Articles
THE RELATIONSHIP BETWEEN FREQUENCY OF BREASTFEEDING AND NEWBORN WEIGHT LOSS
Ratna Ariesta Dwi Andriani;
Uliyatul Laili
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v10i01.1747
Breast milk contains many nutrients, an ideal composition for the baby's needs in the growth stage. In the first ten days, the newborn's weight will decrease by less than 10% of birth weight. Adequacy of breastfeeding for newborns can increase the baby's weight significantly. Mostly, weight is used to determine the baby's growth. To increase the baby's weight, the baby needs proper nutrition, and breastmilk is the primary nutrition for babies less than six months old. One of the factors that influence breast milk production is the frequency of breastfeeding. It helps to stimulate breast milk production. This research aims to analyze the relationship between the frequency of breastfeeding and newborn weight loss. This research used purposive sampling, and the collected data were analyzed using chi-square. The analysis showed that the p-value is 0.003, which means a significant relationship between breastfeeding frequency and newborn weight loss. Keywords: Frequency of breastfeeding, Baby weight
PEMBERDAYAAN KADER DALAM PENINGKATAN KESEHATAN PENANGANAN DAN PENCEGAHAN ANAK DBD
Firdaus Firdaus;
Wesiana Heris Santy;
Ratna Ariesta Dwi Andriani;
Annif Munjidah;
Mery Susanti
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/swarna.v1i4.179
Demam berdarah dapat menyerang semua golongan umur. Proporsi kasus ini berdasarkan umur di Indonesia menunjukkan bahwa DBD paling banyak terjadi pada anak usia sekolah yaitu pada usia 5-14 tahun. Keberhasilan penatalaksanaan DBD terletak pada kemampuan mendeteksi secara dini fase kritis dan penanganan yang cepat dan tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya kader kesehatan terhadap pencegahan penyebaran dan perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti serta penanganan secara cepat dan tepat bagi penderita demam berdarah dengue. Metode yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan penyuluhan pencegahan penyebaran nyamuk dan infeksi virus dengue serta demontrasi 3M (menutup, menguras, mengubur) dan proses pembutan spray anti nyamuk dari batang serai. Tingkat pengetahuan dari peserta dilihat dari hasil post test dan pre test penyebaran kuesioner. Hasil pre test pengetahuan kader kesehatan tentang pencegahan dan penanganan demam berdarah dengue pada anak-anak didapatkan sebagian kecil (26,64%) kader memiliki pengetahuan sangat kurang dan kurang serta hampir setengahnya (46,62%) memiliki pengetahuan cukup. Setelah dilakukan penyuluhan dan demonstrasi didapatkan hasil post test pengetahuan kader kesehatan seluruhnya (100%) memiliki pengetahuan sangat baik. Penyuluhan dan demonstrasi yang dilakukan memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan kader kesehatan terkait penceghaan dan penanganan secara cepat dan tepat terhadap kasus demam berdarah dengue yang banyak menimpa anak-anak.
RUMAH ASI DAN PENERAPAN BACK MASSAGE TREATMENT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI
Hinda Novianti;
Annif Munjidah;
Rizki Amalia;
Yunik Windarti;
Ratna Ariesta Dwi Andriani;
Nadya Gebrina;
Evi tasya azaroh;
Nur Azmiel;
Yulida Revitasari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i3.5945
Pencapaian ASI Eksklusif di Indonesia saat ini sudah cukup baik. WHO mencatat 74,5% ibu di Indonesia telah memberikan ASI eksklusif. Pada tahun 2015 kelurahan Wonokromo, Surabaya terpilih sebagai kelurahan siaga aktif terbaik di tingkat propinsi Jawa Timur. Keberhasilan Kampung ASI ini dikembangkan lagi dengan Program Rumah ASI. Dengan keberhasilan Rumah ASI tersebut, tim pengabdian masyarakat memberikan sosialisasi terkait manajemen Rumah ASI bagi mahasiswa dari negara dengan prevalensi ASI eksklusif yang lebih rendah dari Indonesia yaitu Thailand.Menurut WHO, data pencapaian ASI Eksklusif di Thailand hanya 14% pada 2020, ditargetkan mencapai 50% pada 2025 mendatang. Keberlanjutan dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa dari Naresuan University Thailand dapat menginisiasi adanya program penunjang seperti Rumah ASI di negaranya sehingga dapat meningkatkan pemberian ASI eksklusif. Metode