest Neighbor, provides insights into their respective performances, with ensemble techniques demonstrating their potential. The proposed ensemble learning techniques, namely Ensemble Boosted Trees, Ensemble Bagging Trees, Ensemble Subspace Discriminant, Ensemble Subspace KNN, and Ensemble RUS Boosted Trees, are systematically evaluated in classifying pregnancy risks based on a comprehensive dataset of 1014 records. The results showcase Ensemble Bagging Trees as a standout performer, with an accuracy of 85.6%, indicating robust generalization and effectiveness in clinical risk assessment compared to traditional methods such as Decision Tree (61.54% accuracy), K-Nearest Neighbor (74.48%), Ensemble Learning based on Cost-Sensitive Learning (73%), Ensemble Learning based on Classification Tree (76%), Gaussian Naïve Bayes (82.6%), Multinomial Naïve Bayes (84.8%), and Bernoulli Naïve Bayes (84.8%). Ensemble Bagging Trees achieved the highest accuracy proving to be more effective than the other methods. However, the study emphasizes the need for continuous refinement and adaptation of ensemble methods, considering both accuracy and interpretability, for successful deployment in healthcare decision-making. These findings contribute valuable insights into optimizing pregnancy risk classification models, paving the way for improved maternal and infant healthcare outcomes.
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN MALARIA DAN PENGOBATANNYA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PERAWATAN YENBURWO DISTRIK NUMFOR TIMUR KABUPATEN BIAK NUMFOR PAPUA TAHUN 2023 Ishak , Pertiwi; Firmansyah, Firmansyah; Setiawan , Ayup; Hamdani Nur, Nur
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 3 No. 1: Juni, 2024, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v3i1.515

Abstract

Bacteriology Quality of Refill Drinking Water in Some Part of Makassar City Syamsul, Muharti; Nur, Nur Hamdani; Mat, Mario Aleksius
Diversity: Disease Preventive of Research Integrity Volume 1, Issue 1, August 2020
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/diversity.v1i1.18722

Abstract

Refillable drinking water is one of the most frequently consumed beverages. The quality of drinking water is one of the main requirements for health. Based on data from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia 2020, as many as 6,221 samples were examined, only 4,401 drinking water facilities met the requirements for proper water in 2019. The impact of the quality of refilled drinking water that does not meet biological requirements is diarrhea caused by Coliform bacteria. A coliform is a group of bacteria that are contained in large quantities in human and animal feces, so these bacteria are often used as indicators of food and water quality. Contamination of refill drinking water can be caused by raw water sources, production equipment depot sanitation, canteen sanitation, and depot staff personal hygiene. This study aims to determine the bacteriological quality of refill drinking water in the working area of Puskesmas Maccini Sombala Makassar City. This research is a type of quantitative research with descriptive methods. Data collection in research was carried out through observation and interviews. Determination of the research sample using purposive sampling, namely Refill Drinking Water Depot with the most amount of water behavior per day and MPN Coliform examination which was carried out at the Makassar City Health Laboratory Center. Depot with sample code A1 found Coliform bacteria with MPN 4.5 / 10ml in raw water and processed water with MPN 2.0 / 100ml. Whereas samples with A2 and A3 codes were not found Coliform bacteria or MPN 0 / 100ml, both raw water and processed water.
EDUKASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN Sari, Lili Purnama; Marbun, Uliarta; Dahniar, Dahniar; Kadir, Arisna; Nur, Nur Hamdani
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan yaitu hipertensi yang terjadi karena atau pada saat kehamilan, dapat mempengaruhi kehamilan itu sendiri biasanya terjadi pada usia kehamilan memasuki 20 minggu. Pengetahuan ibu-ibu tentang kehamilan dan kesehatan anak merupakan salah satu faktor yang mendukung, semakin tinggi ilmu pengetahuan, maka wawaasan yang didapatkan akan semakin luas. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sebagai upaya pengendalian dan pencegahan hipertensi pada kehamilan. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan penyuluhan dan Hasil yang didapatkan menunjukkan Hampir semua ibu Hamil memahami tentang Hipertensi dan upaya pencegahan dan pengendalian Hipertensi pada kehamilan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini Peserta penyuluhan yakni semua ibu hamil dapat memahami tentang pengendalian dan pencegahan hipertensi pada kehamilan Adanya kegiatan lanjutan dari tenaga kesehatan untuk memberikan health education terkait kesehatan ibu hamil dan ibu hamil dapat memahami dan menerapkan apa yang telah diajarkan , serta bisa memantau kesehatan  pada masa kehamilan.
Ethical and Legal Analysis of Child Disease Epidemiology Due to Environmental Exposure: A Systematic Literature Review Nur, Nur Hamdani; Milda; Sitti Arifah; Yeni Paramata; Indar
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 2: DECEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v14i2.6557

