Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Stabilitas Lereng Sungai Kampar Terhadap Gelincir di Desa Simpang Kubu dengan Metode Simplified Bishop Zainuri, Zainuri; Megasari, Shanti Wahyuni; Yanti, Gusneli
JURNAL SAINTIS Vol. 16 No. 1 (2016)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.033 KB)

Abstract

Desa Simpang Kubu merupakan salah satu desa yang berada di daerah kawasan bantaran sungai Kampar yang secara administratif berada dalam wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Kondisi tebing sungai, ada yang sudah diberi perkuatan dan ada yang masih alami. Kondisi tebing sungai yang masih alami mengalami pengikisan secara terus-menerus, sehingga makin lama jarak tebing sungai dengan daerah permukiman dan fasilitas umum semakin dekat. Jika hal ini tidak menjadi perhatian dan dibiarkan terus-menerus oleh pengambil kebijakan maka daerah permukiman masyarakat dan fasilitas umum tersebut akan hilang, ikut terkikis dan terbawa oleh longsor. Karena itu perlu dipertimbangkan untuk membangun pengaman tebing. Masalah penelitian adalah analisis stabilitas lereng sungai Kampar di desa Simpang Kubu dengan metode Simplified Bishop sehingga bidang gelincir dapat ditentukan secara akurat. Tempat penelitian adalah bantaran sungai Kampar yang berada di desa Simpang Kubu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Waktu penelitian dimulai dari bulan Agustus 2015, berakhir pada bulan Januari 2016. Berdasarkan data-data yang diperoleh dan kemudian dianalisis dengan memakai formulasi yang digunakan pada metode Simplified Bishop maka diperoleh kesimpulan bahwa bidang gelincir untuk lereng sungai Kampar yang berada di Desa Simpang Kubu berberntuk busur dengan jari-jari (R) 10 meter dan nilai faktor keamanan (Fs) sebesar 1,78 mendekati nilai yang diisyaratkan.
Analisis Daya Dukung Pondasi Bored Pile pada Proyek Pembangunan Menara Listrik Transmisi 500 KV Peranap-Perawang Chandra, Andre; Yanti, Gusneli; Wahyuni Megasari, Shanti
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1732

Abstract

Pondasi bored pile berinteraksi dengan tanah untuk menghasilkan daya dukung yang mampu memikul dan memberikan keamanan pada struktur atas, dimana terjadi perubahan jenis pondasi dalam proyek pembangunan menara transmisi 500 kV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung pondasi bored pile menara transmisi 500 kV. Metode yang digunakan adalah metode Aoki dan de Alencar, metode Schmertmann dan Nottingham, metode Meyerhoff, dan metode Guy Sangrelatt. Selanjutnya, dikarenakan bored pile-nya adalah kelompok tiang, maka digunakan pula dua jenis metode efisiensi kelompok tiang, yaitu metode Converse-Labarre dan metode Los Angeles Group. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa untuk pondasi bored pile dengan jumlah 16 tiang, kedalaman 6 meter dan diameter tiang sebesar 40 cm, diperoleh nilai daya dukung pondasi ultimit bored pile yang paling minimum adalah sebesar 1487,845 kN untuk menahan beban compression terfaktor menara sebesar 644,072 kN kondisi normal. Sementara untuk daya dukung ijin tarik pondasi bored pile, diperoleh nilai sebesar 240,562 kN, tidak mencukupi untuk menahan beban uplift terfaktor menara sebesar 479,497 kN. Untuk mengatasinya, maka diperlukan penambahan jumlah tiang menjadi 25 buah dan menambah kedalaman menjadi 7,6 meter, sehingga diperoleh nilai daya dukung ijin tarik sebesar 490,399 kN, yang dapat menambah daya dukung pondasi bored pile.
Pengaruh Variasi Penambahan Bahan Aditif Consol SG Terhadap Kuat Tekan Beton Fauzia, Ira; Yanti, Gusneli; Wahyuni Megasari, Shanti
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1808

