Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Hamsi, Andi Magfirah; Kartini, Kartini; Setiawan, Fajar; Nur, Nur Hamdani
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.1733

Abstract

Penyakit jantung koroner di Indonesia menyerang sekitar 1,5% penduduk dari seluruh kelompok usia dan merupakan penyebab utama kematian, dengan angka mencapai 26,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian penyakit jantung koroner pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan observasional analitik dengan desain studi “case control”. Jumlah responden sebanyak 48 orang dengan ratio 1:1. Teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan program SPSS dengan uji Chi-Square. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara hipertensi (p=0,016; OR=5,909 [CI 95%:1,546-22,580]), Diabetes Melitus (p=0,004; OR=11,000 [CI 95%:2,104-57,504]), aktivitas fisik (p=0,043; OR=0,247 [CI 95%:0,074-0,082]), dan pengaruh merokok (p=0,016; OR=5,909 [CI 95%:1,564-22,580]) terhadap kejadian penyakit jantung koroner pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Bagi pihak rumah sakit diharapkan untuk melakukan konseling tentang pencegahan penyakit jantung koroner dengan rutin melakukan aktivitas fisik dan tidak merokok.
The Role of Local Communities in Responding to Health Crises and Disaster Mitigation: A Systematic Literature Review Soalihin, Soalihin; Asmawi, Asmawi; Riyanto, Danang; Ariyani, Iin; Nur, Nur Hamdani; Sudiyasa, I Kadek
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i1.363

Abstract

Health crises and natural disasters increasingly threaten communities worldwide, exacerbated by urbanization, climate change, and the vulnerability of populations in high-risk areas. Urban poor communities, in particular, are at heightened risk, making robust frameworks for health impact assessments essential. Local communities, with their deep understanding of social, cultural, and geographic dynamics, play a crucial role in disaster and health crisis management. Their involvement enhances resilience, facilitates timely responses, and supports post-disaster recovery, as demonstrated during the COVID-19 pandemic and natural disasters like floods and earthquakes. Despite the significant potential of local communities, challenges such as limited resources, poor coordination, and insufficient policy support hinder their effectiveness. This Systematic Literature Review (SLR) explores the roles and contributions of local communities in responding to health crises and disasters, identifying successful strategies, key influencing factors, and gaps in the current research. The review emphasizes the importance of empowering local communities through effective training, resource management, and cross-sector collaboration. The findings provide valuable insights for policymakers and stakeholders, offering guidance on strengthening community involvement as an integral component of health crisis and disaster mitigation strategies. The active engagement of local communities, supported by government policies, education, and strong networks, is essential for building resilient societies capable of managing future health and environmental challenges.
Efektifitas Penyaringan Sederhana dengan Media Cipping, Arang Aktif, dan Zeolit Dalam Menstabilkan Kadar BOD dan COD Limbah Cair Usaha Laundry Rumah Tangga: The Effectiveness of Simple Filtering with Cipping Media, Activated Charcoal, and Zeolite in Stabilizing BOD and COD Levels of Liquid Waste for Household Laundry Business Nanang Rahmadani; Muhammad Syafri; Sahdan Mustari; Nur Hamdani Nur
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.043 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2209

Abstract

Latar Belakang: Limbah yang dihasilkan oleh sisa proses laundry berpotensi untuk menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan terutama pada badan air. Tujuan: Penelitian adalah untuk Mengukur efektifitas penyaringan sederhana dengan media cipping, karbon aktif, dan zeolit dalam menstabilkan kadar BOD dan COD limbah cair usaha laundry rumah tangga. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat pre-eksperimen design dengan jenis pretest dan postest yang disajikan melalui bentuk tabel dan grafik. Populasinya adalah salah satu tempat usaha laundry rumah tangga yang terletak kota Makassar. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan nilai BOD dan COD pada semua rancangan baik pada wadah 1, wadah 2 dan wadah 3. Bila dibandingkan efektifitas antara tiga wadah 1, 2 dan tiga terlihat bahwa tidak memili perbedaan yang signifikan. Wadah 1 dan wadah 3 memiliki tingkat penurunan nilai COD dan BOD yang relative sama bila dibandingkan dengan wadah 2. Kesimpulan: media penyaringan sederhana dengan menggunakan media cipping dan arang aktif, media cipping dan zeolite, dan media cipping, arang aktif dan zeolite memenuhi syarat baku mutu air No. P68/Menlhk-Setjen/2016. Saran yaitu masyarakat diharapkan untuk pengguna jasa laundry sebaiknya menggunakan alat penyaringan sederhana sebelum dibuang ke lingkungan agar pencemaran air berkurang dan kondisi lingkungan tetap bersih dan sehat.
Analisis Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 di RSUD Sayang Rakyat Kota Makassar: Analysis of Risk Factors for Death of Covid-19 Patients at Sayang Rakyat Hospital in Makassar City Muhammad Nurshabri Abdillah; Nur Inayah Rauf; Andi Muhammad Ardan; Nur Hamdani Nur; Darwin Safiu
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2966

