Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KANDUNGAN HARA TANAH DAN KLON TERHADAP KADAR PATI UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz) DI LAMPUNG TENGAH YANG DIUKUR DENGAN METODE NERACA MASSA Muhammad Wahyudi; Fitri Yelli; Arif Surtono; Supriatin Supriatin; Rizki Afriliyanti
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 4 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, NOVEMBER 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v12i4.9973

Abstract

Kadar pati sangat mempengaruhi jumlah produksi tepung tapioka yang dihasilkan. Kandungan pati pada ubi kayu dipengaruhi oleh klon, umur panen optimal umbi, kondisi cuaca, serta faktor unsur hara tanah selama periode pertumbuhan hingga panen Apabila unsur hara pada lahan berkurang maka akan mempengaruhi hasil kadar pati pada tanaman ubi kayu, sehingga terjadi degradasi komponen pati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kandungan hara tanah terhadap kadar pati ubi kayu dan mengetahui pengaruh klon ubi kayu yang dibudidayakan pada kondisi tanah yang berbeda terhadap kadar pati ubi kayu. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 hingga Januari 2024. Penelitian dilakukan dengan perlakuan 4 jenis klon ubi kayu yaitu klon Klantang, Daun Sembilan, Kasetsart dan Garuda. Setiap klon diambil sebanyak 4 titik sampel ubi kayu dengan umur panen 8 bulan dan 4 titik sampel tanah di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah. Sampel ubi kayu diambil untuk diukur kadar pati dengan metode neraca massa, sedangkan sampel tanah diambil untuk dianalisis pH tanah, nitrogen, fosfor, kalium dan C organik tanah. Penelitian ini menggunakan uji analisis deskriptif dengan standar deviasi untuk mendeskripsikan hasil pengukuran kadar pati ubi kayu. Sedangkan uji korelasi dilakukan untuk mengetahui pengaruh pH dan unsur hara tanah terhadap kadar pati ubi kayu. Hasil korelasi menunjukkan nitrogen berpengaruh terhadap kadar pati ubi kayu. Berdasarkan analisis deskriptif dengan standar deviasi kadar pati tertinggi terdapat pada klon Kasetsart dan Garuda, sedangkan kadar pati terendah terdapat pada klon Klantang dan Daun Sembilan.
Enhancing Electrical Characteristics in a High-Power Seawater Battery: Solutions with Acid Zinc Anolyte and Alumina-Carbon-Cement Separator Pauzi, Gurum Ahmad; Surtono, Arif; Suciyati, Sri Wahyu; Syafriadi, Syafriadi; Samosir, Ahmad Saudi; Sulistiyanti, Sri Ratna; Simanjuntak, Wasinton
Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science
Publisher : Pandawa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47352/jmans.2774-3047.267

Abstract

The potential of seawater as a source of galvanic cell energy has not been fully realized due to significant challenges, particularly anode degradation in single-compartment high-power seawater batteries. This study addresses these limitations by introducing a novel two-compartment system, utilizing an acid zinc anolyte and an alumina-carbon-cement separator designed to enhance both the electrical performance and longevity of the battery. Experimental results demonstrate a remarkable increase in current output (97.81 times) and a substantial boost in power (5.25 times) compared to conventional single-compartment cells. Furthermore, the internal resistance of the system is reduced by 95.7%, indicating improved energy transfer efficiency. The use of the alumina-carbon-cement separator effectively mitigates anode corrosion, a common issue that limits the operational lifespan and reliability of seawater batteries. These findings suggest that the proposed two-compartment configuration not only overcomes critical technical barriers but also offers a promising and sustainable alternative for renewable energy generation from seawater. The enhanced performance and durability of this system highlight its potential for practical applications in marine and coastal energy harvesting, contributing to the advancement of clean energy technologies.
PENGENALAN KLON UBIKAYU GENJAH SEBAGAI ALTERNATIF PANEN MUDA PADA PETANI DAN INDUSTRI TAPIOKA DI LAMPUNG Setiawan, Kukuh; Ardian, Ardian; Utomo, Setyo Dwi; Yeli, Fitri; Syaifudin, Ahmad; Surtono, Arif; Sungkono, Sungkono; Agustiansyah, Agustiansyah; Sanjaya, Purba
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7799

