Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal EduBio Tropika

ETNOBOTANI MEDIS MASYARAKAT KEMUKIMAN PULO BREUEHSELATAN KECAMATAN PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR Wardiah Wardiah; Hasanuddin Hasanuddin; Muthmainnah Muthmainnah
Jurnal Edubio Tropika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.344 KB)

Abstract

Karakterisasi penggunaan tumbuhan sebagai obat oleh masyarakat Kemukiman Pulo Breueh Selatan belum dilakukan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui spesies tumbuhan, bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, dan jenis penyakit yang dapat diobati dengan menggunakan tumbuhan obat di Kemukiman Pulo Breueh Selatan. Metode penelitian menggunakan metode survey. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 31 Oktober 2013 sampai dengan 4 November 2013. Teknik pengambilan data adalah teknik observasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 67 spesies tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat yang termasuk ke dalam 38 familia. Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai obat adalah daun, buah, getah, batang, kulit batang, bunga, biji, tunas muda, tempurung, air buah, kulit buah, akar, rimpang ,dan umbi. Namun, daun merupakan bagian yang paling banyak digunakan sebagai obat. Jenis penyakit yang diobati dengan menggunakan tumbuhan obat beragam yaitu sebanyak 52 jenis penyakit.
PENGEMBANGAN HANDOUT PEMBELAJARAN EMBRIOLOGI BERBASIS KONTEKSTUAL PADA PERKULIAHAN PERKEMBANGAN HEWAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANDA ACEH Rufa Hera; Khairil Khairil; Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Edubio Tropika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.261 KB)

Abstract

Rendahnya minat mahasiswa menelaah sumber belajar berdampak pada penguasaan konsep yang rendah. Pengembangan bahan ajar yang tepat dengan penyajian konsep yang runut dan fokus, bahasa yang komunikatif, serta desain grafis yang menarik penting dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan handout embriologi berbasis kontekstual, menjaring kelayakan handout dengan melihat validasi tim ahli, respon dosen dan tanggapan mahasiswa, serta melihat persentase peningkatan pemahaman konsep mahasiswa dengan adanya penggunaan handout dalam perkuliahan. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Mei sampai Bulan Juli 2014. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan adalah model Three D (3D) yang diadaptasi dari model pengembangan Bahan Ajar Four D (4D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa handout embriologi berbasis kontekstual memenuhi kriteria validasi sangat baik dengan persentase validasi 89,73% dan masuk ke dalam kategori kelayakan sangat layak dengan persentase kelayakan 87,05. Penelitian ini juga membuktikan bahwa penggunaan handout pada perkuliahan Perkembangan Hewan di Universitas Muhammadiyah Banda Aceh mampu meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa berkisar antara 66% sampai 83%.
PENERAPAN BAHAN AJAR MEDIA KOMIK PADA KONSEP FOTOSINTESIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMP ISLAM DARUL ULUM BANDA ACEH Rachmawati Rachmawati; Hafnati Rahmatan; Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Edubio Tropika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.007 KB)

Abstract

Penelitian mengenai penerapan bahan ajar media komik pada konsep fotosintesis untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik telah dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2013/2014 di SMP Islam Darul Ulum Banda Aceh.  Desain penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperimen). Populasi penelitian adalah semua peserta didik di  SMP Islam Darul Ulum kelas VIII yang berjumlah 62 orang. .  Sampel dalam penelitian adalah peserta didik   kelas VIII/A sebanyak 26 orang sebagai kelas eksperimen (pembelajaran menggunakan bahan ajar dengan penambahan  media komik)  dan peserta diddik kelas VIII/B sebanyak 26 orang   sebagai kelas kontrol (pembelajaran dengan buku paket). Pengumpulan data untuk mengetahui hasil belajar melalui instrumen tes. Data hasil belajar antara peserta didik kelas kontrol dengan  kelas eksperimen dianalisis dengan Uji t. Hasil belajar peserta didik   di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan  di kelas kontrol (t-hitung 2,69 t-tabel yaitu 1,706). Simpulan penelitian  adalah penggunaan bahan ajar komik pada konsep fotosintesis dapat meningkatkan hasil belajar belajar peserta didik SMP Islam Darul Ulum Banda Aceh
HUBUNGAN KEKERABATAN FENETIK 12 SPESIES ANGGOTA FAMILIA ASTERACEAE Hasanuddin Hasanuddin; Fitriana Fitriana
Jurnal Edubio Tropika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.767 KB)

