Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : INDOGENIUS

Literature Review: Efektivitas Senam Dismenore terhadap Penurunan Nyeri Dismenore pada Remaja Putri Rosidah Solihah; Resna Litasari; Metty Nurherliyany; Ayu Endang Purwati; Rifa Aulia Aripiani
INDOGENIUS Vol 2 No 1 (2023): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v2i1.161

Abstract

Tujuan: Tujuan literature review dilakukan untuk mencari referensi terkait dengan efektivitas senam dismenore untuk mengurangi skala nyeri dismenore pada remaja putri. Metode: Tinjauan literatur ini menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review dan Meta-analyses). Hasil: Berdasarkan artikel yang telah dianalisis diketahui adanya pengaruh setelah melakukan senam dismenore terhadap responden yang mengalami dismenore. Senam dismenore merupakan salah satu upaya nonfarmakologi yang efektif dan memiliki keunggulan lain seperti tidak memakan waktu lama, tidak memerlukan biaya dan dapat dilakukan secara individu. Kesimpulan: Senam dismenore memiliki efektivitas untuk digunakan sebagai upaya mengurangi nyeri dismenore saat terjadi menstruasi.
Pengaruh Senam Kaki Diabetik terhadap Penurunan Risiko Ulkus Diabetik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Rosmalina Hoerunisa; Henri Setiawan; Ayu Endang Purwati; Nur Hidayat
INDOGENIUS Vol 2 No 2 (2023): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v2i2.227

Abstract

Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan senam kaki diabetik untuk meminimalkan nyeri pada pasien diabetes tipe II. Metode: Penelitian ini dirancang dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan metode keperawatan selama 3 hari. Mereka dikelompokkan sesuai buku SDKI saat menegakkan diagnosis, dan buku SIKI dan SLKI digunakan untuk intervensi dan implementasi. Saat menerapkan senam kaki diabetik pada pasien diabetes tipe II, dilakukan dengan bantuan keluarga dan pengasuh untuk menghilangkan rasa sakit dan kaku pada anggota tubuh akibat tirah baring yang berkepanjangan. Hasil: Setelah prosedur, skala nyeri turun dari 4 menjadi 3, sedangkan menurut data subyektif pasien, nyeri berkurang. Kesimpulan: Prosedur ini dapat menjadi tindakan terapeutik untuk meminimalkan rasa sakit pada pasien yang didiagnosis dengan gangguan integritas kulit/jaringan, terutama yang menderita diabetes melitus.
Studi Kasus Status Nutrisi pada Penderita Diabetes Melitus Wulan Permatasari; Andan Firmansyah; Nur Hidayat; Ayu Endang Purwati; Dedi Supriadi; Henri Setiawan
INDOGENIUS Vol 2 No 2 (2023): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v2i2.249

Abstract

Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis status nutrisi terhadap klien Diabetes Melitus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang difokuskan pada pengkajian. Metode: Metode dalam studi ini yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang difokuskan pada pengkajian keperawatan untuk menganalisis status nutrisi terhadap klien Diabetes Melitus. Subjek pada penelitian ini adalah 1 orang klien yang mengalami masalah berat badan lebih di Dusun Sukamaju Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran. Data yang dianalisa dikumpulkan dan dikaitkan dengan konsep, teori serta prinsip secara relevan, sehingga dapat ditentukan kesimpulan dalam memperoleh masalah keperawatan. Instrumen yang digunakan yaitu glukometer untuk mengukur kadar glukosa darah. Hasil: Setelah dilakukan pengkajian keperawatan pada klien Diabetes Melitus, gejala yang muncul adalah sering merasa lapar (poliagi), sering buang air kecil (poliuri), dan sering merasa haus (poidipsi). Hal tersebut mengakibatkan munculnya masalah keperawatan yaitu Obesitas yang berhubungan dengan peningkatan rasa lapar (polifagi) yang didukung oleh data objektif berdasarkan buku SDKI yaitu Index Massa Tubuh (IMT), kadar gula darah, aktivitas fisik dan gangguan pola makan. Pengkajian yang dilakukan berjalan lancar dengan hasil IMT 23,73 intrepretasi overwaight, kadar glukosa darah klien 300 mg/dl, aktivitas fisik klien kurang, dan pola makan klien berlebihan tidak sesuai diet 3J dengan frekuensi 7 kali dalam sehari ( 2 kali makan utama dengan porsi satu gelas besar, 5 kali  makan selingan). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan status nutrisi pasien DM berlebih dan diet yang dilakukan tidak efektif dibuktikan oleh penghitungan IMT dengan interpretasi 23,73 dalam kategori berat badan lebih sehingga di dalam tubuhnya terjadi penumpukan lemak dan menimbulkan resistensi insulin. Hal tersebut, yang dapat memicu kadar glukosa darah semakin meningkat dan mengakibatkan penyakit DM.Jelaskan temuan dalam penelitian serta implikasinya dalam praktik klinik keperawatan.
Genetic Counseling pada Keluarga Diabetes Mellitus: Studi Kasus Tiya Rizki Novianti; Ayu Endang Purwati; Sri Utami Asmarani
INDOGENIUS Vol 2 No 2 (2023): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v2i2.254