Abstract

Beton yang telah diaduk dengan waktu yang berlebihan dilokasi dan dibawa dengan mobil ready mix terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pembongkaran sehingga akan membuat mutu beton berkurang. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan bahan aditif Consol SG terhadap kuat tekan beton. Consol SG berfungsi untuk mengurangi jumlah air dan memperlambat proses pengeringan. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder ukuran 15 cm x 30 cm. Pada penelitian digunakan variasi penambahan Consol SG sebanyak 0%, 0,10%, 0,30%, 0,50%, 0,80%, 1,00%, dan 1,20%. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan dengan dan tanpa penambahan Consol SG, maka diperoleh hasil pengujian kuat tekan beton pada seluruh benda uji lebih tinggi dari pada kuat tekan beton rencana yaitu K-225. Nilai kuat tekan rata-rata paling tinggi diperoleh pada persentase penambahan Consol SG 1,00%, yaitu 361,37 Kg/cm2. Analisis data dilakukan dengan analisis statistik dan analisis regresi. Berdasarkan pengujian ANAVA didapatkan Fhitung= 6,1267 dimana lebih besar dari F0,05= 2,85 dan F0,01= 4,46 ini memperjelas bahwa terdapat interaksi atau perlakuan sangat nyata antara kuat tekan beton dengan penambahan bahan aditif Consol SG. Model regresi yang dihasilkan berbentuk regresi polinomial derajat 2 persamaannya adalah y= -116,27x2 + 202,44x + 244 dengan nilai R2= 0,5663.
Pengaruh Variasi Campuran Gula Pasir terhadap Kuat Tekan Mortar Semen alfazar, yudira; Yanti, Gusneli; Wahyuni Megasari, Shanti
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1837

Abstract

Mortar semen digunakan sebagai bahan pengisi dalam pekerjaan konstruksi. Namun permasalahan di lapangan mortar semen cepat mengeras akibat proses hidrasi sehingga pekerjaannya menjadi lebih sulit sehingga mempengaruhi kualitas yaitu kuat tekannya. Untuk itu digunakan bahan tambah sebagai penunda waktu ikat awal semen agar memudahkan pekerjaannya namun tidak mengurangi kualitas mortar semen. Bahan tambah yang mampu menunda waktu ikat awal semen adalah gula. sehingga dilakukan penelitian adanya pengaruh variasi campuran gula pasir terhadap kuat tekan mortar semen. Penelitian ini menggunakan gula merek Value plus, Berlian jaya, Gulaku, dan Lokal dengan penambahan 0%, 0,05%, 0,1%, 0,15% 0,2% dari berat semen. Pembuatan benda uji sesuai dengan job mix menggunakan perbandingan campuran 1:5 (semen : pasir) dan FAS 0,5. Berdasarkan hasil pengujian bahwa nilai kuat tekan yang tertinggi pada merek gulaku sebesar 16,35 MPa pada campuran 0,15% nilai kuat tekan terendah pada gula merek Lokal sebesar 13,20 MPa pada campuran 0,2%. Hasil analisis statistik didapatkan FHitung gula Merek Value plus = 40,7, Berlian jaya = 25,28, Gulaku = 16,37, dan Lokal = 15. Sedangkan Ftabel untuk F0,05 = 3,48 dan F0,01 = 6,55. Dari hasil penelitian diperoleh Fhitung > Ftabel sehingga didapat kesimpulan bahwa penambahan gula pasir berpengaruh terhadap kuat tekan mortar semen.
Hubungan Kuat Tekan dan Kuat Lentur pada Beton Berpori Nasrul, Samsul; Yanti, Gusneli; Megasari, Shanti Wahyuni
Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil Vol 4 No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/jrkms.v4i1.1122

Abstract

Beton berpori merupakan beton yang mempunyai rongga sehingga dapat mengalirkan air dari atas permukaan kedalam tanah. Riset bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan dan kuat lentur pada beton berpori. Penelitian ini berdasarkan pada metode ACI-522R-10 dengan menggunakan ukuran gradasi agregat kasar sebesar 9.5-19.5 mm, perbandingan  semen dan agregat kasar sebesar 1:4 dan faktor air semen sebesar 0.3. Zat aditif yang digunakan berupa MasterGlenium ACE 8595 Concrete Additive dengan penambahan aditif sebanyak 0%, 1% dan 2% terhadap berat semen. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder untuk pengujian kuat tekan dan berbentuk balok untuk pengujian kuat lentur. Hasil pengujian  terdapat hubungan antara kuat tekan dan kuat lentur. Nilai kuat tekan mengalami penurunan  seiring dengan nilai kuat lenturnya.  Hal ini terlihat dari nilai kuat tekan rata-rata dan kuat lentur rata rata tertinggi ada pada campuran I dengan nilai kuat tekan rata-rata 5.4 MPa, dan nilai kuat lentur rata-rata  sebesar 1.96 MPa. Penggunaan Masterglenium pada penelitian tidak menaikan kuat tekan maupun kuat lentur beton.
Pemanfaatan Recycled Concrete Aggregate Pada Beton Porous Zen, Hidayat; Yanti, Gusneli; Megasari, Shanti Wahyuni
Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/jrkms.v4i2.1363

