Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Awal Pembuatan Biofoam Berbahan Baku Campuran Pati dan Batang Sorgum Darni, Yuli; Aryanti, Annisa; Utami, Herti; Lismeri, Lia; Haviz, Muhammad
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v2i2.33

Abstract

Biofoam merupakan produk kemasan yang dapat menggantikan styrofoam untuk mengurangi penggunaan styrofoam yang terbuat dari bahan baku alami berupa pati dengan tambahan serat untuk memperkuat strukturnya. Di Indonesia berpotensi besar untuk membuat biodegradable foam karena banyak tanaman penghasil pati yang tumbuh seperti tanaman Sorgum (Sorgum bicolor L.) Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah produk biofoam dengan bahan baku pati dan batang sorgum dapat menjadi alternatif penggunaan styrofoam. Variasi komposisi pada penelitian ini yaitu komposisi batang sorgum 0% dan 5% dari berat kering dan komposisi PVOH 0% dan 30% dari berat kering. Pembuatan Biofoam ini dilakukan dengan metode thermopressing. hasil terbaik dari penelitian ini ialah biofoam 4 dengan variasi komposisi pati : batang : pvoh yaitu  6,5:0,5: 3 dengan densitas sebesar 0,72 gr/cm3 , daya serap air sebesar 25%, kuat tekan sebesar 0,384 Mpa, biodegradasi 55,5% selama 60 hari dan titik leleh (Tm) 93,25oC.
Pengaruh Pemlastis Dietilen Glikol terhadap Karakteristik Mekanik Bioplastik Selulosa Asetat Mikrofiber Darni, Yuli; Sudibyo, Sudibyo; Anggraeni, Pangesti; Lismeri, Lia
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v2i1.27

Abstract

Sintesis bioplastik selulosa asetat mikrofiber telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh karakteristik mekanik bioplastik selulosa asetat dengan penambahanpemlastis dietilen glikol. Penelitian diawali dengan sintesis selulosa asetat Mikrofiber dengan metode ultrasonikasi. Ultrasonikasidilakukan pada suhu 70 oC selama 120 menit dengan panjang gelombang 40 kHz. Tahap selanjutnya pembuatan bioplastik dengan selulosa asetat hasil ultrasonikasi. Selulosa asetat dilarutkan dengan aseton dengan perbandingan 1:15 wt/wt. Kemudian ditambahkan pemlastis dietilen glikol (0, 15, 20, dan 25% wt). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi pemplastis dietilen glikol meningkatkan karakteristik mekanik bioplastik terutama elongation. Karakteristik bioplastik selulosa asetat mikrofiber terbaik diperoleh pada konsentrasi pemlastis 20% wt, yaitu penyerapan air 6,9939%, kuat tarik 78,6173 Mpa, elongation 4,1405%, dan modulus young 1900,0435 Mpa.
Pemanfaatan Jerami Padi sebagai Filler dalam Pembuatan Biodegradable Foam (Biofoam) Darni, Yuli; Amalia, Faza; Azwar, Edwin; Utami, Herti; Lismeri, Lia; Azhar, Azhar; Haviz, Muhammad
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v3i2.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan biofoam sebagai kemasan makanan yang ramah lingkungan dengan bahan baku pati sorgum dan polivinil alkohol serta penambahan selulosa jerami padi sebagai filler untuk meningkatkan sifat-sifat biofoam yang dihasilkan. Jerami padi yang telah lolos ayakan 100 mesh didelignifikasi menggunakan larutan NaOH 3% dengan rasio serat dan larutan adalah 1:25 (gram/ml) selama 6 jam pada suhu 100°C kemudian dilakukan bleaching menggunakan campuran larutan NaOH 4% dan H2O2 24% dengan rasio serat dan larutan adalah 1:40 (gram/ml) selama 2,5 jam pada suhu 50°C. Selulosa yang dihasilkan selanjutnya digunakan sebagai filler pada biofoam. Pembuatan biofoam diawali dengan proses plastisasi di atas hot plate pada suhu 95°C selama 3 menit kemudian adonan dicetak menggunakan alat thermopressing selama 3-5 menit. Pada biofoam dilakukan uji sifat mekanik yaitu kuat tekan dan uji sifat fisik yang meliputi densitas, daya serap air, uji biodegradasi untuk mengetahui waktu terurai biofoam di dalam tanah, uji FTIR untuk mengetahui gugus fungsi yang terdapat dalam biofoam, uji SEM untuk mengetahui struktur morfologi biofoam, serta uji DSC untuk mengetahui Tg dan Tm biofoam. Hasil terbaik dari penelitian ini ialah biofoam dengan penambahan filler pada suhu thermopressing 125°C, yaitu daya serap air sebesar 28,368%, densitas sebesar 0,449 gr/cm3, kuat tekan sebesar 0,159 N/mm2, biodegradasi selama 14 hari 30,95% dan titik leleh (Tm)  sebesar 456,36⁰C.
Sintesis Produk Biofoam Berbahan Baku Pati Sorgum dan Jerami Padi sebagai Filler Hakim, Rifqi Amirul; Darni, Yuli; Lismeri, Lia
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v5i1.88

