Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh proses ultrasonikasi terhadap ukuran serat selulosa dari batang sorgum Azwar, Edwin; Darni, Yuli; Sulha, Mutia; Lismeri, Lia
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v5i2.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis serat selulosa dari batang sorgum dengan metode alkali–hidrolisis asam–mekanik. Pada proses kimia serat diektraksi dari batang sorgum dengan KOH 4%. Variasi dilakukan pada  perlakuan  mekanik  yaitu  waktu  ultrasonikasi  selama  60,  90,  dan  120  menit.    Serat  selulosa  yang diperoleh  selanjutnya  dianalisis  morfologinya  dengan  menggunakan  SEM.  Hasil  pengamatan  morfologi  ini menunjukkan  bahwa  serat  tanpa  sonikasi  berukuran  10,21  mikron,  sedangkan  serat  dengan  ultasonikasi  60 menit,  90  menit,  dan  120  menit  berturut-turut  berukuran  10,64  mikron,  9,253  mikron,  dan  4,887  mikron. Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  semakin  lama  waktu  sonikasi  pada  rentang  yang  dilakukan diperoleh ukuran serat selulosa yang semakin kecil.
Pengaruh Suhu dan Lama Waktu Pengeringan Terhadap Karakteristik Cangkang Kapsul Berbasis Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC) Lismeri, Lia; Darni, Yuli; Abrar, Azzami; Darmansyah, Darmansyah
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v5i2.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama waktu pengeringan terhadap kualitas cangkang kapsul berbasis HPMC. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan mencampurkan HPMC (1,25%), Pektin (1,75%), Karagenan (1%) dan Gliserol (1%) dengan Aquades. Kemudian terhadap cangkang kapsul yang dihasilkan dilakukan pengujian diantaranya adalah organoleptik, spesifikasi cangkang kapsul, uji pH, uji waktu hancur, uji kadar air, uji viskositas, analisis FTIR serta SEM. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil analisis yaitu suhu dan lama waktu pengeringan yang terbaik adalah pada 35oC selama 24 jam dengan hasil yang telah memenuhi kriteria standar BPOM pada cangkang kapsul
Perancangan Sistem Pengendalian Temperatur pada Proses Pemanasan dengan Listrik Menggunakan Motor Servo sebagai Aktuator Azhar, Azhar; Darni, Yuli; Lesmana, Donny; Irfan, Muhammad Muslim; Rianto, Yoga
Jurnal Teknologi Vol 25, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/teknologi.v25i1.6548

Abstract

The heating process is very common in many industrial fields. The heating process usually uses steam as a heating medium, especially in large-scale industries. In small-scale industries, heating with electricity is more effective and energy efficient. This study aims to examine the ability of the servo motor as an actuator to regulate the temperature in the electric heating process. The servo motor used is MG995 DC (5 Volt) with a rotation of 180O and a torque of 10 kgf/cm. The servo motor is used to rotate the potentiometer lever to regulate the power supply to the heating system. This servo motor is controlled by a PID control system with feedback input parameters in the form of DC voltage obtained from the conversion of the process temperature value (OC) using a type-K thermocouple with a sensitivity of 41V /OC. The feedback voltage from the amplified thermocouple voltage is then compared with the set point voltage (the desired process temperature value). The results of the study indicate that the servo motor can work well as an actuator to maintain the process temperature because of its accuracy in regulating the potentiometer rotation position with a PWM control range between 5% and 10%. Based on the findings of this study, it can be said that servo motors can be used as accurate actuators in regulating the supply of electrical power for electrical heating systems in industry.
Extraction of Natural Dyes from Cocoa Pod Husk (Theobroma cacao L.) using Ultrasound Assisted Extraction as a Natural Fabric Dye Utami, Herti; Harahap, Katrina; Pista, Annisa Fitria; Azizah, Ara Annastasya; Marlina, Arlin; Darni, Yuli; Ginting, Simparmin br
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 19, No 2 (2024): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2024)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v19i2.38384