Abstract

Recycled Concrete Aggregate (RCA) adalah agregat kasar yang didapatkan dari limbah beton yang tidak terpakai kemudian dihancurkan kembali dan digunakan sebagai agregat kasar pada campuran beton. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai kuat tekan pada beton porous. Penelitian ini berdasarkan pada metode ACI-522R-10 dengan memvariasikan perbandingan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Normal Concrete Aggregate (NCA) yaitu 100% : 0%, 75% : 25%, 50% : 50%, 25% : 75%, 0% : 100%. Ukuran gradasi agregat kasar sebesar 9,5-19,5 mm, perbandingan  semen dan agregat kasar sebesar 1:5 serta faktor air semen sebesar 0,3. Zat aditif yang digunakan berupa Sikacim Concrete Additive dengan penambahan aditif sebanyak 0,7%. Benda uji yang digunakan berbentuk kubus dengan dimensi 150x150x150 mm untuk pengujian kuat tekan. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan rata-rata tertinggi benda uji beton porous pada variasi campuran 25% Recycled Concrete Aggregate (RCA) dan 75% Normal Concrete Aggregate (NCA) yaitu sebesar 5,93 MPa. Nilai kuat tekan rata-rata benda uji memenuhi ke dalam persyaratan kuat tekan beton porous sesuai dengan ACI-522R-10 yaitu berada diantara 2,8 – 28 MPa.
Studi Beton Geopolimer Dengan Bahan Dasar Fly Ash Terhadap Kuat Tekan Beton Ilyas, Yussy Afrilia; Yanti, Gusneli; Putri, Lusi Dwi
Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil Vol 5 No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/jrkms.v5i2.2096

Abstract

Fly ash memiliki potensi sebagai bahan pengganti semen Portland, dikarenakan termasuk bahan pozzolan yaitu bahan yang memiliki kandungan silika (Si) dan alumina (Al). Bahan pozzolan tidak mempunyai kemampuan pengikat seperti semen pada umumnya, tetapi dikarenakan bentuknya yang halus, dan dapat bereaksi dengan cairan alkali activator NaOH dan Na2SiO3 yang memiliki kemampuan mengikat layaknya semen Portland, campuran ini disebut dengan campuran geopolimer. Penelitian ini menggunakan bahan pengikat campuran beton geopolymer menggunakan fly ash dan cairan alkali activator berupa NaOH dan Na2SiO3 dengan perbandingan sebesar 1,5; 2,0; 2,5; 3,0; 3,5 yang menggunakan metode ekperimental. Metode dalam perancangan campuran beton menggunakan cara DOE di Indonesia dikenal sebagai standar perencanaan oleh Departemen Pekerjaan Umm dan dimuat dalam Standar SNI 03-2834-2000, "Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal”. Secara berurut nilai kuat tekan beton (rata-rata) yang di dapat adalah 3,40 MPa (SS/SH = 1,5) ; 7,11 MPa (SS/SH = 2,0); 10,13 MPa (SS/SH = 2,5); 9,07 MPa (SS/SH = 3,0) dan 8,05 MPa (SS/SH = 3,5). Beton yang menghasilkan kuat tekan beton maksimal ada pada variasi perbandingan SS/SH sebesar 2,5 dengan nilai kuat tekan sebesar 10,13 MPa.
Penyuluhan Pondasi Bangunan Pada Lahan Gambut Yanti, Gusneli; Megasari, Shanti Wahyuni; Zainuri, Zainuri
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Edisi April 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/nr192n73

