Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Kontruksi Gender dalam Media Daring Indonesia (Analisis Wacana Kritis Model Sara Mills) Erni Fitriani; Dini Windarini; Sumiati Aghphyra S.; Neneng Hartini; Ari Kartini
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v9i1.15259

Abstract

Penelitian ini mengkaji konstruksi gender dalam media daring Indonesia melalui pendekatan analisis wacana kritis model Sara Mills. Fokus penelitian diarahkan pada pemberitaan perceraian antara Andre Taulany dan Erin Wartia yang dimuat di portal berita CNN Indonesia, Detik.com, InsertLive, dan Kompas.com. Bahasa yang digunakan media memiliki peran penting dalam membentuk cara pandang masyarakat terhadap relasi gender dan peran sosial laki-laki maupun perempuan. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap posisi subjek, objek, dan pembaca dalam teks berita serta menunjukkan bagaimana ideologi patriarki bekerja melalui representasi wacana media daring. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model analisis Sara Mills yang menitikberatkan pada relasi antara posisi penulis, tokoh, dan pembaca. Data dikumpulkan melalui dokumentasi berita daring yang relevan dengan isu perceraian Andre Taulany dan dianalisis berdasarkan struktur naratif dan pilihan bahasa yang digunakan jurnalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laki-laki masih digambarkan sebagai pusat kendali narasi, sedangkan perempuan cenderung diposisikan sebagai pihak yang pasif dan kurang mendapat ruang untuk bersuara. Narasi berita lebih menonjolkan sudut pandang hukum dan moral yang berpihak pada figur laki-laki publik. Penelitian ini menegaskan bahwa media daring masih mereproduksi ideologi patriarki melalui bentuk representasi yang tersamar. Analisis Sara Mills memberikan pemahaman bahwa bahasa media bukan hanya alat penyampai informasi, tetapi juga sarana pembentuk realitas sosial. Temuan ini diharapkan dapat memperluas kajian wacana kritis di Indonesia serta mendorong terciptanya praktik jurnalistik yang lebih sensitif terhadap isu kesetaraan gender.  
Co-design Deep Assessment sebagai Inovasi Kolaboratif untuk Tingkatkan Kompetensi Guru Bahasa Indonesia Ari Kartini; Umi Kulsum; Didin Sahidin; Selvi Nurul Hidayati; Malika Nur Utami
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/k77pcb80

Abstract

Kesulitan dalam merancang dan mengimplementasikan penilaian mendalam yang autentik dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21 masih dialami oleh sebagian besar guru Bahasa Indonesia SMA. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Bahasa Indonesia SMA dalam mengimplementasikan penilaian mendalam melalui model co-design yang menekankan inovasi kolaboratif antara dosen dan guru. Kegiatan melibatkan 80 guru anggota MGMP Bahasa Indonesia di Kabupaten Garut. Metode yang digunakan berupa lokakarya dan pendampingan, mencakup penguatan konsep, pengembangan instrumen, simulasi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru merancang instrumen penilaian autentik seperti rubrik analitis, portofolio, dan proyek, yang dibuktikan dengan perbedaan hasil pre-test dan post-test. Guru juga menyatakan kepuasan tinggi terhadap pelatihan serta melaporkan pengalaman positif dalam perancangan kolaboratif. Inovasi ini membuktikan bahwa co-design penilaian mendalam dapat menjadi model berkelanjutan untuk memperkuat kompetensi guru serta menumbuhkan kemandirian dan berpikir kritis siswa.
Menelisik Fungsi Bahasa di Balik Caption Instagram @Lizzebethmua Nenden Nurul Lativa; Alia Rizqia; Salwa Nanta Putri Abdillah; Ari Kartini
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Alusi:Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i1.3271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi bahasa yang terdapat dalam caption video pada akun Instagram @lizzebethmua. Fokus kajian diarahkan pada bentuk-bentuk penggunaan bahasa dalam keterangan unggahan video untuk memahami bagaimana bahasa dimanfaatkan dalam membangun komunikasi, ekspresi diri, dan interaksi dengan audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi non-partisipatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dengan catat sebagai teknik lanjutannya. Analisis data dilakukan menggunakan metode padan intralingual dan padan ekstralingual untuk mengidentifikasi serta mengklasifikasikan fungsi bahasa yang muncul. Hasil analisis menunjukkan bahwa caption pada unggahan video di akun @lizzebethmua memuat lima jenis fungsi bahasa, yakni fungsi personal, direktif, imaginatif, fatik, dan referensial. Dari total 50 data caption yang dianalisis, ditemukan bahwa fungsi personal merupakan fungsi yang paling dominan, dengan jumlah 19 data. Fungsi lainnya meliputi direktif (12 data), referensial (13 data), fatik (4 data), dan imaginatif (2 data). Temuan ini mengindikasikan bahwa akun @lizzebethmua cenderung menggunakan bahasa sebagai media untuk mengekspresikan perasaan, pengalaman pribadi, dan membangun kedekatan emosional dengan pengikutnya. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pemanfaatan fungsi bahasa yang strategis dalam media sosial sebagai sarana membangun citra personal maupun profesional. Penelitian ini juga membuka peluang bagi kajian lebih lanjut terkait analisis wacana digital dan peran bahasa dalam strategi komunikasi di platform media sosial.
Menghidupkan Imajinasi: Penerapan PJBL dan Media Audiovisual dalam Pembelajaran Menulis Cerita Fantasi Wina Ningsih; Ari Kartini; Ninah Hasanah
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Alusi: Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i2.3274