yang digunakan dalam kegiataan ini adalah sosialisasi tentang manajemen Rumah ASI dan praktik back massage treatment untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menysusui. Kegiatan bertempat di RW 3 Kelurahan Wonokromo, dan diikuti oleh 13 orang mahasiswa dan 3 orang dosen Naresuan University Thailand dan 10 kader kelurahan Wonokromo. Evaluasi untuk mengukur pengetahuan dinilai dengan menggunakan kuesioner pretest yang dibagikan sebelum materi diberikan dan kuesioner posttest yang dibagikan setelah materi diberikan. Keterampilan dinilai dengan menggunakan checklist standar prosedur operasional pelayanan dan penggunaan fasilitas Rumah ASI dan checklist standar prosedur operasional back massage treatment setelah simulasi diberikan. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan tentang manajemen Rumah ASI yaitu sebesar 84,25% mahasiswa mempunyai pengetahuan yang baik sesudah diberikan materi manajemen rumah ASI dan 87,5% mahasiswa Thailand ini memiliki ketrampilan yang baik dalam melakukan back massage treatment
Optimalisasi Kesehatan Ibu Hamil Dengan Loving Pregnancy Massage
Ratna Ariesta Dwi Andriani;
Ika Mardiyanti;
Nanik Handayani;
Yasi Anggasari;
Paramita Sari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6429
Pada periode kehamilan trimester ketiga ini membutuhkan perhatian khusus, karena pada masa ini terjadi peningkatan pertumbuhan dan perkembangan janin. Tulang belakang terdorong ke arah belakang membentuk postur tubuh lordosis sebagai upaya penyesuaian beban tubuh yang berlebih. Kondisi ini menyebabkan ibu merasakan nyeri pada bagian punggung. Survey pendahuluan dari 10 ibu hamil trimester ketiga di Rw.02 Kelurahan Pacar Kembang Surabaya, semuanya mengalami nyeri punggung dan 7 diantaranya tidak tahu bagaimana cara mengatasinya. Selain itu, dari 30 kader kesehatan yang ada, hanya 9 orang yang tau tentang pijat ibu hamil, namun mereka tidak bisa mempraktikannya. Solusi dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan kesehatan dan juga demontrasi kepada kader dan ibu hamil tentang Loving Pregnancy Massage dalam mengatasi ketidaknyamanan nyeri punggung. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dan ibu hamil. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan Penyuluhan Kesehatan dengan metode ceramah dibantu dengan media leaflet. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pre tes dan post tes dengan menggunakan lembar kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan kader dan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan Penyuluhan Kesehatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dan ibu hamil setelah diberikan Penyuluhan kesehatan Kesehatan tentang Loving Pregnancy Massage.
Program Kreativitas Santri dalam Pengelolaan Sampah Plastik di PP. Zainul Hasan Genggong Probolinggo
Paramita Sari;
Windi Indria Rini;
Ratna Ariesta Dwi Andriani;
Uliyatul Laili;
Nur Sophia Matin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1265
Plastik adalah penyumbang limbah terbesar yang menyebabkan kerusakan lingkungan. Untuk menguraikannya, diperlukan antara lima ratus hingga seribu tahun. Ketergantungan masyarakat terhadap plastik menjadi bahaya bagi lingkungan, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang. Permasalahan plastik harus dikerjakan secara lintas sektoral, termasuk pesantren sebagai lembaga Pendidikan berbasis keagamaan. Potensi pesantren yang besar dalam menangani permasalahan plastik mendorong FK UNUSA untuk berkolaborasi dengan salah satu pesantren, yakni Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo. Dosen dan mahasiswa FK UNUSA mengadakan penyuluhan terkait pengelolaan sampah plastik bagi para santri pondok, khususnya santri kelas X dan XI. Dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pretest sebelum materi dan posttest setelah materi. Dari hasil yang didapat, dilakukan uji paired sample T test, secara statistik diperoleh hasil terdapat perbedaan yang signifikan. Dapat diambil kesimpulan bahwa penyuluhan yang diberikan memberi pengaruh yang bermakna. Diperlukan pengabdian dan pendampingan lebih lanjut kepada para santri, khususnya terkait upaya berkelanjutan yang bisa dilakukan dalam mengelola sampah plastik di pondok pesantren.
