Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Layanan konseling kelompok untuk mereduksi stres belajar siswa Andri Sopian Sopandi; Afiatin Nisa; Sabrina Dachmiati
Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ocim.v2i1.6767

Abstract

one fact that was difficult to refute is that learning stress is always experienced by students. One effort that is considered capable of reducing learning stress is group counseling. This study aims to determine whether group counseling was able to reduce learning stress in students. This study was conducted with experimental activities. The design used is one group pretest-posttest control group. The sample of this study amounted to nine people who were drawn purposively. Data were collected through a learning stress scale. The research hypotheses were answered using the sign test. The results showed that group counseling services were able to reduce learning stress.
Movie Therapy To Developing Prosocial Behavior of Childhoods Dian Renata; Hengki Satrianta; Rezky Permatasari; Anna Rufaidah; Sri Utami; Afiatin Nisa
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 13 No. 1 (2020): Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/fikroh.v13i1.56

Abstract

Movie Therapy To Developing Prosocial Behavior Of Childhoods. The phase of human life was beginning from the prenatal period and will end in late adulthood. Childhoods is critical age or golden age. In this phase childs tend to be selfish and far form prosocial behavior. This was need to be given intervention. One of intervention than can given through movie therapy. This article aim to describe whether movie therapy can develop prosocial behavior of childhoods. This research used quantitative research with experiment method. Samples in this research was 17 students. Instrument of this research was used prosocial behavior scale. Data were analyzed by sign test. The result shown that movie therapy was able to develop childhoods prosocial behavior. Implications of this findings in teacher and especially school counselors must to try this method to help childhoods with the lack of prosocial behavior. So, happy watching!
Kontribusi konsep diri terhadap perencanaan karier siswa Dian Rahmawati; Rezky Permata Sari; Afiatin Nisa
Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ocim.v2i2.8132

Abstract

career planning was an important component in students' career development. One thing that is thought to have an effect on students' career planning is self-concept. The aim of this study was to determine whether self-concept affects the career planning of SMKS Muhammadiyah 11 Jakarta students. The research is a quantitative research with a survey type. The population in this study were 394 students. The sample was drawn by simple random sampling with a sample size of 39 students. Data were collected through a questionnaire. Data were analyzed using simple linear regression test. The results showed that a). Students' self-concept is in the medium category, b) students' career planning is in the high category, and c) self-concept has a significant effect on career planning of students at SMKS Muhammadiyah 11 Jakarta
Mengenal dan Mengelola Emosi Individu Dengan ART Terapi Melalui Layanan Penguasaan Konten Christine Masada Hirashita Tobing; Afiatin Nisa; Devi Ratnasari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membantu orang membentuk emosi yang stabil dan positif dengan memahami dan mengelola perasaan mereka. Individu membutuhkan perhatian, interaksi, dan cara untuk mengekspresikan emosi mereka dan berkomunikasi dengan orang lain. Individu mampu mengenali dan mengelola baik emosi positif maupun negatif dalam dirinya. Jika dibiarkan, emosi negatif dapat menyebabkan anak menjadi temperamental dan sangat emosional. Terapi seni adalah kegiatan bermanfaat yang membantu orang dari segala usia untuk mengekspresikan dan meningkatkan emosi mereka melalui cara-cara kreatif. Dikategorikan sebagai terapi ekspresif yang menggunakan warna, suara/bunyi, dan gerakan yang dipadukan dengan teknik psikoterapi dan teknik proses kreatif. Seni dapat memainkan peran penting dalam mengeluarkan emosi bawah sadar dan bawah sadar seseorang. Ini dapat membantu mengungkapkan perasaan ini dengan cara yang mentah dan tidak teratur. Terapi ini membuat sesuatu, proses dan produk. Banyak pendekatan dan intervensi yang bisa diberikan dalam terapi ini, mulai dari menggambar, membuat objek, menyanyi dan bermain musik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, survei, studi kasus, dan eksperimen semu dengan penerapan layanan konseling individual, penguasaan konten, dan kerja kelompok. Tujuannya adalah untuk mengatasi masalah melalui kegiatan yang menyenangkan. Layanan ini disesuaikan dengan kebutuhan spesifik individu. Melalui terapi, individu mampu mengekspresikan emosinya dari alam bawah sadar, yang kemudian dapat digali dan dikembangkan menjadi kemampuannya mengelola emosi positif dan negatif.
PERANAN POS SAHABAT PEREMPUAN DAN ANAK DALAM MEMINIMALISIR KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Hengki Satrianta; Anna Rufaidah; Afiatin Nisa; Sabrina Dachmiati
Musawa: Journal for Gender Studies Vol. 14 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak, IAIN Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/msw.v14i2.1254

Abstract

Domestic violence is a hotly discussed issue. Its coverage in the mass media is constantly conveyed to the public. From any point of view, the terms "stop domestic violence" and "zero tolerance for domestic violence" must be echoed. One of the efforts of the DKI Jakarta provincial government is to establish the Pos Sahabat Perempuan dan Anak (Pos SAPA) which is expected to be a service forum related to domestic violence. This article aims to describe the role of Pos Sahabat Perempuan dan Anak to minimize domestic violence. This research is a qualitative descriptive study. The informants in this study consisted of five members of the Pos Sahabat Perempuan dan Anak at Universitas Indraprasta PGRI. Data were collected through interview techniques, observation, and documentation notes. data were analyzed descriptively through content analysis. The results of the study show that the role of the Pos Sahabat Perempuan dan Anak in minimizing domestic violence is pursued through preventive, curative, and promotive actions. The results of this study are expected to be able to become a new design for research in the field of domestic violence studies.
Kontribusi self-efficacy terhadap stres akademik mahasiswa selama pandemi Covid-19 periode April-Mei 2020 Sri Utami; Anna Rufaidah; Afiatin Nisa
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2020): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.41294