Abstract

Keterampilan menulis siswa, khususnya dalam menulis cerita fantasi, masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya minat dan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan secara konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peningkatan keterampilan menulis cerita fantasi setelah penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media audiovisual; dan (2) mengetahui respons siswa terhadap model dan media pembelajaran tersebut. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest dan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 25 siswa kelas VII B SMPN 3 Garut Tahun Ajaran 2024/2025 yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes. Uji Liliefors digunakan untuk menguji normalitas data, sedangkan Uji Wilcoxon digunakan untuk mengukur perbedaan hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan menulis cerita fantasi setelah penerapan model PjBL berbantuan media audiovisual. Hal ini dibuktikan dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis berbasis proyek dengan dukungan audiovisual mampu meningkatkan keterampilan dan motivasi siswa. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi model pembelajaran kontekstual dan media digital dalam pembelajaran menulis untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna.
Efektivitas media pembelajaran interaktif Wordwall dalam meningkatkan kemampuan membaca awal siswa Iros Rosita; Ari Kartini; Asep Nurjamin; Agus Hamdani
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 5 No. 1 (2026): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v5i1.95013

Abstract

Early reading skills are among the basic skills that elementary school students must master. Early reading difficulties persist among first-grade students, underscoring the need for effective instructional media to support learning. This study aims to assess the effectiveness of Wordwall interactive learning media in improving early reading skills among first-grade students at SDN Pasirwaru Limbangan. This study uses a quantitative approach with a one-group pretest-posttest pre-experimental design. The population in this study was all 21 first-grade students, who were also used as the research sample. Data were collected through reading comprehension tests before and after the implementation of Wordwall. Data analysis was performed using the Wilcoxon Signed-Rank Test, a nonparametric test, because one of the data sets was not normally distributed. The results showed a difference in reading comprehension between before and after the use of Wordwall. These findings indicate that Wordwall interactive learning media is effective in teaching reading comprehension to first-grade elementary school students.
Ideological Representation in Indonesian Online Media: A Critical Discourse Analysis of Inara Rusli’s Scandal Coverage Dini Windarini; Ari Kartini; Agus Hamdani
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Agustus 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Celebrity scandals in Indonesian online media are frequently framed through morality, gender, privacy, and family relations. Limited studies have examined these representations by connecting textual strategies with social cognition and the broader context of digital journalism. This study examines the ideological representation of the alleged infidelity and secret marriage involving Inara Rusli and Insanul Fahmi in CNN Indonesia, Detik.com, and Inilah.com. Using a qualitative approach, the study applies Teun A. van Dijk’s Critical Discourse Analysis through text, social cognition, and social context. The findings reveal different discursive orientations. CNN Indonesia emphasizes legal procedures and privacy, Detik.com foregrounds clarification and emotional responses, while Inilah.com highlights relationship conflict, family, religious legitimacy, and Insanul’s perspective. These differences reflect editorial orientations, audience considerations, digital engagement pressures, and gendered moral norms. The study demonstrates that online news does not merely report events but constructs their meaning through linguistic choices, information selection, and ideological framing.