Program Kreativitas Santri dalam Pengelolaan Sampah Plastik di PP. Zainul Hasan Genggong Probolinggo
Paramita Sari;
Windi Indria Rini;
Ratna Ariesta Dwi Andriani;
Uliyatul Laili;
Nur Sophia Matin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1282
Plastik adalah penyumbang limbah terbesar yang menyebabkan kerusakan lingkungan. Untuk menguraikannya, diperlukan antara lima ratus hingga seribu tahun. Ketergantungan masyarakat terhadap plastik menjadi bahaya bagi lingkungan, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang. Permasalahan plastik harus dikerjakan secara lintas sektoral, termasuk pesantren sebagai lembaga Pendidikan berbasis keagamaan. Potensi pesantren yang besar dalam menangani permasalahan plastik mendorong FK UNUSA untuk berkolaborasi dengan salah satu pesantren, yakni Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo. Dosen dan mahasiswa FK UNUSA mengadakan penyuluhan terkait pengelolaan sampah plastik bagi para santri pondok, khususnya santri kelas X dan XI. Dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pretest sebelum materi dan posttest setelah materi. Dari hasil yang didapat, dilakukan uji paired sample T test, secara statistik diperoleh hasil terdapat perbedaan yang signifikan. Dapat diambil kesimpulan bahwa penyuluhan yang diberikan memberi pengaruh yang bermakna. Diperlukan pengabdian dan pendampingan lebih lanjut kepada para santri, khususnya terkait upaya berkelanjutan yang bisa dilakukan dalam mengelola sampah plastik di pondok pesantren.
Pemberdayaan Ibu Hamil Dalam Optimalisasi Deteksi Kehamilan Risiko Tinggi Melalui Pemeriksaan Triple Eliminasi
Mardiyanti, Ika;
Handayani, Nanik;
Anggasari, Yasi;
Andriani, Ratna Ariesta Dwi;
Karmila, Hartatiek Nila
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/abdi.v6i1.128
Ibu hamil merupakan salah satu dari populasi yang berisiko tertular penyakit HIV/AIDS, Hepatitis, Sifilis yang dapat mengancam kelangsungan hidup, sehingga meningkatkan angka kesakitan dan kematian bayi, anak, dan balita. Infeksi HIV, sifilis, dan hepatitis pada bayi lebih banyak tertular dari ibu saat masa kehamilan. Risiko penularan dari ibu ke bayi untuk penyakit HIV/AIDS, Hepatitis B dan Sifilis sangatlah besar. Kurangnya kesadaran ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan triple eliminasi sejak dini saat awal kehamilan menyebabkan meningkatkan prevalensi infeksi tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adanya peningkatan pengetahuan melalui upaya kegiatan pemberian edukasi tentang deteksi dini kehamilan risiko tinggi melalui pemeriksaan triple eliminasi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 1 bulan dengan peserta ibu hamil wilayah RW.2 Kelurahan Pacar Kembang Surabaya sebanyak 20 orang. Kegiatan ini dengan cara memberikan Pendidikan Kesehatan menggunakan media power point, LCD dan leaflet tentang penanganan dismenorea menggunakan daun papaya dengan metode ceramah dan tanya jawab. Pengukuran tingkat pengetahuan dengan cara melakukan pre test sebelum pemberian edukasi selanjutkan setelah pemberian edukasi dilakukan post test. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan tingkat pengetahuan saat pre test didapatkan skor 45% sedangkan saat post test tingkat pengetahuannya meningkat menjadi 85%. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam melakukan deteksi dini kehamilan risiko tinggi dengan pemeriksaan triple eliminasi.