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kontribusi self-efficacy terhadap stres akademik mahasiswa selama pandemi Covid-19 periode April-Mei 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis survey. Penelitian ini dilakukan di Universitas Indraprasta PGRI dengan populasi sebesar 379 orang. Sampel diambil secara acak dengan estimasi menggunakan rumus Slovin. Besaran sampel adalah 79 orang. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner self-efficacy dan stres akademik. Data dianalisa menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS 20 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap stres akademik mahasiswa.
Kontribusi efikasi diri terhadap kinerja guru bimbingan dan konseling Linda Kahar; Afiatin Nisa; Cindy Marisa; Sabrina Dachmiati
Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ocim.v3i1.8997

Abstract

the aim of this study was to find out whether self-efficacy contributes to the performance of guidance and counseling teachers. This research was carried out with a survey-type quantitative approach. The target population of this study were 60 guidance and counseling teachers at SMA and SMK Negeri Kota Kendari. This research is a population study so that the entire population of 60 people becomes the research sample. Data was collected through teacher self-efficacy and performance scales. Data were analyzed descriptively and inferentially with the results: a) the self-efficacy of guidance and counseling teachers in SMA and SMK Negeri Kota Kendari was in the moderate category, b) the performance of guidance and counseling teachers in SMA and SMK Negeri Kota Kendari was in the medium category, and c) self-efficacy contributes significantly to the performance of guidance and counseling teachers in SMA and SMK Negeri Kota Kendari.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING TINGKAT SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Hengki Satrianta; Dian Renata; Afiatin Nisa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangun Cipta, Rasa, & Karsa Vol 2, No 3 (2023): Jurnal PKM Batasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/pkmbatasa.v2i3.2051

Abstract

Penyusunan perangkat pembelajaran dan perangkat layanan bagi guru bidang studi dan guru Bimbingan dan Konseling (BK) senantiasa menjadi masalah dalam unjuk kinerja guru itu sendiri. Perubahan kurikulum yang mendorong perubahan administrasi perangkat menyebabkan guru menjadi kewalahan di lapangan. Khusus bagi guru BK perubahan kebijakan kurikulum menjadi Kurikulum Merdeka turut memunculkan masalah tersendiri. Guru BK tidak memiliki pedoman yang jelas dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL). Untuk itu kegiatan pendampingan bagi guru BK dalam penyusunan RPL perlu dilakukan agar guru BK memiliki pandangan yang komprehensif mengenai RPL dalam Kurikulum Merdeka. Dalam pelaksanaannya kegiatan pendampingan dikemas dalam bentuk Pengabdian kepada Masyarakat yang dilangsungkan di SMK Negeri 34 Jakarta. Sasaran kegiatan ini adalah guru BK di Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat. Pendampingan ini diselenggarakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Melalui kegiatan pendampingan diperoleh hasil bahwa: a) pemahaman guru BK dalam penyusunan RPL pada dasarnya belum optimal, b) kegiatan pendampingan memberikan pemahaman baru bagi guru BK dalam penyusunan RPL, dan c) masih tetap dibutuhkan kegiatan lanjutan dalam mendampingi guru BK dalam penyusunan RPL.
Movie Therapy To Developing Prosocial Behavior of Childhoods Dian Renata; Hengki Satrianta; Rezky Permatasari; Anna Rufaidah; Sri Utami; Afiatin Nisa
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 13 No. 1 (2020): Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/fikroh.v13i1.56

Abstract

Movie Therapy To Developing Prosocial Behavior Of Childhoods. The phase of human life was beginning from the prenatal period and will end in late adulthood. Childhoods is critical age or golden age. In this phase childs tend to be selfish and far form prosocial behavior. This was need to be given intervention. One of intervention than can given through movie therapy. This article aim to describe whether movie therapy can develop prosocial behavior of childhoods. This research used quantitative research with experiment method. Samples in this research was 17 students. Instrument of this research was used prosocial behavior scale. Data were analyzed by sign test. The result shown that movie therapy was able to develop childhoods prosocial behavior. Implications of this findings in teacher and especially school counselors must to try this method to help childhoods with the lack of prosocial behavior. So, happy watching!
Strategi Meningkatkan Resiliensi Siswa bagi Guru Muhammadiyah Boarding School Uswatun Hasanah Pagaden Kusuma, Arief Muda; Rufaidah, Anna; Nisa, Afiatin; Anjani, Khairul Tri
Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 6, No 6 (2023): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v6i6.20538

Abstract

Resiliensi merupakan kapasitas yang dimiliki oleh individu untuk bertahan dalam situasi yang stressfull. Kemampuan tersebut didapatkan melalui proses yang tidak singkat. Pengembangan kemampuan resiliensi ini tentu sangat bermanfaatsebagai bekal bagi individu ketika suatu saat nanti kembali menemui masa sulityang tidak dapat dihindari. Mengingat semakin kompleksnya permasalahan yang bisa saja dialami oleh siswa saat ini, bukan suatu hal yang mustahil jika siswa tidak memiliki resiliensi maka siswa cenderung agresif, pasif, sering merasa cemas, menarik diri dari lingkungan bahkan depresi. Oleh sebab itu, guru harus bisa menjadi sahabat siswa dan responsif terhadap berbagai permasalahan yang ada, termasuk dengan melakukan kegiatan yang bersifat preventif.