Abstract

Biofoam merupakan produk kemasan pengganti styrofoam yang ramah lingkungan karena terbuat dari bahan baku alami berupa pati sorgum dengan tambahan serat berupa selulosa jerami padi dan polivinil alkohol untuk memperkuat strukturnya. Jerami padi yang telah lolos ayakan 100 mesh didelignifikasi menggunakan larutan NaOH 3% dengan rasio serat dan larutan adalah 1:25 (gram/ml) selama 6 jam pada suhu 100°C kemudian dilakukan bleaching menggunakan campuran larutan NaOH 4% dan H2O2 24% dengan rasio serat dan larutan adalah 1:40 (gram/ml) selama 2,5 jam pada suhu 50°C. Selulosa yang dihasilkan selanjutnya digunakan sebagai filler pada biofoam. Pembuatan biofoam diawali dengan proses plastisasi di atas hot plate pada suhu 95°C selama 3 menit kemudian adonan dicetak menggunakan alat Thermopressing selama 3-5 menit. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan produk biofoam dengan bahan baku pati sorgum dan matriks polivinil alkohol serta penambahan selulosa jerami padi sebagai filler dapat menjadi alternatif penggunaan styrofoam. Variasi komposisi pada penelitian ini yaitu komposisi massa pati sorgum dengan selulosa jerami padi yaitu 50:0 ; 25:25 ; 20:30 dan 30:20 gr dan komposisi PVOH 50% dari berat kering. Pembuatan Biofoam ini dilakukan dengan metode Thermopressing. Hasil terbaik dari penelitian ini ialah biofoam dengan penambahan filler 30 gr, yaitu densitas sebesar 0,402 gr/cm3, daya serap air sebesar 36,3%, kuat tekan sebesar 0,360 N/mm2, biodegradasi selama 14 hari sebesar 36,03% dan titik leleh (Tm) 187,24 oC.
Pengaruh Proses Ultrasonikasi terhadap Ukuran Serat Selulosa dari Batang Sorgum Darni, Yuli
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v1i1.9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis serat selulosa dari batang sorgum dengan metode alkali–hidrolisis asam–mekanik. Pada proses kimia serat diektraksi dari batang sorgum dengan KOH 4%. Variasi dilakukan pada perlakuan mekanik yaitu waktu ultrasonikasi selama 60, 90, dan 120 menit. Serat selulosa yang diperoleh selanjutnya dianalisis morfologinya dengan menggunakan SEM. Hasil pengamatan morfologi ini menunjukkan bahwa serat tanpa sonikasi berukuran 10,21 mikron, sedangkan serat dengan ultasonikasi 60 menit, 90 menit, dan 120 menit berturut-turut berukuran 10,64 mikron, 9,253 mikron, dan 4,887 mikron. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin lama waktu sonikasi pada rentang yang dilakukandiperoleh ukuran serat selulosa yang semakin kecil.
Karakterisasi Edible Film Dari Pati Jagung Dengan Plastisizer Gliserol Dan Filler CMC Sebagai Bahan Pengemas Makanan Azwar, Edwin; Asmara, Panji; Darni, Yuli
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v3i1.40