Abstract

Tujuan: Kualitas hidup merupakan salah satu masalah psikologis yang dapat ditemukan pada pasien penderita DM maupun keluarganya. Intervensi Genetic Counseling adalah upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan case study. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi keperawatan berupa Genetic Counseling pada keluarga penderita Diabetes Mellitus. Subjek dalam penelitian ini yaitu seluruh keluarga penderita diabetes yang mengalami masalah dengan kualitas hidupnya di Desa Sukamaju, 06/08, Mangunjaya, Pangandaran, Jawa Barat. Untuk membuat kesimpulan tentang masalah tertentu, konsep, teori, dan prinsip yang relevan diperlukan dalam analisis data yang dikumpulkan. Instrumen dalam penelitian ini yaitu berupa Kuesioner WHOQOL-BREF. Hasil: Hasil dalam Studi Kasus ini didukung oleh hasil Kuesioner WHOQOL-BREF. Hasil Kesioner yang di dapat adalah interpretasi kualitas hidup baik dengan skor rata-rata 90-100. Kesimpulan: Intervensi Genetic Counselingdiyakini efektif dalam menurunkan kecemasan pada klien dengan kualitas hidup yang buruk, dibuktikan dengan identifikasi subyektif klien. Sebagai salah satu efek intervensi, terjadi pengurangan kecemasan yang disebut dengan munculnya kedamaian, harapan dan kualitas hidup yang baik, hilangnya kecemasan dan keputusasaan, sehingga menghilangkan kecemasan secara langsung. Selain itu, peneliti tidak menemukan perbedaan yang signifikan antara teori dan fakta yang mempengaruhi hasil penelitian, sehingga penelitian ini tidak bertentangan dengan penelitian sebelumnya.
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Dalam Meningkatkan Kualitas Tidur pada Perempuan Menopause menggunakan Media Audio Visual di Lingkungan Desa Kolot RW 023 Kelurahan Ciamis Fauziah, Syifa Rahma; Nurherliyany, Metty; Srinayanti, Yanti; Purwati, Ayu Endang
INDOGENIUS Vol 3 No 3 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i3.460

Abstract

Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh relaksasi otot progresif menggunakan media audio visual dalam meningkatkan kualitas tidur pada perempuan menopause di Lingkungan Desa Kolot RW 023 Kelurahan Ciamis. Metode: Penelitian kuantitatif dengan Quasi eksperiment menggunakan pendekatan Two Group pre-test, post-test design. Populasi pada penelitian ini adalah perempuan menopause yang berusia 45-54 tahun di lingkungan Desa Kolot RW 023 Kelurahan Ciamis yang berjumlah 76 responden dan sampel 30 responden dengan 15 kelompok intervensi, 15 kelompok kontrol. Hasil: Setelah membandingan hasil observasi sebelum dan sesudah dilakukan implementasi, dan telah dianalisis dengan metode pengujian data Wilcoxon maka hasil penelitian pada kelompok intervensi menunjukan nilai signifikan, yaitu p = 0,001 atau p < 0,05. Artinya, pada penelitian ini Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum diberikan implementasi dengan sesudah diberikan implementasi. Sedangkan hasil penelitian pada kelompok kontrol p = 0,051 atau p > 0,05. Artinya, tidak terdapat pengaruh relaksasi otot progresif dalam meningkatkan kualitas tidur. Kesimpulan: Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa otot progresif menggunakan media audio visual dapat menjadi salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pada perempuan menopause.
Effectiveness of The Climacterium Digital Pocket Book on Menopause Readiness Asmarani, Sri Utami; Purwati, Ayu Endang; Solihah, Rosidah
INDOGENIUS Vol 4 No 1 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i1.493

Abstract

Background & Objective: Women in the climacteric period will experience certain changes that can cause mild to severe disorders. A woman's readiness or unpreparedness for the menopause can be influenced by the amount or lack of knowledge she has about the menopause. The results of the preliminary study in Sumberjaya Village show that most pre-menopausal women do not understand how to deal with the menopause. In this study, the media used to improve readiness is a climacterium digital pocket book. The aim of this study was to determine the effectiveness of the climacterium digital pocket book on menopause readiness. Method: This study is a pre-experimental study using a one group pretest-posttest design. The population in this study were premenopausal mothers aged 40-50 years totalling 482 people. The sample size was determined using the Slovin formula as many as 83 respondents. The sampling technique was carried out by accidental sampling. This research instrument used a questionnaire and data analysis using the Wilcoxon test. Result: The results of the difference test (Wilcoxon) pretest and posttest data on readiness to face menopause before and after reading the climacterium digital pocket book with a p-value of 0.000 (p <0.05), which means that the climacterium digital pocket book is very effective in increasing readiness to face menopause among premenopausal mothers in Sumberjaya Village. Conclusion: Climacterium digital pocket book effectively improves the readiness of premenopausal women to face menopause in Sumberjaya Village. It is hoped that this climacterium digital pocket book can be used as one of the educational media in other locations, particularly for pre-menopausal.
The Relationship Between Knowledge and Attitudes with Medication Adherence in Tuberculosis Patients in The UPTD Puskesmas Ciamis Work Area Monica, Intan; Noviati, Elis; Endang Purwati, Ayu; Marliany, Heni; Kurniawan, Rudi
INDOGENIUS Vol 4 No 2 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i2.590