Abstract

Introduction: Children are the most vulnerable group affected by environmental exposure, such as air pollution, contaminated water, chemicals, and heavy metals. This exposure increases the risk of respiratory, neurological disorders, and developmental delays, with both short-term and long-term impacts extending into adulthood. Recent studies have shown a high prevalence of diseases related to these exposures, such as asthma, neurological developmental delays, and cancer at young ages, emphasizing the need for a deeper science-based approach. However, the ethical and legal aspects of preventing and controlling environmental exposure remain insufficiently discussed in the scientific literature. Methods: This study uses a systematic literature review approach to analyze the relationship between environmental exposure and child disease epidemiology, focusing on ethical and legal dimensions. Relevant journal articles from 2015 to 2024 were reviewed through various databases using specific keywords and Boolean operators. Inclusion criteria included studies discussing child disease epidemiology and ethical or legal analyses related to environmental exposure. Results: The analysis indicates that ethical frameworks and legal regulations are crucial in ensuring the protection of children from environmental exposure risks. Developed countries have stricter regulations but often face challenges in implementation. In contrast, developing countries need more integrated policies informed by epidemiological research. A global approach and international collaboration are crucial to addressing the cross-border impacts of environmental contamination.
Edukasi Masyarakat Maritim Terhadap Manfaat Menkomsumsi Ikan Segar Bagi Anak Balita Untuk Pencegahan Kejadian Stunting di Kelurahan Biringkassi Kabupaten Jeneponto Haris, Hardianto; Nur, Nur Hamdani
SENTRA DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.127 KB) | DOI: 10.59823/dedikasi.v1i1.7

Abstract

Kelurahan Biringkassi Kabupaten Jeneponto merupakan daearah maritim yang mayoritas sumber pendapatan penduduknya bersumber dari nelayan dan bertani rumput laut. Meskipun demikian masyarakat yang bekerja sebagai nelayan ikan, terkadang hasil tangkapan ikan ikan segar para nelayan di Kelurahan Biringkassi tidak serta merta dikomsumsi oleh anak balitanya terutama pada nelayan yang memiliki anak balita, hal ini karena hasil tangkapan ikan ikan segar para nelayan di Kelurahan Biringkassi langsung dijual atau sudah ada toke yang membayar ikan ikan segar hasil tangkapan para nelayan, sehingga para nelayan hanya membawa sisa dari tangkapan yg tidak laku atau ikannya sudah tidak segar lagi, alhasil dominan anak balita para nelayan di Kelurahan Biringkassi cenderung tidak dapat menkomsumsi ikan segar hasil tangkapan para nelayan itu sendiri. Tujuan pengabdian ini untuk mengedukasi masyarakat nelayan agar menerapkan perilaku komsumsi ikan segar pada balita untuk pencegahan kejadiaan stunting. Metode kegiatan ini adalah edukasi dan sosialisasi tentang manfaat ikan segar bagi kesehatan balita. Hasil pengabdian yaitu sebanyak 7 nelayan yang hadir dalam edukasi dan sosialisasi tentang manfaat menkomsumsi ikan segar bagi anak balita untuk pencegahan kejadian Stunting di Kelurahan Biringkassi Kabupaten Jeneponto. Manfaat menkomsumsi ikan segar bagi balita sangat baik, hal ini karena ikan segar banyak mengandung asam lemak omega 3 yang sehat serta dapat mengurangi peradangan, membantu melindungi jantung, dan mencegah penyakit kronis, ikan mengandung vitamin D yang tinggi, dan dianggap sebagai salah satu sumber makanan terbaik untuk nutrisi terutama untuk pertumbuhan balita dan kekebalan tubuh balita. Edukasi pentingnya balita menkomsumsi ikan segar telah diberikan kepada masyarakat maritim Kelurahan Biringkassi dan banyak yang paham akan manfaat keunggulan menkomsumsi ikan segar bagi balita dan paham tentang stunting.
Edukasi Tentang Makanan Cepat Saji dan Dampak Kesehatan Pada Masyarakat Urban Kota Makassar Nur, Nur Hamdani; Syamsul, Muharti; Wijaya, Ivan; Anirwan, Anirwan; Taufik, Akbar; Shahnyb, Nurafni
SENTRA DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.723 KB) | DOI: 10.59823/dedikasi.v1i2.30