Abstract

Natural dyes are one of the popular choices for textile dyes today. One part of the plant that has the potential to produce natural dyes is cocoa pod husk (Theobroma cacao L.) because it contains several secondary metabolite compounds, such as tannin which produces a brown color. The extraction method used in this research is Ultrasonic Assisted Extraction (UAE). This study aims to obtain the highest yield of natural dye extracts from cocoa pod husk by varying solvent types, extraction time, and material-to-solvent ratios using the UAE method. In addition, the types of compounds contained in extracts of natural dyes and color results on cotton fabrics were also obtained. The extraction process was carried out using several types of solvents, namely methanol, ethanol, acetone, and distilled water with varying extraction times of 30, 60, and 90 minutes. The research results show that the solvent that can extract the best natural dyes was ethanol with a yield of 11.43% and an extraction time of 90 minutes. Variable ratios of material to 96% ethanol solvent were also observed, namely at ratios of 1:5, 1:6, 1:7, and 1:8 for extraction times of 30, 60, 90, and 120 minutes. The research results were obtained for the ratio of material to ethanol solvent; 1:8 (w/v) and extraction time 120 minutes with a dye yield of 12.29%. The results of the UV-visible spectrophotometry analysis were obtained that the maximum wavelength of cocoa pod husk extract was 656.5 nm with an absorbance of 0.532. The results of the Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) analysis were obtained that the dye compound in the cocoa pod husk was tannin. Tannin compounds are natural dyes that can be applied to fabrics and will reduce the use of synthetic dyes. The application of dye extracts to cotton fabrics produced a brown color.
PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DENGAN KONSEP REDUCE, REUSE, DAN RECYCLE UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SISWA TERHADAP LINGKUNGAN DI SMAN 2 KOTA AGUNG Darni, Yuli; Utami, Herti; Lismeri, Lia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i2.595

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan Siswa dan Siswi SMAN 2 Kota Agung untuk mengembangkan pengelolaan bank sampah yang sudah terbentuk di sekolah mereka. Hal ini agar dapat mengatasi masalah soal sampah di lingkungan sekolah secara partisipatif dari siswa, sekaligus meningkatkan nilai sampah lebih ekonomis karena dapat dijual secara lebih menguntungkan. Dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan sosialisasi pengembangan bank sampah dengan menjelaskan metode pengelolaan bank sampah. Bank sampah menjadi salah satu cara pengelolaan sampah di mana limbah sampah khususnya yang berada di lingkungan sekolah akan dikelompokkan untuk dipilah, dan dijual kembali kepada pihak ketiga yaitu pengepul. Pengelolaan dengan cara bank sampah mengadopsi sistem perbankan yang berbentuk lebih kecil dan sederhana. Nasabah bank sampah adalah bagaian dari siswa atau warga sekitar lingkungan sekolah, yang akan menyerahkan sampah untuk dicatat sebagai saldo sesuai nilai ekonomisnya. Dalam prakteknya, pengelolaan bank sampah di sekolah ini mempunyai berbagai kendala. Melalui kegiatan pengabdian ini Tim mencoba memberikan solusi kendala yang dihadapi oleh mitra yang merupakan siswa dan siswi SMAN 2 Kota Agung. Peningkatan proses pengelolaan bank sampah dikerjakan dengan menerapkan sistem pembukuan yang rapi sehingga masing-masing nasabah memiliki buku yang mencatat setoran dan saldo. Pengembangan berikutnya dapat diarahkan dengan sistem manejemen pengelolaan bank sampah secara digital. Hasil dari pengadaan bank sampah di sekolah ini, antara lain secara ekonomi, tabungan sampah ini dapat diwujudkan berupa uang yang dapat digunakan untuk menambah pemasukan siswa atau masyarakat. Dari segi kesehatan lingkungan, adanya bank sampah ini membuat lingkungan menjadi lebih bersih, nyaman, dan sehat..
Aplikasi Zat Warna Alami Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Makanan di Desa Lingsuh Rajabasa, Bandar Lampung Utami, Herti; Darni, Yuli; Febriningrum, Panca Nugrahini
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i1.453