Optimalisasi Pemeriksaan Triple Eliminasi (HIV, Sifilis dan Hepatitis B) pada Ibu Hamil melalui Family Empowerment
Mardiyanti, Ika;
Handayani, Nanik;
Anggasari, Yasi;
Ariesta Dwi Andriani, Ratna;
Nila Karmila, Hartatiek;
Nida Asma Annabila, Zulfa;
Karimatul Afwa, Naya
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v5i4.10827
Ibu hamil merupakan salah satu dari populasi yang berisiko tertular penyakit HIV/AIDS, Hepatitis, Sifilis yang dapat mengancam kelangsungan hidup, sehingga meningkatkan angka kesakitan dan kematian bayi, anak, dan balita. Infeksi HIV, sifilis, dan hepatitis pada anak lebih tertular dari ibu. Risiko penularan dari ibu ke anak untuk penyakit HIV/AIDS, Hepatitis B dan Sifilis sangatlah besar. Setiap ibu hamil diwajibkam untuk melakukan tes triple eliminasi untuk mencegah penularan penyakit HIV/AIDS, Sifilis dan Hepatitis B. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu hamil agar dapat terdeteksi adanya ririko tinggi kehamilan dan memberikan edukasi tentang pentingnya deteksi dini kehamilan risiko tinggi melalui pemeriksaan triple eliminasi untuk mendeteksi adanya infeksi HIV, Hepatitis B dan Sifilis. Program pemberdayaan ibu hamil diarahkan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat di wilayah kerja PMB Nanik Cholid Sidoarjo berdasarkan analisis situasi tentang masih terabaikanya masalah risiko tinggi kehamilan. Adapun target mitra penerima manfaat adalah kelompok ibu hamil yang akan mendapatkan edukasi terutama kesehatan selama kehamilan dengan melakukan deteksi dini kehamilan risiko tinggi dengan pemeriksaan triple eliminasi. Target luaran berupa Laporan yang dipublikasikan di jurnal, video kegiatan, publikasi di media masa online atau cetak. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di wilayah kerja PMB Nanik Cholid Sidoarjo. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan terkait deteksi dini kehamilan risiko tinggi dengan pemeriksaan triple eliminasi. Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab
OPTIMALISASI PERAN KADER DALAM UPAYA MENGATASI KETIDAKNYAMANAN IBU HAMIL DENGAN PRENATAL GENTLE YOGA POSE
Andriani, Ratna Ariesta Dwi;
Mardiyanti, Ika;
Handayani, Nanik;
Anggasari , Yasi;
Amani, Fariska Zata
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v6i2.11337
Masalah rasa tidak nyaman pada ibu hamil trimester pertama hingga trimester ketiga merupakan masalah yang selalu muncul pada setiap kehamilan. Oleh karena itu manajemen asuhan kebidanan harus diperhatikan untuk mengurangi ketidaknyamanan pada ibu sehingga kehamilan berjalan nyaman dan ibu dapat tetap produktif sepanjang masa kehamilan. Dalam mengatasi ketidaknyamanan selama kehamilan perlu dilakukan olahraga yang sesuai dengan kondisi ibu, salah satunya adalah dengan melakukan prenatal gentle yoga pose. Hasil survey pendahuluan dari 30 kader di Rw.02 Kelurahan Pacar Kembang Surabaya, hampir seluruhnya yaitu 22 kader (73,3%) belum mengetahui tentang prenatal gentle yoga yang bisa dilakukan dalam upaya mengurangi atau mengatasi ketidaknyamanan pada ibu hamil, dan untuk 8 kader (26,7%) sudah pernah tahu tentang prenatal gentle yoga namun belum pernah mempraktekkan gerakannya. Solusi dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan Pendidikan Kesehatan tentang ketidaknyaman kehamilan dan cara mengatasinya dengan prenatal gentle yoga pose dengan metode ceramah menggunakan media leaflet sebagai media pendukung dan demonstrasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dan ibu hamil. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan Pendidikan Kesehatan dengan metode ceramah dibantu dengan media leaflet serta demonstrasi. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pre tes dan post tes dengan menggunakan lembar kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan kader dan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan Penyuluhan Kesehatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dan ibu hamil setelah diberikan Pendidikan Kesehatan tentang ketidaknyamanan kehamilan dan prenatal gentle yoga pose.
Effectiveness Of Loving Massage To Treat Back Pain In Pregnant Women In Third Trimester
Ika Mardiyanti;
Ratna Ariesta Dwi Andriani;
Rizki Amalia
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2021): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/sjik.v10i2.846
This study used an analytic design with a cross sectional design with a Quasi Experiment approach to Non Equivalent Control Group Design. Samples were taken using a total sampling of 30 pregnant women, 15 received intervention and 15 controls. Data analysis using Mc Nemar and Mann Withney statistical test. The results showed that (66.7%) of respondents were of low risk age (20-35 years), (83.3%), (70%) of low risk parity (children <5). Statistical analysis with Mc Nemar obtained = 0.01 < = 0.05 meaning that there is an effect of loving massage on back pain, and from the results of Mann Withney obtained = 0.007 <α = 0.05 meaning that there is a difference between the intervention group and the control group . The conclusion is that there is an effect of giving loving massage to back pain in third trimester pregnant women