Abstract

Plastik merupakan bahan pengemas makanan yang banyak digunakan karena ekonomis, tetapi keberadaan plastik sangat tidak aman karena memiliki beberapa kelemahan yaitu menyebabkan terjadinya transfer senyawa-senyawa dari degradasi polimer, residu pelarut, dan biopolimerisasi ke bahan pangan sehingga dapat menimbulkan resiko toksis. Penelitian ini bertujuan untuk mengganti penggunaan plastik konvensional dengan plastik yang lebih aman digunakan untuk bahan pengemas yaitu edible film. Edible film itu sendiri dapat diartikan sebagai suatu lapisan tipis yang berfungsi sebagai bahan untuk melapisi makanan ataupun pengemas dimana produk yang dikemas dapat langsung dikonsumsi tanpa harus membuang lapisan filmnya. Dalam penelitian ini dilakukan suatu metode pembuatan edible film yang berasal dari pati jagung dengan menggunakan bahan tambahan berupa CMC yang berfungsi sebagai filler dan juga penggunaan gliserol yang berfungsi sebagai plastisizer dengan suhu gelatinasi pati jagung yaitu 75oC. Dimana berat total dari pati jagung yang digunakan sebanyak 20 gram dengan variasi CMC 1%, 2%, 3%(gr/gr) dan gliserol sebanyak 15 ml. Waktu pengadukan total 30 menit dengan kecepatan pengadukan 380 rpm dan temperatur pengeringan 60oC. Jika ditinjau dari sifat mekanik yang ditunjukan maka komposisi terbaik didapatkan pada konsentrasi CMC 3% dengan nilai kuat tariknya adalah 0,2555 Mpa, persen pemanjangan 10,6347%, dan modulus young 2,4026 Mpa. Sedangkan untuk hasil uji kelarutan air dan WVTR terbaik didapatkan pada percobaan dengan konsentrasi CMC 2% yaitu sebesar 294,017094% dan 66,9295 gr/m2.jam
Ekstraksi Likopen dari Buah Tomat (Solanum lycopersicum) Menggunakan Pelarut Etil Asetat dengan Metode Ultrasonik Lismeri, Lia; Oktapia, Sri; Utami, Herti; Darni, Yuli; Azhar, Azhar
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v4i2.76

Abstract

Warna merah yang cerah pada tomat berasal dari senyawa karotenoid terutama likopen. Buah tomat yang kaya akan likopen dapat membantu melindungi sel-sel dari kerusakan dan mencegah kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui yield likopen yang dihasilkan dari ekstraksi tomat. Proses ekstraksi ini menggunakan metode ultrasonik untuk meningkatkan yield likopen dan waktu ekstraksi yang lebih cepat dari pada metode konvensional. Ekstraksi dilakukan dengan pelarut semi polar berupa etil asetat 98% (v/v). Variabel yang digunakan yakni rasio bahan dengan pelarut yaitu 1:3, 1:4 dan 1:5 (b/v) serta waktu ekstraksi selama 10, 20, 30, 40, 50 dan 60 menit. Ektrak tomat yang dihasilkan dianalisa menggunakan  spektrofotometri dan FTIR (Fourier Transform Infrared). Hasil terbaik pada proses ekstraksi ini ialah pada rasio bahan dengan pelarut yakni 1:5 (b/v) dengan waktu ekstraksi 60 menit diperoleh total hasil likopen yaitu 0,139 mg/ g bubuk tomat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likopen yang terekstrak sudah sesuai standar pada penelitian terdahulu dan terjadi peningkatan yield likopen yang diekstraksi menggunakan metode ultrasonik yakni sebesar 83% dari metode konvensional. 
Pengaruh Ekstrak Koagulan Alami Mengkudu dan Koagulan Kimia Asam Formiat terhadap Koagulasi Karet Klon Pb 260 Achmad, Feerzet; Marlina, Titi; Qorimah, Akhlatul; Azzahra, Syifa; Fikrah, Faizatul; Darni, Yuli
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v5i1.89

Abstract

Salah satu negara yang memiliki sektor pertanian yang menghasilkan keuntungan yang cukup besar seperti ekspor komoditas pertanian karet adalah Indonesia. Tanaman karet (Hevea brasiliensis) yang menjadi salah satu produsen karet alam nomor satu di dunia, namun harga karet yang rendah menjadi permasalahan bagi petani karet. Upaya yang dapat dilakukan petani yaitu mencari alternatif koagulan alami yang dapat mempercepat penggumpalan pada lateks, salah satu jenis koagulan alami yaitu mengkudu (Morinda citrifolia L) tanaman tropis yang mengandung asam askorbat, asam asetat, asam benzoate, benzil alcohol 1-butanol, asam kaprilat, asam sekanoat, etil dekanoat, etil-ektanoat, etil benzena. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh dari mengkudu sebagai koagulan alami penggumpal lateks. Klon karet yang digunakan adalah klon PB 260 dengan volume koagulan 75 ml dan lateks sebanyak 150 ml, serta koagulan kimia asam formiat 2%. Pengujian yang telah dilakukan didapatkan hasil pH mengkudu lebih 3,85, waktu koagulasi 6,12 menit dan volume serum 30 mL. Mengkudu sebagai koagulan alami didapatkan hasil yang kurang bagus dibandingkan dengan koagulan kimia asam formiat
Pengaruh Temperatur Gelatinisasi dan Penguat Selulosa Batang Sorgum Terhadap karakteristik Fisik dan Mekanik Bioplastik Darni, Yuli; Utama, Swarna Dharma; Haviz, Muhammad; Lismeri, Lia; Utami, Herti
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v4i2.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu gelatinisasi campuran pati sorgum dengan gliserol, kitosan, dan batang sorgum terhadap karakteristik bioplastik sehingga dihasilkan bioplastik yang memiliki sifat mekanik dan sifat fisik yang menyerupai plastic komersial LDPE. Pada penelitian ini bioplastik dibuat dengan mencampurkan pati sorgum yang ditepungkan, kitosan sebagai biopolimer dan penguat menggunakan batang sorgum dengan variasi konsentrasi penguat (0,4, 0,6, 0,8, dan 1 gram), ukuran pati dan kitosan lolos ayakan 200 mesh dan waktu pengadukan 30 menit. Pada penelitian ini juga dilakukan variasi temperatur gelatinisasi pada 80 ˚C, 85 ˚C, dan 90 ˚C, konsentrasi plasticizer gliserol yang digunakan 20% berat dari berat total. Hasil penelitian yang terbaik diperoleh yaitu kuat tarik 8,34 MPa, pemanjangan 25,87%, dan modulus young 32,22 MPa, Penyerapan air 47%, densitas 1,57 g/ml, spectrum FTIR terdapat gugus O-H, C-H, C≡C dan N-H
Pengaruh Waktu Dan Temperatur Polimerisasi Pada Pembuatan Poly(Lactic) Acid (PLA) Dengan Metode Ring-Opening Polymerization (ROP) Darni, Yuli
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v5i2.99