Abstract

Abstrak: Lampung merupakan sentra produksi ubikayu di Indonesia dengan luas area sekitar 199.385 ha.  Luas area terbesar berada di Lampung Tengah sekitar 120 ribu ha.  Salah satu kendala utama selain harga ubikayu yang sering berfluktuasi adalah panen muda atau awal di tingkat petani dan industri tapioka.  Tujuan penulisan makalah ini adalah pengenalan klon ubikayu yang genjah sebagai solusi penen muda di tingkat petani.  Penanaman ubikayu klon genjah dengan produksi tinggi ini dilaksanakan di tiga kabupaten di Lampung, yaitu Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Lampung Tengah Great Giant Food (GGF).  Ada 7 klon yang digunakan, yaitu Vamas, Vati, Litbang UK 2, Daun 9 (berumur genjah), dan Adira 4, UJ3, UJ5 (berumur 10-12 bulan).  Jarak tanam yang digunakan adalah 100 x 80 cm atau populasi 12.500 tanaman/ha.  Data pendukung untuk pengenalan klon ubikayu genjah adalah tinggi tanaman, bobot ubi dan kadar pati.  Saat pertumbuhan awal, yaitu 1 bulan setelah tanam (BST) terlihat tidak berbeda antara ubikayu berumur genjah dan yang berumur normal (10-12 BST).  Namun, pada saat tanaman berumur 7 BST, tinggi tanaman Vamas mencapai rata-rata 227 cm sebaliknya UJ3 mempunyai rata-rata tinggi tanaman sekitar 257 cm.  Selanjutnya, bobot ubi Vamas dan UJ3 masing-masing mencapai 36,1 ton/ha dan 25,3 ton/ha.  Dengan demikian Vamas bisa direkomendasikan sebagai klon ubikayu genjah karena mampu berproduksi tinggi pada umur 7 BST
Characterization of Corona Plasma Ozone Generators and Analysis of Microbubble Ozone Size for Efficient Mass Transfer Fitryan, Anggyta; Junaidi, Junaidi; Arif Surtono; Eko Yulianto; Eva Sasmita; Muhammad Nur; Ayu Aprilia; Nida Lidya Susanti; Abdurrahman, Ahmad Faruq
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 06 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu, September - October (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to characterize the performance of a corona plasma ozone generator, measure the concentration of ozone produced, and analyze and compare the size of ozone microbubbles from two diffusers (C50 and C80) to evaluate the efficiency of ozone mass transfer. The method used was experimental with equipment including a VOSOCO ozone generator, Ozone Monitor, dimmer, high voltage probe, Kyoritsu ampere clamp, SANWA multimeter, flowmeter, aquarium, Apexel 12.5x macro lens, C50 and C80 diffusers, and an iPhone 11, with Python-based microbubble size analysis software for digital image processing. The results showed that the ozone generator operated at 1200 V with a linear relationship between voltage, current, and power, where the highest ozone concentration was achieved at a flow rate of 0.8 l/min. The C80 diffuser produced smaller and more homogeneous bubbles (average 3.37 µm) compared to the C50 (4.09 µm), increasing the specific surface area by 21.4% for better mass transfer efficiency. The innovation of this research lies in the development of a Python-based analysis system with an effective and affordable digital image processing approach to characterize ozone microbubble size, providing an accurate alternative for analyzing critical parameters for optimizing microbubble-based ozonation systems.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN LIMBAH LAMPU HEMAT ENERGI (LHE) SEBAGAI ALTERNATIF LAMPU EMERGENCY DENGAN TEKNIK JOULE THIEF Junaidi, Junaidi; Riyanto, Agus; Pauzi, Gurum Ahmad; Surtono, Arif
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i2.157

