Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

IMPLEMENTASI KONSELING SEBAYA TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA KORBAN BODY SHAMING DI MTs NEGERI 3 LAHAT Elsa Anggilena; Taty Fauzi; Endang Surtiyoni
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Vol 9, No 1 Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i1.28590

Abstract

Body shaming is a form of verbal bullying, namely an act of belittling or embarrassing someone's physical appearance. This study aims to determine the effect of peer counseling services on increasing the self-confidence of students who are victims of body shaming. The research method used is quantitative, pre- experimental with a one-group pretest and posttest design. Sampling using purpose sampling technique as many as 7 students in class VIII.2 who were victims of body shaming and had a low level of confidence. Data were collected using a pretest posttest and observation questionnaire. Data analysis using the Wilcoxon Sidned Rank test to determine changes before and after treatment was given. The results showed a calculated Z value of -2.360 with an Asymp.sig valueof 0.018 <0.05. So Ha is accepted and Ho is rejected. This shows that peer counseling services are effective in increasing the self-confidence of students who experience body shaming. Thus, the implementation of peer counseling can be used as an effective strategy in helping to overcome the problem of body shaming at MTs Negeri 3 Lahat.
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN SCRABBLE SEBAGAI PENDEKATAN ENJOYABLE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SD NEGERI 1 PENANGGOAN DUREN Melta Hairunnisa; Siti Asiyah; Endang Surtiyoni
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5301

Abstract

Pembelajaran yang masih didominasi ceramah tanpa media interaktif. Penelitian ini bertujuan bagaimana Pengembangan Media Papan Scrabble Sebagai Pendekatan Enjoyable Learning dalam Pembelajaran IPAS di SD Negeri 1 Penanggoan Duren yang Valid dan Praktis. Model penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dan menggunakan model pengembangan 4D. Hasil keseluruhan uji validitas dari para ahli pada materi sistem peredaran darah manusia memperoleh nilai rata-rata 89,61% dengan kriteria sangat valid. Hasil keseluruhan nilai praktis yang diperoleh melalui lembar angket respon guru memperoleh nilai sebesar 90% dengan kriteria sangat praktis. Sementara itu, hasil evaluasi pretest dan posttest menunjukkan adanya efek potensial yang signifikan terhadap hasil belajar kognitif peserta didik. Nilai rata-rata pretest sebelum kegiatan pembelajaran diperoleh persentase sebesar 72,50%. Setelah menggunakan media hasil pengembangan, hasil posttest peserta didik mencapai target ketuntasan dengan persentase sebesar 93,91% dengan kriteria "sangat efektif". Artinya, terdapat peningkatan hasil belajar sebesar 21,11% dari 24 peserta didik kelas IV. Perbedaan nilai tersebut diperkuat dengan perhitungan indeks N-gain sebesar 0,5 yang termasuk ke dalam klasifikasi sedang. Dengan demikian, media pembelajaran yang dikembangkan terbukti memiliki efek potensial yang tinggi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada proses pembelajaran IPAS.
Intelligence Quotient and Learning Outcomes: A Correlational Study of Guidance and Counseling Undergraduates Endang Surtiyoni; Nurlela Nurlela; Evia Darmawani; Dendi Irawan; Prisca Putri Fatricia
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol. 16 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v16i1.13908

Abstract

Intelligence Quotient (IQ) is widely assumed to be a primary determinant of academic success, yet preliminary observations in the Guidance and Counseling Study Program of FKIP Universitas PGRI Palembang showed that several students with superior IQ obtained lower grade point averages (GPA) than their peers in the average category. This study aimed to examine the correlation between IQ and the learning outcomes of the 2023 cohort. A quantitative correlational design was employed with total sampling of 72 students. IQ data were collected using the Culture Fair Intelligence Test (CFIT) Scale 3, and learning outcomes were obtained from students' GPA documents in the first and second semesters of the 2023/2024 academic year. Data were analyzed using normality, linearity, and homogeneity tests, Spearman's rank correlation, and simple linear regression. The results showed no statistically significant correlation between IQ and GPA (Spearman's rho = -0.078, p = 0.514; regression coefficient p = 0.271 > 0.05), with IQ accounting for only 1.7% of the variance in learning outcomes (R² = 0.017), while the remaining 98.3% was explained by other factors. These findings indicate that IQ alone does not determine students' academic achievement and imply that guidance and counseling services should also address non-cognitive factors such as motivation, learning habits, and emotional aspects to optimize student learning outcomes.
Model Bimbingan Konseling Berbasis E-Modul : Upaya Preventif Terhadap Perilaku Pornografi Siswa MTs Negeri 1 Muratara. Khairani Alvira Winata; Taty Fauzi; Endang Surtiyoni
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 1 (2022): Suluh : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v8i1.3795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model bimbingan dan konseling berbasis e-modul dalam mencegah perilaku pornografi di MTs Negeri 1 Muratara. Desain penelitian pengembangan konseling berbasis E-modul. Hasil ujicoba pemahaman terhadap materi penilaian ditentukan dengan skor minimal B yaitu kategori baik. hasil penelitian diperoleh validasi oleh ahli materi memperoleh skor rata-rata 3,64 dalam kategori sangat baik. validasi oleh ahli media diperoleh skor rata-rata 3,4 baik. pada uji coba penggunaan media oleh siswa pada uji coba penggunaan memperoleh skor rata-rata 3,58 dengan kategori sangat baik ini. Penggunakan Media E- Modul dapat digunakan dalam layanan bimbingan dan konseling sebagai upaya preventif dalam mencegah perilaku pornografi. Media e modul dengan materi pencegahan perilaku pornografi diharapkan dapat digunakan sehingga akan memudahkan siswa dalam memahami suatu materi atau konsep yang disajikan