Abstract

Background & Objective: Mycobacterium tuberculosis bacteria is an acute infection also known as tuberculosis disease. This disease will have a bad impact if not treated properly. Knowledge and attitude can affect adherence to the healing process, the patient's indiscipline can be caused by the lack of public knowledge and awareness about medication adherence is very important. To find out whether there is a relationship between knowledge and attitude and medication adherence in tuberculosis patients in the work area of UPTD Ciamis Health Center.   Method: This type of study uses observational analytics with  a cross sectional  research design.The population in this study is 30 people, and the sampling technique in this study uses Total Sampling because the number of samples is the same as the population and the number of population is less than 100. Result: The results of the study showed that there was a relationship between knowledge and medication adherence to outcomes (p=0.003<α=0.005) and a relationship between attitude and medication adherence to medication and outcomes (p=0.011<α=0.005). Conclusion: In this study, almost all of the respondents had good knowledge, good attitude and good medication adherence,  and there is a relationship between knowledge and attitude and adherence to taking medicine.
Literature Review: Factors Influencing Contraceptive Choice Among Women of Childbearing Age Asmarani, Sri Utami; Purwati, Ayu Endang; Dewi, Sri Wulan Ratna; Sandriani, Sandriani
INDOGENIUS Vol 4 No 2 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i2.735

Abstract

Background & Objective: Family planning is an effort to regulate childbirth, including the spacing and ideal age of childbirth, as well as pregnancy, through promotion, protection, and assistance in accordance with reproductive rights, in order to realize a quality family. Therefore, family planning is a government program designed to balance population needs. Contraceptive use aims to fulfill reproductive rights, help people plan the number and timing of their children, and prevent unwanted pregnancies. Proper contraceptive use can reduce the risk of maternal and infant mortality. Therefore, ensuring access to quality family planning programs should be a priority in health services. The purpose of this literature review is to determine the factors that influence the selection of contraceptives in women of childbearing age. Method: The research method used is a literature review study that tries to explore information about the factors that influence the selection of contraceptives in women of childbearing age.The type of data used is secondary data. Sources for conducting this literature review include a systematic search study of computerized databases on Google Scholar in the form of research journals totaling 5 articles. The research journals used are from 2020 to 2024. Result: The results of the research analyzed by the researchers, from 5 journals, showed that the main factors influencing the selection of contraceptives were knowledge and husband support. While other factors that influence the selection of contraceptives are age, education, occupation and attitude. Conclusion: Increase education to husbands and always involve husbands in family planning counseling. So that husbands can provide appropriate support to their wives and can strengthen couple communication in making contraceptive decisions.
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Dalam Meningkatkan Kualitas Tidur pada Perempuan Menopause menggunakan Media Audio Visual di Lingkungan Desa Kolot RW 023 Kelurahan Ciamis Rahma Fauziah, Syifa; Nurherliyany, Metty; Srinayanti, Yanti; Purwati, Ayu Endang
INDOGENIUS Vol 3 No 3 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i3.460

Abstract

Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh relaksasi otot progresif menggunakan media audio visual dalam meningkatkan kualitas tidur pada perempuan menopause di Lingkungan Desa Kolot RW 023 Kelurahan Ciamis. Metode: Penelitian kuantitatif dengan Quasi eksperiment menggunakan pendekatan Two Group pre-test, post-test design. Populasi pada penelitian ini adalah perempuan menopause yang berusia 45-54 tahun di lingkungan Desa Kolot RW 023 Kelurahan Ciamis yang berjumlah 76 responden dan sampel 30 responden dengan 15 kelompok intervensi, 15 kelompok kontrol. Hasil: Setelah membandingan hasil observasi sebelum dan sesudah dilakukan implementasi, dan telah dianalisis dengan metode pengujian data Wilcoxon maka hasil penelitian pada kelompok intervensi menunjukan nilai signifikan, yaitu p = 0,001 atau p < 0,05. Artinya, pada penelitian ini Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum diberikan implementasi dengan sesudah diberikan implementasi. Sedangkan hasil penelitian pada kelompok kontrol p = 0,051 atau p > 0,05. Artinya, tidak terdapat pengaruh relaksasi otot progresif dalam meningkatkan kualitas tidur. Kesimpulan: Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa otot progresif menggunakan media audio visual dapat menjadi salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pada perempuan menopause.