Abstract

Pada proses pengolahan makanan secara umum selalu menambahkan bahan aditif zat warna yang bertujuan untuk menjadikan makan menarik dalam tampilannya. Kelompok mitra yang terdiri ibu-ibu PKK dan ibu-ibu rumah tangga ini tidak memeliki pengetahuan yang cukup mengenai bahaya pewarna sintetis, serta manfaat pengguinaan pewarna alami pada produk makanan yang memiliki nilai tambah dalam hal kesehatan. Tim Pengabdian memberikan solusi dengan memberikan transfer pengetahuan tentang bahaya zat warna sintetis, dan manfaat penggunaan zat warna alami, serta bagaimana cara pembuatannya dan aplikasinya pada produk makanan. Pengolahan makanan dengan zat warna alami ini dapat dilakukan dengan cara sederhana dan bahan baku juga murah. Hasil yang diharapkan memiliki nilai manfaat terutama bagi kesehatan dan memiliki nilai jual pada produk makanan yang dikonsumsi sendiri maupun yang dijual. Kegiatan pengabdian ini meliputi penyuluhan tentang manfaat zat warna alami pada makanan yang kita konsumsi sehari-hari. praktek pembuatan zat warna alami dari kayu secang, dan kemudian diaplikasikan pada produk makanan. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi mitra mendapatkan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat pada saat pelatihan dan praktek serta memiliki peluang untuk dijadikan usaha sampingan.
PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DENGAN KONSEP REDUCE, REUSE, DAN RECYCLE UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SISWA TERHADAP LINGKUNGAN DI SMAN 2 KOTA AGUNG Darni, Yuli; Utami, Herti; Lismeri, Lia; Lesmana, Donny; Ginting, Simparmin Br; Pandiangan, Kamisah Delilawati; Achmad, Feerzet
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i3.538

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan Siswa dan Siswi SMAN 2 Kota Agung untuk mengelola sampah plastik menjadi suatu produk yang lebih bermanfaat. Selain untuk meningkatkan nilai tambah sampah plastik, upaya ini juga bertujuan untuk mengatasi masalah kebersihan lingkungan, sekaligus mendukung program pemerintah dalam zero waste program. Dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan sosialisasi pengelolaan sampah dengan konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), dan peningkatan nilai ekonomis sampah plastik yang masih dapat dijual. Melalui kegiatan pengabdian ini mitra yang merupakan siswa dan siswi SMAN 2 Kota Agung mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat dan memiliki kemampuan untuk memilah sampah, khususnya sampah plastik. Dengan demikian semakin banyak sampah yang dapat didaur ulang dan dimanfaatkan kembali menjadi produk lainnya. Kegiatan ini perlu dilakukan karena daur ulang sampah untuk mengurangi atau mengatasi terjadinya pencemaran lingkungan sangat membantu program pemerintah. Kata kunci: sampah plastik; metode 3R; siswa SMAN 2 Kota Agung; lingkungan
Synthesis of Biofoam Based on Starch Mixture of Cassava Peel and Kepok Banana Peel with Chitosan Additive to Improve Mechanical and Physical Characteristics Darni, Yuli; Anandati, Ghea Maulidaco; Mayanti, Eva; Lismeri, Lia; Utami, Herti; Azhar, Azhar
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 18, No 1 (2023): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2023 )
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v18i1.28089