Abstract

Tujuan pengabdian adalah untuk menambah pengetahuan mitra tentang karakteristik lahan gambut yang merupakan tanah dasar tempat mereka berdomisili dan meningkatkan pengetahuan masyarakat setempat tentang pondasi bangunan yang sesuai untuk lahan gambut agar bangunan yang mereka bangun terhindar dari penurunan yang dapat mengakibatkan retak. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya kegiatan penyuluhan adalah metode ceramah dan diskusi. Pengetahuan peserta sebelum melakukan penyuluhan mendapatkan nilai rata-rata 47,33 atau secara persentase yang mendapatkan kategori kurang 24,44% , kategori cukup 37,78 dan kategori baik 2,22%. Setelah dilaksanakan penyuluhan, pemahaman peserta penyuluhan mengalami peningkatan, secara keseluruhan nilai rata-rata pemahaman terhadap materi yang disampaikan adalah sebesar 75,33. Secara persentase yang mendapatkan kategori kurang 8,89%, kategori cukup 40%, kategori baik 26,67% dan baik sekali 24,44%.
Pelatihan Rancangan Campuran (Mix Design) Beton Kepada Penyedia Jasa Konstruksi di Pekanbaru Megasari, Shanti Wahyuni; Rahmat, Hendri; Yanti, Gusneli; Zainuri
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi Oktober 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/5dygg005

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyedia jasa konstruksi yang ada di kota Pekanbaru dalam perancangan campuran (mix design) beton sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Metode pelaksanaan berupa ceramah, diskusi dan praktek labortorium. Pengabdian ini melibatkan 5 (lima) perusahaan penyedia jasa konstruksi dengan total jumlah peserta sebanyak 15 (lima belas) orang. Hasil pelaksanaan pelatihan telah memberikan tambahan pengetahuan dan kemampuan peserta (penyedia jasa konstruksi) dalam pembuatan rancangan campuran (mix design) beton sesuai dengan SNI. Dari hasil evaluasi pre-test diperoleh rata-rata nilai sebesar 36,8. Sedangkan setelah dilaksanakan pelatihan, diperoleh nilai post-test rata-rata sebesar 76,0. Dengan nilai tersebut dapat dikatakan bahwa dengan diberikan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta pelatihan terhadap materi yang diberikan dengan baik. Dari hasil post-test diperoleh 12 (dua belas) orang memiliki nilai 70 (tujuh puluh) dan 3 (tiga) orang berada di bawah nilai 70 (tujuh puluh) sehingga instruktur dapat dinyatakan berhasil menuntun peserta pelatihan dalam mengasah keterampilan dalan pembuatan rancangan campuran beton.
Pelatihan Pembuatan Rencana Anggaran Biaya pada Siswa SMK di Kota Pekanbaru Yanti, Gusneli; Zainuri, Zainuri; Rahmat, Hendri
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Edisi April 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/80p31g25

Abstract

Penyusunan rencana anggaran biaya membutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus, sementara pegawai administrasi kontraktor hanya mengerti masalah administrasi umum saja. Karena itu, kontraktor membutuhkan jasa pembuat Rencana Anggaran Biaya untuk membantu mereka menyiapkan berkas penawaran atas proyek-proyek yang diminati pada pelelangan yang dimaksud, mengingat proyek yang diminati banyak dan semuanya mengandung unsur spekulasi. Pelajaran pembuatan rencana anggaran biaya diberikan pada siswa SMK bidang teknologi. Pelajaran tanpa praktek yang cukup menyebabkan minimnya keterampilan siswa-siswa tersebut dalam menyiapkan rencana anggaran biaya yang riil. Sebelum diberdayakan, agar hasil penyusunan rencana anggaran biaya yang dikerjakan dapat dipertanggungjawabkan siswa SMK tersebut dapat diberikan pelatihan dalam menyusun rencana anggaran biaya. Kegiatan pelatihan tersebut memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa SMK bidang teknologi yang ada di kota Pekanbaru dalam pembuatan rencana anggaran biaya, serta menambah pengetahuan dan pengalaman siswa SMK bidang teknologi dalam pembuatan Rencana Anggaran Biaya Dari hasil penilaian diketahui bahwa 10% dari peserta pelatihan masih kurang memahami materi pelatihan yang diberikan; 50% cukup memahami materi pelatihan; 35% dapat memahami materi pelatihan dengan baik; dan 5% dapat memahami materi pelatihan dengan baik sekali. Secara keseluruhan setelah dilihat nilai rata-rata yang diperoleh oleh peserta pelatihan sebesar 71.20