Abstract

Poly(Lactic) Acid (PLA) disintesis menggunakan metode Ring-Opening Polymerization dengan tujuan mendapatkan waktu dan temperatur yang optimum. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap yaitu prepolimerisasi asam laktat, depolimerisasi pembentukan laktida dan pembukaan cincin laktida dengan variasi waktu 2 dan 4 jam dan temperatur 120C dan 140C. Hasil uji identifikasi FTIR menunjukkan belum ada sampel yang memenuhi bilangan gugus fungsi PLA standar, namun hasil yang mendekati PLA standar yaitu sampel Run2 pada waktu polimerisasi 2 jam dan temperatur 140C, pola spektrum FTIR menunjukkan adanya gugus hidroksil (OH) pada bilangan gelombang 3377,0 cm-1, CH3 pada 2989,3 cm-1, gugus karbonil (CO) pada 1729,5 cm-1, dan gugus eter (COC) pada 1215,1 cm-1. Massa molekul PLA sintesis yaitu 9117,327 gram/mol diukur dengan menggunakan Viskometer Ostwald, massa molekul yang didapatkan belum memenuhi PLA standar
Co-Authors Abda Abda Abrar, Azzami Agus Riyanto Agustian, Muhammad Rizki Agustin, Veni Tri Akbar, Muhammad Rafli Amalia, Faza Anandati, Ghea Maulidaco Anggraeni, Pangesti Aris Setiawan Aryanti, Annisa Asmara, Panji Azhar Azhar Azhar Azizah, Ara Annastasya Azwar, Edwin Azzahra, Syifa Damayanti, Sri Ismiyati Darmansyah DARMANSYAH . Dewi, Febrina Yohana Donny Lesmana Eltri, Amandha Putri Feerzet Achmad Fikrah, Faizatul Gomiyati, Nada Afifah Gunawan, Poernomo Hakim, Rifqi Amirul Harahap, Fahmi Alif Utama Harahap, Katrina Herdiana, Novita Heri Rustamaji Herry Wardono Herti Utami Heru, Heru Immadudin, Muhammad Iqbal Irfan, Muhammad Muslim Krisanti, Aknasasia Virginia Lestari, Hilda Lismeri, Lia M. Haviz Marlina, Arlin Marlina, Titi Mayanti, Eva Miranda, Thalya Muhammad Hanif Nandi Haerudin Nandini, Ni Putu Ariessa Novarani, Tika Novirianti, Luthfiah Novri Tanti, Novri Nugrahini, Panca Oktapia, Sri Panca Nugrahini Febriningrum Pandiangan, Kamisah Delilawati Pebriyanti, Dita Persada, Citra Pista, Annisa Fitria Putri, Erisha Qorimah, Akhlatul Rahmi, Hertantri Yulia Rianto, Yoga Rifqi Fadhilah Irsa Riyadi, Lutfia Rahma Rizky, Agita Amy Rustamaji, Galuh S Salfitri, Selvy Sanjaya, Mitra Dimas Sapitri, Refia Saputra, Muhammad Galuh Simanjuntak, Ecclesya Agata Simparmin br Ginting Solly Aryza Sri Ratna Sulistiyanti Sri Ratna Sulistyanti Sudibyo Sudibyo Sulha, Mutia Takagi, Ryosuke Tasry, Nazwa Aulia Tosty Maylangi Sitorus, Tosty Maylangi Utama, Swarna Dharma Utami, Rhiki Sekti Zari, Poppy Meutia