Abstract

Pengabdian ini merupakan bentuk kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pemafaatan limbah lampu hemat energi (LHE) untuk pembuatan lampu emergency. Pembuatan lampu emergency dilakukan dengan metode JouleThief. Metode ini mampu meningkatkan daya listrik rendah dari sumber baterai 1,5 volt menjadi arus bolak-balik AC yang dapat menyalakan lampu LED. Peserta dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sekitar 32 orang. Setiap peserta pengabdian dibina tentang proses pemanfaatan limbah lampu LHE yang sudah tidak terpakai agar menjadi barang siap guna dan memiliki nilai jual ekonomis. Komponen yang digunakan dalam pembuatan lampu emergency semuanya diperoleh dari komponen dari bekas lampu LHE. Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat mitra menjadi paham tentang bagaimana memanfaatkan limbah yang sulit terurai menjadi barang siap jual. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pencapaian TIK sebelum kegiatan pengabdian pembuatan lampu emergency dengan teknik Joule Thief adalah 35,63%. Pencapaian TIK setelah kegiatan pengabdian pembuatan emergency adalah 80,94%. Dari hasil tersebut, terjadi peningkatan untuk masing-masing pencapaian TIK dengan rata-rata sebesar 45,31%.
Co-Authors , Agustiansyah A Agustiawan A Amanto Abdurrahman, Ahmad Faruq Abidin, Ramadhani Adi Saputra Aewaditha, Randha Kentama Agung Gumelar Agus Riyanto Agus Riyanto Agustiansyah Agustiansyah Ahmad Badrus Soleh Ahmad Saudi Samosir Ahmad Syaifudin Ahmad Syaifudin Amir Supriyanto Amir Supriyanto Amir Supriyanto Amir Supriyanto angga wahyu pratama Ardian Ardian Ardian Ardian Arta Bayti Bonita Ayu Aprilia Danu Setiawan Denny Irfan Dewi Puspitasari Diana Margarini Diana Rahma Dina Mauliyani Qoriah Dwina Nurizky Syahputri E Edison EKO YULIANTO Elisabhet Yori Vitariasni Eva Sasmita Fitri Anggraini Fitri Yeli Fitri Yelli Fitryan, Anggyta Friska Tiara Desy Grace Pricilya Michiko Gurum A P Gurum A P, Gurum A P Gurum Ahmad Pauzi Gurum Ahmad Pauzi Gurum Ahmad Pauzi Gurum Ahmad Pauzi Gurum Akhmad Pauzi Humairoh Ratu Ayu I Irsan Ilfa Yuni Arta Imam Nasiqin Inda Robbihi Mardhiya Irvana, Raihan J Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi, J Karo , Pulung Karo Kukuh Setiawan Kukuh Setiawan Luh Ari Anjarsari M Mujiono Maesadji Tjokronagoro Maesadji Tjokronagoro Mahfudz Al-Huda Marjunus, Roniyus Muhammad Nur Muhammad Wahyudi Mutiara Amalia Syafira N Nurkholis Nabila, Zhara Nevalen Aginda Prasetyo Nida Lidya Susanti Nita Suliyani Novia Puspasari Pauzi, Gurum Ahmad Prima Aprilliana Puji Siamatun Putra, Rio Adhitya Putri, Risa Amelia Randha Kentama Aewaditha Rifqah, Raden Ayu Nurfadhillah Rizki Afriliyanti Rizki Yara Narvinda Runiyus Marjunus Sakura, Abdan Sammi Rizki Taufik Sanjaya, Purba Sari, Dwi Vaolina Setyo Dwi Utomo SITI KHOLIFAH Situmorang, Elfrina Sri Ratna Sulistiyanti Sri Wahyu Suciyati Sri Wahyu Suciyati Sri Wahyu Suciyati Sri Wahyu Suciyati Sri Wahyu Suciyati Sungkono Sungkono Sungkono Sungkono Supriatin Supriatin Supriyanto, Amir Supriyanto, Amir Supriyanto, Amir Sutopo Hadi Syafriadi Syafriadi Thomas Sri Widodo Thomas Sri Widodo Tri Sutanto W Warsito Warsito Warsito Warsito Warsito Warsito Warsito Warsito, W Wasinton Simanjuntak Yanti Yulianti Yeli, Fitri