Abstract

Biodegradable foam(biofoam) is a type of bioplastic that is used as an alternative packaging to replace styrofoam which is safe and environmentally friendly. This study aims to determine the characteristics of biofoam made from cassava peel starch (A) and banana peel starch (B), as well as the effect of adding chitosan to the physical, mechanical, and biodegradation properties of the resulting biofoam. In the manufacture of biofoam, the variation of the A:B ratio used is 1:0; 3:2; 1:1 (%w/w). While the chitosan content added was 0%, 15%, and 30% by weight of starch and blowing agent NaHCO3 with a content of 12% by weight of starch. The production of biofoam was carried out using the thermopressing method with a printing temperature of 125C and a printing time of 7 minutes. The results of biofoam were characterized by density, water absorption, compressive strength, biodegradation, and FTIR functional groups. Based on the research results, it is known that biofoam is close to commercial biofoam standards, namely biofoam with an A:B ratio of 3:2 and the addition of 15% chitosan with a density value of 0.560 g/cm3, the water absorption capacity of 33.68%, compressive strength value of 5, 05 MPa, and the decomposition power of 17.44%. These variations have functional groups NH, OH, CH, C=O, CN, and CO.
Applied of Synthesis Furfural Based on Cassava Stems (Manihot utilissima) As Fuel Additive to Gasoline Lismeri, Lia; Riyadi, Lutfia Rahma; Darni, Yuli; Nugrahini, Panca; Azhar, Azhar; Lesmana, Donny
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 17, No 2 (2022): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2022)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v17i2.26495

Abstract

Biofuel is an option to reduce CO2 generated by vehicles. In this study, synthetic crude furfural from cassava stems was blended as fuel additive to gasoline (Pertalite) and then induced by electromagnetic field. Analysis were carried out on engine performance and exhaust emissions produced by Kohler engines. Variations formed by samples crude furfural and commercial furfural (C5H4O2), then time variations of electromagnetic induction for 0 and 30 minutes. The blending composition of gasoline and furfural in a mixture of 1,500 ml fuel is 96% : 4%. The best results from increasing torque, cranking power and saving fuel consumption were obtained from variations in the use of crude furfural additives induced by electromagnetic fields (CFE). Exhaust emissions produced by pure Pertalite are still lower than fuels with furfural additives. The content of water and impurities in crude furfural causes the additive unmixed with Pertalite which is non-polar and hydrophobic.
Preparation and Characterization of Nanocrystalline Cellulose from Cassava Stem Wastes by Electromagnetic Induction Lismeri, Lia; Rahmi, Hertantri Yulia; Gomiyati, Nada Afifah; Darni, Yuli; Febriningrum, Panca Nugrahini; Azhar, Azhar
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2021)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v16i2.21927

Abstract

Cassava stems were one of the largest agricultural by products in Indonesia, especially in Lampung Province. It is known that cassava stems have a fairly high lignocellulose content, especially cellulose which reaches 39.29%. The high cellulose content in cassava stems has great potential to be used as raw material for Nanocrystalline Cellulose (NCC). The preparation of nanocrystalline cellulose consists of four main stages, namely: pre-hydrolysis, delignification, bleaching, and acid hydrolysis. The pre-hydrolysis stage was carried out by boiling a solution of CH3COOH and cassava stem powder for 60 minutes at a temperature of 105oC. Cassava stem powder was then delignified using a 25% NaOH solution heated to a temperature of 105oC for 1 hour. The bleaching stage used a 3.5% NaOCl solution at a temperature of 50oC for 60 minutes and was carried out twice. The last step is acid hydrolysis using 2.5N HCl solution for 15 minutes at a temperature of 105oC, then the electromagnetic induction treatment is varied with temperature variations of 30oC, 50oC, and 70oC for 60 minutes. The prepared nanocrystalline cellulose were tested for lignocellulose, XRD and PSA. From the test results, the best variation of nanocrystal cellulose preparation was acid hydrolysis treatment with 70oC electromagnetic induction for 60 minutes, namely an increase in the percentage of cellulose 62.93%, crystallinity 90.68%, and an average particle size of 18.04m with some particles measuring nanometers. From the results of the research, it was concluded that electromagnetic induction increased crystallinity and decreased the size of nanocrystalline cellulose.