Abstract

Makanan cepat saji merupakan makanan yang mengandung tinggi kalori, tinggi lemak dan rendah serat. Konsumsi tinggi makanan cepat saji dapat menyebabkan obesitas karena kandungan dari makanan cepat saji tersebut. Tingginya perilaku masyarakat mengkonsumsi makanan siap saji tentunya sangat mengancam bagi kondisi kesehatatan masyarakat yang ada di kota maupun desa. Hal ini dikarenakan pengetahuan dan sikap pola makan masyarakat mengenai akibat mengkonsumsi makanan siap saji sangat minim. Kegiatan pengabdian ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang makanan siap saji dan dampak kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan serta pembagian brosur. Keberhasilan kegiatan pengabdian dilihat dari tingkat pengetahuan masyarakat sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) penyuluhan dan pembagian brosur. Hasil pendataan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat setelah penyuluhan dan pembagian brosur. Terdapat 16 dari 25 responden telah terkategori baik sebelum penyluhan (pre-test) meningkat menjadi 21 (86%) setelah penyuluhan (post-test). Demikian juga pada responden yang diberikan brosur, meningkat dari 34 (58%) responden dengan kategori baik menjadi 42 (70%) responden. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pemberian informasi melalui brosur dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang makanan siap saji dan dampaknya terhadap Kesehatan masyarakat.
Pelatihan Panduan Dalam Pengoperasian Microsoft Office Bagi Perangkat Desa Iskandar, Imran; Nur, Nur Hamdani; Rimalia, Watty; Panggabean, Benny Leonard; Tenriana, Nuzul; Herianto, Dedy; Iriany, Rosary
SENTRA DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/dedikasi.v2i2.61

Abstract

Pelatihan Panduan Dalam Pengoperasian Microsoft Office bertujuan untuk meningkatkan keterampilan perangkat desa di Desa Lentu dalam menggunakan aplikasi perkantoran yang esensial. Program pelatihan ini melibatkan 20 peserta, termasuk kepala desa, sekretaris desa, bendahara, dan staf administrasi, yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam penguasaan Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Metode pelatihan meliputi demonstrasi langsung, praktik individu, dan sesi tanya jawab, dengan fokus pada penerapan keterampilan dalam konteks administratif desa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta. Sebelum pelatihan, hanya 30% peserta yang memiliki pengetahuan dasar mengenai Microsoft Office. Setelah pelatihan, 85% peserta mampu menggunakan Microsoft Word untuk menyusun dokumen resmi dengan format yang benar, 80% peserta berhasil mengelola data keuangan menggunakan Microsoft Excel, dan 75% peserta dapat membuat presentasi efektif dengan Microsoft Power Point. Umpan balik dari peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan kepuasan kerja, serta penerapan keterampilan yang lebih efisien dalam tugas-tugas administratif sehari-hari. Pelatihan ini juga menghasilkan modul panduan yang dapat digunakan sebagai referensi berkelanjutan bagi perangkat desa dan komunitas lain yang membutuhkan pelatihan serupa. Saran untuk tindak lanjut mencakup perpanjangan durasi pelatihan, pelatihan lanjutan, dan penyediaan dukungan teknis berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan efektivitas administrasi desa dan pelayanan publik di masa depan.