Abstract

Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan 12 spesies pada familia Asteraceae, menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian adalah 12 spesies Asteraceae dari genus yang berbeda. Parameter yang digunakan adalah ciri morfologi batang, daun, bunga dan jenis stomata. Analisis data adalah melalui perhitungan Indeks Similaritas (IS) dan Indeks Disimilaritas (ID). Selanjutnya, dilakukan Analisis Cluster untuk mengelompokkan tanaman yang yang memiliki kesamaan karakteristik di antara 12 spesies tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak persamaan yang tampak diantara 12 spesies yang diteliti maka semakin dekatlah hubungan yang ada dan apabila semakin besar perbedaan maka semakin jauhlah hubungan yang ada. Hubungan kekerabatan terdekat ditunjukkan pada spesies Elephantopus scaber dan Vernonia cinerea dengan indeks disimilaritas terendah yaitu 28%. Selanjutnya, Tridax procumbens dan Zinnia elegans memiliki indeks disimilaritas 32% dan Eclypta alba dan Tagetes erecta dengan indeks disimilaritas 35%. Hubungan kekerabatan yang paling jauh ditunjukkan oleh kombinasi dari Tridax procumbens, Zinnia elegans, Widelia biflora, Ageratum conyzoides, Hellianthus annuus, Cosmos caudatus, Eclypta alba, Tagetes erecta dan kombinasi dari Elephantopos scaber, Vernonia cinerea, Emilia sanchifolia, Pluchea indica dengan Indeks Disimilaritas tertinggi yaitu 53,5%.
MODEL ARSITEKTUR POHON HUTAN KOTA BANDA ACEH SEBAGAI PENUNJANG PRAKTIKUM MORFOLOGI TUMBUHAN Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Edubio Tropika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.219 KB)

Abstract

Salah satu objek kajian pada matakuliah Morfologi Tumbuhan adalah pola percabangan batang. Pola percabangan batang akan membentuk model arsitektur percabangan tumbuhan. Penelitian ini bertujuan mengetahui model arsitektur percabangan tumbuhan yang terdapat di Hutan Kota Banda Aceh, yang selanjutnya akan dimanfaatkan sebagai media dalam kegiatan praktikum Morfologi Tumbuhan. Penelitian menggunakan metode Survey. Hasil penelitian diperoleh 10 model arsitektur pohon dari 74 jenis tumbuhan yaitu model Troll 29 jenis, model Aubreville 2 jenis, model Koriba 2 jenis, model Champagnat 10 jenis, model Leeuwenberg 3 jenis, model Corner 8 jenis, model Raux 7 jenis, model Rauh 9 jenis, model Tomlinson 1 jenis dan model Massart 2 jenis. Penelitian ini dapat disimpulkan dengan memanfaatkan model arsitektur percabangan tumbuhan yang terdapat di Hutan Kota Banda Aceh dalam bentuk Modul Praktikum. Modul ini sebagai referensi tambahan untuk praktikum Matakuliah Morfologi Tumbuhan.
POTENSI JENIS TUMBUHAN DI HUTAN KOTA BANDA ACEH DALAM MEREDUKSI EMISI CO2 Nurdin Amin; Hasanuddin Hasanuddin; Djufri Djufri
Jurnal Edubio Tropika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.561 KB)

Abstract

Penggunaan bahan bakar minyak dan gas di Kota Banda Aceh terus meningkat seiring dengan terus bertambahnya jumlah kendaraan. Hal tersebut akan meningkatkan jumlah karbondioksida yang dilepaskan ke udara. Pencemaran udara yang disertai dengan meningkatnya kadar CO2 diudara akan menjadi lingkungan Kota Banda Aceh yang tidak sehat dan dapat menurunkan kesehatan manusia.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan setiap jenis tumbuhan dalam mereduksi emisi CO2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei eksploratif menggunakan rancangan Non Destructive. Pengukuran berat kering biomassa pohon yang dihitung menggunakan ”Allometric equation” berdasarkan pada diameter batang setinggi dada (1,3 m). Hasil penelitian diperoleh bahwa jumlah biomasa di hutan Kota Banda Aceh 0,91134 Kg/Ha dengan stok karbon 0,42999 Kg/Ha, biomasa paling banyak terdapat di hutan Kota BNI Tibang yaitu 0,66143 Kg/Ha dengan jumlah stok karbon 0,30426 Kg/Ha, sedangkan jumlah yang paling sedikit terdapat pada hutan Mesjid Raya Baiturrahman dan Taman Hutan Putro Phang rata-rata biomasa 0,01833Kg/Ha dengan stok karbon 0,00995 Kg/Ha.Kontribusi serapan CO2 terbesar adalah jenis Tamarundus indica sebesar 0,014 Kg/Bulan, Samanea saman dan Mangifera indica dengan serapan rata 0,013 Kg/Ha, sedangkan yang paling sedikit kontribusi serapan CO2 adalah jenis Ficus sp yaitu 0,03 Kg/ha. Rata-rata kemampuan setiap jenisnya dalam mereduksi emisi CO2 adalah 0,02 Kg/ Bulan.