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia, jumlah kasus COVID-19 terus mengalami peningkatan yang signifikan. Provinsi Sulawesi Selatan merupakan provinsi dengan angka kasus positif yang tertinggi di luar Pulau Jawa. Penyebab kematian pasien Covid-19 di Provinsi Selawesi Selatan sangat beragam, salah satunya penyebabnya yaitu adanya penyakit pemberat atau dikenal dengan komorbid seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, penyakit paru obstruktif kronis, dan diikuti oleh penyakit lain. Tujuan: untuk mengetahui faktor risiko kematian pasien Covid-19 dengan menganalisis faktor risiko hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) serta faktor yang paling dominan menjadi penyebab kematian pasien Covid-19. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan rancangan studi case control dan menggunakan pendekatan retrospektif.Penelitian ini di lakukan di RSUD Sayang Rakyat Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan pada bulan Agustus 2022 dengan sampel sebanyak 60 orang. Hasil: Pasien Covid-19 dengan penyakit Diabetes Militus lebih berisiko 18,30 kali meninggal dibandingkan dengan pasien Covid-19 tanpa Diabetes militus dengan OR:18,30 (p value = 0,000) , Pasien Covid-19 dengan penyakit Hipertensi lebih berisiko 5,23 kali meninggal dibandingkan dengan pasien Covid-19 tanpa Hipertensi dengan OR:5,23, (p value = 0,003). Pasien Covid-19 dengan penyakit PPOK lebih berisiko 1,81 kali meninggal dibandingkan dengan pasien Covid-19 tanpa PPOK dengan OR:1,81 (p value 0,347), dan Pasien Covid-19 dengan penyakit Jantung lebih berisiko 2,25 kali meninggal dibandingkan dengan pasien Covid-19 tanpa Penyakit Jantung dengan OR:2,25 (p value 0,278) Kesimpulan: Diabetes militus merupakan faktor yang paling berisiko menyebabkan kematian pada pasien Covid-19 di RSUD Sayang Rakyat dibandingkan dengan hipertensi, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan penyakit jantung.
Pengaruh Paparan Kebisingan terhadap Tingkat Stress dan Kualitas Tidur Pekerja Industri Pengolahan Hasil Bumi di Kabupaten Gowa : The Effect of Noise Exposure on Stress Level and Sleep Quality of Workers in the Earth Processing Industry in Gowa District Darwin Safiu; Iwan Suryadi; Nur Hamdani Nur; Muhammad Nurshabri Abdillah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i2.3033

Abstract

Latar belakang: Kebisingan merupakan salah satu faktor bahaya fisik yang sering dijumpai di lingkungan kerja. Semakin lama seseorang bekerja maka semakin besar kemungkinan akan mengalami stress dan penurunan kualitas tidur. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan kebisingan lingkungan dengan tingkat stress kerja dan kualitas tidur. Penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden 50 orang yang bekerja pada penggilingan padi. Instrument penelitian yakni sound level meter untuk mengukur intensitas kebisingan, kuisioner PSQI untuk menilai kualitas tidur serta kuisioner HSE untuk menilai tingkat stress. Analisis data dengan SPSS IBM 20 yakni dengan analisis univariat dan bivariate menggunakan spearman test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas kebisingan di lingkungan kerja dengan tingkat stress dan kualitas tidur, (hasil p-value = 0,021; r = 0,325 dan p-value = 0,020; r = 0,328) Kesimpulan: Kebisingan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat stress dan kualitas tidur berdasarkan uji statistic yang dilakukan sehingga diperlukan pengendalian baik pada sumber bising maupun pada pekerja.